Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Wasilah”

Setelah Shalat Subuh (11)

Salah Minum Obat

Karena salah memahami tentang wasilah inilah sebagian orang menuduh praktek ibadah dalam tarekat menjadikan Guru sebagai perantara antara manusia dengan Allah. Perdebatan ini sudah berlangsung sejak lama, Al-Gazali telah mendamaikan dalam karya-karyanya namun dikemudian hari muncul lagi gerakan wahabi yang menyerang tradisi yang sudah terbangun selama ribuan tahun sejak zaman Nabi. Atas niat ikhlas namun kurang ilmu mereka melarang total tarekat/tasawuf di Arab Saudi dan berusaha mengeskpor pemahaman tersebut ke dunia Islam lain agar seluruh dunia melarang tarekat dan tasawuf. Baca lebih lanjut…

Setelah Shalat Subuh (10)

Nabi Muhammad SAW tidak meninggalkan harta warisan kepada ummat tetapi Beliau mewariskan kepada Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman ummat Islam sampai akhir zaman. Al-Qur’an sendiri terdiri dari unsur zahir dan unsur bathin dimana untuk mengambil salah satu atau keduanya harus memiliki rumus sama seperti rumus dipakai oleh Nabi dan para Sahabat Beliau agar memperoleh hasil yang sama pula. Baca lebih lanjut…

Memandang yang SATU Kepada Yang Banyak

rasulullah-sawJudul ini saya ambil dari ungkapan hakikat dari Maulana Saidi Syekh Muhammad Hasyim al-Khalidi untuk menjelaskan tentang hakikat Tuhan dan Tajalli-Nya di alam ini. Laksana matahari yang hanya SATU, tapi sinarnya tanpa batas bisa dinikmati diseluruh dunia, semua orang bisa memandang matahari, merasakan hangat sinarnya dan mengambil manfaat dari energi yang di kandungnya.

Semua meyakini bentuk matahari adalah bulat namun cahaya matahari pada dasarnya tidak memiliki bentuk. Ketika cahaya tersebut masuk ke dalam wadah empat persegi maka wujudnya empat bersegi dan saat cahaya matahari melewati atap rumah yang bocor berbentuk segitiga maka cahaya matahari akan terlihat dalam bentuk segitiga.

Benda padat tidak bisa disatukan dengan benda padat karena akan tersisa ruang diantaranya, kalau anda mengumpulkan batu dalam satu tempat, walaupun batu tersebut bersatu tapi tetap ada jarak memisahkan satu dengan lainnya. Berbeda dengan benda cari, disaat anda isi air dalam gelas, maka secara otomatis bentuk air akan mengambil tempat persis seperti gelas. Kita semua tahu bahwa air juga ada spasi antara satu molekul dengan molekul lainnya akan tetapi pandangan mata tidak melihat hal itu, yang terlihat air adalah satu bentuk, satu WAJAH. Baca lebih lanjut…

Syirik, Jahiliyah dan Gerakan Anti Wasilah.

kaligrafi_muhammad_by_muhazdinata-d4gpxvdSyirik adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam, pelaku nya disebut musyrik. Sejarah Islam mencatat orang-orang yang masih menyembah berhala, pohon dan sesuatu selain Allah digolongkan ke dalam perbuatan syirik. Maka kata-kata “Kaum Musyrikin” begitu popular saat itu, sebagai lawan kata dari kaum Muslimin, pengikuti Agama Muhammad SAW.

Orang yang meninggal dalam keadaan menyekutukan Allah maka tempatnya di neraka, tidak ada ampunan bagi mereka. Apa yang saya tulis di atas adalah hal yang sudah lazim kita dengar, sejak kecil kita diajarkan hal tersebut. Secara awam sangat mudah kita membedakan antara Syirik dengan Tauhid, yang satu menyembah selain Allah sedangkan satu lagi menyembah Allah.

Dalam praktiknya sebelum kita mengucapkan kata syirik dengan membabi buta, apalagi menuduh orang diluar kita sebagai Musyrik, tentu ada baiknya kita bertanya dalam hati paling dalam, apakah kita sudah mengenal Allah yang kita sembah? Ataukah kita menyembah sesuatu yang telah disepakati sejak lahir, sosok di atas sana yang dinamai sebagi “Allah”, kemudian kita sembah ikut-ikutan, mengikuti tradisi ibadah yang diperkenalkan kepada kita.

Baca lebih lanjut…

Tidak Ada Perantara Antara Manusia dengan Allah (Selesai)

naik-hajiPada umumnya yang paling banyak di dunia ini adalah jenis “Langsung Disambar Setan”, melakukan hubungan langsung menurut pikirannya, menurut pengetahuan agama yang dia baca dan dia dengar tanpa mau berguru kepada orang yang sudah bolak balik kehadirat Allah SWT.

Hubungan “Langsung” versi ini yang banyak di propaganda oleh musuh-musuh Islam yang menyusup dalam Islam sebagai pemeluk yang taat dan fanatik, kemudian secara pelan tapi pasti menyesatkan ummat Islam seluruh dunia. Hubungan “Langsung” versi ini karena tidak ada hubungan rohani dengan Rasulullah kemudian membentuk pribadi yang kasar, brutal dan melakukan tindakan kekerasan atas nama Agama. Memecah belah ummat dengan cara mencari kesalahan ummat Islam yang tidak sealiran dengannya. Bid’ah, Syirik dan Kafir adalah tidak selogan yang selalu di dengungkan untuk melegalkan segala tindakan kebodohannya.

Baca lebih lanjut…

Tidak Ada Perantara Antara Manusia dengan Allah (Bag. 4)

photo-1Abu Bakar Siddiq khawatir kalau tidak memberi ketegasan, maka nanti orang akan tetap melakukan rabithah langsung kepada Nabi tanpa mau dibimbing oleh para khalifah Beliau, padahal syarat untuk bisa melakukan rabithah adalah seseorang harus mengenal betul Gurunya dan pernah hidup semasa Gurunya hidup.

Baca lebih lanjut…

Tidak Ada Perantara Antara Manusia dengan Allah (Bag. 3)

 photoSetiap Nabi tanpa kecuali mempunyai derajat ini, derajat kedekatan dengan Allah sehingga antara dia dengan Allah tidak mempunyai jarak sama sekali. Al-Qur’an yang sekarang kita kenal dalam bentuk kitab pada awalnya adalah firman Allah yang tidak berhuruf dan tidak bersuara, itu adalah firman Allah yang Maha Tinggi kemudian berwujud dalam bentuk ucapan Nabi Muhammad. Firman Allah yang tidak berhuruf bersuara tersebut kemudian di dengar oleh manusia dalam bentuk bahasa Arab karena Nabi Muhammad bahasa tutur Beliau adalah bahasa Arab.

Firman Allah yang turun kepada Nabi Ibrahim, Musa, Isa dan Nabi lain tentu bukan dalam bahasa Arab tapi bahasa yang dipahami oleh Nabi dan ummat zaman itu.

Kenapa Yesus disebut Tuhan?

Baca lebih lanjut…

Post Navigation