Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the category “Tasauf”

Setelah Shalat Subuh (16)

Sebagaimana sering kami sampaikan di dalam tulisan-tulisan terdahulu bahwa ibadah mempunyai dua aspek yaitu zahir dan bathin. Ibadah zahir adalah meniru gerakan dan ucapan yang bersumber dari ibadah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Para sahabat meneruskan cara Nabi SAW beribadah dan ditiru pula oleh generasi berikutnya sampai kepada generasi kita sekarang ini. Nabi mengatakan “Shalat lah kalian sebagaimana aku shalat”, atas dasar inilah setiap gerakan Nabi di dalam ibadah dijadikan model atau contoh untuk di tiru. Meniru Nabi dengan gerakan ibadah Beliau itulah sisi zahir dari ibadah sedangkan sisi bathin adalah merasakan apa yang Beliau rasakan di dalam ibadah, ini hal tersulit kita lakukan, inilah sisi bathin dari ibadah dan merupakan sangat pokok. Baca selengkapnya…

KOMUNIKASI

Agustus 1945 adalah masa akhir perang dunia ke 2 yang telah menyebabkan jutaan orang tewas dan jutaan juga menderita akibat cacat dan kehilangan tempat tinggal. Perang dunia ke 2 berakhir setelah Amerika Serikat menjatuhkan 2 bom atom di Jepang.

Kita semua tentu tahu betapa dahsyat efek dan dampak yang ditimbulkan dari bom atom yang dijatuhkan di Kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang menjelang akhir Perang Dunia II. Tepatnya pada 6 Agustus 1945 (Hiroshima) dan 9 Agustus 1945 (Nagasaki). Tercatat sekitar 140 ribu korban tewas di Hiroshima dan sekitar 90 ribu warga tewas di Nagasaki akibat radiasi bom nuklir paling mengerikan itu. Baca selengkapnya…

KEAJAIBAN AL QUR’AN

Sudah begitu banyak kupasan mengenai keajaiban dan keunikan al Qur’an dari sisi zahiriyahnya; susunan ayat-ayat yang begitu sempurna dan tidak bisa ditiru oleh siapapun, alunannya yang menggetarkan jiwa tidak terkecuali isinya yang sangat luar biasa memberikan tuntunan kepada ummat manusia khususnya ummat Islam diseluruh dunia. Pada kesempatan ini saya ingin membahas kejaiban al Qur’an dari segi bathin, hal terpenting untuk dikehahui oleh seluruh umat Islam agar memperoleh kemenangan dunia akhirat. Keajaiban al Qur’an dari segi bathin ini tentu saja hanya bisa di kupas dengan ilmu tasawuf yang di praktekkan lewat tarekatullah, atau metodologi yang tepat warisan dari Nabi Muhammad SAW. Baca selengkapnya…

SEMPURNA ISLAM

Islam adalah agama samawi yang terakhir di turunkan Allah dan Nabi Muhammad SAW juga penutup para Nabi, setelah Beliau tidak akan ada lagi Nabi diturunkan oleh Allah SWT. Maka cukuplah Islam sebagai penuntun segenap manusia agar selamat di dunia dan akhirat. Akan tetapi pertanyaan yang paling penting di dalam diri kita sudah seberapa sempurna kita memahami dan melaksanakan Islam yang disebut agama sempurna tersebut? Apakah hanya sempurna dalam bentuk keyakinan atau sempurna dalam bentuk pelaksanaan. Kita jangan sampai seperti 3 orang buta yang menceritakan tentang gajah berdasarkan pengetahuannya, berdebat ketiga nya karena memang mereka tidak bisa menceritakan gajah secara utuh dan sempurna, hanya pada tahap menduga duga berdasarkan indera peraba mereka. Baca selengkapnya…

Salah Paham Tentang Tarekat.

Kalau anda memahami tarekat itu sebuah perkumpulan zikir maka anda boleh ikut atau tidak di dalamnya karena di dunia ini banyak perkumpulan-perkumpulan sejenis yang berbasis agama dan kalau anda memahami tarekat adalah kumpulan bacaan zikir yang dibacakan disaat tertentu maka anda boleh tidak bergabung di dalamnya karena anda bisa mengambil bacaan zikir yang lain tidak harus sama dengan apa yang diamalkan oleh orang-orang tarekat. Begitu pun kalau anda memahami tarekat sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah anda pun bisa berdalih bahwa dengan ibadah-ibadah yang ada anda bisa dekat dengan Allah. Lalu bagaimana kita memahami tarekat?

Baca selengkapnya…

BIARLAH ENGKAU TAHU SENDIRI

Hadist sampaikanlah dakwah walau satu ayat tentu anjuran ini berhubungan dengan ilmu zahir (syariat) sedangkan di lain kesempatan Nabi menasehati kita untuk hati-hati dalam menyampaikan ilmu-ilmu khusus, “Sampaikanlah menurut kadar si penerima”. Islam itu berlapis dan tentu saja ilmu tentang Islam itu juga berlapis baik yang zahir maupun yang batin.

Baca selengkapnya…

ZIARAH

Ziarah dikalangan umat Islam merupakan tradisi yang sudah ada sejak zaman sahabat Nabi SAW yaitu berziarah ke makam Nabi dan kemudian dilanjutkan oleh generasi sesudahnya sampai saat sekarang. Ziarah dalam pandangan pengamal Tarekat memiliki makna yang dalam dan ini merupakan bagian dari Adab berguru. Dari Anas bin Malik ra., bahwasanya Rasulullah bersabda : “Barangsiapa mengunjungi orang alim berarti ia mengunjungi aku, barangsiapa mengunjungi aku maka ia wajib memperoleh syafa’atku, dan setiap langkah memperoleh pahala orang mati syahid.” (Kitab Tanqihul Qaul)

Orang Alim (Ulama) yang dimaksud adalah orang yang mewarisi ilmu Rasulullah SAW baik zahir (syariat) maupun bathin. Ulama yang silsilahnya bersambung sampai kepada Rasulullah SAW.

Baca selengkapnya…

Post Navigation