Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Syirik, Jahiliyah dan Gerakan Anti Wasilah.

kaligrafi_muhammad_by_muhazdinata-d4gpxvdSyirik adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam, pelaku nya disebut musyrik. Sejarah Islam mencatat orang-orang yang masih menyembah berhala, pohon dan sesuatu selain Allah digolongkan ke dalam perbuatan syirik. Maka kata-kata “Kaum Musyrikin” begitu popular saat itu, sebagai lawan kata dari kaum Muslimin, pengikuti Agama Muhammad SAW.

Orang yang meninggal dalam keadaan menyekutukan Allah maka tempatnya di neraka, tidak ada ampunan bagi mereka. Apa yang saya tulis di atas adalah hal yang sudah lazim kita dengar, sejak kecil kita diajarkan hal tersebut. Secara awam sangat mudah kita membedakan antara Syirik dengan Tauhid, yang satu menyembah selain Allah sedangkan satu lagi menyembah Allah.

Dalam praktiknya sebelum kita mengucapkan kata syirik dengan membabi buta, apalagi menuduh orang diluar kita sebagai Musyrik, tentu ada baiknya kita bertanya dalam hati paling dalam, apakah kita sudah mengenal Allah yang kita sembah? Ataukah kita menyembah sesuatu yang telah disepakati sejak lahir, sosok di atas sana yang dinamai sebagi “Allah”, kemudian kita sembah ikut-ikutan, mengikuti tradisi ibadah yang diperkenalkan kepada kita.

Praktik ibadah ikut-ikutan ini kemudian kita sebut sebagai ber-Islam karena faktor lahir. Kebetulan kedua orang tua nya Islam, lahir di lingkungan Islam sehingga dia menjadi Islam. Ibadah diajarkan sejak akil baliq, shalat, puasa dan mengerjakan rukun Islam, kemudian menjadi Islam dia. Apakah pernah terpikir dalam hati apakah yang disembah siang malam ini benar-benar Tuhan Pemilik Bumi dan Langit? Ataukah Tuhan dalam keyakinan dan pikiran semata?

Ada hal yang kita lupakan, bahwa orang-orang Jahiliyah dulu itu mereka bukan tidak menyembah Allah, mereka semua meyakini bahwa Tuhan di atas sana yang berkuasa adalah Tuhan bernama Allah. Kata “Allah” itu bukan produk Islam, jauh sebelum Islam datang, di kalangan masyarakat Arab sudah dikenal Istilah Allah. Masyarakat jahiliyah tidak meyakini bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mereka lebih yakin utusan Allah atau penghubung mereka dengan Allah adalah patung-patung yang merupakan tokoh-tokoh penting mereka di masa lampau.

Penolakan mereka terhadap Muhammad sebagai utusan-Nya itu yang menyebabkan mereka tergolong orang-orang tidak selamat, sebagaimana makna hakiki dari Islam adalah “selamat”. Selamat sampai kehadirat Allah SWT dari dunia sampai ke akhirat kelak, ini yang tidak di dapat oleh orang-orang mursyrik di Arab di zaman Nabi.

Masyarakat jahiliyah sulit menerima sosok Muhammad sebagai utusan Allah, sebagai pembawa wasilah untuk mendekatkan manusia kepada Allah, mereka lebih menerima sosok yang telah ada secara turun temurun diyakini bisa menyampaikan mereka kepada Allah. (Tentang Wasilah sudah banyak saya tulis disini, anda bisa search kata “wasilah” www.sufimuda.net atau bisa di baca dua tulisan ini “Wasilah Cara Berjumpa dengan Allah dan Lebih Dalam Tentang Wasilah dan Mursyid)

Penolakan manusia sebagai wasilah kepada Allah itu bukan dimulai zaman Nabi Muhammad, jauh sebelumnya sejak awal penciptaan, Iblis sebagai pelopor anti wasilah pertama sejak Allah menciptakan alam dan se isinya, dengan tegas menolak perintah Allah untuk sujud kepada Adam. Iblis melihat Adam sebagai sosok yang level nya jauh berada di bawahnya, baik dari sisi penciptaan, umur maupun ilmu. Para Malaikat melihat adam sebagai Tajalli Allah, wadah dari Nur Ilahi, jadi Malaikat tidak sujud kepada zahirnya Adam tapi sujud kepada rohani yang ada dalam diri adam yang tidak lain adalah Nur Allah sendiri. “Telah AKU ciptakan rupa nur-Ku sebagaimana rupa hamba-KU

Setelah Adam, maka nur Allah tersebut kemudian diberikan kepada orang-orang pilihan, orang-orang yang dikehendaki-Nya sebagaimana firman Allah dalam surat An- Nur 35, “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat per­umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Mahamengetahui segala sesuatu

Iblis bukan saja menolak sujud kepada Adam, tapi juga tidak mengakui ada sebagai khalifah Allah di muka bumi, sebagai pemimpin seluruh ummat manusia. Iblis sepanjang zaman terus melancarkan propaganda terhadap utusan-utusan Allah, orang-orang pilihan yang diberikan Nur Allah, agar manusia jauh dari Allah. Iblis tentu saja tidak akan senang melihat utusan-Nya, maka sejarah memaparkan kepada kita pembunuhan terhadap utusan Allah sangat gencar di lakukan oleh orang-orang yang di bisikkan oleh Iblis. Nabi Zakaria, Nabi Yahya, Nabi Isa termasuk nabi-nabi yang terkena propaganda Iblis lewat manusia-manusia yang hatinya dirasuki Iblis.

Iblis juga membisikkan kepada masyarakat Jahiliyah untuk membunuh utusan Allah terakhir yaitu Muhammad SAW dengan berbagai cara, namun Allah menyelamatkan kekasih-Nya dari usaha pembunuhan tersebut.

Islam kemudian berkembang dengan pesat, Namun propaganda Iblis tidak akan berhenti, terus dilakukan. Kalau dulu Iblis berusaha mempengaruhi orang untuk membunuh Nabi agar putus wasilah dengan Allah, dikemudian hari Iblis berusaha mempengaruhi orang-orang agar melarang berwasilah kepada Nabi dengan tujuan yang sama agar terputus hubungan dengan Allah.

Maka di akhir zaman ini muncul gerakan baru yang di mulai di Arab, gerakan yang memutuskan hubungan rohani antara ummat dengan Nabinya. Bagi mereka Nabi Muhammad ibarat tukang pos yang bertugas mengantarkan Al-Qur’an, setelah tukang pos meninggal dunia selesai semua, tidak ada hubungan sama sekali. Apapun bentuk wujud kecintaan ummat kepada Nabi dimasukkan kepada tindakan Bid’ah bahkan kafir. Merayakan ulang tahun Nabi dianggap bid’ah karena menerut mereka Nabi tidak pernah melakukannya, berdoa memohon syafaat di makam Nabi di sebut syirik/ menyekutukan Allah (berdoa kepada selain Allah), padahal orang yang menuduh tersebut kalau ditanya “Yang mana Allah?” mereka juga tidak tahu karena mereka hanya tahu nama saja tanpa mengenal sama sekali sosok dibalik nama. Kalau anda menuduh orang “Menduakan Allah” anda harus kenal terlebih dulu dengan Allah, kalau tidak kenal dari mana anda bisa memastikan bahwa tindakan itu menduakan-Nya?

Ibarat orang hanya kenal nama “Sukarno” sebagai presiden pertama RI, tidak pernah
berjumpa dan tidak tahu yang mana sukarno, wajahnya pun mereka tidak tahu, namun sangat cinta membabi buta kepada sukarno. Tapi sayang beribu sayang mereka benar-benar tidak mengenal sama sekali dengan sukarno, mereka hanya mengandalkan cinta buta saja, mereka hanya tahu satu kalimat “Jangan menduakan Sukarno ya!”. Ketika orang-orang datang ziarah ke makam Bung Karno, orang-orang bodoh ini dengan lantang berkata, “Hai Kalian telah Menyekutukan Bung Karno, Menduakan Bung Karno!”.

Gerakan anti wasilah ini (tentu mengikuti tokoh pencetusnya yaitu Iblis), bukan saja berusaha memutuskan hubungan ummat dengan Nabi tapi juga memutuskan hubungan ummat dengan ulama karena Iblis tahu bahwa setelah Nabi tali penghubung ummat dengan Nabi adalah ulama, sebagai pewaris Nabi. Ulama mewarisi dua hal, Ilmu dan Amal. Ilmu berhubungan dengan apa yang bisa dipelajari secara akal sedangkan amal tidak lain adalah Nur Muhammad yang diwarisi oleh Nabi dan inilah warisan yang sangat berharga, dengan Nur Muhammad ini seluruh umat bisa berdialog dan ber bisik-bisik dengan Allah sebagaimana ummat di zaman Nabi Muhammad masih hidup. Iblis sangat paham tentang ini maka dia berusaha memutuskan hubungan langsung ini. Ibarat listrik, Iblis melalaikan manusia dengan kabel berwarna warni sementara listriknya telah terputus tanpa arus sama sekali.

Zaman boleh berubah, musim boleh berganti namun pada hakikatnya dunia ini tetap sama. Kalau zaman zahiliyah dulu Iblis berusaha membunuh Zahir Muhammad lewat tangan masyarakat zahiliyah, di akhir zaman ini Iblis berusaha membunuh Bathin Muhammad lewat pemikiran masyarakat zahiliyah modern kebetulan muncul dari tempat yang sama yaitu Arab. Ajaran Islam tetap terjaga dan berkembang ke seluruh dunia, di saat yang sama paham Iblis lewat gerakan anti wasilah untuk memutuskan ummat kepada sumber utama agama yaitu Rasul tetap berjalan, keduanya saling berebut peran. Setelah 1300 tahun Islam dengan wasilah kepada Nabi itu aman dan damai di Arab, 100 tahun belakang tergeser oleh paham yang berseberangan, semoga akan kembali lagi seperti semula.

Menutup tulisan ini, mari kita memperbanyak membaca dan mengamalkan “A’uzu Billahi Minashaitanir Rajim”, agar kita semua terlindung dari godaan Syetan beserta bala tentaranya dan terlindungan dari orang-orang yang telah di susupi pemikiran syetaniyah.

Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua, mengekalkan Agama-Nya serta utusan-Nya, memberi kesehatan kepada ulama pewaris Nabi sehingga Islam tetap murni terjaga hingga akhir zaman, Amin ya Rabbal ‘Alamin.

Single Post Navigation

35 thoughts on “Syirik, Jahiliyah dan Gerakan Anti Wasilah.

  1. assalamu’alaikum.. bolehkah sy bertanya tentang mursyid anda tuan sufi muda? apakah benar Prof. Dr. Khadirun Yahya?

  2. Buditasikmalaya on said:

    Terima kasih bang sufimuda

  3. يا رب بالمصطفى بلغ مقاصدنا واغفر لنا ما مضى يا واسع الكرم

  4. Alhamdulillah tulisan yang menyesankan

    Terima kasih atas ilmunya saudaraku saya banyak belajar ngaji dsini, selain guru ngaji di dunia nyata, saya bisa ngaji juga di dunia maya lewat anda

    Terusnya menebar kebaikan

    Salam, utk semua saudaraku

  5. Sperti biasa,stelah baca tulisan Bang Sufi ,,,”Adem rasane”

  6. dodi tanjung on said:

    aamiin
    trimakasih bng sm atas pencerahannya
    salam damai

  7. assalamualaikum.
    marilah kita berdoa bersama sama agar corong wasilah (istilah bang SM)tersebut akan terus ada di jaman seperti sekarang ini.karna kita tentu berharap tali allah(wasilah)akan terus berlanjut hingga ahir jaman sbg rahmatan lil alamiiin yg kemurniaanya tetap terjaga.teruskan berkarya bang SM.

  8. teukucandrakirana on said:

    Amin….YRA.
    Tulisan yang sangat Menarik.

  9. alhamdulillah .. seperti yg di ungkap kan guru saya .. trima kasih .. tambah yakin

  10. Yang menjadi pertanyaan adalah siapakah Ulama Pewaris Nabi saat ini…????

  11. Rizwan Ridhani on said:

    Shahih…

  12. ilmu Bung SM terus mengalir seakan tiada batas, semoga Allah memberikan sisa umur yg barokah kpd Bung SM. ada sedikit pertanyaan, apakah tausiyah Bung SM hanya lewat tulisan di Web ini atau ada di tempat lain juga yg lain ada lewat radio, masjid-masjid atau TV? krn tidak semua orng bisa mengakses internet. biar semua orng lebis bisa ikut menikmati ilmu bung SM. terimakasih. wassalam

  13. assalamualaikum Bang SM maaf bolehkah saya mendownload semua artikel disini untuk bacaan sehari-hari dirumah… karena keterbatasan saya dalam sarana media elektronik ..terima kasih sebelumnya . wassalam mualaikum wr.wb

  14. rizkymalam on said:

    kang sufi…menurut anda apa hakikat iblis…mohon maaf klo pertanyaannya agak aneh….salam sejahtera buat anda….

    • Ruslianto on said:

      Maafkan saya ncoba nimbrung,… sejatinya manusia tak’lah gampang ngaku beriman, sbelum dicoba,… dan pd diri manusia ada skat-skat yg iblis bisa scara halus untuk mrasuk pd dirinya,..agar ngikut mengiringinya dalam api yg mbara nantinya,.. insan memerlukan spirit ilahiyah untuk membentenginya dari sang iblis (itu) agar slamat dalam “srotholmustaqim”.
      Para Oelama doeloe dan sebagian ada skarang,.. masih haqulyakin Tharekat satu-satunya metode yg cespleng banget, untuk ditekuni sbagai solusi.
      Slamat mencoba, bung.
      Wass.

  15. assalamualaikum
    semoga bang SM sehat selalu.
    mohon maaf sebelumnya krna saya lancang.banyak pembaca yang berhasrat menekuni tarekat setelah membaca tulisan bang SM.sudikah kiranya abang menulis artikel bagaimana mencari tarekat yg murni.agar pembaca tidak tersesat.krn kita tahu ancaman diluar kan bang.itu cuma permintaan dari saya yg ingin memberi semangat dan doa bagi para pencari.semoga abang berkenan.
    wassalam

  16. QS. Ali Imron ( 19 ) Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. (31) Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (ikuti Nabi Muhammad SAW), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    dalam sholat kita senantiasa memohon kepada Allah SWT untuk di bimbing ke jalan yang lurus
    QS. Al-Fatihah ( 1 ) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. ( 2 ) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
    ( 3 ) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
    ( 4 ) Yang menguasai di Hari Pembalasan.
    ( 5 ) Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
    ( 6 ) Tunjukilah kami jalan yang lurus,
    Rosululloh sudah berada di jalan yang lurus yang senantiasa kita mohonkan QS. Yaasin ( 3 ) Sesungguhnya kamu (Muhammd SAW) salah seorang dari rasul-rasul, ( 4 ) (yang berada) diatas jalan yang lurus,
    Rosululloh bersabda ” man yuridillahu bihi khoiro yu faqqihu fiddin. ” barang siapa yang ingin dijadikan baik pada pandangan Allah maka akan di fahamkan masalah agamanya (Fikih Agama Islam) ” HR. Bukhari (69,2884,5213,6768) HR. Muslim (1721,1779,3549) At-Tirmidzi (2.569) Ibnu Majah (216) Imam Ahmad (2.654,6896,16234,16243,16246,16273,16305,16323) imam malik(1400,1477) Darimi (226,227) QS.An-Nisaa ( 138 ) Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,
    ( 139 ) (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.
    ( 140 ) Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam, Sodakallohuladziim..

  17. didalam diri nabi adam ada namanya iblis yang seolah berada didada kiri dan malaikat yang seolah berada didada kanan, semuanya itu adalah sifat allah, pada saat kejadian adam, adam bertanya pada dirinya aku ini siapa mengapa iblis tidak sujud padaku sedangkan malaikat sujud kepadaku ? coba kita renungkan siapa sebenarnya adam, pertanyaan tersebut berlaku sampai saat ini dalam diri kita siapa sebenarnya dirikita apakah kita akan menjadi sifat iblis yang selalu ingkar atau menjadi sifat malaikat yang selalu patuh kepada ALLAH.

  18. Assalamu’alaikum,saya hny memberikan nasehat kpd admin mengenai artikel ini,bnyk kesalahn dan keingkaran spt menyebut Allah berada di atas ini sdh spt menyerupai akidah tasybih,tajsim dan mujassimah yg menempatkan Allah bertempat dan berarah. Kmdn anda menyebutkan bhwsnya semua agama tuhannya Allah hnya mrk ingkar dan tdk mengakui Nabi di zamannya mknya mrk kufur ini sungguh Sesat dan menyesatkan pendapat anda. Sdh jelas agama lain Tuhannya bukn Allah,apakah Budha menuhankan Allah smntr mrk mengganggap patung2 itu adalah Tuhan mereka. Naudzu billah minzalik saya sarankan anda yg menulis artikel bertobat sebenar2 nya kepada Allah SWT dan menfhilangkan pemikiran kesesatannya.

    • wah hahahhahaha emangnya Tuhan pencipta Alam itu siapa….??? nama aja pengembara sufi… tapi nampaknya tidak paham tentang ke universalan daripada Tuhan…!!!!! wah wah wah …… nampaknya wahabi yang musang berbulu domba, ahli fitnah dan juga ahli dubur…… memakai nama pengembara sufi …!!!!

  19. Assalammualaikum waraohmatullahi wabarakatuh…
    Suami saya mengikuti tarekat yang semua ibadahnya kalau saya cari ilmunya menjurus ke arah kebathinan,lebih spesifik kepada Kejawen..Ada sufi yang mau bertanggung jawab soal ini? Untung saya g mau ikut..AQIDAH GUE slameeet.. pretlah TAREKAT, TIRAKAT,mengada-ada…g ada di quran,ibadah semedi biar bisa ngrasain alam qubur kayak apa..semedi mah idup n msh bs triak minta tolong.. alam qubur?

    • Wa’alaikum salam
      Kalau itu mah kejawen, jadi ngadu nya bukan kemari, lebih cocok ngadu ke orang2 sakti yang ilmunya sama.
      Anda salah alamat untuk mengadu..
      Kalau disini para sufi ilmunya murni berasal dari Nabi, tidak berani ditambah atau di kurangi.

    • kasihan suami anda sis 😦

      ya orang2 seperti suami anda inilah yang membuat citra tasauf/thariqat buruk!

      Banyak jalan menuju roma, tapi jalan ke TUHAN cuma 1

      panggil dia sis! dia salah JALAN!!! (salah alamat :D)

    • mawar@,,,memang tarikat itu tdk ada dalam alquran,,,tetapi nabi dan para sahabatnya melakukan nya secara berdiam2 bukan dijadikan umum seperti syariat,,,karna klau tarikat itu dilakukan nabi secara terang terangan maka nantinya akan timbul fitnah bagi yang tak mengerti…karna kaji ketuhanan itu bukan untuk umum dah hanya bagi orang2 yang allah bukakan lah yang dapat memahaminya,,,,,jadi kalau tidak ngerti jagan komen,,,wasalam

    • Mawar@ dan ada perhatikan saja di mesjid mesjid pada umumnya ustad2 nya mana ada yg membukakan rahasia ketuhanan di khalayk umu walaupun yg dimesjid itu islam semua,,,,yang ada hanya bersifat syariat yang bisa dimengerti dalam hukum hukum allah yang ada dijelaskan dalam alquran….
      semoga mengerti

    • Anakayah on said:

      Jangan menilai kalo tidak tau tentang kajian orang ,jangan pukul rata ! Kalau islam dicap sebagai agama teroris oleh org yg tak tau kajian islam sesungguhnya,rela kau? Begini saja a.u sudah mewarisi sifat penterror

  20. Tuan batur on said:

    Ilmu Allah sangatlah luas dan dalam sangat,kadang akan terjadi pertentangan seperti di atas,karana faktor kepahaman ilmu,pengalamannya juga,ibarat anak SD di suruh mengerti pelajaran Universitas,tau sendiri hasilnya,tapi semua itu mungkin butuh waktu utk memahami tariqat yg sangat tinggi ini,tdk mungkin tariqat tu salah,klu salah,bagaimana penilaian anda terhadap,syech abdul kadir zailani ? pendiri tariqat qadiriyah ?dia wali qutub,raja rajanya para wali?Beliau lah yg memperaktikan at-syariah,at-tauhid,at-tasahuf,duit ada palsu,emas ada palsu,tapi yg asli tetap ada,minta petunjuk kepada Allah agar dapat yg ASLI

  21. suryasin on said:

    Memang untuk menuju keselamatan amatlah sulit dan tidak mudah banyak cobaan dan godaaan untuk mencapainya. tetapi jika seseorang sudah mengetahui ilmunya tidak akan sulit untuk mencapainya seperti tamsil dlm surat annahal ayat 77, wama amrussaa’ah illa kalamhil basyar au hua aqrobu. dan tidaklah kiamat itu sebagaimana kejapan mata atau lebih cepat lagi.

  22. Bermarifat dengan syareat, bersyareat karna marifat,,,

  23. Mawar@ ,,mungkin suami mawar or@ng jawa,jadi suka berdialog dengan ALLAH pake bahasa jawa..syekh siti jenar juga pake bahasa jawa: manunggaling kawulo gusti,nama2 wali juga cenderung bahasa jawa seperti Sunan Kalijogo bukannya sunan penjaga sungai.
    Saya belum masuk tarekat mungkin belum waktunya, tetapi guru saya adalah ahli tasawuf,dan karena sy selalu dibimbing dan dipantau beliau secara ruhani,maka saya gampang memahami ilmu yang dibahas di Sufi Muda ini..
    Mohon maaf jika kata2 saya tidak berkenan.

  24. Terima kasih sufimuda….sangat besar pengaruhnya dalam diriku..amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: