Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Tarekat”

KALIMAH ALLAH

Pesan Guru yang selalu saya ingat adalah tentang dahsyatnya bala bencana di kurun ke 15 dan kita sekarang sedang menjalani kehidupan kurun 15 Hijriah, sudah berjalan 41 tahu. Bala bencana, huru hara dan fitnah silih berganti datang dan sudah menjadi ketetapan Allah yang harus diterima oleh segenap manusia di dunia ini. Sebagai orang beriman tentu saja Allah telah memberikan senjata tak terkalahkan untuk membentengi diri dari segala macam huru hara dan bencana tersebut.

Baca selengkapnya…

ARGUMENTASI MEMERLUKAN EKSPERIMENTASI

Islam sebagaimana sunatullah yang berlaku di alam ini memiliki lapisan-lapisan mulai dari syariat, tarikat, hakikat dan makrifat. Sebagian kecil orang terutama paham yang baru muncul 100 tahun lalu menolak lapisan Islam yang 4 ini dan sebagian lain umat Islam tidak mengetahui ada lapisan ini. Terbanyak adalah orang yang mengetahui namun tidak tahu cara mengamalkan, menggabungkan ke 4 lapisan ini sehingga menjadi satu kesatuan yang sempurna sebagaimana pertama kali Islam ini dibawa dan diperkenalkan oleh Rasulullah SAW.

Baca selengkapnya…

Salah Paham Tentang Tarekat.

Kalau anda memahami tarekat itu sebuah perkumpulan zikir maka anda boleh ikut atau tidak di dalamnya karena di dunia ini banyak perkumpulan-perkumpulan sejenis yang berbasis agama dan kalau anda memahami tarekat adalah kumpulan bacaan zikir yang dibacakan disaat tertentu maka anda boleh tidak bergabung di dalamnya karena anda bisa mengambil bacaan zikir yang lain tidak harus sama dengan apa yang diamalkan oleh orang-orang tarekat. Begitu pun kalau anda memahami tarekat sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah anda pun bisa berdalih bahwa dengan ibadah-ibadah yang ada anda bisa dekat dengan Allah. Lalu bagaimana kita memahami tarekat?

Baca selengkapnya…

Kenapa Harus Ber-Tarekat?

Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh orang yang belum menekuni tarekat, bukankah Allah dan Rasul telah mewajibkan kita ibadah dalam rukun Islam, kenapa harus ditambah dengan tarekat?. Lebih ekstrem lagi mereka seperti protes, “Kalau kami tidak bertarekat, apa kami tidak masuk surga?”. Bukan hanya itu, orang yang terlanjur membenci tarekat karena ketidaktahuannya kemudian mencari-cari salah. “Orang tarekat tidak bersyariat”, “Pengkultusan kepada manusia”, “amalan mereka bid’ah” dan berbagai tuduhan lain yang tidak pernah bisa dibuktikan, karena memang tidak demikian. Baca selengkapnya…

QADIM

Tarekat tidak lain adalah metodologi warisan Nabi untuk melaksanakan hukum-hukum Allah (syariat) agar sesuai dengan standar yang di inginkan oleh Allah terutama dalam hal ibadah. Segala sesuatu yang dihasilkan oleh manusia akan berada pada dimensi manusia tidak mungkin sampai pada dimensi Allah yang Maha Gaib dan Maha Tak Terjangkau. Memakai bahasa tasawuf, “Segala yang keluar dari baharu tetap menjadi Baharu tidak mungkin menjadi Qadim, hanya yang berasal dari Qadim lah apapun menjadi Qadim”. Ketika Allah SWT berkata-kata maka itu menjadi firman dan bersifat qadim karena berasal dari qadim sedangkan firman Allah yang di ucapkan oleh mulut manusia tetap menjadi baharu, tidak menjadi qadim.

Baca selengkapnya…

RISET (Bag 2)

Bagi yang beragama hanya pada tataran kulit atau Syariat sangat aneh menerima pertanyaan-pertanyaan kritis tersebut. Sama halnya dengan pendidikan sebelum universitas, disana hanya ada dogma saja, meyakini tanpa harus perlu susah payah membuktikan. Hapal semua rumus-rumus kemudian diberi ujian berupa rumus hapalan itu juga, tanpa pernah membuktikan kebenaran rumus tersebut.

Bagi yang beragama hanya pada tataran kulit atau Syariat sangat aneh menerima pertanyaan-pertanyaan kritis tersebut. Sama halnya dengan pendidikan sebelum universitas, disana hanya ada dogma saja, meyakini tanpa harus perlu susah payah membuktikan. Hapal semua rumus-rumus kemudian diberi ujian berupa rumus hapalan itu juga, tanpa pernah membuktikan kebenaran rumus tersebut.

Tarekat ibarat pendidikan universitas, kelanjutan dari pendidikan Dasar dan Menengah. Di Universitas tidak lagi berlaku dogma-dogma, keyakinan tanpa bisa dibuktikan. Seorang Mahasiswa harus bisa menemukan kebenaran dari setiap teori yang telah di hapal di sekolah. Untuk bisa membuktikan kebenaran teori itu harus dibimbing oleh seorang Profesor ahli yang telah berulang kali melakukan riset sehingga nanti hasilnya bisa sama dengan teori tersebut.

Baca selengkapnya…

RISET

Riset atau penelitian sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk menemukanmenginterpretasikan, dan merevisi fakta-fakta. Penyelidikan intelektual ini menghasilkan suatu pengetahuan yang lebih mendalam mengenai suatu peristiwatingkah lakuteori, dan hukum, serta membuka peluang bagi penerapan praktis dari pengetahuan tersebut. Istilah ini juga digunakan untuk menjelaskan suatu koleksi informasi menyeluruh mengenai suatu subjek tertentu, dan biasanya dihubungkan dengan hasil dari suatu ilmu atau metode ilmiah. Kata ini diserap dari kata bahasa Inggris Research yang diturunkan dari bahasa Perancis yang memiliki arti harfiah “menyelidiki secara tuntas”. (wikipedia) Baca selengkapnya…

Post Navigation