Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Sufi”

Ahlus Shuffah, Sufi Generasi Awal

ahlusshuffahRasulullah SAW berkata, “Kerapkali orang yang berpenampilan kusut, berdebu, berpakaian lusuh dan disepelekan, jika bersumpah dengan nama Allah, niscaya Allah SWT akan mengabulkan. Sekiranya dia berkata, ‘Ya Allah, saya memohon surgamu,’ niscaya Allah SWT akan menganugerahkan surga kepadanya dam tidak memberikan sedikit pun bagian dari dunia.” (HR. Muslim).

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : “Penghuni surga semuanya (berasal dari orang yang berpenampilan) kusut, berdebu, berpakaian lusuh dan disepelekan. Merekalah yang jika memohon izin kepada penguasa tidak diberi izin, jika melamar perempuan tidak diterima dan jika berbicara tidak didengar. Kebutuhan mereka hanya terbetik dalam hatinya. Sekiranya cahaya dirinya dibagi (dipancarkan) kepada manusia pada hari kiamat, niscaya akan mengenai mereka semua”. (HR, al-Bukhari dan Ahmad). Baca selengkapnya…

Sunni-Syiah Yang Penting Jumpa Allah (Bag. 2)

ForgivenessSelama Islam masih eksis di dunia ini maka selama itu pula pertentangan dua kubu besar dalam Islam yaitu Sunni dan Syiah akan terus ada. Ibarat dua lingkaran dengan dua warna kontras, seperti hitam dan putih atau merah dan kuning, keduanya tidak bisa disatukan. Namun dalam ilmu matematika kedua lingkaran berbeda tersebut ada titik temu, dinamakan daerah Arsiran, pertemuan kedua lingkaran berbeda warna akan membentu warna baru, warna yang mengikat keduanya dengan kuat.

Sebelum kita membahas titik temu keduanya, ada baiknya untuk sementara kita keluarkan dulu wahabi/salafi dari golongan sunni agar lebih adem, karena kelompok ini baru muncul 100 tahun lalu, aliran ini bisa jadi tetap ada ikut mewarnai Islam atau nanti akan hilang seiring dengan perkembangan zaman, sama halnya dengan aliran khawarij yang muncul di awal perkembangan Islam dan sekarang hilang tertiup angin. Kita juga keluarkan kelompok ekstrim Syiah yang senang mencaci para sahabat dan juga Istri Nabi dari kelompok Syiah dengan tujuan agar lebih adem, karena kita sedang mencari titik arsir keduanya.

Baca selengkapnya…

Obrolan Santai 4 Sahabat di Sore Jum’at

kartun-rejeki4Diskusi hari Jum’at dengan 3 sahabat saya, mas paijo, bang Regar dan bang Yusuf (anggap aja nama samaran), tentang perkembangan dakwah tarekat menjadi sebuah perenungan saya sampai hari ini. Masing-masing kami berada di pulau terpisah, bang regar di pulau jawa, mas paijo dan bang yusuf di Kalimantan sedangkan saya sedang berada di pulau sumatera. Tentu diskusi kami bukan menggunakan power gaib, meraga sukma atau terbangnya rohani berkumpul ke satu tempat seperti wali-wali dulu, kami hanya menggunakan “syafaat” dari teknologi berupa BBM 🙂 . Saya sangat yakin mas paijo dan bang regar punya kemampuan untuk terbang rohani nya dalam sekejab kemanapun dia pengen, itu hanya permainan anak-anak bagi mereka, cuma mereka sangat menghargai teknologi yang sudah susah payah diciptakan oleh saudara kita dibelahan dunia sana, maka diskusinya cukup via bbm saja 🙂
Baca selengkapnya…

Nama SUFI Sudah Dikenal Zaman Pra Islam

Bantahan Terhadap Orang Yang Berkata : “Kami Tidak Pernah Mendengar Nama Sufi Sebelumnya dan Nama Itu Tentu Nama Baru Diciptakan”

Jika ada seseorang bertanya, “Kami tidak pernah mendengar istilah ash-Shufiyah dikalangan sahabat Rasulullah saw., tidak juga di kalangan kaum setelah mereka (tabi’in). Sedangkan yang kami ketahui hanyalah sebutan ‘Ubbad (Ahli Ibadah), Zuhhad (Ahli Zuhud), Sayyihin (para pengembara) dan fuqara’ (orang-orang fakir). Tidak pernah ada riwayat yang menuturkan, bahwa salah seorang di antara para sahabat dipanggil dengan sebutan Sufi”.

Baca selengkapnya…

Mari Saling Menghargai

ForgivenessSaya membaca ulang tulisan Desember 2012 tentang ucapan-ucapan unik dari tokoh sufi dengan judul Jangan Pernah Menilai Ucapan Orang Yang Jatuh Cinta. Kesimpulan dari tulisan itu adalah “Jangan pernah menilai ucapan orang yang sedang jatuh cinta karena ucapannya tidak bisa dijadikan dasar hukum sebagai benar atau salah. Hanya orang yang tenggelam dalam cinta saja yang bisa memahami ucapan orang yang dimabuk cinta”.

Baca selengkapnya…

Syariat, Tarekat, Hakikat dan Makrifat itu SATU

Saya seringkali dapat pertanyaan lewat email tentang hubungan antara syariat dan hakikat. Pada kesempatan ini saya ingin sedikit membahas hubungan yang sangat erat antara keduanya. Syariat bisa diibaratkan sebagai jasmani/badan tempat ruh berada sementara hakikat ibarat ruh yang menggerakkan badan, keduanya sangat berhubungan erat dan tidak bisa dipisahkan. Badan memerlukan ruh untuk hidup sementara ruh memerlukan badan agar memiliki wadah.

Saidi Syekh Muhammad Hasyim Al-Khalidi guru Mursyid dari Ayahanda Prof. Dr. Saidi Syekh Kadirun Yahya MA. M.Sc mengibaratkan syariat laksana baju sedangkan hakikat ibarat badan. Dalam beberapa pantun yang Beliau ciptakan tersirat pesan-pesan tentang pentingnya merawat tubuh sebagai perhatian utama sedangkan merawat baju juga tidak boleh dilupakan.
Baca selengkapnya…

Training Allah Ta’ala (2)

Training Allah Ta’ala berupa suluk bukanlah training biasa, itu adalah satu-satunya sekolah ruhani yang resmi dari Allah Ta’ala. Lewat suluk ruhani murid dinaikkan secara bertahap dari satu maqam ke maqam berikutnya sampai mencapai tahap makrifat yang sempurna, memandang Wajah Allah SWT Yang Maha Agung dan Maha Sempurna. Siapa yang bisa menuntun ruhani murid demikian sempurnanya? Dia adalah Mursyid yang Kamil Mukamil yang dalam dirinya telah bersemayam Arwahul Muqadasah Rasulullah yang bisa mensucikan seluruh ruhani orang-orang yang beserta dengannya.

Baca selengkapnya…

Post Navigation