Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Sufi”

Khidir dan Musa Dalam Perspektif Sufi

IMG_9488Kisah berguru Nabi Musa kepada Nabi Khidir akan menjadi pedoman dan rujukan bagi segenap manusia yang ingin menempuh jalan kepada Allah SWT lewat bimbingan seorang Guru yang paham Agama secara zahir dan bathin. Ilmu apa lagi yang harus diajarkan Khidir kepada Musa, sedangkan Musa adalah seorang utusan Allah juga, luas pengetahuannya baik tentang agama maupun tentang dunia. Musa tidak akan mungkin bisa menjadi murid Khidir selama dia masih membawa pengetahuan yang pernah dia dapat. Pengetahuan Musa baik tentang agama maupu tentang dunia menjadi penghambat baginya dalam berjalan menuju kepada Hakikat Ilmu. Baca lebih lanjut…

ANGGUR

anggur-okMenyebut nama anggur maka persepsi orang terbagi dua, kepada buah dan kepada minuman (wine). Anggur dalam persepsi kedua sering dihubungkan dengan mabuk dan menjadi tabu dikalangan ummat Islam. Anggur dalam makna minuman terkadang dijadikan simbol dikalangan sufi untuk menjelaskan hakikat Ketuhanan, hakikat Rasa dalam berTuhan. “Seribu gelas anggur tidak akan memabukkan sampai engkau meminumnya”, demikian salah satu ungkapan dikalangan sufi. Baca lebih lanjut…

Ahlus Shuffah, Sufi Generasi Awal

ahlusshuffahRasulullah SAW berkata, “Kerapkali orang yang berpenampilan kusut, berdebu, berpakaian lusuh dan disepelekan, jika bersumpah dengan nama Allah, niscaya Allah SWT akan mengabulkan. Sekiranya dia berkata, ‘Ya Allah, saya memohon surgamu,’ niscaya Allah SWT akan menganugerahkan surga kepadanya dam tidak memberikan sedikit pun bagian dari dunia.” (HR. Muslim).

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : “Penghuni surga semuanya (berasal dari orang yang berpenampilan) kusut, berdebu, berpakaian lusuh dan disepelekan. Merekalah yang jika memohon izin kepada penguasa tidak diberi izin, jika melamar perempuan tidak diterima dan jika berbicara tidak didengar. Kebutuhan mereka hanya terbetik dalam hatinya. Sekiranya cahaya dirinya dibagi (dipancarkan) kepada manusia pada hari kiamat, niscaya akan mengenai mereka semua”. (HR, al-Bukhari dan Ahmad). Baca lebih lanjut…

Sunni-Syiah Yang Penting Jumpa Allah (Bag. 2)

ForgivenessSelama Islam masih eksis di dunia ini maka selama itu pula pertentangan dua kubu besar dalam Islam yaitu Sunni dan Syiah akan terus ada. Ibarat dua lingkaran dengan dua warna kontras, seperti hitam dan putih atau merah dan kuning, keduanya tidak bisa disatukan. Namun dalam ilmu matematika kedua lingkaran berbeda tersebut ada titik temu, dinamakan daerah Arsiran, pertemuan kedua lingkaran berbeda warna akan membentu warna baru, warna yang mengikat keduanya dengan kuat.

Sebelum kita membahas titik temu keduanya, ada baiknya untuk sementara kita keluarkan dulu wahabi/salafi dari golongan sunni agar lebih adem, karena kelompok ini baru muncul 100 tahun lalu, aliran ini bisa jadi tetap ada ikut mewarnai Islam atau nanti akan hilang seiring dengan perkembangan zaman, sama halnya dengan aliran khawarij yang muncul di awal perkembangan Islam dan sekarang hilang tertiup angin. Kita juga keluarkan kelompok ekstrim Syiah yang senang mencaci para sahabat dan juga Istri Nabi dari kelompok Syiah dengan tujuan agar lebih adem, karena kita sedang mencari titik arsir keduanya.

Baca lebih lanjut…

Obrolan Santai 4 Sahabat di Sore Jum’at

kartun-rejeki4Diskusi hari Jum’at dengan 3 sahabat saya, mas paijo, bang Regar dan bang Yusuf (anggap aja nama samaran), tentang perkembangan dakwah tarekat menjadi sebuah perenungan saya sampai hari ini. Masing-masing kami berada di pulau terpisah, bang regar di pulau jawa, mas paijo dan bang yusuf di Kalimantan sedangkan saya sedang berada di pulau sumatera. Tentu diskusi kami bukan menggunakan power gaib, meraga sukma atau terbangnya rohani berkumpul ke satu tempat seperti wali-wali dulu, kami hanya menggunakan “syafaat” dari teknologi berupa BBM 🙂 . Saya sangat yakin mas paijo dan bang regar punya kemampuan untuk terbang rohani nya dalam sekejab kemanapun dia pengen, itu hanya permainan anak-anak bagi mereka, cuma mereka sangat menghargai teknologi yang sudah susah payah diciptakan oleh saudara kita dibelahan dunia sana, maka diskusinya cukup via bbm saja 🙂
Baca lebih lanjut…

Nama SUFI Sudah Dikenal Zaman Pra Islam

Bantahan Terhadap Orang Yang Berkata : “Kami Tidak Pernah Mendengar Nama Sufi Sebelumnya dan Nama Itu Tentu Nama Baru Diciptakan”

Jika ada seseorang bertanya, “Kami tidak pernah mendengar istilah ash-Shufiyah dikalangan sahabat Rasulullah saw., tidak juga di kalangan kaum setelah mereka (tabi’in). Sedangkan yang kami ketahui hanyalah sebutan ‘Ubbad (Ahli Ibadah), Zuhhad (Ahli Zuhud), Sayyihin (para pengembara) dan fuqara’ (orang-orang fakir). Tidak pernah ada riwayat yang menuturkan, bahwa salah seorang di antara para sahabat dipanggil dengan sebutan Sufi”.

Baca lebih lanjut…

Mari Saling Menghargai

ForgivenessSaya membaca ulang tulisan Desember 2012 tentang ucapan-ucapan unik dari tokoh sufi dengan judul Jangan Pernah Menilai Ucapan Orang Yang Jatuh Cinta. Kesimpulan dari tulisan itu adalah “Jangan pernah menilai ucapan orang yang sedang jatuh cinta karena ucapannya tidak bisa dijadikan dasar hukum sebagai benar atau salah. Hanya orang yang tenggelam dalam cinta saja yang bisa memahami ucapan orang yang dimabuk cinta”.

Baca lebih lanjut…

Post Navigation