Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “suluk”

BERSUNYI DIRI

Kita hidup di zaman teknologi yang semakin canggih dimana informasi bisa di dapatkan dengan mudah dari berbagai sumber. Teknologi informasi khususnya memberikan keleluasaan bagi kita untuk menerima banyak informasi baik langsung maupun tidak langsung, disadari ataupun tidak disadari. Kejadian yang beru terjadi dalam hitungan detik beritanya bisa di dapatkan di media sosial bahkan sebelum TV menyiarkan. Dulu kita hanya mengenal informasi berita dari TV, Radio dan Koran akan tetapi sekarang berubah secara total dan sampai kepada kita dengan sangat cepat.

Baca selengkapnya…

Khalwat Yang Berubah Makna


Sebelum Muhammad diangkat menjadi nabi, Beliau sering menyendiri di gua hira, bersunyi diri untuk mendekatkan diri dengan Allah, aktifitas ini disebut dengan khalwat. Beliau melakukan khalwat selama 5 tahun, setiap 5 hari 5 malam Beliau turun untuk mengambil bekal, sampai akhirnya Jibril datang menyampaikan wahyu kepada Beliau, inilah titik awal perubahan yang sangat besar dalam diri Muhammad dari seorang manusia biasa menjadi seorang utusan Allah.


Kegiatan menyendiri ini kemudian tetap dilaksanakan oleh Nabi tapi tidak lagi di gua sebagaimana yang Beliau lakukan sebelum diangkat jadi Nabi. Beliau melakukan khalwat di rumah di 10 akhir bulan ramadhan, kegiatan ini sering disebut dengan iktikaf sebagaimana hadist yang disampaikan oleh Aisyah. Dari Aisyah radhiallahu ‘anha; beliau mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Aku membuatkan tenda untuk beliau. Lalu beliau shalat subuh kemudian masuk ke tenda i’tikafnya.” (H.r. Al-Bukhari dan Muslim).
Baca selengkapnya…

Training Allah Ta’ala (2)

Training Allah Ta’ala berupa suluk bukanlah training biasa, itu adalah satu-satunya sekolah ruhani yang resmi dari Allah Ta’ala. Lewat suluk ruhani murid dinaikkan secara bertahap dari satu maqam ke maqam berikutnya sampai mencapai tahap makrifat yang sempurna, memandang Wajah Allah SWT Yang Maha Agung dan Maha Sempurna. Siapa yang bisa menuntun ruhani murid demikian sempurnanya? Dia adalah Mursyid yang Kamil Mukamil yang dalam dirinya telah bersemayam Arwahul Muqadasah Rasulullah yang bisa mensucikan seluruh ruhani orang-orang yang beserta dengannya.

Baca selengkapnya…

Training Allah Ta’ala (1)

Melanjutkan tulisan Benci, Cinta dan Suluk…

Suluk merupakan satu-satunya training yang diciptakan oleh Allah untuk manusia dengan begitu sempurnanya, atas hasil riset dari para Nabi dan kemudian disempurnakan oleh para Wali mengikuti perkembangan zaman dan sesuai dengan kebutuhan manusia dizamannya.

Suluk adalah media untuk membentuk manusia sejati, manusia yang mengenal Allah secara hakiki tanpa keraguan sedikitpun. Suluk akan mampu meng-upgrade kondisi ruhani manusia dari tidak mengenal Allah menjadi manusia yang mencapai tahap makrifat, mengenal Allah dengan sebenarnya.

Baca selengkapnya…

Benci, Cinta dan Suluk

Menurut psikolog ternama Amerika George A. Miller setiap detik  lebih dari 2 juta informasi masuk ke alam bawah sadar manusia dan informasi-informasi tersebut ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Informasi-informasi yang masuk sebagian akan tersimpan di alam bawah sadar kemudian mempengaruhi cara berfikir dan bertindak. Kalau informasi lebih banyak positif dari negatif maka perilaku kita akan menjadi positif sementara kalau informasi yang diterima alam bawah sadar lebih banyak negatif maka akan membentuk perilaku yang negatif pula.

Baca selengkapnya…

Doa 40 Orang Mukmin!

Jangan engkau bertingkah aneh-aneh seperti orang gila, sebab kalau 40 orang mengatakan kau gila maka engkau akan gila sungguhan”.

Angka 40 memiliki arti khusus dan penting dalam kehidupan beragama. Nabi Musa menunggu 40 hari untuk memperoleh pesan-pesan penting dari Allah begitu juga Nabi Isa, melakukan ibadah selama 40 hari untuk mencapai kedekatan dengan Allah. Kalau ingin mencapai alam Rabbani, anda harus melakukan 4×10 hari iktikaf/suluk dibawah bimbingan Mursyid yang Kamil Mukamil.

Baca selengkapnya…

MAKAN, TIDUR

Gendhut, ia biasa dipanggil, salah satu pesuluk di pesulukan thariqat, setiap hari hanya makan tidur di pemondokan. Ia jarang sekali beramal (zikir), pokoknya habis sholat  dan Tawajuh ia langsung tidur, sambil menunggu kapan maghrib dan buka puasa.
Baca selengkapnya…

Post Navigation