-
TAHAP PEMBUKTIAN
Islam secara garis besar terbagi kepada dua bagian yaitu Zahir dan Bathin. Zahir adalah ibadah yang Nampak sedangkan bathin adalah ibadah yang tidak Nampak. Nabi SAW mengatakan bahwa doa merupakan senjata bagi orang beriman, ini juga bisa dipahami secara syariat dan secara hakikat. Secara syariat doa hanya di ucapkan sedangkan secara hakikat harus memenuhi rukun pelaksanaan teknisnya. Kita bisa saja mengucapkan “Aku Berlindung Kepada Allah dari godaan syetan yang di rajam”, tapi pelaksanaan teknis ucapan itu bukan hanya sekedar di ucapkan, harus memenuhi rukun dan syaratnya. Mengenal Allah tempat berlindung dan mengenal pula syetan yang ingin dijauhi. Jika tidak ucapan itu hanya lah berupa ucapan, tidak pernah sampai ke tahap…
-
Karamah Umar bin Abdul Azis, Serigala Jadi Jinak
Siapa yang tidak kenal dengan sosok khalifah ke-5, Umar bin Abdul Aziz yang terkenal dengan sikap adil dan zuhud. Keramat seputar keadilannya ini terekam dalam sebuah kisah sebagaimana diceritakan dalam kitab “Hikayat Islamiyyah Qablan Naumi lil Atfhal” karya Najwa Husain Abdul Aziz. Suatu ketika ada serigala pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang bercampur dengan ratusan kambing yang digembalakan oleh seseorang.
-
Apakah Keramat Mesti di-Zahirkan?
Ada orang bertanya apakah keramat itu sama dengan sihir atau sama dengan mukjizat, adan apapula perbedaan di antaranya. Perbedaan antara keramat dan dengan sihir adalah sihir itu terjadi dikalangan orang-orang fasik, orang-orang zindik dan orang-orang kafir yang tidak percaya dengan Allah SWT. Keramat terjadi pada orang-orang yang percaya pada Allah dan sungguh-sungguh mengerjakan syariat-Nya dan dengan mujahadah yang kuat sehingga sampai pada derajat wali. Perbedaan antara keramat dengan mukjizat bahwa keramat itu terjadi pada wali-wali Allah yang tidak menyatakan dirinya sebagai Nabi atau Rasul. Mukjizat terjadi pada Nabi-Nabi dan Rasul Allah sebagai pembuktian atas kebenaran kenabian dan kerasulannya. Karena itu mukjizat wajib dinampakkan untuk keperluan dakwah dan dakwah dengan pembuktian…
-
Anak Muda, Di Dunia Ini Tidak Ada Manusia yang Keramat!
Judul di atas saya ambil dari ucapan Guru saya ketika pertama sekali bertemu Beliau disebuah Surau (tempat zikir). Kejadian itu sudah lama terjadi, akan tetapi sampai sekarang masih tersimpan dalam ingatan saya, menjadi kenangan yang sangat sulit dilupakan. Suatu hari, saya masih ingat hari itu adalah hari jum’at jam 8 pagi. Seperti biasa Guru saya melayani murid-murid nya, ada yang menyampaikan masalah, mohon di doakan, ingin berobat atau juga sekedar mendengar fatwa-fatwa Beliau yang menyejukkan hati. Sebagai orang baru, saya tidak berani duduk didepan dan Guru saya selalu menyapa semua orang dengan ramah, menanyakan satu persatu. Kalau orang yang belum dikenal biasanya Beliau menyapa dengan panggilan “Anak Muda” untuk orang…