Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Islam”

HIJRAH

Saat ini kita telah memasuki tahun baru 1440 hijriah, artinya lebih kurang sudah begitu lama Nabi Muhammad SAW meninggalkan kita secara jasmani dan Islam juga telah melewati rentang waktu yang lama pula. Kebanyakan orang Islam di 1 Muharam memperingati tahun baru dengan mengenang peristiwa hijrah Nabi, anak-anak melaksanakan karnaval, berjalan dalam jarak tertentu agar mereka ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Nabi 14 Abad yang lampau. Akan tetapi kita juga tahu bahwa Nabi berhijrah dari Mekkah ke Madinah bukanlah di bulan Muharam, tapi di bulan Rabiul Awal tepatnya tanggal 2 Rabiul Awal dan sepuluh hari kemudian tanggal 12 Rabiul Awal, Beliau bersama dengan Abu Bakar Shiddiq tiba di kota madinah. Peristiwa itu juga bertepatan dengan 16 September 622 M. Jadi kalau memakai perhitungan kalender Masehi maka Nabi Hijrah di bulan September, persis bulan yang sedang kita jalani saat ini. Baca lebih lanjut…

Pemimpin Yang Ideal Dalam Islam

T. Muhammad Jafar**

Islam adalah agama yang hadir sebagai rahmat bagi semesta alam. Pada awal kehadirannya Islam adalah agama yang menentang segala bentuk diskriminasi, eksploitasi manusia dan perendahan martabat kemanusiaan, oleh karena itu salah satu misi kerasulan Nabi Muhammad SAW adalah pembebasan manusia secara utuh sebagai makhluk terbaik diantara berbagai elemen kehidupan yang lain. Kepemimpinan adalah penopang utama berjalannya sebuah mekanisme atau sistem pemenuhan segala kebaikan, kemaslahatan, kemakmuran dan kesejahteraan manusia tersebut. Kepemimpinan dalam Islam adalah sebuah hal yang sangat penting dan dijaga eksistensi serta keberlansungannya dan pemimpin menempati posisi yang strategis, yang disebut dengan “Ulil Amri”, dimana rakyat dituntut ketataannya kepada “Ulil Amri” tersebut. Baca lebih lanjut…

Islam Berlapis… (2)

Kalau hanya mengandalkan asfek zahir Agama, maka kita hanya bisa mengajarkan agama kepada akal fikiran manusia dan manusia yang melaksanakan asfek zahir (syariat) agama maka manusia tersebut menjadi Islam secara zahir, baik akhlaknya dan sesuai perbuatannya dengan perbuatan Nabi. Namun untuk meng-Islam-kan rohani manusia, tentu tidak cukup dengan pengajaran zahir, diperlukan metode yang berbeda, zahir mengajarkan zahir sedangkan rohani harus diajarkan oleh rohani pula.

Baca lebih lanjut…

Islam Berlapis…

kaligrafi-allah-3Sudah menjadi hukum pasti yang berlaku di alam bahwa di dunia ini segala sesuatu diciptakan Allah dengan berlapis-lapis atau bertingkat-tingkat yang kesemuanya itu mempunyai tujuan tersendiri. Allah menciptakan bumi berlapis, mulai dari lapisan paling atas berupa tanah yang subur, kemudian dibawahnya ada batuan yang keras sampai kemudian kepada kerak bumi yang terdiri dari batuan cair yang sangat panas dan kesemua susunan yang begitu teratur itu mempunyai tujuan dan tunduk kepada hukum Alam (Sunatullah) yang diciptakan oleh Allah saat dunia ini diciptakan. Buah-buahan ciptakan dengan berlapis, tanaman pun demikian bahkan atom sebagai bagian benda terkecil yang diketahui manusia saat ini juga mempunyai lapisan. Baca lebih lanjut…

Nama SUFI Sudah Dikenal Zaman Pra Islam

Bantahan Terhadap Orang Yang Berkata : “Kami Tidak Pernah Mendengar Nama Sufi Sebelumnya dan Nama Itu Tentu Nama Baru Diciptakan”

Jika ada seseorang bertanya, “Kami tidak pernah mendengar istilah ash-Shufiyah dikalangan sahabat Rasulullah saw., tidak juga di kalangan kaum setelah mereka (tabi’in). Sedangkan yang kami ketahui hanyalah sebutan ‘Ubbad (Ahli Ibadah), Zuhhad (Ahli Zuhud), Sayyihin (para pengembara) dan fuqara’ (orang-orang fakir). Tidak pernah ada riwayat yang menuturkan, bahwa salah seorang di antara para sahabat dipanggil dengan sebutan Sufi”.

Baca lebih lanjut…

Iman, Islam dan Ihsan dalam Bimbingan Kakasih-Nya

Mencapai tahap Makrifatullah (mengenal Allah) sehingga kita bisa menyembah Allah yang Maha Nyata dengan benar bukanlah persoalan yang mudah, memerlukan proses yang panjang, sekian banyak pengorbanan dan tentu saja harus ada pemandu jalan sehingga tidak tersesat. Kalau hanya sekedar menyembah Allah Yang Maha Gaib, meyakini bahwa Allah ada dan Dia mengetahui apa yang kita perbuat, itu tidak memerlukan Guru secara khusus, pelajaran-pelajaran seperti itu akan mudah kita dapatkan dimana saja, baik lewat ceramah di mesjid maupun lewat buku-buku yang jumlahnya sangat banyak.

Baca lebih lanjut…

KOLAM KEDAMAIAN

Di  hutan belantara yang jarang di jamah manusia, terdapat sebuah kolam yang airnya sangat jernih. Dasar kolam kelihatan hitam karena tersusun dari batu-batu berwarna hitam, dan airnya bersumber dari mata air yang ada di dasar kolam. Yang membuat kolam itu berbeda dengan kolam biasa adalah hampir semua hewan yang ada dihutan menjadikan kolam tersebut sebagai tempat pelepas dahaga dan yang lebih anehnya lagi hewan-hewan penghuni hutan yang saling membunuh tapi disekitar kolam mereka nampak akur tanpa saling menerkam satu sama lain. Rusa dengan harimau minum berdekatan, begitu juga dengan hewan2 lainnya, mereka tidak saling bermusuhan. Ketika mereka jauh dari kolam, maka harimau akan seperti aslinya, menjadikan rusa sebagai makanan begitu juga dengan hewan lain yang terkait dengan rantai makanan. Ini kisah nyata pengalaman teman saya ketika dia masuk hutan belantara di pedalaman sumatera. Dia diajak oleh kakeknya berburu sampai ke tengah hutan yang sangat lebat, disanalah mereka menemukan kolam tersebut. Saya sangat terkesan dengan cerita tentang kolam jernih di hutan belantara, bukan hanya sebagai tempat minum namun sebagai tempat damai bagi semua penghuni hutan. Saya menyebut kolam itu dengan KOLAM KEDAMAIAN.

Baca lebih lanjut…

Post Navigation