Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Islam”

INTEROGASI

Oleh : Abu Hafidzh Al-Faruq

Interogasi adalah suatu upaya yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk meminta keterangan kepada seseorang menyangkut kesaksian orang tersebut terhadap pihak lain dan atau dirinya sendiri mengenai suatu aktivitas yang melibatkan pihak lain tersebut dan atau dirinya sendiri. Kata ini merupakan konsumsi wajib dalam dunia hukum dengan hegemoni ‘diperiksa’ atau ‘diminta keterangan’. Ada interogasi persuasif yang agak ‘bersahabat’ untuk ‘mengorek’ kebenaran dan ada pula interogasi yang memaksa seseorang mengakui suatu fiksi menjadi sebuah kenyataan. Satu contoh interogasi terakhir adalah pada korban salah vonis oleh hakim yang terungkap pada kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Ryan si Jagal dari Jombang. Dalam melakukan interogasi berbagai macam trik dan metode diterapkan oleh si interogator, mulai dari penampilan dan sikap yang kadang lebih mirip algojo ketimbang hamba hukum, sangar dan bengis, trik yang menjebak, menggiring opini, menyudutkan yang diinterogasi, memaksa, menyiksa sampai ‘cuci otak’ istilah yang digunakan untuk mengakui sesuatu yang tak ada menjadi fakta, sehingga tujuan interogasi bergeser dari ingin menyingkap kebenaran menjadi ‘sesuai pesanan’. Namun demikian, dalam suatu kasus tindak kejahatan bukan menjadi rahasia bila si ‘pesakitan’ yang kadang memang benar bersalah mengajak ‘petugas’ untuk ‘bekerja sama’ agar bisa meringankan hukuman terdakwa di pengadilan atau sebaliknya ‘petugas’nya sendiri yang mengajukan proposal ‘kemitraan’ yang tidak tertulis dalam MOU (memorandum of understanding) bila si terdakwa di prediksi memiliki potensi deposit yang bisa di sharing.

Baca selengkapnya…

HAJI DAN KORUPSI

Departemen Agama seperti dipahami oleh pada umumnya masyarakat adalah sebuah Departemen mulia dengan pekerjaan mulia pula yaitu mengurus umat beragama agar lebih teratur mulai masalah ibadah sampai kepada kerukunan antar umat beragama. Orang-orang yang duduk di Depag tentu saja orang-orang yang paham akan agama dan seharusnya berakhlak mulia. Akan tetapi berulang kali masyarakat Indonesia dibuat kecewa oleh tingkah laku Depag yang tidak memperlihatkan sikap mulia dan menjadi contoh untuk semua. Bukan rahasia lagi kasus korupsi berulang kali terjadi di Depag, mulai dari Menteri sampai kepada KUA sebagai pelaksana di tingkat kecamatan.

Baca selengkapnya…

Apakah “Allah” itu hanya milik Umat Islam

Oleh : Ulil Abshar Abdalla

SEORANG perempuan beragama Kristen saat ini sedang menggugat pemerintah Malaysia dengan alasan telah melanggar haknya atas kebebasan beragama (baca International Herald Tribune, 29/11/2008). Mei lalu, saat balik dari kunjungan ke Jakarta, Jill Ireland, nama perempuan itu, membawa sejumlah keping DVD yang berisi bahan pengajaran Kristen dari Jakarta. Keping-keping itu disita oleh pihak imigrasi, dengan alasan yang agak janggal: sebab dalam sampulnya terdapat kata “Allah”.

Sejak tahun lalu, pemerintah Malaysia melarang penerbitan Kristen untuk memakai kata “Allah”, sebab kata itu adalah khusus milik umat Islam. Umat lain di luar Islam dilarang untuk menggunakan kata “Allah” sebagai sebutan untuk Tuhan mereka. Pemakaian kata itu oleh pihak non-Muslim dikhawatirkan bisa membingungkan dan “menipu” umat Islam (Catatan: Sedih sekali ya, umat Islam kok mudah sekali tertipu dengan hal-hal sepele seperti itu?)

Pertanyaan yang layak diajukan adalah: apakah kata “Allah” hanyalah milik umat Islam saja? Baca selengkapnya…

MENGGUGAT “ORTODOKSI” ISLAM TERHADAP DISKURSUS WAHYU DAN AKAL, IMAN DAN KUFUR

( Telaah Kritis  Untuk Reaktualisasi Tauhid Dalam Persfektif Pemikiran Keislaman)

Oleh : T. Muhammad Jafar SHI

 

Pengantar

Sedikit agak aneh memang, persoalan pertama yang muncul dalam Islam sebagai agama  adalah bidang politik, bukan bidang teologi atau keagamaan. Tetapi persoalan politik ini segera meningkat menjadi persoalan-persoalan teologi.[i] Persoalan ”yang beriman” dan ”yang kafir” pasca Arbitrase antara Ali dan Muawiyah dalam lingkup pelaku dosa besar segera merubah wajah Islam kedalam pergulatan teologi yang tidak pernah berhenti.  Kesimpulannya, munculnya persoalan-persoalan aqidah dalam Islam seperti pelaku dosa besar apakah dia mukmin hanyalah berasal dari persoalan ”rebutan kursi” , jadi sangat-sangat subjektif. Sejak saat itulah persoalan-persoalan teologi berkembang dari hanya persoalan-persoalan pelaku dosa besar, menjadi  bermacam-macam diskursus teologi yang melahirkan banyak sekali aliran-aliran yang tetap berpengaruh hingga sekarang.

Namun, di Indonesia, teologi Islam yang sebenarnya begitu majemuk, luas dan mendalam – seperti dikatakan Harun Nasution -, pada umumnya di ajarkan dalam bentuk ilmu tauhid. Ilmu tauhid biasanya kurang mendalam pembahasannya dan kurang bersifat filosofis. Selanjutnya ilmu tauhid biasanya memberi pembahasan sepihak dan tidak mengemukakan pendapat dan paham dari aliran lain yang ada dalam teologi Islam. Ilmu tauhid yang diajarkan di Indonesia pada umumnya ialah ilmu tauhid menurut aliran Asy’ariah, sehingga timbullah kesan dikalangan umat Islam Indonesia, bahwa inilah satu-satunya teologi yang ada dalam Islam.[ii] Pemahaamn ini dipeluk dan dianut oleh otoritas (mayoritas) umat Islam melalui lembaga-lembaga formal keagamaan yang dengan otoritas itu segera menjadikannya sebagai doktrin yang melembaga dan meluas sehingga menjadi pegangan aqidah satu-satunya yang benar,  tak boleh ditawar-tawar lagi, tidak boleh diinterpretasikan lagi, inilah yang disebut dengan ortodoksi agama.[iii]

Baca selengkapnya…

Sudahkah saya Ber “ISLAM KAFFAH” (Bag. 3)

Sudah lama saya tidak melanjutkan tulisan tentang Islam Kaffah yang telah saya tulis dua bagian. Pada bagian terakhir masih membahas masalah syariat dan sebenarnya kelanjutan dari tulisan tersebut (tentang thareqat, hakikat dan makrifat) telah dibahas dengan lengkap tapi dalam judul yang berbeda makanya saya tidak lagi menulis Judul seperti di atas.

Menarik sekali komentar yang diberikan oleh pengunjung sufimuda beberapa hari yang lalu yang menulis bahwa Guru Mursyid harus bertaqliq kepada Guru Fiqih karena guru mursyid hanya mengerti tentang tarekat saja sedangkan guru fiqih luas pengetahuannya. Tentu saja kebanyakan orang yang belum mendalami thareqat akan berpandangan seperti itu. Ketika kita memisahkan antara ke empat pilar penyokong Islam yaitu syariat, tarikat, hakikat dan makrifat disinilah nanti letak kekeliruan kita dan tentu saja kita tidak akan bisa mengamalkan Islam secara keseluruhan atau di istilahkan islam secara kaffah.

Baca selengkapnya…

Michael Jackson Telah Masuk Islam

Saya dapat info pertama kali ketika nonton berita di TV yang memberitakan tentang penyanyi pop dunia Michael Jackson telah masuk Islam dan berganti nama menjadi Mikaeel. Kabarnya Jackson menolak alternatif nama baru dengan nama Mustafa, dan ia lebih tertarik memilih nama Mikaeel, yakni nama salah satu malaikat. Upacara masuk Islam diselenggarakan di rumah temannya  di Los Angeles.  Berikut kutipan berita dari kompas.com :

Baca selengkapnya…

Tujuh Kisah Kesabaran dan Kedermawanan Nabi

Muhammad itu bukanlah bapak dari seorang laki-laki yang ada diantara kamu, tetapi dia adalah rasulullah dan penutup para nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatuQS: Al-Ahzab ayat 40 (33:40)

Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.(QS. Saba’: 28)

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.(QS. Al-Anbiya’: 107)

Nabi Muhammad saw adalah Nabi akhir zaman penutup para nabi yang di utus oleh Allah swt untuk mengajak dan membimbing manusia ke jalan yang di ridhai oleh Allah swt. Segala kebaikan dan kemulyaan telah dilimpahkan Allah swt kedalam diri pribadi Rasulullah saw`sehingga akhlak beliau menjadi panutan manusia sampai akhir zaman. Berikut adalah kisah-kisah tentang kedermawanan dan kesabaran Nabi semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

Baca selengkapnya…

Post Navigation