-
Servomechanism; Memahami Takdir Secara Ilmiah
Anda ingin sekali berpantang makanan dan minuman manis, sudah bertekad bulat menghindari makanan manis untuk jangka waktu 40 hari. Di hari pertama anda jalani, godaan makanan dan minuman manis justru datang silih berganti. Bahkan disediakan gratis, bisa karena acara pesta atau di traktir kawan. Makanan dan minuman yang anda ingin hindari justru datang dengan mudah di depan mata.
-
Persekutuan Ulama-Negara Penyebab Kemunduran Islam
Ulama yang hidup di generasi awal sampai abad ke 11 masehi memiliki kemandirian di dalam ekonomi mereka melakukan perdagangan dan berhubungan dengan para pengusaha atau mereka sendiri menjadi pengusaha sehingga mereka sangat mandiri dalam finansial dengan demikian berpengaruh pula kepada kebebasan mereka dalam mengemukakan pendapat (fatwa). Imam Hanafi sebagai contoh adalah seorang pedagang yang kaya bahkan orang yang belajar kepada Beliau di biayai. Kemandirian secara ekonomi ini menyebabkan ulama mampu mengembangkan ilmu secara mandiri tanpa khawatir di tekan oleh siapapun dan kita tahu Islam yang sampai ke nusantara di bawa oleh para pedagang dan itu tidak lain adalah para ulama yang memang berprofesi sebagai pedagang.
-
Sesuai Kapasitas
Meskipun Ibnu Arabi dicintai oleh semua Sufi, mempunyai banyak pengikut pribadi dan menjalankan fungsi teladan kehidupan, tidak diragukan ia merupakan suatu ancaman bagi kalangan formalis. Seperti al-Ghazali, kekuatan intelektualnya lebih unggul dari semua orang sezamannya yang lebih konvensional (di bidang pemikiran). Alih-alih menggunakan berbagai kemampuan ini untuk mengukir satu tempat dalam skolastisisme, ia menyatakan — seperti banyak Sufi lainnya — bahwa jika seseorang memiliki intelek yang kuat, fungsi terakhirnya adalah memperlihatkan bahwa intelektualitas hanyalah suatu sarana pengantar kepada sesuatu yang lain. Sikap ini bukan suatu kesombongan — apalagi kalau kita benar-benar bertemu dengan orang semacam ini dan mengetahui kerendahan hatinya.
-
Dimensi Manusia dan Dimensi Tuhan
Seorang perempuan menjadi seorang ibu melewati perjuangan panjang bisa dikatakan tidak mudah. Mengandung anak selama 9 bulan dengan susah payah kemudian membesarkan anaknya sampai sang anak mengenal ibunya, barulah dia sempurna menjadi seorang ibu. Ketika mengandung dan membesarkan anaknya, tidak pernah terfikir bagi ibu untuk mendapat jasa atau penghargaan dalam wujud apapun, dilakukan dengan ikhlas lebih tepat dilakukan dengan cinta. Cinta lah yang membuat dia mampu melewati masa masa kritis di dalam proses mengandung dan membesarkan anaknya.
-
KITA PERLU KEINDAHAN
Syekh Said Bonjol baru selesai tawajuh zuhur, duduk santai dengan Syekh Kadirun Yahya diteras surau sederhana. Syekh Said Bonjol berkata, “Inilah kehidupan saya, di depan sawah, diujungnya ada gunung, kadang saya berfikir apa Allah Ta’ala sudah lupa menjemput saya”. DI usia yang mendekati 120 tahun, tentu sambil bercanda disebutkan jangan-jangan Allah sudah melupakan saya, sudah lupa mencabut nyawa saya, begitulah candaan Beliau. Suatu saat Syekh Kadirun Yahya menceritakan kepada muridnya dalam sebuah acara, “Baru kali ini Ayah dengar ada Auliya berkata bahwa Allah memiliki sifat Lupa”, Beliau tertawa dan murid yang mendengar pun tertawa.
-
Spiritualitas Merupakan Faktor Utama Menentukan Kesehatan Manusia
Pertengahan 2019, saya diberi hadiah 3 buah buku oleh seorang sahabat dan ke 3 buku tersebut merupakan karya ilmuan barat yang bisa membantu kita ummat Islam terkhusus para pengamal tasawuf untuk mendapat penjelasan secara ilmiah tentang tradisi dan fenomena yang dialami oleh pengamal tasawuf. Salah satu buku yang saya baca berulang kali adalah “The Biology of Belief” karya Bruce Lipton. Buku ini memberikan uraian begitu lengkap tentang hubungan tubuh manusia dengan spiritual hal yang sejak awal tidak disadari oleh para ahli medis modern.
-
Darimana Kita Harus Memulai?
Jika kita amati perkembangan dunia Islam saat ini, khususnya negara-negara yang mayoritas penduduk muslim, terasa sangat lamban pengetahuan berkembang disana apalagi yang berhubungan dengan teknologi. Pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berada di negara non muslim meskipun sebagian orang-orang Islam ikut terlibat di dalamnya. Di Timur Tengah, sebagai induk ummat Islam hanya fokus kepada ilmu-ilmu agama. Kita mengenal al-Azhar sebagai universitas yang mengkaji ilmu agama, bukan tentang perkembangan teknologi. Sementara itu negara Islam lain (masih di Timur Tengah) yang berkembang pesat justru pembangunan dengan segala kemewahannya. Negara Islam menyerap teknologi yang diproduksi negara-negara barat. Dubai dan tidak lama lagi akan merambat ke Arab Saudi tumbuh menjadi kota modern, sebagai penyalur…