-
Guru mu MENGETAHUI……
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha melawan ego yang sepertinya sia-sia… Guru mu mengetahui betapa keras engkau sudah berusaha. Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih… Guru mu sudah menghitung airmatamu. Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja… Guru mu sedang menunggu bersama denganmu. Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon. Guru mu selalu berada disampingmu. Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi… Guru mu punya jawabannya. Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan… Guru mu…
-
APA TANDA KITA DEKAT DENGAN TUHAN?
Ketika suluk berakhir, seorang Khalifah Senior (umur Beliau lebih kurang 65 tahun) duduk diantara para peserta suluk dengan gaya santai setelah selesai bergotong-royong membersihkan surau baik di bagian dalam maupun bagian luar. Selaku orang yang baru dalam Tarekat, pengalaman-pengalaman murid-murid senior dari Guru sangat menyenangkan untuk didengar dan banyak sekali pelajaran yang bisa diambil karena yang mereka ceritakan bukan hasil dari bacaan tapi merupakan pengalaman nyata. Dalam suasana penuh keakraban, khalifah senior bertanya kepada khalifah yang lain, “Abang-abang sekalian, apa tanda kita dekat dengan Tuhan?”.
-
RENUNGAN AKHIR TAHUN
Tidak lama lagi tahun ini akan berakhir, baik dalam hitungan Masehi maupun dalam hitungan Hijriah hampir sama berakhirnya. Begitu banyak peristiwa yang kita alami sepanjang tahun ini, baik secara pribadi maupun secara umum. Saya mengajak kita semua untuk merenungi apa saja yang telah kita lakukan, lebih banyak kebaikankah atau lebih banyak keburukan yang kita perbuat. “Hisap lah dirimu sebelum engkau Ku hisab”, hitunglah amalan mu sebelum Tuhan menghitungnya. Ada beberapa peristiwa heboh di Negeri kita yang erat sekali hubungannya dengan Agama, yaitu Ekseksi Amrozi, kasus Pembunuhan Berantai oleh Ryan dan Pernikahan Dini Ala Seh Puji. Menarik untuk kita baca dan renungi bersama.
-
Nasehat Guru Kepada Muridnya (2)
Anakku…. Jalan kau tempuh ini hanya bisa dilewati oleh para pemberani. Para sahabat Nabi utama; Abu Bakar, Umar, Ustman dan Ali adalah orang-orang pemberani yang mempertaruhkan nyawanya demi tegaknya Agama Islam Mulia Raya ini. Kalau engkau penakut, lebih baik engkau berhenti disini saja, jangan lanjutkan perjalanan ini karena engkau pasti akan gagal. Jalan ini telah di isi oleh lautan air mata kepedihan para Nabi dan Rasul, telah di genangi oleh darah para suhada dan itu akan tetap berlangsung sampai akhir zaman. Kalau engkau siapkan mentalmu maka berjalanlah bersamaku niscaya engkau akan ku tutun dengan selamat kepada-Nya.
-
ILMU TEBU
Guru saya selalu menyampaikan pesan-pesan moral kepada murid-muridnya lewat cerita pendek yang bersahaja dan mudah untuk dipahami. Disamping cerita pendek, Beliau juga menyampaikan tamsilan-tamsilan tentang hakikat dan makrifat dalam bentuk yang sederhana sehingga bisa diterima oleh semua kalangan baik murid lama maupun yang baru belajar thariqat. Salah satu cerita yang sering Beliau sampaikan setelah zikir bersama (tawajuh) adalah Ilmu Tebu
-
Mengoreksi Diri Sendiri
Syaikh Ibnu Atha’illah Usahamu untuk mengetahui beberapa kekurangan yang ada pada dirimu adalah lebih baik daripada engkau mencari sesuatu yang ghaib dan tersembunyi dalam dirimu Hendaknya kita jangan terkonsentrasi hanya mencari sesuatu yang ghaib, yang tersembunyi di dalam diri kita. Jika kita tenggelam dalam kesibukan mencari yang tidak jelas hasilnya, maka sesuatu yang juga penting menjadi terabaikan. Keghaiban yang tersembunyi di dalam hati kita akan dengan sendirinya dapat ditemukan jika kita telah membersihkan kotoran-kotoran yang berupa kesalahan diri.
-
NASEHAT GURU KEPADA MURIDNYA
Sufimuda…. Hidup yang kamu jalani tidaklah selalu mulus, ibarat botol kosong yang dilempar kedalam lautan, kadang kala dia tenggelam seperti tak kembali, tiba-tiba dia muncul lagi di atas. Jika kamu berpegang kepada Tali Allah, kadangkala kamu di beri ujian berat, tenggelam seperti botol itu, tapi kamu akan tetap di atas walau dalam pandangan manusia tidak kelihatan, waktu akan membawa kamu kembali ke puncak.