Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

RENUNGAN AKHIR TAHUN

Tidak lama lagi tahun ini akan berakhir, baik dalam hitungan Masehi maupun dalam hitungan Hijriah hampir sama berakhirnya. Begitu banyak peristiwa yang kita alami sepanjang tahun ini, baik secara pribadi maupun secara umum. Saya mengajak kita semua untuk merenungi apa saja yang telah kita lakukan, lebih banyak kebaikankah atau lebih banyak keburukan yang kita perbuat. “Hisap lah dirimu sebelum engkau Ku hisab”, hitunglah amalan mu sebelum Tuhan menghitungnya.

Ada  beberapa peristiwa heboh di Negeri kita yang erat sekali hubungannya dengan Agama, yaitu Ekseksi Amrozi, kasus Pembunuhan Berantai oleh Ryan dan  Pernikahan Dini Ala Seh Puji. Menarik untuk kita baca dan renungi bersama.

 

Eksekusi Amrozi CS

Ini termasuk peristiwa besar dan heboh karena eksekusi Amrozi cs ditunggu-tunggu oleh sebagian orang termasuk korban bom bali dan tentu saja mengundang kontraversi khususnya dikalangan ummat Islam. Setelah di eksekusi pun tidak kurang pendapat pro dan kontra tentang kedudukan Amrozi, apakah mereka syahid atau mati konyol. Saya telah pernah menulis pembahasan ini dalam     JIHAD YANG SEBENARNYA.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara berpendapat tiga terpidana mati kasus bom Bali I, Amrozi, Imam Samudera dan Ali Ghufron tidak tergolong mati sahid.
“Ketiga terpidana yang dieksekusi mati itu adalah orang yang menjalani hukuman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di negeri ini,” kata Ketua MUI Sumut, H. Abdullah Syah. Abdullah mengemukakan hal itu ketika dimintakan komentar mengenai pendapat beberapa masyarakat yang menyebutkan bahwa ketiga terpidana itu adalah mati sahid.

Abdullah Syah menambahkan, orang yang digolongkan mati sahid adalah yang melakukan jihad dengan cara melawan musuh, misalnya melawan orang kafir.
“Tidak seperti yang dilakukan ketiga terpidana itu, melakukan pengeboman di Bali pada tahun 2002 yang mengakibatkan banyaknya jatuh korban jiwa orang yang tidak berdosa, juga banyak mengalami luka-luka,” kata Abdullah.
“Orang yang melakukan jihad itu tidak melakukan pengeboman, seperti terjadi di Bali yang merugikan masyarakat atau jatuhnya korban jiwa yang tidak berdosa,” katanya. Dia mengharapkan, setelah pelaksanaan eksekusi mati terhadap pelaku bom Bali itu tidak ada lagi kasus teror bom di Indonesia.

Menurut dia, di dalam ketentuan ajaran Islam, terdapat larangan seseorang melakukan tindakan kekerasan yang dapat merugikan masyarakat, bangsa dan negara. “Dalam Islam diajarkan agar umat manusia selalu berbuat baik dan tidak melakukan perbuatan yang tidak terpuji,” kata Abdullah Syah yang juga Guru Besar IAIN Sumut.

Namun dikalangan pendukung Amrozi CS, mereka dianggap sebagai suhada yang mati dalam membela Agama, jenazahnya menyebarkan aroma yang harum, ada burung terbang di atas jenazahnya dan berbagai peristiwa gaib mengiringi kepergian mereka.

Apakah mereka suhada atau mati konyol bukan hal penting, itu urusan Allah semata  dan mereka telah meninggalkan dunia ini, yang lebih penting bagi kita semua adalah bahwa tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain bagaimanapun tidak bisa ditolerir. Sudah saatnya kita beralih dari peradaban abad pertengahan yang penuh dengan kekerasan kepada peradaban abad 21 yang lebih beradab, santun dan cinta damai. Islam menawarkan kepada manusia keselamatan dunia dan akhirat. Kalau di dunia saja ummat Islam tidak bisa membawa keselamatan bagaimana mungkin menawarkan keselamatan akhirat?

 

Pernikahan Dini Ala Seh Puji

Kasus pernikahan dini yang dilakukan Pujiono Cahyo Widianto alias  Seh Puji berusia 43 tahun  dengan Lutfiana Ulfa yang masih berusia 12 tahun merupakan kasus yang menghebohkan di tahun ini. Gadis berusia 12 tahun tersebut telah dinikah siri pada 8 Agustus 2008. Bahkan Seh Puji berencana akan menikahi 2 orang bocah berusia 9 tahun. Saya menulis “Seh Puji” karena memang dia bukan seorang Syekh alumni Mesir ahli Agama atau seorang Syekh Tarekat.

Pro dan kontra pun bermunculan Tapi menurut pandangan Dosen Psikologi Politik Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk alasan itu hanya sebagai tameng belaka. Sebab secara psikologi, prilaku Seh Puji bisa dikatakan pengidap peadophilia.

Paedophilia adalah sifat kejiwaan manusia yang mempunyai ketertarikan kepada anak di bawah umur,” jelasnya kepada detikcom. Pengidap penyakit ini, kata Hamdi, punya ciri-ciri antara lain, ia punya ketertarikan seksual terhadap anak-anak, baik itu balita atau anak belum akal baligh. Dan ia menyukai seks yang jarak umurnya jauh berbeda.

Dari ciri-ciri tersebut Syekh Puji bisa dibilang masuk dalam kriteria paedophilia. Sebut saja selisih usianya dengan Ummu Hani, istri pertamanya. Usia Syekh Puji saat ini menginjak 43 tahun. Sedangkan Ummu Hani baru berusia 26 tahun. Jadi usia Syekh Puji dan Ummu Hani berjarak 17 tahun. Dan sekarang ia ingin menikahi gadis berusia 12, 9, dan 7 tahun.

Rektor UIN Jakarta, Prof. Azumardi Azra juga sependapat dengan Hamdi Muluk.
Menurutnya, agama seharusnya tidak dijadikan alasan pembenaran oleh Seh Puji. Secara fiqih memang wanita bisa dinikahi setelah dewasa, tandanya ya menstruasi. Tapi kan ada UU Perkawinan yang mengatur batas umur minimal 17 tahun, kalau di bawah itu ya artinya menikahi anak-anak,” jawab dia usai jadi pembicara dalam diskusi yang digelar Yapto Centre di Jakarta, Kamis.

Begitulah terkadang agama dijadikan sebagai alasan untuk melakukan tindakan memuaskan pribadi. Kalau ingin mengikuti sunnah Nabi menikah lebih dari satu, kan lebih normal kalau memilih gadis yang usianya sudah matang bukan bocah ingusan. Bukankah masih banyak sunnah Nabi yang harus kita jalani dari pada sekedar menikah banyak, Kalau Seh Puji bisa menikah lebih dari satu dengan asalan mencontoh Nabi, hendaknya dia juga sanggup shalat semalaman sampai kaki bengkak, sanggup juga berkhalawat di Gua Hira dan yang paling pokok Tuhan yang disembah oleh Seh Puji harus persis sama dengan Tuhan yang disembah oleh Nabi Muhammad barulah disebut mencontoh Nabi. Mencontoh dokter sebelum jadi dokter tidak akan bisa mengerti tentang dokter begitu juga mencontoh Nabi setelah jadi Nabi tentu saja yang kita contoh hanya bagian yang enaknya saja he he he.

 

Kasus Pembunuhan Berantai oleh Rian

Kasus pembunuhan berantai yang diduga dilakukan Verry Idham Henyaksyah alias Ryan, 30 tahun merupakan pembunuhan paling kecam. Kita tidak usah membahas secara detail kasusnya. Yang menarik bagi saya adalah sosok Ryan sebagai seorang pembunuh berdarah dingin. Ketika masuk ke dalam tahanan penampilannya masih biasa-biasa saja, namun setelah 3 bulan penampilannya berubah total layaknya seorang dai atau seorang alim lengkap dengan jubah. Bahkan ryan sangat sedih ketika hakim menolak dia untuk memakai baju jubah dalam persidangan. Bukan hanya itu, jidadnya juga langsung jadi hitam he he he. Kok bisa secepat itu ya? Apa kalau sujud jidadnya dibenturkan ke lantai. Tentu saja kita harus berprasangka baik terhadap semua orang, bisa jadi dia telah melakukan taubat nasuha, menyesali seluruh perbuatannya. Dari kasus Ryan saya mengambil kesimpulan bahwa untuk bisa disebut sebagai orang shaleh dari segi penampilan cukup hanya  3 bulan atau kurang dengan mamakai baju jubah lengkap dengan peci, sujud lama-lama sampai jidad hitam, jadilah orang shaleh. Kalau ingin shaleh secara rohani, mmm…. Tidak cukup umur kita untuk mencapainya…..

 

Sebenarnya banyak peristiwa lain yang bisa direnungi, namun paling tidak dari 3 peristiwa ini bisa menyegarkan kembali ingatan kita kepada kajadian2 yang pernah kita alami sepanjang tahun ini. Silahkan kawan-kawan semua memberikan komentar terhadap peristiwa di atas atau menulis peristiwa lain yang bisa kita ambil hikmah dan layak untuk di rengungi. Semoga Allah memberikan kita umur panjang untuk melewati tahun depan dan juga memberikan kita hidayah agar senantiasa mengisi sisa hidup dengan amal kebaikan, selalu bisa merendahkan diri dihadapan-Nya dan terus bisa mengabdi, berdakwah mengagungkan Asma-Nya, Amin Ya Rabbal ‘Alamin

Single Post Navigation

26 thoughts on “RENUNGAN AKHIR TAHUN

  1. Hmm,, tahun 2008 aku cuma bisa 2 kali menemui Tuhanku di Arsy. Lainnya paling ketemu di tempat lain. Paling indah kalau ketemu Dia di Arsy. Terasa sekali kalau kita sebagai hamba yang hina dan papa ga bisa apa2 tanpa ijin Nya. Mudah2an di 2009 bisa lebih sering lagi ke Arsy.

    Trus di 2008 aku juga cuma mati 1 kali. Padahal target 2 kali. Itu juga seharusnya bisa kalo aja aku gak lebih mementingkan duniaku. Ampun Tuhan,

    Trus di 2008 aku masih juga belum bisa mengalami fana (daripada cuma merasa fana, mending bilang belum sajalah). Padahal katanya fana sejenak itu lebih baik dari ibadah 1000 bulan. Bodoh sekali aku ini.

    Yang paling menyakitkan dan membuat sedih, aku kehilangan banyak waktu untuk membangun rumahNya, jadi lebih jarang bertamasya ke taman SyurgaNya, lebih sedikit vitamin C yang ku telan tuk lebih mengenal Maha Perkasa nya Allah.

    Tapi dibalik semua itu ada satu hal yang benar2 mencerahkanku dan menyemangatiku. ALLAH TIDAK BUTUH AKU.

  2. ajak-ajak on said:

    hehehe,, renungan dari sufimuda maknanya dalem banget.
    Kalo yang lain gimana ya? Misalnya tentang Blog pemuat komik Nabi, harga gas dunia yang mendadak naik tiba-2 turun, maraknya artis yang (mau) jadi pejabat, ramainya infotainment tentang tokoh/artis yang bercerai, gebrakan KPK di berbagai instansi, dsb, dsb,,, kayaknya menarik juga tuh untuk disikapi dari segi tasawuf.
    Sufi Muda :
    Bagus juga dibahas, tambah lagi Menangnya Obama dihubungkan dengan hadist Nabi bahwa tanda kiamat sudah dekat dimana budak akan memimpin tuannya. Apa memang demikian? trus G. Bush dilempar sepatu ama wartawan Irak apa itu sebuah pertanda buruk terhadap masa depan Amerika 🙂

  3. TUHAN….penantianku 29th di2008 ini akhirnya menghantarkan hambamu untuk menemukan KEKASIH MU…..sekalipun ku tau masih sangat jauh untuk bisa kuraih tangan MU, setidaknya dikehidupan fana ini masih engkau ijinkan hamba untuk bersua…. bersua ketika ENGKAU TAHU saat itu diriku sudah sangat lemah untuk bisa mencari MU…. TRIMAKASIH….TRIMAKASIH…dan beribu ribu TERIMAKASIH masih ENGKAU HADIRKAN KEKASIH MU buat ku…….this massage completely BIG THANX 4 My LORD

  4. maaf bang sufimuda.

    di”pernikahan dini ala mas puji” paragraph terakhir………

    ‘mencontoh dokter “sebelum” jd dokter tidak akan bisa mengerti tentang dokter’

    mungkin maksud abang ‘mencontoh dokter setelah jadi dokter’ ya bang? maaf bang,gak ada maksud lancang.

  5. Alex Aykal on said:

    renungan yang sangat dalam…. membuat hati jadi merenung kembali diakhir tahun ini sampai tak sanggup diungkapkan dengan kata-kata
    🙂

  6. Waa padimuda, bisa jatuh pengsan dan megap2 kalau dibaca orang2 wahabi tuh komentarnya 🙂 Tapi kalau dibandingkan dengan aria, yang dicapai padimuda sangat jauh lebih baik.
    Me??? sampe harus geleng2 kepala melihat diri sendiri….
    Ya TUHAN, ijinkanlah kami berubah menjadi lebih baik di tahun 2009, Amin.

  7. Th 2008, manusia liar ditemukan lagi oleh Sang Gembala… th 2009 harus menjadi lebih jinak!… Setuju banget dengan sufimuda yg menuliskan ‘seh’ di depan nama puji tsb. Itu sudah paling paaas.

  8. Cut Nanda Keumala on said:

    Mudah2an di dunia ini tidak banyak manusia seperti seh puji…

  9. @Cut Nanda Keumala,
    wah kayaknya sih banyak kak,
    Cuma yang paling parah ya sex puji itu,, eh seh puji ya namanya? 😛

    @Aria,
    Amiiin. Kalau tahun depan lebih buruk dari tahun ini, rugi sekali kita. Mudah2an bisa cepat terwujud harapan tuk maen ke Arsy 7 kali dan Mati 7 kali sebelum nyawa ini diminta sama Yang Punya

  10. Saya mengucapkan Selamat tahun baru Islam 1430 H untuk semua pengunjung di Sufi muda,semoga hari ini dan hari esok akan lebih baik dan terlebih baik lagi,agar kita bisa menjadi orang yang bermanfaat dan menjadi rahmat bagi seluruh sekalian alam,bukankah itu tujuan Allah menciptakan kita,untuk menjadi Rahmatan lil alamin

    Amiinn….

    Selamat Tahun Baru Islam kang….

    Salam damai penuh cinta di dalam Rahmat dan Ridho_Nya

  11. Salam damai selalu smoga dgn bergantinya tahun kita semua bisa menjadi lebih baik lagi…dan untuk saudaraku rakyat palestina bersabar dan bertawakallah dan teruslah berjuang sampai titik darah penghabisan..disaat negara2x arab menutu mata..

  12. ………..salut padimuda, terus berbuah!

  13. Selamat Tahun Baru 1430 H buat semua…semoga di tahun ini kita bisa lebih baik dari tahun lalu,terus tingkatkan Ubudiyah & terus berkarya untuk kebesaran nama-NYA….. terus berjuang buat Bang sufimuda….

  14. Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Kepada seluruh umat Islam saya mengucapkan “Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1430 H” semoga Allah swt melembutkan hati kita semua untuk menuju kepada kesatuan dan persatuan umat.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  15. “Wahai yang Menggerakkan hati dan pikiran. wahai yang Menggilirkan siang dan malam, ubahlah keadaan kami kepada keadaan yang lebih baik” (Do’a akhir tahun)

  16. hisaplah dirimu…..
    emangnya ahli hisap .. 🙂
    lihatlah dirimu dicermin…berapa banyak dosa….
    emangnya ahlu ru’yah.. 🙂

  17. seyogyanya kita merpatkan barisan dengan mengambil hikmah semua ini, sampai akhir jamanpun Islam akan selalu dihujat oleh “mereka”…..tinggal kitanya apakah gabung dengan “mereka” atau jadi pengikut Nabi Muhammad dengan catatan..tetap dihujat

  18. Memang semuax kita harus renugi apa2 perbuatan kita yg telah lalu dan mulai sekarang kita selalu menimbh ilmu dan beramal saleh agar kita selalu dijalan yg benar dan penuh tawakkal kepada Allah.

  19. selamat tahun baru ,,,…sufimuda,,,…salam kenal aja kebetulan mampir…..kapan kapan kami singgah lagi…Blognya sungguh menyejukan hati…trimakasih wassalam!!!!!!

  20. ………..avatr jg mengucapkan mat taon baru wat abng2 sufi muda smoga ditahun yang baru nanti mendapat terus kemudahan dalm membesarkan ajaran islam yang hakiki ini di jagad raya yang kt cintai….slm damai selalu!

  21. ehm… aku mau selalu tetap “disini”.. memujaMu..
    udah mentok nih! ga bisa dan ga mau kmana2.. “disini” aja…

  22. @jasmin………bener bgt tuch.wlo di emperan nya pun ga apalah…..yang penting emperan surga hehhehee…peace!

  23. Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Salam kenal abang abang, mebaca komentar bang padimuda saya merasa sangat bodoh dan hina jangankan untuk betemu Tuhanku untuk meraskannya saja tak mampu hati ini, mohon abang abang dapat membantu, saya sedang mencari mursyid tuk membimbing saya
    terima kasih.

  24. teruterubozu-298.blog.friendster.com on said:

    Dari kasus Ryan saya mengambil kesimpulan bahwa untuk bisa disebut sebagai orang shaleh dari segi penampilan cukup hanya 3 bulan atau kurang dengan mamakai baju jubah lengkap dengan peci, sujud lama-lama sampai jidad hitam, jadilah orang shaleh. Kalau ingin shaleh secara rohani, mmm…. Tidak cukup umur kita untuk mencapainya…..
    __________________———___________________

    Hmmm…jadi ke ingat omongan teman lama ku yang tau sekarang aku sudh tdk berjilbab lagi. Apa iya ketika sudah masuk berthareqakat, hal2 yang syar’i ditinggalkan??

    Thareqat apa tidak mnurutku itu mah tetep aja tergantung orang nya masing-masing. Patuh pa kaga.. Tetep aja ntar ada hukumannya juga..

    Hari gini masih aja bisa ktipu sama Casing luar.

    Mo dibilang alim?? Gampaaaang… Cukup pake baju muslim/muslimah yang kaya di tim-teng sono tambahin “aksesories” alquran ditangan kanan+tasbih.. Beres deehh…

  25. Assalamu’alaikum…..

    Tahun 2009…….
    Aku ingin rasa takutku pada-Mu hilang tak berbekas…. karena aku ingin dekat dengan-Mu….
    Aku ingin tidak percaya pada-Mu…. karena aku ingin dipercaya oleh-Mu…..
    Aku ingin….menyatu dengan Mu…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: