TAHAP PEMBUKTIAN

Islam secara garis besar terbagi kepada dua bagian yaitu Zahir dan Bathin. Zahir adalah ibadah yang Nampak sedangkan bathin adalah ibadah yang tidak Nampak. Nabi SAW mengatakan bahwa doa merupakan senjata bagi orang beriman, ini juga bisa dipahami secara syariat dan secara hakikat. Secara syariat doa hanya di ucapkan sedangkan secara hakikat harus memenuhi rukun pelaksanaan teknisnya. Kita bisa saja mengucapkan “Aku Berlindung Kepada Allah dari godaan syetan yang di rajam”, tapi pelaksanaan teknis ucapan itu bukan hanya sekedar di ucapkan, harus memenuhi rukun dan syaratnya. Mengenal Allah tempat berlindung dan mengenal pula syetan yang ingin dijauhi. Jika tidak ucapan itu hanya lah berupa ucapan, tidak pernah sampai ke tahap pembuktian.
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
“Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba memudaratkannya.” (HR. Abu Daud)
Pernahkan kita membuktikan bahwa mengucapkan kalimat di atas atau doa diatas memberikan bukti bahwa kita benar-benar dalam perlindungan Allah Ta’ala? Atau hanya sekedar diucapkan, diyakini saja, mudah-mudahan mendapat perlindungan.
Hal paling pokok adalah kita harus mengetahui bahwa jika kita Bersama nama-Nya, Allah akan memberikan perlindungan dari bumi sampai langit dan tentu saja di antara keduanya.
Logikanya jika kita membawa nama Presiden Republik Indonesia yang Asli, bisa berupa tanda tangan, surat perintah atau apapun yang melekat nama asli presiden disitu secara resmi, maka dimana pun kita berada di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, akan mendapat perlindungan.
Apa lagi di dalam surat tersebut, Presiden mencantumkan nama kita sebagai salah seorang yang dipercaya, atau petugasnya, tentu saja dimana pun kita berada, aparat negara akan memberikan perlindungan, dukungan dan segala keperluan kita akan dibantu. Syaratnya yang kita bawa adalah nama ASLI dari presiden. Jika yang kita bawa itu nama palsu, tanda tangan yang kita buat sendiri atas nama presiden, maka besar kemungkinan kita akan kena pidana, masuk penjara.
Seorang rakyat biasa dari kalangan bawah sekalipun jika membawa nama Kaisar, atas nama Kaisar, bis aitu berupa tongkat, plakat atau piagam, maka dimana pun dia hadir di dalam Kerajaan di bawah kekaisaran akan mendapat perlakukan khusus, syaratnya yang dibawa itu benar-benar ASLI berasal dari kaisar, bukan di buat sendiri atau dipalsukan.
Logika ini menjelaskan kepada kita, jika yang kita bawa adalah kalimah Allah yang Asli dari sisi-Nya, maka seluruh Malaikat akan memberikan perlindungan, alam semesta ini akan tunduk kepada Nama-Nya yang Asli. Jika nama itu melekat pada diri kita maka unsur Ilahiyah itu ikut melekat pula, alam akan tunduk dan kita akan terlindungi.
Bersama nama-Nya yang asli juga Nabi Musa membelah laut, Nabi Muhammad membelah bulan, Nabi Isa menghidupkan orang mati dan para wali serta orang beriman bisa memunculkan kekeramatan yang terjadi diluar akal pikiran manusia.
“Bersama nama-Nya tidak memberikan mudharat antara Bumi dan Langit”, doa yang diajurkan untuk dibacakan oleh Nabi SAW dalam pelaksanaan teknis nya membutuhkan bimbingan dari seorang master yang sangat ahli di bidangnya. Master yang bisa menyalurkan Kalimah Allah yang Asli, nama Allah yang Asli sehingga apabila ini kita pusakai, kita warisi, di mana pun kita akan selamat, bukan hanya di alam Nampak tapi juga di alam alam berikutnya, Alam Barzah dan Alam Akhirat karena Nama-Nya itu kekal abadi.
Karena Islam memiliki dua unsur, ilmu yang hanya bisa di-imajinasi-kan, dan amal yang dilaksanakan secara teknis. Tahap berikutnya dari mempelajari ilmu Islam adalah Pembuktian, hal yang sudah dilakukan dan dialami oleh Para Nabi, Para Wali dan orang-orang Shaleh.
sMoga Bermanfaat…
3 Comments
Mala
Alhamdulillah…. bahagia sekali bisa membacanya 😇
kitasatuweb
Alhamdulillah, Terimakasih Abangdaku 🙏🌹
Amira rizka rozi
Alhamdulillah terimakasih ya Rabb