Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Sudahkah Anda Ber-Gairah?

20151224_063746Semoga Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim senantiasa melimpahkan kasih dan sayang-Nya kepada kita semua, hamba-hamba yang senantiasa mencari kerindhaan-Nya. Hal terpenting dalam ibadah adalah mendapat ridha-Nya, mendapat perhatian-Nya dan tercurah segenap kasih-Nya kepada si hamba. Syarat utama untuk mendapat ridha-Nya tidak lain adalah mengenal Dia dengan sebenarnya kenal karena tidak mungkin Allah memberikan kasih sayang kepada orang yang tidak mengenal-Nya. Baca lebih lanjut…

Ahlus Shuffah, Sufi Generasi Awal

ahlusshuffahRasulullah SAW berkata, “Kerapkali orang yang berpenampilan kusut, berdebu, berpakaian lusuh dan disepelekan, jika bersumpah dengan nama Allah, niscaya Allah SWT akan mengabulkan. Sekiranya dia berkata, ‘Ya Allah, saya memohon surgamu,’ niscaya Allah SWT akan menganugerahkan surga kepadanya dam tidak memberikan sedikit pun bagian dari dunia.” (HR. Muslim).

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : “Penghuni surga semuanya (berasal dari orang yang berpenampilan) kusut, berdebu, berpakaian lusuh dan disepelekan. Merekalah yang jika memohon izin kepada penguasa tidak diberi izin, jika melamar perempuan tidak diterima dan jika berbicara tidak didengar. Kebutuhan mereka hanya terbetik dalam hatinya. Sekiranya cahaya dirinya dibagi (dipancarkan) kepada manusia pada hari kiamat, niscaya akan mengenai mereka semua”. (HR, al-Bukhari dan Ahmad). Baca lebih lanjut…

TERASING

kapal-layarSaya tulis tulisan ini untuk sahabat sahabat saya tercinta yang sedang mengalami cobaan hidup, jatuh ekonomi nya atau pun terguncang perahu rumah tangganya agar tetap bersabar dan terus ber-ikhtiar menyelesaikan segala persoalannya karena tangan-Nya Yang Maha Perkasa akan datang membantu ketika tangan hamba yang lemah bergerak.

Seluruh Nabi mengalami ujian berat dalam hidupnya dan begitu juga seluruh Wali mendapat predikat kewaliannya setelah melewati berbagai macam cobaan hidup. Kita bukanlah wali apalagi Nabi, akan tetapi sebagai pengikut nabi paling tidak akan melewati jalan yang telah ditempuh oleh Beliau. Kalau di jalan itu ada lumpur maka kita juga akan terkena lumpur, begitu juga kalau jalan tersebut dalam kondisi terbuka ditengah terik matahari maka rasa panas membakar kulit juga ikut kita rasakan. Baca lebih lanjut…

Sedih…

taubatManusia sepanjang hidupnya tidak bisa menghindari apa yang disebut dengan kesedihan, baik berupa musibah meninggal orang-orang dicintai maupun kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya, tidak terkecuali juga para Nabi dan Para Kekasih Allah, kesedihan pun kerap menghampiri mereka dan air mata menjadi teman setia mereka, melewati masa masa terberat dalam hidup.

Kisah sedih Nabi Muhammad SAW kiranya menjadi pedoman bagi kita dalam menghadapi saat-saat tersulit dalam hidup, padahal demi Tuhan, Rasulullah Saw yang jiwanya tegar melebihi batu karang, kokoh pendiriannya melebihi kokohnya gunung-gunung dan kesabarannya melebihi segala makhluq Tuhan, beliau juga menangis dan sedih ketika kehilangan ibunya, dan kesedihan itu bahkan beliau bawa sehingga beliau beranjak tua. Setiap kali ingatan tentang ibunya melintas, keharuan akan menyelimuti hatinya dan Rasulullah pun menangis.
Baca lebih lanjut…

Pentingnya Ilmu Tasawuf

IMG-20160309-WA0164Inti dari Tasawuf adalah akhlak terpuji sebagaimana tujuan utama Rasulullah SAW di utus ke dunia untuk memperbaiki akhlak manusia menjadi akhlak yang mulia (Akhlakul Karimah). Seorang yang mengamalkan tasawuf secara otomatis menjaga sikap dan tingkah laku agar selaras dengan apa yang diperintahkan Allah SWT. Mengubah akhlak manusia dalam jangka pendek bisa dilakukan dengan memberian nasehat serta pendidikan-pendidikan secara zahir baik pendidikan agama maupun pendidikan lain yang menekankan kepada moral. Akan tetapi untuk bisa mengubah akhlak manusia jangka panjang secara permanen harus dari dalam dimana hati manusia disinari dengan Kalimah Allah maka dengan itu pula hati dan seluruh badannya akan bersinar dan tunduk kepada hukum-hukum yang telah ditetapkan Allah SWT. Baca lebih lanjut…

DAYAH SUFIMUDA DI RESMIKAN, DIHADIRI OLEH 5000 JAMAAH

IMG-20160309-WA0169Rasa syukur yang mendalam kehadirat Allah SWT atas karunia-Nya yang tidak terhingga karena hari ini 9 Maret 2016 bertepatan dengan ulang tahun Sufimuda ke-40 Dayah Sufimuda Pertama yang terletak di Desa Blang Tengoh Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya, Aceh diresmikan oleh Wakil Gubernur Aceh Bapak H. Muzakir Manaf mewakili Pemerintah dan Abuya Syekh H. Amran Wali al-Khalidi Ketua Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Asia Tenggara mewakili Ulama. Rencana Awal Dayah Sufimuda diresmikan oleh Menteri Sosial RI Ibu khofifah indar parawansa akan tetapi sehari sebelum acara Beliau menginfokan tidak bisa hadir karena ada acara mendadak dengan Bapak Presiden sehubungan dengan persiapan acara Harlah Muslimat NU. Baca lebih lanjut…

Pemimpin Pemaaf

MustafaKa’b Ibn Zuhair penyair Arab kenamaan adalah penyair dari keluarga penyair. Ayahnya, Zuhair; kakeknya, Abu Sulma; kedua bibinya Khansa dan Sulma; saudaranya, Bujair; kedua sepupunya Tamadhir dan Shakhr; keponakannya, ‘Uqbah Ibn Bujair; dan cucunya, ‘Awwam Ibn ‘Uqbah; kesemuanya adalah penyair terkenal di zaman Jahiliyah.

Ketika Nabi Muhammad SAW mendakwahkan keesaan Tuhan dan dimusuhi oleh kaumnya yang bertuhan banyak, Ka’b adalah salah seorang di antara sekian banyak penyair yang gigih melawan Nabi dengan syair-syairnya. Rasulullah SAW dan kaum muslimin menjadi bulan-bulanan puisi-puisi hijaa-nya. Baca lebih lanjut…

Post Navigation

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 19.659 pengikut lainnya