Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the category “Pemikiran”

HOAX (Bag. 3, Selesai)

Fikiran pun demikian bekerja dengan prinsip Hukum Tabur-Tuai, ketika anda menanam kebaikan, memberikan nasehat, berkata yang baik, memberikan informasi bermanfaat maka “biji” kebaikan yang telah anda tabur akan menghasilkan puluhan atau ratusan kebaikan dan ketika tiba saatnya akan kembali kepada anda, bisa berwujud dalam bentuk rizki berlimpah, didekatkan dengan orang-orang baik ataupun disenangi banyak orang, termasuk sehat fisik dan mental. Baca lebih lanjut…

HOAX (Bag. 2)

Objek hoax bisa bermacam-macam dan akhir-akhir ini kita merasa terganggu dengan isu penculikan anak untuk diambil ginjal atau organ penting lainnya. Informasi ini sedemikian cepat tersebar tanpa memberi kesempatan kepada kita untuk menelusuri kebenarannya. Ketika menerima hoax apalagi menyangkut hal-hal sangat penting seperti keselamatan diri dan keluarga, akal sehat tidak bisa bekerja normal, maka akal “reptil” lah yang bekerja merespon. Baca lebih lanjut…

HOAX

Dalam perjalanan pulang saat kembali dari peperangan, rombongan kaum muslimin berhenti di suatu tempat di dekat Kota Madinah. Saat itulah Siti Aisyah menyadari bahwa kalungnya telah putus dan hilang. Maka, Siti Aisyah yang biasanya ditandu, segera kembali ke tendanya untuk mencari kalung yang hilang tersebut. Sementara, orang-orang yang membawa tandu Siti Aisyah tidak menyadari bahwa beliau tidak berada di dalamnya. Baca lebih lanjut…

Jangan Kau Potong Besi Memakai Dzikir!

Ilmu di dunia ini bersifat universal artinya siapapun dengan sungguh-sungguh menekuni akan mencapai hasil sesuai dengan tujuan ilmu tersebut. Fakultas Kedokteran hadir untuk mencetak manusia menjadi dokter sedangkan fakultas Teknik dibuat untuk mencetak manusia menjadi seorang Insyiur, ahli teknologi. Akan keliru jika orang bercita-cita menjadi dokter masuk ke Fakultas Teknik, sesunguh apapun usahanya tidak akan membuat dia menjadi seorang dokter. Pernah suatu hari sambil guyon Guru berkata, “Jangan kau potong besi memakai dzikir!”. Baca lebih lanjut…

SEKULER VS SEKULER TERSELUBUNG DALAM TERIAKAN NYARING: “Ulama Jangan Berpolitik” (2)

saudiokKedua system ini disodorkan kepada kita atas dua dasar sifat manusia, mencari nikmat dan menghindari sengsara. Sebagian orang menganggap system sekuler turki itu baik karena Negara tidak mengintervesi ranah pribadi warga Negara yaitu sikap keshalehan dalam beragama. Sebagian setuju dengan system Arab Saudi, kehidupan beragama warga di atur oleh Negara bahkan cara beragama secara detail dibuat petunjuk jelas, berbeda mazhab pun dilarang. Kelihatan indah dan islami tapi kenyataannya itu semua semu, karena pemerintahannya sama sekuler dengan Turki, Cuma secara terselubung. Kelompok pendukung satu diberi lebel Liberal, kelompok diseberang diberi Lebel Fundamentalis dan pencipta keduanya senyum senyum diluar sana. Baca lebih lanjut…

SEKULER VS SEKULER TERSELUBUNG DALAM TERIAKAN NYARING: “Ulama Jangan Berpolitik!”

turkibagusManusia pada dasarnya memiliki sifat kritis dan sifat ingin tahu yang besar, dengan sifat ingin tahu yang besar membuat manusia kemudian menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul, atas dasar inilah peradaban manusia semakin lama semakin maju dan berkembang. Manusia juga memiliki sifat “Mencari Kenikmatan” dan “Menghindari Sengsara”, lewat dua sifat inilah manusia menentukan pilihannya, bisa salah satu atau kedua-duanya.

Ketika dulu menempuh pendidikan, kita sangat semangat pergi kesekolah karena dua hal ini, “Mencari Kenikmatan/Kebahagiaan”, kenikmatan kumpul bersama kawan-kawan, kebagiaan yang dijanjikan apabila nanti selesai sekolah dapat kerja dan hidup lebih baik. Kita juga “Menghindari Sengsara” jika pendidikan tidak selesai akan jadi pengangguran dan masa depan jadi suram. Dalam beragama juga tidak terlepas dari dua hal ini, mencari surga dan menghindari neraka, atas dasar sifat dasar yang alamiah ini Tuhan menyediakan dua pilihan bukan 3 atau 4, yaitu surga dan neraka, tidak ada pilihan lain. Baca lebih lanjut…

Menghargai Manusia Dengan Keunikannya (3-Selesai)

menikmati-lelahMenghargai setiap keunikan manusia akan membuat diri kita menjadi arif bijaksana dalam bersikap dan bertindak. Anda tidak mungkin menuduh orang lain sombong dan angkuh ketika anda menyadari keunikan ini. “Inggris kita Linggis, Amerika kita Setrika!” diucapkan Bung Karno dengan suara lantang, apakah Bung Karno Sombong dan Angkuh? TIDAK, Beliau sedang membangkitkan semangat untuk rakyatnya.
Baca lebih lanjut…

Post Navigation