Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the category “Nasehat”

Kemesraan Zaid bin Tsabit dan Ibnu ‘Abbas

Selepas menshalati jenazah sang ibunda, Zaid bin Tsabit pulang dengan menaiki bighãl (bagal). Saat akan menunggangi hewan peranakan kuda dan keledai itu, sepupu Rasulullah, Ibnu ‘Abbas, tiba-tiba menghampiri lalu memegang tali kendali tunggangan tersebut. Ibnu ‘Abbas hendak menuntunnya sebagai bentuk penghormatan.

Keduanya adalah sahabat Rasulullah yang istimewa. Zaid merupakan sahabat cerdas yang pada zaman Rasulullah dipercaya sebagai penulis wahyu. Ia adalah sekretaris pribadi Nabi yang keulamaannya diakui di Madinah. Ibnu ‘Abbas pun tak kalah hebat. Putra ‘Abbas bin Abdul Muthallib ini memiliki wawasan luas. Banyak hadits yang keluar melalui jalur riwayatnya.

Baca lebih lanjut…

HOAX (Bag. 3, Selesai)

Fikiran pun demikian bekerja dengan prinsip Hukum Tabur-Tuai, ketika anda menanam kebaikan, memberikan nasehat, berkata yang baik, memberikan informasi bermanfaat maka “biji” kebaikan yang telah anda tabur akan menghasilkan puluhan atau ratusan kebaikan dan ketika tiba saatnya akan kembali kepada anda, bisa berwujud dalam bentuk rizki berlimpah, didekatkan dengan orang-orang baik ataupun disenangi banyak orang, termasuk sehat fisik dan mental. Baca lebih lanjut…

HOAX (Bag. 2)

Objek hoax bisa bermacam-macam dan akhir-akhir ini kita merasa terganggu dengan isu penculikan anak untuk diambil ginjal atau organ penting lainnya. Informasi ini sedemikian cepat tersebar tanpa memberi kesempatan kepada kita untuk menelusuri kebenarannya. Ketika menerima hoax apalagi menyangkut hal-hal sangat penting seperti keselamatan diri dan keluarga, akal sehat tidak bisa bekerja normal, maka akal “reptil” lah yang bekerja merespon. Baca lebih lanjut…

HOAX

Dalam perjalanan pulang saat kembali dari peperangan, rombongan kaum muslimin berhenti di suatu tempat di dekat Kota Madinah. Saat itulah Siti Aisyah menyadari bahwa kalungnya telah putus dan hilang. Maka, Siti Aisyah yang biasanya ditandu, segera kembali ke tendanya untuk mencari kalung yang hilang tersebut. Sementara, orang-orang yang membawa tandu Siti Aisyah tidak menyadari bahwa beliau tidak berada di dalamnya. Baca lebih lanjut…

Jangan Kau Minum Racun, Meskipun Kau Ada Penawarnya!

Bagi kaum muslimin memakan makanan halal hal terpenting dalam hidup. Makanan halal akan memberikan kesehatan jasmani juga rohani. Disamping jenis makanan halal, terpenting dari itu adalah bagaimana cara kita memperoleh makanan tersebut. Makanan halal diperoleh dengan cara haram maka hasilnya menjadi haram. Secara ilmiah, (+) X (-) = (-), unsur positif (+) dikalikan dengan unsur negative (-) maka hasilnya menjadi negatif atau tertolak. Tidak hanya makanan, pakaian kita pakai demikian juga. Pakaian dari uang haram kita pakai untuk ibadah maka hasilnya akan tertolak ibadah kita, hasilnya negatif!.
Baca lebih lanjut…

Nasehat Imam al-Ghazali

Jika sampai saat ini masih ada orang yang menolak Tasawuf dan segala praktik dzikir dalam Tarekat adalah hal yang wajar karena ilmu dalam agama tersebut berlapis atau bertingkat. Antara satu tingkat dengan tingkat lain kelihatan berbeda namun pada hakikatnya sama. Anak kelas 1 SD berhitung dengan memakai jari tangan karena jumlah hitungan masih bisa dihitung oleh tangan, cara ini tidak lagi diperlukan oleh anak SMP karena hitungan mereka sudah lebih banyak dan rumit. Cara membaca anak SD dengan suara keras dan nyaring tidak berlaku di SMP apalagi di Perguruan Tinggi tapi tujuannya sama yaitu membaca agar memperoleh ilmu. Baca lebih lanjut…

..Dan Batu pun Bisa Berlobang..

tetesanAir mengalir setetes demi setetes akan mampu melobangi batu, namun jika diganti dengan air satu drum atau jumlah yang sama dengan yang telah menetes tapi dituang sekaligus, tidak akan mampu melobangi batu, itulah hebatnya istiqamah.” (Guru Sufi). Baca lebih lanjut…

Post Navigation