-
Training Allah Ta’ala (2)
Training Allah Ta’ala berupa suluk bukanlah training biasa, itu adalah satu-satunya sekolah ruhani yang resmi dari Allah Ta’ala. Lewat suluk ruhani murid dinaikkan secara bertahap dari satu maqam ke maqam berikutnya sampai mencapai tahap makrifat yang sempurna, memandang Wajah Allah SWT Yang Maha Agung dan Maha Sempurna. Siapa yang bisa menuntun ruhani murid demikian sempurnanya? Dia adalah Mursyid yang Kamil Mukamil yang dalam dirinya telah bersemayam Arwahul Muqadasah Rasulullah yang bisa mensucikan seluruh ruhani orang-orang yang beserta dengannya.
-
Training Allah Ta’ala (1)
Melanjutkan tulisan Benci, Cinta dan Suluk… Suluk merupakan satu-satunya training yang diciptakan oleh Allah untuk manusia dengan begitu sempurnanya, atas hasil riset dari para Nabi dan kemudian disempurnakan oleh para Wali mengikuti perkembangan zaman dan sesuai dengan kebutuhan manusia dizamannya. Suluk adalah media untuk membentuk manusia sejati, manusia yang mengenal Allah secara hakiki tanpa keraguan sedikitpun. Suluk akan mampu meng-upgrade kondisi ruhani manusia dari tidak mengenal Allah menjadi manusia yang mencapai tahap makrifat, mengenal Allah dengan sebenarnya.
-
Benci, Cinta dan Suluk
Menurut psikolog ternama Amerika George A. Miller setiap detik lebih dari 2 juta informasi masuk ke alam bawah sadar manusia dan informasi-informasi tersebut ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Informasi-informasi yang masuk sebagian akan tersimpan di alam bawah sadar kemudian mempengaruhi cara berfikir dan bertindak. Kalau informasi lebih banyak positif dari negatif maka perilaku kita akan menjadi positif sementara kalau informasi yang diterima alam bawah sadar lebih banyak negatif maka akan membentuk perilaku yang negatif pula.
-
Belajar Dari Lebah
Rasulullah SAW mengumpamakan Muslim itu seperti lebah. “Mukmin itu bagaikan lebah. Jika hinggap pada tanaman berbunga, ia memakan sarinya yang baik, tidak mematahkan maupun merusak yang dihinggapinya.” (HR Ahmad, Abu Syaibah, dan Thabrani).
-
DIA ada Untuk Merubah Dunia
(PERSEMBAHAN 5 TAHUN SUFI MUDA) T. Muhammad Jafar Sulaiman, MA Kita hari ini hidup di Era Postmodern, demikian kata Jacques Lacan (tokoh Postmodernisme), “ Era dimana “Hasrat, keinginan harus disalurkan, dirayakan dan dilepaskan” hal ini tentu paradoks ditengah berkembangnya ritual-ritual agama simbolik (Koran, televisi, dunia maya) yang mengisi ruang-ruang keseharian kita, yang justru menawarkan sebaliknya, “dunia adalah sesuatu yang harus dicurigai secara berlebihan”, ajaran-ajaran yang terus dipertontonkan adalah “manusia-manusia bumi hari ini tengah berada di era penuh dosa, bergelimpang dalam maksiat, sehingga perlu bertaubat secara ekstrem, pertaubatan wajib dilakukan meskipun harus mengekang sisi kemanusiaannya yang paling berharga (mengubur relasi sesama manusia, menyekat manusia kedalam kelompok agama tertentu, membenci agama tertentu,…
-
Doa 40 Orang Mukmin!
“Jangan engkau bertingkah aneh-aneh seperti orang gila, sebab kalau 40 orang mengatakan kau gila maka engkau akan gila sungguhan”. Angka 40 memiliki arti khusus dan penting dalam kehidupan beragama. Nabi Musa menunggu 40 hari untuk memperoleh pesan-pesan penting dari Allah begitu juga Nabi Isa, melakukan ibadah selama 40 hari untuk mencapai kedekatan dengan Allah. Kalau ingin mencapai alam Rabbani, anda harus melakukan 4×10 hari iktikaf/suluk dibawah bimbingan Mursyid yang Kamil Mukamil.
-
Selamat Ulang Tahun Sufi Muda
Selamat Ulang Tahun Sufi Muda, Tidak ada gemericik air yg menetes pelan disini, Yang disaksikan Dunia adalah air deras tak terhalang, Dunia melimpah , kebaikan itu meruah, tumpah dalam CINTA yg telah ENGKAU luruskan dan maknakan dengan tinta kasih sayang. 5 tahun ENGKAU telah ada, Padang gersang itu tidak ada lagi, karena ENGKAU telah merubahnya menjadi Hijau, manusia, dengan kemanusiaanya yang belum selesai berteduh disana, karena disana ada damai yang tidak mereka temukan dalam Sabda manapun. …