Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Engkau Wahai Guruku…

Dulu, aku hanyalah seorang anak muda putus asa akibat patah hati, hidup tidak punya arah dan nyaris ingin mengakhiri hidup, kemudian aku  datang kepadamu menyerahkan diri untuk dibimbing menjadi orang yang berguna. Datang dengan niat untuk mengobati luka hati yang tercampakkan oleh dunia yang kejam. Masih aku ingat malam itu, Engkau wahai Guruku membentakku dengan keras karena aku tidak setuju dengan Tarekat karena bagiku Tarekat itu sebuah kata yang tabu, sebuah aliran yang penuh bid’ah dan kesesatan. Hampir saja Engkau mengusirku dan syukur sekali malam itu aku bertahan dan tidak keluar dari Suraumu. Mengingat kenangan itu, aku ingin selalu menangis, air mataku mengalir tanpa bisa tertahan, syukur kepada Tuhan yang Maha Pemurah telah memperkenalkan dirimu wahai Guruku, kekasih Allah dimuka bumi. Sungguh, andai malam itu aku merajuk dan keluar dari suraumu, saat ini aku tidak tahu menjadi apa. Menjadi hamba setan  dan Yang pasti aku menjadi orang yang menyembah Tuhan tanpa pernah kenal dengan Tuhan yang disembah. Seperti sindiranmu kepadaku, “menyembah tuhan kira-kira”.

Aku datang kepadamu, wahai Guruku, dengan kubangan dosa dan masih tersisa lumpur-lumpur kenistaan. Aku tahu jubahmu terpecik oleh kenistaanku dan yang membuat aku selalu menangis karena Engkau berkenan menerima diri hina ini. Menerima manusia yang sakit jasmani dan rohani. Ampuni aku Wahai Guruku, karena malam itu aku berbohong padamu. Karena ketika engkau bertanya, “apakah niat kamu menempuh jalan ini karena Allah?”. Aku jawab, “Iya”, padahal jujur wahai Guru, niat aku malam itu hanya untuk berobat saja. Maka aku bisa menerima bentakanmu karena niatku memang tidak tulus.

Syukur kepada Tuhan Yang Maha Tinggi, yang telah memperkenalkan dirimu Wahai Guruku, karena kemudian setelah Allah berkenan membukakan hijabnya, ternyata aku baru sadar bahwa engkau adalah Guru Sejati, Wali Qutub, pemimpin para Wali dan cuma ada satu orang disetiap zaman. Sungguh syukur yang tidak terhingga karena engkau yang sungguh teramat mulia berkenan menerima aku sebagai muridmu. Maka disetiap langkah hidup ini, ketika ada yang menanyakan kepadaku apa kebahagiaan dan kemulyaan paling tinggi didunia ini? Tanpa ragu aku jawab, “kebahagiaan dan kemulyaan tertinggi bagiku adalah diterima menjadi murid wali, diterima menjadi muridmu wahai guruku”.

Wahai Guruku teramat mulia, sungguh dirimu adalah kekasih yang disembunyikan Allah sehingga manusia akan terhijab oleh kesederhanaanmu. Manusia pastilah mencari Guru yang jenggotnya panjang, jubahnya meriah sampai ke tanah dan surbannya tebal serta bahasa Arabnya lebih fasih dari orang Arab. Orang pasti mencari kekasih Allah dalam wujud orang yang suka pamer ilmu dan pamer ayat bahkan tanpa sadar menjual ayat-ayat Tuhan.

Engkau wahai Guruku, benar-benar sosok yang selalu menjaga kesucian jiwa, tidak ingin disanjung dan dihormati oleh manusia. Engkau hadir ditengah-tengah manusia layaknya mereka sehingga kami selalu merasa damai bersamamu. Engkau benar-benar sosok yang kami kenal, bukan sosok suci yang menjauh dari kehidupan duniawi.

Engkau Wahai Guruku, mengingatkan aku akan Rasulullah SAW, junjungan alam, yang dalam dirinya tersempunyi Nur Allah yang lewat Beliau para sahabatnya bisa berhubungan dengan Allah SWT. Dalam dirimu aku temukan getaran itu. Getaran yang membuat roh ini melayang sampai kehadirat Allah SWT.

Engkau wahai Guruku, mengingatkan aku akan Imam Para Sufi, Saidina Abu Bakar As-Shiddiq yang sangat dermawan yang seluruh harta dan hidupnya diserahkan untuk kejayaan Islam. Dirimu wahai Guruku mengabdi 50 tahun kepada jalan kebenaran ini tanpa memperdulikan harta bahkan selama puluhan tahun engkau tidak mempunyai tempat tinggal sama sekali sampai engkau menjadi Guru Sejati.

Engkau wahai Guruku, mengingatkan aku kepada kemegahan Islam, Saidina Umar bin Khattab yang gagah berani mempertahankan agama Islam. Dalam dirimu aku temukan keberanian Umar, yang tidak pernah mengenal kata menyerah dan putus asa.

Engkau Wahai Guruku, mengingatkan aku akan Sang Corong Ilmu, Saidina Ali bin Abi Thalib Karamalluhu wajhah. Setiap kata yang kau ucapkan penuh makna dan sarat dengan hakikat ketuhanan. Belum pernah engkau tidak bisa menjawab pertanyaanku bahkan sebelum aku bertanyapun telah engkau jawab.

Engkau wahai Guruku, mengingatkan aku akan Syekh Abu Yazid Al-Bisthami yang sempurna wahdatul wujudnya dan setiap ucapannya bisa membuat orang awam geram dan menuduh sesat. Dalam dirimu aku temukan sosok Abu Yazid, karena setiap ucapanmu tidak lain keluar dari mulutmu yang telah menyatu dengan Allah SWT.

Engkau wahai Guruku, mengingatkan aku akan kisah Syekh Amir Kulal yang masa mudanya gagah berani, tidak pernah kalah dalam bermain gulat sampai bertemu dengan Syekh Muhammad Baba Samasi. Engkaupun di masa mudamu gagah perkasa tak tertandingi.

Engkau wahai Guruku, mengingatkan aku kepada Syekh Bahauddin Naqsyabandi yang selalu disalahkan oleh teman-teman seperguruan dan dijauhkan dari pergaulan sampai Guru Beliau menganjurkan Bahauddin muda untuk keluar dari tempat wiridnya untuk menyenangkan hati khalifah-khalifah yang lain. Dirimu wahai Guruku yang selalu menjunjung amanah Guru sehingga membuat orang lain iri dan benci kepadamu.

Engkau Wahai Guruku, mengingatkan aku akan Maulana Saidi Syekh Muhammad Hasyim Al-Khalidi, akan keteguhan hati dalam berdakwah tanpa peduli sakit dan terus semangat. Dalam dirimu aku temukan itu Guruku, karena dalam sakitpun engkau tetap membesarkan nama Tuhan.

Engkau wahai Guruku, junjunganku, pujaan hatiku, dalam dirimu bersemayam Nur Muhammad karena itu namamu menjadi Muhammad pula,

Engkau wahai Guruku adalah MUHAMMAD yang selalu pandai Ber-SYUKUR…

Single Post Navigation

95 thoughts on “Engkau Wahai Guruku…

Comment navigation

  1. Salam Kenal bang Samudera…

  2. Siapa yang mencari DIA waktunya akan tiba,teruslah mencari saudaraku dg tetap memohon doa kpd DIA , karena pertemuan itu telah tertulis di kitab yg maha Indah, karena pertemuan itu wajib didapat di dunia ini agar kenal dg pemilik sejati…Tidak ada kejadian yg kebetulan semua sdh tertulis dg tulisan yg Terang……

  3. subhanallah…
    beruntung sekali anda ini….
    saya sudah lama mencari guru
    tetapi bagai mna saya mencari,dan dimana saya bisa bertemu.

  4. Artikel di atas utuk penuh intrik kamuflase dan kesesatan dan penuh kekurofatan, mistik, mitos, postulat, kebid’ahan kemudian sanagt berlebihan cara beragama dan perkataan2 org zindik sebagaimana paham wahdatul wujud (sufi/toriqat) dan cara beragamanya kaum awam dan tidak diragukan lagi org yg akidahnya lemah kurang cintanya ilmu maka kesempatan setanlah yg mengelaboinya/menjadi gurunya, lihat dalam buku judul 13 tokoh wahdatul wujud. seperti artikel2 di atas sangat membahayakan bagi org awam…
    maaf sebenarnya mau saya kupas satu-persatu, akan tetapi terlalu sayarat banyak kesesataannya maka saya putuskan tidak perlu …

    dan sekali lagi tolong anda (Penulis artikel ) belajarlah akidah tauhid yang benar agar tau apa yg anda katakan (tuklis) trima kasih

    • Saya sarankan kepada anda, mohon petunjuk kepada Allah agar anda bisa mengenal-Nya dengan benar. Carilah orang yang ahli untuk membimbing anda dan jangan hanya percaya kepada ulama2 wahabi yang merusak Islam dari dalam. Ulama2 yg suka menuduh bid’ah dan syirik kepada golongan selain dia. salam

      • konsensus para tokoh sufi tidak pelas dari kemanunggalan. Dan para pengikut2 kaum sufi selama mereka mengikuti cikal bakal mereka pastilah tidak akan lepas dari paham wahdatul Wujud

        • Wahdatul al Wujud hanyalah sebuah pendefinisian metaforis dari para ahli dan pengamat sufisme. Wahdatul wujud hanyalah menemuan istilah para sufis falsafati, yang sesungguhnya dalam sufisme tasawauf sendiri tidak dikenal istilah wahdatul wujud. Namun karena istilah ini sudah menjadi postulat-postolat pengetahuan tentang tasawuf, maka seolah-olah ini menjadi sebuah paham. Seperti halnya jabariah dan qodhariah. Ini hanyalah sebuah hipotesa dan kesimpulan atas suatu hukum yang bersifat tafsiri dan ijtihadi.

          Karena hanya tifsir dan ijtihadi, maka secara filosofis pula, pendefinisian apapun tentang Wahdatul wujud, wahdatul suhud, jabariah, qodarian dan banyak lagi ….) bisa di bantahkan dan digugurkan oleh waktu. Karena peradaban akan senantiasa melahirkan sesuatu yang baru.

          Hanya Tuhan dan sunnatullahnya yang akan tetap exis, tak lapuk karena waktu, tak lapuk karena zaman. Karena ia memang abadi. Karena memahami tentang Tuhan, tidak dapat tafsir berdasarkan nalar dan logika, tapi dapat diketahui dan dafahami dengan hati. Mengenal Tuhan tidak dapat ditempuh dengan nalar dan akal semata, maka harus hati dan soul yang berperan.

          Sehebat apapun pengetahuan, ia hanyalah sebuah pengetahuan, tidak lebih dan tidak kurang. Sehebat apapun orang memahami hukukm-hukum agama, ia hanya sebuah pengetahuan tentang hukum-hukum. Hakekat Tuhan melewati hukum-hukum yang di pahaminya. Untuk sampai pada pengetahuan tentang Tuhan, maka harus ada yang memberinya pengetahuan, harus ada yang memberinya petunjuk, harus ada yang menunjuki.

          Pengetahuan hanyalah sebuah bacaan, dan selanjutnya pengetahuan hanyalah sebuah pengetahuan. Wassalam.

      • membaca komentar dari beliau yg ahli tauhid rasanya sangat senang sekali, sepertinya dari merekalah sumber kebenaran itu…orang lain salah dan pasti salah dan harus salah!!!
        alam semesta hanya menerima 1%nya pengetahuan dari empunya hidup, itupun dibagi kepada seluruh makluk…jadi kok rasanya lucu kalo kemudian merasa paling benar sendiri. yang saya takutkan apa yg kita anggap benar malah salah dimata Allah. sabar mas admin..sopo sing sabar bakal tinemu…sak bejo-bejone wong kang lali luwih bejo wong kang eling lan waspada…waspadalahhhh!!!! (koyo bang napi)

    • Subaidy on said:

      Jangan terlalu mudah membuat Justifikasi dan berfikir buruk atas sufisme. Buku-buku dan kitab-kitab terlalu banyak di dunia ini.
      Jika anda hanya belajar dan membaca buku-buku atau kitab dalam perpustakaan Ummul al-Quro University Mekah atau King Abdulaziz University Jedah, maka anda akan mendapatkan kesimpulan negatif tentang sufisme, dan akan mendapatkan kesimpulan yang mapan tentang wahabisme, yang dalam waktu ke waktu akan menjadi embrio sebuah ediologi Arab, walaupun tidak semua negara Arab menerimanya, dan sebagian intelektual islam menyebutnya sebagai sumber ajaran teror.

      Dan jika anda membongkar perpustakaan al-azhar university, maka anda akan lebih bijaksana menilainya. Bahkan jika anda adalah petualang pengetahuan dan mengunjungi Universidad De Salamanca Spanyol sebuah Universitas tertua di dunia, maka anda akan kagum pada gerakan sufisme atau disebutnya sebagai gerakan para pencinta, para zalik dan para ahli dzikir. Juga anda akan menemui karakitur pengetahuan tentang perdebatan Ibu Rusdi dan Al-gazali. anda tidak hanya mengenalnya dalam kitab tahafut al-falasifah.

      Saya yakin anda belum kenal 100% tentang pengetahuan wahdatul wujud. Jika anda mengetahui secara detail tentang itu, anda tidak akan berfikir negatif.

      Jika anda ingin belajar datanglah kepesantren saya di madura. saya akan pinjamkan kitab-kitab kalisik sebagai khasana pengetahuan agar bijaksana dalam menjustifikasi pengalam rohani sesorang, atau anda bisa belajar ke auditor Sufi Muda. Wassalam

    • Jangan terlalu mudah membuat Justifikasi dan berfikir buruk atas sufisme. Buku-buku dan kitab-kitab terlalu banyak di dunia ini.
      Jika anda hanya belajar dan membaca buku-buku atau kitab dalam perpustakaan Ummul al-Quro University Mekah atau King Abdulaziz University Jedah, maka anda akan mendapatkan kesimpulan negatif tentang sufisme, dan akan mendapatkan kesimpulan yang mapan tentang wahabisme, yang dalam waktu ke waktu akan menjadi embrio sebuah ediologi Arab, walaupun tidak semua negara Arab menerimanya, dan sebagian intelektual islam menyebutnya sebagai sumber ajaran teror.

      Dan jika anda membongkar perpustakaan al-azhar university, maka anda akan lebih bijaksana menilainya. Bahkan jika anda adalah petualang pengetahuan dan mengunjungi Universidad De Salamanca Spanyol sebuah Universitas tertua di dunia, maka anda akan kagum pada gerakan sufisme atau disebutnya sebagai gerakan para pencinta, para zalik dan para ahli dzikir. Juga anda akan menemui karakitur pengetahuan tentang perdebatan Ibnu Rusdi dan Al-gazali. anda tidak hanya mengenalnya dalam kitab tahafut al-falasifah.

      Saya yakin anda belum kenal 100% tentang pengetahuan wahdatul wujud. Jika anda mengetahui secara detail tentang itu, anda tidak akan berfikir negatif.

      Jika anda ingin belajar datanglah kepesantren saya di madura. saya akan pinjamkan kitab-kitab kalisik sebagai khasana pengetahuan agar bijaksana dalam menjustifikasi pengalam rohani sesorang, atau anda bisa belajar ke auditor Sufi Muda. Wassalam

      • Trimakasih Bang atas uraiannya yang luar biasa. Mudah2an abangda berkenan membuat tulisan ttg alasan tasawuf tidak diterima oleh arab saudi sebagai pusat wahabi/salafi.

        Pemerintah sekarang mulai bingung cara menyelesaikan kasus teroris di Indonesia karena ideologi kekerasan yang di impor dari Arab telah begitu diterima oleh masyarakat kita.
        Jika pemerintah ingin serius dalam menumpas teroris, harus menghentikan kegiatan2 yang di danai oleh kerajaan Saudi.

        Tasawuf adalah wujud Islam yang cinta damai yang harus kita kampanyekan agar Islam menjadi agama yang toleran, menjadi rahmatan lil alamin.

        Salam

    • Arsad@yahoo.com on said:

      Ass wr wb Aduh mas belajar sabar dan berfikir yg bijak agar dalam menulis juga melahirkan kata-kata dan kalimat yg bijak pula. Tidak setuju dgn pendapat org lain selain kelompok kita adalah sebuah kewajaran. Mengikuti ajaran yg sesuai dgn pendapat kita adalah sebuah pilihan. Tapi mencerca dan menuduh dgn kata2 zindik pada org lain adalah sebuah emosional yg tdk dapat dikendalikan. Sy melihat tulisan diatas adalah bentuk ucapan terima kasih seorang murid kepada guru, dan itu wajar bahkan diajarkan dalam islam. Cara penulis menguraikan juga dgn bahasa yg santun.. Sdh selayaknya jika anda tdk setuju uraikan dngn bahasa yg santun pula. Membahas kecintaan kpd Allah dalam dunia sufi saya kira banyak manfaatnya. Ketika kecintaan kpd Allah itu sdh menyatu mendarah daging dalam diri seseorang maka rasa benci, dan permusuhan akan sirna. Perbedaan Mazhab yg dipertengkarkan dan menjadi ajang permusahan akan jauh dari pikiran kita. Karena kita menuju hal yg Maha besar sehingga hal-hal kecil yg menjadi sumber perselisilan tdk terlihat. Semoga Allah menyinari dgn cahaNya kepada setiap hambanya Yg sungguh2 mencari kebenara. Semoga.

  5. netral aza on said:

    ada siang ada mlm, ada zahir ada batin. ada umum ada rahasia. tiap manusia punya kepala yg isix berbeda beda. klo rahasia sdh dibongkr d depan umum. maka bersiaplh mendapat hujatan. waahai pencari, fanatik yg berlebihan tanpa d imbangi amalan yg banyak bisa menjadi bumerang. mohon maaf..aswrwb

  6. Allahumma Shalli ala Sayyidina Muhammad

  7. assalamu’alaiku wr wb

    sm0ga terselamat.

    Slamat konnect

  8. hamba allah on said:

    jangan pernah mencari krna ga kan prnah datang.
    ikhlas kan kmbali kpada yg satu

  9. Guruku…
    tak sanggup hati ini mengatakan tentang guruku….

  10. Ass. Wahai saudaraku Insya Allah kami ingin mengembangkan sebuah database islami karya ulama-ulama klasik. Mohon doanya ya… Web kami dapat diakses melalui http://www.database-sufi.com. untuk admin salam kenal ya.

  11. andrian on said:

    saya rindu akan guru itu,.. saya tak mampu berhubungan lagi dengan beliau apakah beliau marah pada q, karena malam itu dia memukul kelapa q dan berkata tidak ada murid q yang buruk seperti kamu, aku pun menangis.. aku tak mampu berbuat apa… aku butuh pembimbing

  12. Ndablegj on said:

    Sungguh air mata q tak tertahankan ktika ku ingt guruku pd keadaan diri ku saat ini..

  13. Ndablegj on said:

    Ijin ngopi bang 🙂

  14. vikri_abbas on said:

    mari kita do’akan guru kita agar senantiasa sllu istiqomah 🙂

  15. aku pengen belajar bang

  16. assalamualaikum..
    dapatkah saya bertemu dengan guru Anda? saya mempunyai sesuatu untuk saya tanyakan berkenaan dengan masalah yang saya hadapi. saya yakin tak akan dapat mengurai masalah tersebut tanpa bimbingan seorang guru yang sejati.
    terima kasih sebelum dan sesudahnya.
    wassalam

  17. dukunsuper on said:

    assalamu’alaikum

    sempurnakan shalat lima waktu, istigfar, zikir lalu berdoa smoga dbrikan hidayah, sebab shalat amalan pertama yg bkal dihisab…
    Ok, mas sufi muda!!!

    • AS, MBAH DUKUN?!
      SEBELUM MENYEMPURNAKAN SHOLAT 5 WAKTU, SEMPURNAKAN DULU SAHADATMU KRN SAHADATMU ITULAH ENGKAU AKAN DIAKUI SEBAGAI PENGIKUT RASULULLAH SAW&APAKAH MBAH SUDAH BERSAKSI/BERSAHADAT? SAMA SIAPA ,DIMANA? KAPAN?, INGAT…. ZAMAN NABI YG JDI SAKSI ROSULULLAH, LHA ZAMAN SEKARANG MBAH BERSAHADAT SIAPA SAKSINYA ( INGAT RUKUN ISLAM YG PERTAMA “BERSAHADAD”. YG KEDUA BARU ” SHOLAT ” DSTNYA SAMPAI YG KE 5 NAIK HAJI).. BELAJAR ISLAM YG KAFFAH MBAH SPY DAPAT HIDAYAH, JANGAN SEPOTONG-POTONG TRIMS

  18. assalàmu*alækum warahmatullàhi ta*àlà wabarakàtuhu wamaghfiratuh:-)

    duhæ para guru sufi tempatx akhlaq yg mulia,, pengasuh jalan kkebenaran yg muhaqqiqin,
    q yg super bodoh ini,, mohon lancang brtanya? apa perbedax FANA’ BAQO’ yg di alami sprti sædinas syæh abil qosim junaidi, sædinas syæh abi yasid albusthami,sædina syaih abd qodir aljailani,imam ghazali dll dg WAHDATUL WAUJUD yg di alami sprti sædina syaih ibnu arabi,saidinas syaikh abi mansur al hallaj,saidina syaih siti jenar dll? mohon bimbinganx,,

  19. assalamualaikum warahmatullohiwabarokatuh…
    hanya itu yang bisa saya tulis

  20. ‎​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

    Saya Ikhwan Tijani, tulisan saudara bagus sekali , semoga kita selalu menjaga adab terhadap Syeikh kita yg membawa kita selalu dekat Dengan Nabi Muhammad SAW.

    ‎​وَ عَلَيْكُمْالسَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

  21. Yang berkomentar tidak baik , baiknya saudara jangan tanggapi , karena mereka baru belajar masih dibawah 30 tahun dalam mengenal islam , tapi sudah merasa pintar , mereka hanya tau yg tersurat saja , untuk yg tersirat mereka justru buta , biarkanlah mereka , semata2 mereka hanya tau apa yg mereka lakukan juga menuju ke Allah SWT , tapi sekedar tau saja , sebaik-baiknya dalam beragama , harus mempunyai guru..kalau tidak bahaya dikelabui setan. Wassalam

  22. Subhanallah tulisannya bagus bang, tapi ana sedih belum menemukan guru seperti beliau, aku rindu banget, ingin dekat dengan Allah dibimbing oleh seorang guru seperti beliau, doakan aku ya bang, semoga kita semua mendapat ridha Ilahi

  23. Gunanya agama adalah agar mns tdk BODOH dan dzalim..

    ciri orang bodoh dan zalim..:
    1. Bicara ngawur dan kasar
    2. Tdk ada sopan santun sesama muslim.
    3. Merasa paling benar.. Dia benar yg lain salah.!
    4. Memanfaatkan agama utk kepentingan perut dan bawah perutnya.
    5. Tdk mau sabar dalam memakai logika atau ‘otak’nya
    6. Tdk mau bertanya atau membandingkan pendapatnya dg pendapat lain.
    7. Saling kerja sama dlm kesesatan.!!!
    B. Merasa dia aja yg akan masuk sorga (atau malah mengingkari sorga & neraka)
    9. Menyamakan dirinya (yg bodoh) dg nabi atau malah dg Allah (karna dsrnya emang ga kenal Allah)

    kl km merasa diri mu tidaklah MAHA sempur.. Coba jgn ”MARAH”.. Apa salahnya studi banding..

    Aku beli Buku baru yg objektif dan didukung data yg kuat dan dpt di buktikan.. Oleh orang bodoh sekalipun..
    Ada 3 buku :
    1. Sejarah berdarah sekte salafi wahabi
    2. Mereka memalsukan kitab kitab ulama klasik
    3. Ulama sejagat menggugat ‘SALAFI WAHABI”

    kl ada yg marah.. BODOH..!
    MASA YG MAYORITAS SALAH.. KM YG KECIL MERASA BENAR..?? EMANG SORGA ITU MENURUT KM SEMPIT..??
    SADARLAH..! PAKAI OTAKMU..!

    • eh klo gak tau maksudnya jngan cemooh org lain… qamu tau walid akbar gak? qm mlhan yg membodohkan dirimu sendiri dengan mengatakn org lain.. guru emg harus qita yaqini supaya ilmu qita manfaat … bahkan guru lebih utama dari bapak qamu .. tau gak?

  24. Semua berjalan atas kehendak Allah.. Kita begini karna dibeginikan Allah.. Mereka begitu karna dibegitukan Allah..
    yg ada hanya syuukur dan kasihan..!

  25. Umat Nabi on said:

    Buku yg bgs… mantabbp..!
    Saya juga heran.. Kenapa orang yg menurutnya benar.. suka berfikir /menafsirkan dgn logika…
    Tapi malah gak mau pake logika..
    Padahal informasi jelas dan mudah didapat.. Tp mata hatinya sdh tertutup oleh nafsunya yg dikuasai setan.. Sehingga hanya mau membaca buku kalangan mereka saja.. Walaupun palsu, mereka pun takkan tau..

  26. Umat Nabi on said:

    manthab…. !!
    ”kita benar-benar telah ditimpa bencana besar dengan sekolompok orang yg kerjanya hanya menyebarkan tuduhan kafir dan syirik…”’
    (Prof. Dr. Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki al-Hasani. Ulama besar sufi. Pimpinan Pesantren al-Maliki di Rusyaifah, Saudi Arabia)

  27. ada 3 buku yg baru saya beli dan baca. sangat obyektif dan sumbernya djelas.! bisa untuk membuka wacana pemikiran. bahasanya sederhana dan mudah dipahami. bg orang yg mau berfikir luas.. juga bg orang berfikir sempit sekalipun.
    jgn Pernah merasa paling benar dan paling mulia apalagi paling bertaqwa.
    zaman akhir ini Agama telah banyak menyimpang. smg kt diberi petunjuk. Amin
    buku-buku tsb;
    1. Sejarah berdarah sekte SALAFI WAHABI
    2. Mereka memalsukan Kitab-kitab klasik
    3. Ulama sejagad menggugat SALAFI WAHABI

    dunia ini tdklah sempit.. jgndipersempit dg faham-faham sempit.. apalagi faham yg menjadikan agama utk kepentingan perut dan bawah perut.

  28. andreas soge on said:

    Ijin copy bang…

  29. Cah Angon on said:

    Assalamualaikum….
    numpang nanya ada yg bisa menunjukan
    ada di mana keberadaan Guru Yang Kamil mukamil saat ini ?
    mhn di bantu !!

  30. jangan salah menyalahkan apa yang menjadikan keyakinan orang lain, karena akan jadi perdebatan yang panjang. Kita bercemin sendiri saja dulu……….selamatkanlah diri kita dulu sebelum menyelamatkan orang lain,dan pertanyaannya apakah diri kita ini sudah selamat, kok bilang orang lain salah/sesat dan sebagainya!! jawabnya ada dalam hati kita masing…kita para pencari Kebenaran dari yang benar harus hati2..!!!!

  31. Subhanallah…turut merasakan dari hati yang terdalam bersyukurlah sudah menemukan sosok guru sejati..saudaraku. Disaat kumenemukannya, diberinya aku kunci masuk menuju gerbang makrifatullah, kemudian beliau tinggalkan aku..itulah caranya membimbingku..aneh bukan..hingga sekarang kutak tau kemana beliau berada..namun Dia Adalah Dia dengan Grand DesignNya..melihat kukebingungan memasuki ‘dunia’ ini, .Dia tunjukkan caraNya tuk menuju pulang padaNya..smga jalan yg lurus yg Kau ridhoi ya robb..amiin ya robbal alamiin

    • assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
      mohon izin kepada Sufimuda untuk menulis disini..
      sekarang ini saya sedang diuji Tuhan dengan penyakit. Terasa kadangkala tangisan seperti tidak dihiraukan. kepada semua yang dikasihi, saya memohon doa kalian semua agar saya bisa dapat sembuh seperti sediakala, dapat berzikir dan mengingat Tuhan dengan tenang. Tetapi andai sakit ini sebagai karunia dan ujian dari Tuhan, maka doa kan lah semoga saya terus sabar dan terus mengingat Tuhan. doa kalian semua lebih didengar Tuhan kerna kalian lebih dekat dengan Tuhan berbanding saya yang sentiasa lalai dalam mengingat Tuhan ini. Terima kasih semuanya..

  32. Aura Cinta on said:

    Subhanallah tulisannya bagus bang sufi, tapi aku sedih belum menemukan guru seperti beliau, aku rindu banget, ingin dekat dengan Allah dibimbing oleh seorang guru seperti beliau, doakan aku ya bang, sampaikan salamku pada beliau (salam dari orang yg mengagumi wali/kekasih Allah), aku minta doa dan restu beliau, bimbingan batin meski beliau tidak mengenalku, semoga kita semua mendapat ridha Ilahi. Terimakasih.
    Salam 1 hati 1 iman 🙂

  33. untuk guru bang sufi muda, guruku, guru kita semua & guru gurunya guru sampai rosululloh….lahumul faatihah… A’uudzu biLLAAHI min asysyathoonirrojiim, bismiLLAAHIrrohmaanirrohiim, alhamduliLLAAHI robbil ‘aalamiin, arrohmaanirrohiim, maaliki yaumiddiin, iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin, ihdinashshirootholmustaqiim, shirootholladziina an’amta ‘alaihim, ghoiril maghdluubi ‘alaihim waladldloolliin.., aamiin.

  34. Nyimak,,semoga segera rapat barokah,,

Comment navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: