Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Wahabi”

SEKULER VS SEKULER TERSELUBUNG DALAM TERIAKAN NYARING: “Ulama Jangan Berpolitik” (2)

saudiokKedua system ini disodorkan kepada kita atas dua dasar sifat manusia, mencari nikmat dan menghindari sengsara. Sebagian orang menganggap system sekuler turki itu baik karena Negara tidak mengintervesi ranah pribadi warga Negara yaitu sikap keshalehan dalam beragama. Sebagian setuju dengan system Arab Saudi, kehidupan beragama warga di atur oleh Negara bahkan cara beragama secara detail dibuat petunjuk jelas, berbeda mazhab pun dilarang. Kelihatan indah dan islami tapi kenyataannya itu semua semu, karena pemerintahannya sama sekuler dengan Turki, Cuma secara terselubung. Kelompok pendukung satu diberi lebel Liberal, kelompok diseberang diberi Lebel Fundamentalis dan pencipta keduanya senyum senyum diluar sana. Baca lebih lanjut…

Siapa Yang Memberikan Kalian Wewenang Quota Haji

Sultan Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil Haqqani qs

Syekh nazimBismillahirrahmaanirrahim

Siapa yang Memberikan Kalian Kewenangan Quota Haji untuk membatasi jumlah orang untuk mengunjungi Ka`aba yang suci? Ketika Allah SWT membuka Rumah-Nya, Dia memerintahkan Sayyidina Ibrahim (as), “Bangun rumah bagi-Ku yang akan menjadi rumah Tuhan. Ketika kau telah menyelesaikan Baitullah panggil hamba-hambaKU untuk mengunjungi-Ku.”

Itu adalah perintah suci. Apa yang kita lakukan sekarang? Mereka mengatakan bahwa tahun ini, kuota untuk haji sudah penuh sekarang, bahwa mereka tidak bisa memberikan lebih banyak visa untuk orang berangkat haji. Mereka mengatakan Mesir dapat mengirimkan 70.000 jamaah saja, tidak lebih, dan Turki dapat mengirimkan 100.000 jamaah haji, Suriah dapat mengirimkan 25.000, Pakistan dapat mengirimkan 200.000. Baca lebih lanjut…

Syirik, Jahiliyah dan Gerakan Anti Wasilah.

kaligrafi_muhammad_by_muhazdinata-d4gpxvdSyirik adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam, pelaku nya disebut musyrik. Sejarah Islam mencatat orang-orang yang masih menyembah berhala, pohon dan sesuatu selain Allah digolongkan ke dalam perbuatan syirik. Maka kata-kata “Kaum Musyrikin” begitu popular saat itu, sebagai lawan kata dari kaum Muslimin, pengikuti Agama Muhammad SAW.

Orang yang meninggal dalam keadaan menyekutukan Allah maka tempatnya di neraka, tidak ada ampunan bagi mereka. Apa yang saya tulis di atas adalah hal yang sudah lazim kita dengar, sejak kecil kita diajarkan hal tersebut. Secara awam sangat mudah kita membedakan antara Syirik dengan Tauhid, yang satu menyembah selain Allah sedangkan satu lagi menyembah Allah.

Dalam praktiknya sebelum kita mengucapkan kata syirik dengan membabi buta, apalagi menuduh orang diluar kita sebagai Musyrik, tentu ada baiknya kita bertanya dalam hati paling dalam, apakah kita sudah mengenal Allah yang kita sembah? Ataukah kita menyembah sesuatu yang telah disepakati sejak lahir, sosok di atas sana yang dinamai sebagi “Allah”, kemudian kita sembah ikut-ikutan, mengikuti tradisi ibadah yang diperkenalkan kepada kita.

Baca lebih lanjut…

Makkah, Craine Jatuh dan Keruntuhan Wahabi

IMG_2979Udara kota Makkah terasa sejuk ketika saya menginjakkan kaki disana awal Januari lalu, setelah seminggu berada di Madinah. Di Madinah saya memang menunggu momen 12 Rabiul Awal hari kelahiran Nabi yang kebetulan jatuh pada awal Januari. Di Madinah tidak ada perayaan Maulid Nabi seperti di Indonesia, memberikan makanan atau minuman kepada jamaah di mesjid Nabawi pada malam 12 Rabiul Awal bisa ditangkap polisi, dengan tuduhan merayakan Maulid secara terselubung. Begitu bahayanya perayaan Maulid di mata pemerintah Saudi sehingga harus diawasi secara ketat.

Air mata saya tidak bisa tertahan ketika malam itu sekitar jam 11 malam berziarah ke makam Nabi, diantara desak-desakan orang, saya mendengar suara “Assalamu’alaika ya Rasulullah!” kemudian di iringi dengan shawalat oleh orang-orang yang perawakannya mirip India, dilakukan secara bersama-sama dan shalawat Nabi pun bergema malam itu. Polisi yang berusaha menghalangi tidak mampu membendung gelora rindu ummat kepada Rasulnya. Malam itu saya merasakan Rasul benar-benar hadir di hati orang-orang yang sangat mencintai Beliau. Baca lebih lanjut…

Bahaya di Balik slogan “Kembali ke al-Qur’an dan Sunnah”

alquranAnda mungkin sering mendengar kata-kata seperti judul di atas, anda di nasehati untuk kembali ke Al-Qur’an dan Hadist. Sekilas nasehat tersebut baik, tentu saja baik karena kita dianjurkan untuk menjadikan al-qur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup, tapi kalau direnung lebih dalam kita juga wajib bertanya, apakah semua orang diberi kebebasan untuk menafsirkan al-Qur’an? Kalau anda ada persoalan kemudian buka al-Qur’an dan Hadist kemudian memahami sendiri? Lalu dimana anda mau letakkan pendapat para ulama yang telah menyusun tafsir dan penjelasan lengkap selama 1400 tahun? Baca lebih lanjut…

mari kita melakukan BID’AH!!!

Salah satu senjata ampuh dari golongan Wahabi untuk menyerang pemahaman diluar keyakinan mereka adalah dengan menggunakan sebuah kata…. BID’AH. Wahabi/Salafi merasa golongan paling benar dan paling berhak menafsirkan hukum-hukum Islam sehingga di awal munculnya mereka menolak mentah-mentah semua mazhab dari ahlul sunnah yang sudah begitu lama mengakar dalam masyarakat Islam. Walaupun Muhammad bin Abdul Wahab pendiri Wahabi berlatar belakang mazhab Hambali namun dia tidak pernah mengakui sebagai pengikut mazhab Hambali. Dia lebih senang menyebut diri sebagai “Mawahhid” orang-orang yang bertauhid.

Baca lebih lanjut…

Sejarah Wahabi

Nama Aliran Wahabi ini diambil dari nama pendirinya, Muhammad bin Abdul Wahab (lahir di Najed tahun 1111 H / 1699 M). Asal mulanya dia adalah seorang pedagang yang sering berpindah dari satu negara ke negara lain dan diantara negara yang pernah disinggahi adalah Baghdad, Iran, India dan Syam. Kemudian pada tahun 1125 H / 1713 M, dia terpengaruh oleh seorang orientalis Inggris bernama Mr. Hempher yang bekerja sebagai mata-mata Inggris di Timur Tengah. Sejak itulah dia menjadi alat bagi Inggris untuk menyebarkan ajaran barunya. Inggris memang telah berhasil mendirikan sekte-sekte bahkan agama baru di tengah umat Islam seperti Ahmadiyah dan Baha’i. Bahkan Muhammad bin Abdul Wahab ini juga termasuk dalam target program kerja kaum kolonial dengan alirannya Wahabi.

Baca lebih lanjut…

Post Navigation