Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the category “Tasauf”

SEMPURNA ISLAM

Islam adalah agama samawi yang terakhir di turunkan Allah dan Nabi Muhammad SAW juga penutup para Nabi, setelah Beliau tidak akan ada lagi Nabi diturunkan oleh Allah SWT. Maka cukuplah Islam sebagai penuntun segenap manusia agar selamat di dunia dan akhirat. Akan tetapi pertanyaan yang paling penting di dalam diri kita sudah seberapa sempurna kita memahami dan melaksanakan Islam yang disebut agama sempurna tersebut? Apakah hanya sempurna dalam bentuk keyakinan atau sempurna dalam bentuk pelaksanaan. Kita jangan sampai seperti 3 orang buta yang menceritakan tentang gajah berdasarkan pengetahuannya, berdebat ketiga nya karena memang mereka tidak bisa menceritakan gajah secara utuh dan sempurna, hanya pada tahap menduga duga berdasarkan indera peraba mereka. Baca selengkapnya…

Salah Paham Tentang Tarekat.

Kalau anda memahami tarekat itu sebuah perkumpulan zikir maka anda boleh ikut atau tidak di dalamnya karena di dunia ini banyak perkumpulan-perkumpulan sejenis yang berbasis agama dan kalau anda memahami tarekat adalah kumpulan bacaan zikir yang dibacakan disaat tertentu maka anda boleh tidak bergabung di dalamnya karena anda bisa mengambil bacaan zikir yang lain tidak harus sama dengan apa yang diamalkan oleh orang-orang tarekat. Begitu pun kalau anda memahami tarekat sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah anda pun bisa berdalih bahwa dengan ibadah-ibadah yang ada anda bisa dekat dengan Allah. Lalu bagaimana kita memahami tarekat?

Baca selengkapnya…

BIARLAH ENGKAU TAHU SENDIRI

Hadist sampaikanlah dakwah walau satu ayat tentu anjuran ini berhubungan dengan ilmu zahir (syariat) sedangkan di lain kesempatan Nabi menasehati kita untuk hati-hati dalam menyampaikan ilmu-ilmu khusus, “Sampaikanlah menurut kadar si penerima”. Islam itu berlapis dan tentu saja ilmu tentang Islam itu juga berlapis baik yang zahir maupun yang batin.

Baca selengkapnya…

ZIARAH

Ziarah dikalangan umat Islam merupakan tradisi yang sudah ada sejak zaman sahabat Nabi SAW yaitu berziarah ke makam Nabi dan kemudian dilanjutkan oleh generasi sesudahnya sampai saat sekarang. Ziarah dalam pandangan pengamal Tarekat memiliki makna yang dalam dan ini merupakan bagian dari Adab berguru. Dari Anas bin Malik ra., bahwasanya Rasulullah bersabda : “Barangsiapa mengunjungi orang alim berarti ia mengunjungi aku, barangsiapa mengunjungi aku maka ia wajib memperoleh syafa’atku, dan setiap langkah memperoleh pahala orang mati syahid.” (Kitab Tanqihul Qaul)

Orang Alim (Ulama) yang dimaksud adalah orang yang mewarisi ilmu Rasulullah SAW baik zahir (syariat) maupun bathin. Ulama yang silsilahnya bersambung sampai kepada Rasulullah SAW.

Baca selengkapnya…

Jika Engkau Ada Maka AKU Tiada…

Mengenal Allah itu memiliki tingkatan atau tahapan dimana setiap tahapan memiliki perbedaaan. Ketika masih kecil kita mengenal Allah dengan sangat awam, hanya sebetas mengenal nama-Nya, sesuatu yang berada di atas kita dalam segala hal. Setelah memiliki cukup akal (dewasa) kita mengenal Allah lewat pelajaran sekolah/pasantren maka ilmu itu pun meningkat, mengenal sifat-sifat-Nya. Di sadari atau tidak bahwa pengetahuan kita tentang Allah yang diserap oleh akal sampai akhir hayat hanya sampai ke tahap pengetahuan akan nama dan sifat-Nya. Pengetahuan tentang Dzat-Nya tidak akan tersentuh sama sekali karena DIA berada diluar jangkauan akal manusia. Baca selengkapnya…

DAHULUKAN ADAB-MU SEBELUM BER-AMAL (Bag 2)

Di dalam tarekat, adab menempati kedudukan yang sangat tinggi bahkan melebihi kedudukan ilmu dan karomah itu sendiri. Keseluruhan ajaran Islam yang diturunkan dari Allah SWT melalui Jibril AS kepada Nabi Muhammad SAW adalah adab, hanya itu. Maka diperlukan waktu sampai 13 tahun bagi Nabi untuk menerapkan adab kepada kaum Jahiliyah barulah kemudian Nabi memperkenalkan ibadah-ibadah termasuk shalat.

Tarekat adalah metodologi atau cara atau jalan untuk bisa melaksanakan al-Islam yang sangat hebat ini, tanpa tarekat maka Islam hanya menjadi sebuah formalitas saja, menjadi sebuah budaya dan identitas tanpa memiliki getaran dan ruh nya. Ibarat orang mati, apa sih yang bisa diharapkan dari sebuah mayat? Hanya bisa menghias fisiknya, tidak lebih dari itu. Baca selengkapnya…

ORANG KAYA

Sejak menekuni tarekat sampai saat sekarang ini, hal menarik yang saya perhatikan di komunitas tarekat adalah mereka tidak pernah membahas pahala. Kebalikan dari kelompok-kelompok diluar tarekat yang sangat bersemangat mengejar pahala. Tidak mungkin anda menemukan orang-orang tarekat sibuk membahas pahala shalat subuh, pahala shalat tahajud apalagi pahala zikir. Kenapa demikian? Baca selengkapnya…

Post Navigation