Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Takzim Kepada Guru

Takzim dan berkhidmat kepada Guru sudah menjadi tradisi di kalangan pengamal tarekat yang diwariskan secara turun temurun dari sejak zaman Nabi SAW. Tidak hanya dikalangan pengamal tarekat, di pasantren yang tidak mengajarkan tarekat juga telah terbiasa dengan sikap menghormati Guru atau orang lebih senior dari dia. Mencium tangan Guru atau ulama merupakan tradisi yang sudah terbiasa dan itu tidak dipertentangkan lagi kecuali oleh sebuah pemahaman yang muncul belakangan. Memang masih banyak yang keliru memahami kata Takzim (penghormatan tinggi) dan kata ibadah. Salah pemahaman ini yang menyebabkan kemudian dicampuradukkan kedua istilah tersebut. Sikap pengagungan disamakan dengan penyembahan. Baca lebih lanjut…

Salah Minum Obat

Seorang dokter dengan ilmu dimilikinya mengetahui penyakit pasien dan memberikan obat sesuai dosis sehingga pasien memperoleh manfaat, menjadi sembuh. Bagimana kalau dokter tidak ahli atau dokter palsu maka bisa dipastikan resep obat diberikan keliru, bukan sembuh tapi bertambah parah sakitnya. Baca lebih lanjut…

Setelah Shalat Subuh (11)

Salah Minum Obat

Karena salah memahami tentang wasilah inilah sebagian orang menuduh praktek ibadah dalam tarekat menjadikan Guru sebagai perantara antara manusia dengan Allah. Perdebatan ini sudah berlangsung sejak lama, Al-Gazali telah mendamaikan dalam karya-karyanya namun dikemudian hari muncul lagi gerakan wahabi yang menyerang tradisi yang sudah terbangun selama ribuan tahun sejak zaman Nabi. Atas niat ikhlas namun kurang ilmu mereka melarang total tarekat/tasawuf di Arab Saudi dan berusaha mengeskpor pemahaman tersebut ke dunia Islam lain agar seluruh dunia melarang tarekat dan tasawuf. Baca lebih lanjut…

Setelah Shalat Subuh (10)

Nabi Muhammad SAW tidak meninggalkan harta warisan kepada ummat tetapi Beliau mewariskan kepada Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman ummat Islam sampai akhir zaman. Al-Qur’an sendiri terdiri dari unsur zahir dan unsur bathin dimana untuk mengambil salah satu atau keduanya harus memiliki rumus sama seperti rumus dipakai oleh Nabi dan para Sahabat Beliau agar memperoleh hasil yang sama pula. Baca lebih lanjut…

Jangan Kau Potong Besi Memakai Dzikir!

Ilmu di dunia ini bersifat universal artinya siapapun dengan sungguh-sungguh menekuni akan mencapai hasil sesuai dengan tujuan ilmu tersebut. Fakultas Kedokteran hadir untuk mencetak manusia menjadi dokter sedangkan fakultas Teknik dibuat untuk mencetak manusia menjadi seorang Insyiur, ahli teknologi. Akan keliru jika orang bercita-cita menjadi dokter masuk ke Fakultas Teknik, sesunguh apapun usahanya tidak akan membuat dia menjadi seorang dokter. Pernah suatu hari sambil guyon Guru berkata, “Jangan kau potong besi memakai dzikir!”. Baca lebih lanjut…

Selamat Jalan Pak Kiayi (Hasyim Muzadi), Semoga Allah Merahmatimu

Tadi pagi saya mendapat sebuah pesan dari teman tentang wafatnya KH Hasyim Muzadi, isinya sebagai berikut :

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kullu nafsin dzaiqotul maut. Lahu ma akhodz wa lahu ma a’tho. Telah meninggal dunia KH Ahmad Hasyim Muzadi, ghafarallahu lahu, pada pagi ini, hari kamis, 16 maret 2017 pada pukul 6.15 wib. Jenazah insyaallah akan diberangkatkan ke pesantren alhikam depok dari malang bakda dzuhur hari ini, dan akan dishalatkan di masjid alhikam setibanya di pesantren. Sumber : Ust. Yusron Shidqi (Putra Abah Hasyim) Baca lebih lanjut…

Ahli Baca (2)

Lepas dari Islam yang dimaksud Nabi bukan berarti keluar dari agama Islam akan tetapi mereka tidak menemukan Islam secara hakiki, tidak sampai kepada ruh Islam. Mereka hanya mengenal Muhammad Nabi lewat bacaan tapi ruhaninya tidak pernah berjumpa dengan ruhani Muhammad Rasulullah, mereka mengenal Islam secara zahir tapi tidak pernah bersentuhan dengan Islam secara bathin. Baca lebih lanjut…

Post Navigation