Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

INNER CHILD

Suatu hari, Rasulullah SAW didatangi seorang perempuan yang bernama Sa’idah binti Jazi. Ia membawa anaknya yang baru berumur satu setengah tahun. Rasul kemudian memangku anak tersebut. Tiba-tiba, anak tersebut kencing (mengompol) di pangkuan Nabi. Secara spontan, ibunda anak tersebut menarik anaknya dengan kasar. Seketika itu juga, Rasulullah SAW menasihatinya; “Dengan satu gayung air bajuku yang terkena najis karena kencing anakmu bisa dibersihkan, akan tetapi, luka hati anakmu karena renggutanmu dari pangkuanku tidak bisa di obati dengan bergayung-gayung air.

Baca selengkapnya…

Darimana Kita Harus Memulai?

Jika kita amati perkembangan dunia Islam saat ini, khususnya negara-negara yang mayoritas penduduk muslim, terasa sangat lamban pengetahuan berkembang disana apalagi yang berhubungan dengan teknologi. Pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berada di negara non muslim meskipun sebagian orang-orang Islam ikut terlibat di dalamnya.

Di Timur Tengah, sebagai induk ummat Islam hanya fokus kepada ilmu-ilmu agama. Kita mengenal al-Azhar sebagai universitas yang mengkaji ilmu agama, bukan tentang perkembangan teknologi. Sementara itu negara Islam lain (masih di Timur Tengah) yang berkembang pesat justru pembangunan dengan segala kemewahannya. Negara Islam menyerap teknologi yang diproduksi negara-negara barat. Dubai dan tidak lama lagi akan merambat ke Arab Saudi tumbuh menjadi kota modern, sebagai penyalur hasrat konsumtif yang terlebih dulu telah muncul di kalangan ummat Islam.

Baca selengkapnya…

Dunia Sufi Yang Misteri (Bagian 4)

Saat ini kita sedang hidup di dunia pasca modern dimana orang-orang sudah jenuh dengan kehidupan materi dan mulai mencari pencerahan jiwa. Kesadaran manusia modern mulai meyakini bahwa kesenangan materi itu tidak mampu memenuhi kehausan jiwa karena memang kebutuhan berbeda. Seluruh dunia sedang bergerak kepada usaha untuk memberikan kesenangan jiwanya. Maka Yoga atau meditasi menjadi salah satu alternatif untuk memberikan ketenangan kepada jiwanya. Orang-orang Islam pun mulai bergerak kembali kepada dasar agama yaitu Tasawuf, kelompok yang selama ini menolak tasawuf kemudian menggunakan istilah lain yaitu Tazkiyatun Nafs (penyucian jiwa), intinya manusia modern sedang bergerak kepada nilai-nilai spiritual.

Baca selengkapnya…

TIDAK BERUBAH DAN TIDAK AKAN DIUBAH

Hal menggembirakan bagi ummat Islam di Indonesia adalah para ulama yang memahami Islam secara mendalam dari berguru baik secara personal maupun di pasantren telah secara terang-terangan di media sosial mengemukakan pendapatnya terhadap persoalan-persoalan yang muncul di tengah ummat saat ini. Ketika ada kelompok baru yang mempermasalahkan tentang qunut, maulid dan hal-hal lain yang sudah menjadi tradisi di kalangan ummat Islam maka para ulama ini memberikan pembelaan secara sangat bagus dengan dalil lengkap sehingga kita semua menjadi tenang dan tidak ragu lagi dengan apa yang telah kita amalkan selama ini.

Sejak awal tahun 1990-an, ketika Amerika memulai program terorisnya dengan menjadikan Islam sebagai sasaran maka seluruh dunia seperti di desain dengan muncul kelompok-kelompok yang memahami Islam hanya secara tekstual saja (walaupun kelompok ini sudah ada sejak 100 tahun lalu). Kelompok membaca satu hadist atau satu ayat kemudian menggunakan ayat tersebut untuk menyerang kelompok lain secara membabi buta. Orang yang tidak sepaham dengan mereka akan langsung di beri stempel “sesat”, “bid’ah bahkan “kafir”.

Baca selengkapnya…

ISLAM BERLAPIS

Begitu sederhananya agama Islam hanya dengan berikrar lewat ucapan tentang Allah Yang Esa dan Muhammad sebagai Rasul-Nya maka seseorang sudah diakui menjadi orang Islam, itulah Kalimah Syahadat, kalimat begitu pendek yang membedakan seorang itu kafir atau Islam. Selanjutnya bagi orang yang sudah memilih Islam sebagai agama melengkapinya dengan melaksanakan kewajiban pokok di dalam Islam yang di himpun di dalam rukun Islam yang hanya 5 perkara.

Rukun Islam hanya menilai gerak zahir dari seseorang apakah dia sudah Islam atau tidak, maka untuk mengukur kadar keyakinan diperlukan alat lain yaitu rukun Iman. Ada 6 hal yang harus diyakini di dalam Islam mulai percaya kepada Allah sampai percaya kepada Hari Akhir, Kadar dan Takdir. Rukun Iman inilah menjadi dasar akidah atau dasar keyakinan dari umat Islam agar tidak terjadi penyimpangan.Maka seorang yang terlahir dalam keluarga muslim, sejak kecil sudah diajarkan ibadah-ibadah dasar di dalam Islam. Anak kecil sudah dibiasakan untuk bersyadahat, melaksanakan shalat 5 waktu dan shalat sunnat, berpuasa di bulan Ramadhan, membayar zakat ketika dia sudah berpenghasilan dan menunaikan ibadah haji ketika sudah dewasa dan memiliki kemampuan.

Baca selengkapnya…

Mengenal Diri dan Keheranan Jalaluddin Rumi

Jangan puas dengan kisah-kisah,

Tentang apa yang telah terjadi dengan orang lain.

Sibak mitos dirimu sendiri.

Kenali dirimu, alami sendiri, agar kau kenali Tuhanmu.

Baris kalimat diatas adalah penggalan puisi Jalaluddin Rumi, seorang penyair sufi terkenal yang lahir  tanggal 30 September 1207 Masehi di Samarkand. Rumi mengalami pencerahan setelah berjumpa dengan Syamsuddin dari Tabriz dan kemudian menjadi Guru Mursyidnya untuk menyempurnakan segala ilmu yang pernah dicapai oleh Rumi. Puisi-puisi Rumi sebagian besar bertema tentang mengenal diri dan cinta, dua hal yang sangat pokok didalam penempuh jalan kepada-Nya.

Baca selengkapnya…

ALGORITMA KEHIDUPAN; Semuanya Sangat Sederhana

Alam semesta ini tersusun dengan pola sederhana dan hukum yang menyertainya (sunatullah) juga bersifat sederhana. Atas dasar itu maka alam akan sangat mudah membaca atau mendeteksi apapun yang bersifat sederhana mengikuti pola susunannya yang memang sederhana.

Komputer yang paling canggih itu tidak lebih hanya berupa bilangan binner 0 dan 1 yang dirumuskan sedemikian rupa sehingga membentuk algoritma tertentu. Aplikasi di dalam komputer yang kita gunakan juga tersusun dari pola sederhana yang sangat dasar itu dan hasilnya memang menakjubkan.

Mobil mewah yang harga milyaran dan canggih pun hanyalah rumusan sederhana dari Newtonian dalam fisika yang asal muasalnya adalah unsur tanah yang diproses menjadi logam-logam tertentu.

Baca selengkapnya…

Navigasi Pos