Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Napak Tilas Maulana S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc (Selesai)

Menjadi Ahli Silsilah Ke-35

Kalau kami tak salah, selama Nenek Guru masih hidup, Ayahanda Guru ada 3 (tiga) kali ikut suluk dengan Nenek Guru dan yang terakhir suluk di Buayan. Pada suluk yang ketiga kalinya Ayahanda Guru diberi oleh Nenek Guru tentang asal muasal Thariqat Naqsyabandiyah yang diterima oleh YMM Nenek Guru dari Maulana Saidi Syekh Husin yang mendampingi Maulana Saidi Syekh Ali Ridho di Jabal Qubaisy Mekkah pada tahun 1918 dan langsung pula oleh Ayahanda Guru diizinkan untuk mendirikan suluk. Nenek Guru menumpahkan seluruh isi dada Beliau ke dalam dada Ayahanda Guru sebagaimana Rasulullah SAW menumpahkan seluruh isi dadanya kepada dada Saidina Abu Bakar Siddiq. Resmilah Ayahanda Guru menjadi pewaris ilmu Rasulullah sebagai Ahli Silsilah ke-35 yang telah diberitakan dalam hadist Nabi. Kali ketiganya kami mengetahui dan mempersaksikan keistimewaan yang diberikan oleh Nenek Guru kepada Ayahanda Guru dan cukup kuat hasil renungan kami sebagaimana yang kami uraikan di atas. Kali pertama Ayahanda Guru mendirikan suluk di Aur Tajungkang Bukit Tinggi tahun 1953 pada waktu Nenek Guru masih hidup dan dibantu oleh Nenek Guru dengan 2 (dua) orang khalifahnya, yakni :

1.      Alm. Engku Nuruda (Mertua Haji Hasan Hasyim).

2.      Alm. Kamu Mantari Ameh (semasa agresi Belanda kedua 19-12-1948 patuh dan setia mengikuti Nenek Guru sebagai khadam dan menjadi kuda tunggangan Nenek Guru selama berdarurat, karena Nenek Guru terpaksa pindah-pindah tempat naik bukit turun bukit selalu Nenek Guru dalam dukungannya, karena fisik dan usia Nenek Guru tidak mengizinkan lagi untuk jalan sendiri).

Betapa banyaknya murid Nenek Guru yang telah dituakan dan yang telah diangkat jadi khalifah jauh sebelum Ayahanda Guru bertemu dengan Nenek Guru, satu pun belum ada yang diijinkan Nenek Guru untuk memimpin suluk, hanya baru diizinkan menurunkan thariqat, memimpin wirid khatam tawajuh di tempat alkah masing-masing yang telah mempunyai alkah, dan mohon ampun, bukan karena Penulis menonjolkan diri hanya sekedar memenuhi sejarah yang berkaitan dengan risalah ini. Selain dari Ayahanda Guru, kami pun telah diijinkan untuk mendirikan suluk serta dilengkapi dengan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas berat tersebut. Pemberian ijin ini terjadi pada tahun 1947 di saat kami menerima ijasah dari Nenek Guru pada tanggal 18 Ramadhan tahun 1367 H. Kemudian Ayahanda Guru sepeninggal Nenek Guru, pindah ke Medan dan membuka Alkah sendiri dengan modal Nol, sampai mencapai sukses besar dan perkembangan yang pesat sekali sebagaimana yang telah kita persaksikan bersama dan yang telah banyak mempunyai murid yang terdiri dari berbagai macam tingkatan dan golongan sejak dari tingkatan yang tertinggi dan mempunyai banyak alkah yang tersebar di seluruh pelosok tanah air bahkan sampai ke luar negeri.

Kira-kira awal tahun 1954 kami satu rombongan dengan mencarter sebuah bus dibawa oleh Nenek Guru dari Sawah Lunto untuk ziarah ke Hutapungkut di Bukit Tinggi. Ayahanda Guru diajak ikut serta oleh Nenek Guru. Selama kami di Hutapungkut, Nenek Guru berkata pada kami ”Nanti sepeninggal ayah telaih tiada, kalian boleh langsung ziarah ke makam Nenek kalian”. Rupanya Nenek Guru sudah mulai sakit-sakitan dan tak berapa lama sesudah itu Nenek Guru berangkat meninggalkan Sawah Lunto menuju Padang, istirahat beberapa hari di Purus I di rumah Sdr. B. Rajo Bujang (sekarang bernama H. Abdul Majid dan masih hidup). Kemudian Nenek Guru terus ke Buayan dan sakit Nenek Guru bertambah parah juga, sehingga pada hari Rabu tanggal 7 April 1954 jam 1.05 WSU (+ 13.35 WIB) Nenek Guru dipanggil oleh Allah YME dan atas amanatnya Beliau dimakamkan di Tanah Dingin Buayan, Kecamatan Batang Anai, Kecamatan Padang/Pariaman Propinsi Sumatera Barat. Sepeninggal Nenek Guru telah tiada sebelum Ayahanda Guru pindah ke Medan. Beliau selalu datang ziarah ke Kubang Sirakuk Sawah Lunto dan ke Tanah Dingin Buayan. Setelah Beliau pindah ke Medan, terakhir Beliau ziarah ke Kubang Sirakuk Sawah Lunto tahun 1957 dengan sedan dan didampingin oleh Bp. H. Nurdin dan Bp. Hamdan Siregar, menginap semalam di tempat Nenek Guru dan besoknya Beliau kembali ke Medan dan saya ikut mengantar Beliau sampai ke Muara Sipongi. Setelah itu Beliau ziarah ke Tanah Dingin Buayan saja 3 atau 4 kali dalam setahun di luar yang isidentil.

Ayahanda Guru sangat disiplin memegang amanat, segala sesuatu yang Beliau terima dari Nenek Guru berupa ilmu, nasehat dan petunjuk, pengajaran dan lain-lain, Beliau amalkan dengan sungguh-sungguh, seperti pepatah mengatakan ”Setitik dilautkan, sekepal digunungkan, digenggam erat didudur mati, siang dipertongkatkan, malam diperkalang, hidup dipakai mati ditomapang”, dan kepada Ayahanda Guru berlaku apa yang dijanjikan Tuhan ”Amalkan oleh kamu ilmu yang telah sampai kepada engkau, mewarisi Aku ilmu yang belum engkau ketahui”.

Seperti yang pernah diucapkan oleh Nenek Guru bahwa ilmu laduni yang dihunjamkan Allah SWT kepada Sirr hati hamba-Nya yang dikasihi-Nya dan Ayahanda Guru berhasil dengan gilang-gemilang betul-betul Beliau sebagai Penegak dan Pewaris Silsilah yang ke-35.

Berbahagialah kita semuanya di dunia dan di akhirat, baik yang dekat maupun yang jauh di mana saja kita berada yang selalu mengadakan kontak dengan Beliau. Amin … Amin Ya Rabbal ’Alamin … … … …

Demikianlah ala kadarnya yang dapat saya sumbangkan kepada teman-teman seperjuangan dan seperamalan saya dan akhirul kalam kembali saya mengucapkan ”Astaghfirullah Al ’Azim” yang sedalam-dalamnya dan diiringi dengan Laa Haula wa laa Quwwata Illa billaahil ’Aliyil ’Azim serta saya tutup dengan mohon ampun yang sebesar-besarnya ke haribaan Ayahanda Guru atas salah dan janggalnya. Semoga Ayahanda Guru berkenan bermurah hati mengabulkannya.

Alhamdulillaahirobbil ’Alamiin ………………….

Wabillahitaufik Wal Hidayah

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ……………

 

Buayan, 08 Desember 1986

(Anwar Rangkayo Sati)

 

Penutup dari Sufi Muda :

Napak Tilas Ayahanda Guru Prof. Dr. Saidi Syekh Kadirun Yahya MA. M.Sc yang kami ambil dari tulisan Menantu Saidi Syekh Muhammad Hasyim Al-Khalidi ini semoga bermanfaat untuk kita semua para penempuh jalan kebenaran teristimewa kepada murid-murid Beliau dan juga kepada cucu murid Beliau (orang yang berguru kepada murid/penerus Beliau)  yang sampai saat ini masih terus berzikir memuja Allah, menyebarkan salam, menebarkan Rahmat Allah di seluruh penjuru dunia.

Kisah hidup dan perjuangan sampai Beliau berlindung kehadirat Allah SWT pada tanggal 9 Mei 2001 di Surau Qutubul Amin Arco tidak sempat kami ceritakan disini karena sudah ada disebutkan dalam berbagai buku Beliau.

Sekarang bukan saatnya lagi memperdebatkan siapa yang paling berhak sebagai penerus Beliau yang menyandang gelar Ahli Silsilah-36. Pada suatu kesempatan Beliau pernah berfatwa sebagaimana yang sering di kutip oleh putra Beliau Buya H. Iskandar Zulkarnain SH : ”Seorang Saidi Syekh bisa mencetak 4 orang Saidi Syekh”.

Walaupun Beliau telah tiada, namun Arwahul Muqadasah Rasulullah yang ada dalam dada Beliau akan tetap abadi membimbing murid-muridnya sampai akhir zaman. Beliau akan selalu datang dalam zikir dan mimpi. Mimpi dengan seorang Guru Mursyid adalah benar dan setan tidak akan bisa menyerupai wajah Guru Mursyid yang Kamil Mukamil. Fatwa Beliau kepada salah seorang muridnya ketika menanyakan yang mana paling benar Beliau berkata : ”Arco Benar, Panca Budi Benar dan Batam juga benar, silahkan kalian ikuti yang mana cocok bagi kalian karena kesemuanya bermuara pada yang SATU”.

Saudaraku, kalau hanya memandang dari kacamata kesurauan dunia ini terlalu luas, masih banyak tempat yang belum di singgahi Kalimah Allah. Mari kita satukan energi untuk membesarkan nama-Nya. Seorang Wali Allah akan tetap harum namanya walaupun semua manusia mencaci, walaupun semua kita tidak mau berdakwah. Akan tetapi sangat disayangkan kalau kita tidak menyiapkan diri untuk dilewati rahmat dan karunia-Nya.

Salam cinta dan sayang untuk semua yang membaca tulisan ini, Guru kita selalu berpesan untuk menghindari fitnah, gunjing dan caci maki karena itu akan mengurangi amal ibadah kita. Masih ingat pesan-pesan sejuk dari Guru kita, ”Jangan kau jelek-jelekkan saudaramu, belum tentu engkau lebih baik dari yang kau jelekkan”.

Menyatakan diri sebagai murid wali sangat mudah, tetapi menjalankannya sungguh sangat sulit. Maqam kita terkadang sudah melewati maqam Khalifah bahkan malaikatpun terkadang iri melihat kita. Tapi sayangnya zikir La Thaif sebagai zikir sangat dasar  belum duduk dengan benar dalam qalbu sehingga tanpa sadar setan bersemayam dengan nyaman di sana. Saling menyalahkan menandakan 7 tempat bersemayamnya Iblis belum selesai di bongkar.

Penutup tulisan ini saya mengutip sebuah lagu yang dibawakan oleh Bimbo yang kalau saya menyanyikan lagu ini terkenang suatu masa indah, tanpa terasa air matapun mengalir….

Rindu kami padamu ya Rasul

Rindu tiada terperi

Berabad jarak darimu ya Rasul

Serasa dikau disini

Cinta Ikhlas-Mu pada manusia

Bagai cahaya Surgawi

Dapatkah Kami Membalas Cintamu

Secara Bersahaja…

Dan ada sebuah syair lagu yang sering terdengar di surau :

…Kalau pergi bawalah kami, kami ini turut berbhakti (2x)

Meneluri pelosok negeri, menyebarluaskan kalam ilahi (2x)

Amin Ya Allah, Salam Ya Rasulullah

Terimakasih tidak terhingga selalu kita ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat yang luar biasa dengan diperkenalkannya kita kepada  salah seorang kekasih-Nya.

Semoga kita diberi kekuatan untuk bisa terus memuja dan mengabdi kepada-Nya.

Amien Ya Rabbal Alamin..

 

 

 Selesai

Single Post Navigation

220 thoughts on “Napak Tilas Maulana S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc (Selesai)

  1. Jangan sampai dikarenakan suatu fenomena perjalanan kita terhenti dan berpuas diri, perjalanan masih panjang menuju haribaan Illahi hingga maut menjemput suatu saat nanti.

  2. jenggot on said:

    mas sufi muda, sebelum bersih-bersih kasih warning dl dong, ada yg belum d baca tuh kasih kesempatan 2 minggu kek, biar kita2 sempat baca dan meresapi pendapat abang2 dan kakak2 ok…. rcti aja ok masak mas gak ok ……

  3. @jenggot
    Saya belum paham maksud mas jenggot?!

  4. mungkin pak jenggot berpendapat ada responses yg dihapus dari blog…

  5. lha waktu itu ada yang nulis tak cari gak ada jeh

  6. supi_iku_opo_bang on said:

    Ass… waduh-waduh kayaknya ada hajatan ya bang..rame banget !!! . sampe2 saya ga nyambung tema nya apa..
    Bulan ini pada ikut suluk yuk… biar tenang semua hatinya.. sama2 suluk kan namanya ?? meskipun mursyidnya beda2…
    iya to bang ??? tujuannya kan Allah bang… wass

  7. hamba ALLAH yang tiada daya upaya:) on said:

    ILLAHI ANTA MAKSUDI WARIDHO KAMADLUBI..:)

  8. akhmad syafuan on said:

    abang abang kakak kakak, manusia itu awal mulanya homo erectus, homo habilis, homo neandeantharealensis ,homo afrikanensis, homo pekingensis dan homo sapiens sapiens itu volume otaknya 1300 cc, kemudian missing link tiba tiba muncul homo sapiens volume otaknya 1600 cc inilah kita manusia modern dan otak ini haruslah diatur oleh rohani yang dibawa oleh nabi dan wali wali (YMM AYAh dll) sehingga nantinya manusia itu mempunyai yang paling tinggi rohaninya budi pekertinya grade bawahnya akal fikiran (otak) dibawahnya lagi fisik kalau tidak begitukita (otak ini liar skali, klas kita seperti hewan , tau hewan hobinya brantem, ^memperkosa^ siapa saja bahkan abang dan kakaknya skalipun),tapi gampang punah, kita termasuk saya 11000 saja nggak duduk jadinya rohani dibawah truuss he he debat sih jago. mohon maaf dan ampun ya yah ,bang, kak salam bgor

  9. Ass. Sykur yang setingi tinginya ananda haturakan Ke Haribaan YMM Ayhanda ,YM Buya, Hingga ke YM Abu, hingga detik ini masihlah ada seorang Abd kami yang msh berkenan menulis hal seperti di atas . sy yang berdomisili di BONTANG KAL TIM bersyukur atas penyampaian Sufi muda ,yang sy sebenarnya tdk tau siapa beliau ini.tapi penyampaian nya amatlah sangat indah ,yang akan dapat mengingatkan kita pada kebenaran yang telah Ayahanda berikan,di Bontang ini terkadang saya bingung dg pendapat pandapat para Abd kami yang secara kaji jauh diatas kami.namun secara pribadi saya sedih dgn apa yang terjadi di tempat kami ini ,tanpa bisa berbuat apa apa.soalnya yang saya rasa, Ilmu Ayah ini Hanya Benar , benar dan Kebenaranlah yang selalu ada, tidak ada kontek yang diluar kebenaran,mhn Do,a pada seluruh Abd kami agar sekiranya BONTANG dapat berenerji seperti dulu,agar sekiranya Abd para petugas dapat lebih berbijak sana,yang kita kerjakan hanyalah Demi mengamalkan Amanat YMM Ayahnda , tidak untuk hal yang lain

  10. WAKALIMATULLOHIHIYALULYA

  11. Ayah dengarkanlah…
    kami ingin bernyanyi
    walau air mata di pipi
    Ayah dengarkanlah….
    kami ingin berjumpa
    walau hanya dalam mimpi

  12. muaz abdullah on said:

    Hhhhmmm

  13. :mrred:

  14. “Resmilah Ayahanda Guru menjadi pewaris ilmu Rasulullah sebagai Ahli Silsilah ke-35 yang telah diberitakan dalam hadist Nabi”

    Abang2.
    Ada pertanyaan neh, apakah ada hadistnya menerangkan tentang ahli silsilah ke 35. hadist yang mana ya. tolong kasih tahu donk.

    Wassalam

    • sesat silakan sendiri aja jangan ajak-ajak orang ……..!

      siapa ayanhanda Guru lho tu….? sejak kapan jadi pewaris Rosullullah SAW.di hadist yang mana bunyinya gimana….?

      siapa Mursyid pengganti ayah guru, karena Mursyid kita tetap Ayah Guru sampai saat ini,……..? mrusyd tu siapa…..? manusia atau bukan ……..?

    • sebagai murid gunakan hatimu dalam berpendapat bukan otakmu yang berbicara… suluk dan suluk itulah jawabannya…

    • terimakasih bang sufi atas penjelasannya……

      ini mubin bang…..

    • sesat semua klen, gak ada yg benar. merasa dirinya paling suci. basuh muka kalian dgn ber wudhu’. apasih yg kalian makan dan minum oli kotor ya ? pantas ucapan kalian koq ga’ ada yg beres. dasar manusia tidak tahu diri.

      • sesama teman, saudara, saling cerca. forum ini contoh manusia yg laghnati allah.

        cari tuhan klen masing2, ntah siapa itu aq gak tau. lalu amalkan , ini yg tidak ada manfaat nya di perdebat kan.

        aku tanyak sama kalian apa untung nya ??

        mau haq ato batil klo dia percaya mau apa klen???

        jangan sok suci klen di sini.

  15. bowiebollyn on said:

    benar bang….pertanyaan saya sama seperti pertanyaan bang ikhwan…..

  16. bowiebollyn on said:

    Ilaihi Anta Maksudi, Waridho Qamadluby

  17. JOKO ANSARI, SH on said:

    Abang2 dan kakak2,

    sudah saat a kita menjalin kembali tali silaturahmi, Ayah guru telah dihujat2 dan difitnah oleh orang2 yang punya kepentingan,
    jangan lagi mempermasalahkan silsilah ke 36 dan siapa Mursyid pengganti ayah guru, karena Mursyid kita tetap Ayah Guru sampai saat ini,
    mari saling membantu,
    MUI Aceh sudah men geluarkan fatwa bahwa ajaran ayah guru sesat, mari kita hadapi bersama…!!!! cari jalan keluar…!!!

    • bagi murid2 Ayah Guru, jalan keluar hanya 1 tidak perlu risau n gelisah menghadapi hal2 sepele ini biarlah Allah yang membalas smua ini, yang perlu dicari jalan keluarnya adalah gimana kita bisa menundukkan hati kita yang sudah terlalu banyak Syetan2 yang bersemayam dalam diri kita.. Perang paling berat adalah perang melawan hawa nafsu yang ada dalam diri manusia, perbanyak suluk aja, jalan keluar akan datang kepadamu.. ilaahi anta maksudi waridoka matdlubi..

    • pokemon on said:

      menilik kejadian di masa sepeninggal rasulullah…. Foto2 BAGINDA RASUL yang tadinya diagungkan akhirnya diperintahkan untuk di bakar habis oleh ABU BAKAR…kenapa???

      1.karena Unsur HAQ sudah berpindah…. tidak
      menyerupai wadah yang sudah meninggal….
      2.HAQ RABITHAH/PENYAMBUNG tidak ada lagi sehingga,
      3.DI takutkan PENGGUNANYA akan bertuhan kepada yang
      Dzahir..

      bagaikan seorang mantan presiden… dia tidak memiliki HAQ lagi untuk memberi GRASI…. karena dia bukan lagi Presiden….walaupun dia masih hidup tetapi tidak dapat lagi menggunakan HAQnya dikarenakan tugas dan tanggung jawabnya sudah selesai….

      mau dapat grasi/Ampunan…???? carilah presiden yang baru…. hanya dialah yang bisa memberi ampunan…..

      sebaiknya diteliti baik2 ….

      Inti dari KEBENARAN SEJATI Adalah Beserta dengan UNSUR HAQ YANG TAK TERHINGGA…….Tampa Unsur TAK TERHINGGA .. semuanya adalah BATHIL….

      HAQ PENYAMBUNG putus pada saat sang GURU
      meninggal…dikarenakan SANG GURU bagaikan bulan
      hanya merupakan pantulan dari cahaya matahari.
      pada saat SANG GURU meninggal. merabit ke pada
      GURU tidak AKAN SAMBUNG MENYAMBUNG LAGI.
      DIKARENAKAN tugas telah selesai HAQ dicabut….dan di
      berikan kepada pelanjut ….

      dimasa sepeninggal rasulullah dan ABU BAKAR.. ke 3 khalifah utama Mati dibunuh..tidak terkecuali Imam ALI Kwj. kenapa???? sebagai peringatan bagi umat islam pada saat itu bahwa NUR AL HAQ tersebut tidaklah berada dalam diri mereka sehingga ayat ALLAH : tidak ada mudharat orang2 yang beserta ALLAH .>>>> menjadi tidak laku pada mereka.(ke -3 khalifah utama)

      semua teori, ilmu dan kalimat GURU besar bisa fasih kita gunakan… tetapi bagaimana pertanggungjawabannya?.. kefasihan tanpa SAMBUNG MENYAMBUNG DENGAN UNSUR TAK TERHINGGA adalah batil juga ADANYA….

      • God Mesej on said:

        Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih?
        Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak aniaya sedikitpun (Annisa;49)

        Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: “Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu.” (al-araaf;76)

        “Hai kaumku, apakah keluargaku lebih terhormat menurut pandanganmu daripada Allah, sedang Allah kamu jadikan sesuatu yang terbuang di belakangmu?
        (huud;92)

  18. Ass. Mas sufi muda kl brkenan saya mau brtnya tp bnyk bgt yg mau sy tnykan. tlg almt emailnya mas sufi muda.

  19. lalat tze tze on said:

    @ Mas Joko Ansari,

    “MUI Aceh sudah men geluarkan fatwa bahwa ajaran ayah guru sesat, mari kita hadapi bersama…!!!! cari jalan keluar…!!!”

    mo cari jalan keluar kemana mas ? hihihi no offense

  20. Aquariusta on said:

    1. “Resmilah Ayahanda Guru menjadi pewaris ilmu Rasulullah sebagai Ahli Silsilah ke-35 yang telah diberitakan dalam hadist Nabi”. (Hadist Nabi yang mana, mohon ditulis dan buktikan bahwa hadist tersebut bukan hadist palsu/lemah.)

    2. MUI Aceh sudah mengeluarkan fatwa bahwa ajaran ayah guru sesat, mari kita hadapi bersama…!!!! cari jalan keluar…!!! (Bagian/hal apa yang menyebabkan MUI Aceh mengeluarkan fatwa tsb? Sebaiknya dikaji lagi hal yang menjadi alasan MUI Aceh tsb.)

    3. Mimpi dengan seorang Guru Mursyid adalah benar dan setan tidak akan bisa menyerupai wajah Guru Mursyid yang Kamil Mukamil. (Setahu saya, setan tidak bisa menyerupai Nabi Muhammad SAW, tetapi bisa menyerupai yang lain. Hati2)

  21. Namanya saja mimpi……….sulit dibuktikan, yg tahu cuma orangnya yg mimpi sendiri.
    Mau ketemu Guru Mursyd, mau ketemu Baginda Rasul, mau ketemu paijo mau ketemu Manohara…….

    Yang bisa dipercaya adalah cerita mimpi dari hamba Allah yg bertaqwa dan beriman…

  22. A’udzubillah……..
    Bismillah……

    Biar saja orang mau berkata apa …. tetap Allah Yang Maha Kuasa
    Biar saja mereka mencaci …. hanya Allah Yang Maha Pengasih

    Hanya satu yang kita tuju …. walau jalan berliku-liku
    Jika hati terpengaruh … semua akan menjadi keruh

    Segala Puji hanya bagi-Mu yaa Allah
    Shalawat dan Salaam bagiMu yaa Rasul

    ILLAHI ANTA MAKSUDI WARIDHOKA MADLUBI

  23. terima kasih kami ucapkan
    padaMU yang tak kenal waktu
    bimbing kami didalam lingkaran
    kehidupan penuh liku
    Terima Kasih YMM AYAHANDA

  24. Assalamualaikum. Tarikat adalah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Tetapi saya hairan kenapa orang yang bertarikat sebahagiannya masih meninggalkan solat lima waktu. Apakah maqam tinggi tak lagi perlu solat lima waktu. sekian wassalam.

    • mauuuuu tau masuuuuk tarekhat luwh, . , ., . ,
      anak mana luwh, . , ., .

    • Thariqat justru mengajarkan bagaimana mendirikan sholat secara khusuk, kalau ada orang yang belajar thariqat tidak mengerjakan sholat, bukan berarti thariqatnya yang salah, melainkan orangnya-lah yang salah. Kalau ada seorang pencuri atau pembunuh yang ternyata beragama Islam, tentu bukan Islam-nya yang salah, melainkan si oknumnyalah yang salah.
      Thariqat harus sesuai dengan syariat Islam.

      • mencoba untuk lebih baik dan terus mencoba on said:

        saya sangat setuju terhadap bung anggi, sebenarnya mahzab, ataupun aliran apapun itu benar. selama berpegang kepada alquran dan alhadis. Selama berdiri diatas syariat semua insya allah benar. Janganlah kita berdebat soal siapa yang benar ataupun salah, karena kita semua islam dan semuanya menuju kepada Allah SWT . Berbicara mengenai perbedaan hanya akan semakin menambah perpecahan diantara kita semua, Islam cuman punya satu kitab suci yaitu alquraan, dan islam cuman mengakui nabi terakhir yaitu Muhammad SAW. selama kita semua berpegang pada syariat kita semua saudara.maaf sebelumnya apa bila saya salah…kebetulan saya juga baru belajar.

    • ridho roma on said:

      mau tau yazid??coba cari sendiri….,, insya allh km menemukan nya.

      ILahi anta ma’sudi waa ridhoka mathlubi.

    • siapa yang bilang orang tarikat meninggalkan Syariat, hanya orang2 yang benci pada tarikat bisa ngomong gitu.. kalo cari refensi jangan setengah2, dalami ilmu Allah sebagaimana kamu mendalami lautan yang luas… mungkin kamu akan keleleb..

  25. bagus .ilhi anta maksudiwaridhakamathlububi .wassalam and thankyou

  26. KURTDICK on said:

    Perjalanan menuju yang Hakiki….tiada batas yg dapat melaluinya, kecuali orang2 yang sdh mengenal siapa Diri-Nya & Tuhan-Nya.
    Kerinduan yang Hakiki…akan timbul bilamana kita dapat melalui perjalanan yang Hakiki.
    Jangan pernah menyerah dengan keadaan jika kita ingin mendapatkan keduanya.
    Perbedaan Tharekat & Mursyid bukan semata2 untuk saling menjatuhkan…Kenalilah Diri sendiri…sebelum mengenali orang lain.

  27. “Saya bersyukur mengenal Allah SWT dan saya juga bersyukur Allah SWT berkenan menjadi Tuhan ku”

    Terimalah salam sekhalis-khalisnya bagimu wahai Mursyidku.

  28. dimana-mana yang namanya org ingin ”kembali” dengan jalan tareqat apapun mesti dihadapkan dan mengalami penghinaan, pengkafiran bahkan dibilang gila…sudah sejak dulu kala, semuanya proses untuk pematangan rohani salik yang mesti kita pegang hanya satu; lebih baik kafir sesat dimata ormas dan manusia, daripada kafir dihadapan ALLAH dan RasulNya..

  29. Saya ikwan di TA,sampai sekarang masih bingung menjalani toriqot ini,dan kalau senior ditanyai masalah toriqot tidak ada yang mau jawab,mereka selalu bilang kalau suatu saat akan tau sendiri,Yaaa makin lama makin bingung…tapi kalau meraba2 dalam hati ini terasa tau apa kejanggalan selama ini,tapi kata hati itu bener apa dak gak ada yang tau…gimana ini para senior

  30. Mukhlis Malik on said:

    Bang Budi, bertanyalah kepada petugas yang telah ditugaskan untuk itu, saya kira abang bertanya kepada yang tidak berkompeten, makanya seperti itu. Semoga abang tidak bingung lagi.

  31. @Budi Leksono

    Untuk menambah pengetahuan kita di Tarikat NB, kita bisa membaca buku-buku karangan Ayah (Prof.Dr.Kadirun Yahya) maupun karangan Prof.DR.Djamaan Nur, selanjutnya bila ingin penjelasan bisa bertanya pada petugas/Abang-abang di Surau yg telah ditugaskan ( seperti yg disampaikan abang Mukhlis Malik)
    semoga bermanfaat.

  32. ILLAHI ANTA MAKSUDI WARIDHOKA MADLUBI

  33. ikut asli ambarawa.. mohon bimbingannya salam.

  34. bedy indra on said:

    HEYYYYYYYYYYY!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! KALIAN YANG BERDEBAT DIATAS ADALAH ORANG TOLOLLLL!!!!!!!!!!!!!!!!!!…
    GA AKAN KETEMU JALAN KELUAR GOBLOKKKKKKKKKK!!!!!!!… SEBENARNYA AYAHANDA TIDAK MAU DI EKSPOSE SEPERTI INI……. SUFI MUDA ITU TERLALU VULGAR….. DI TUTUP SAJ KLAU SUFI MUDAMASIH MENGAKUI SEBAGAI MURID/CUCU AYAHANDA GURU…..

    • @Bung Bedy…
      Orang Tolol akan bergaul dengan orang Totol. Kalau anda menuduh orang lain tolol berarti anda menuduh diri anda sendiri.
      Pertanyaan saya kepada anda, apa batas vulgar?! Kalau memang saya terlalu vulgar menurut anda yang gk vulgar itu gmana?
      silahkan buat blog sendiri, buat pemikiran sendiri untuk berdakwah Tassawuf kemudian baru bisa menyalahkan orang lain.
      Penonton itu memang biasanya merasa lebih hebat dari pemain
      Salam

      • Saya Teringat Do’a Abangda Husin Jindan di hadapan YMM Ayahanda,kira kira begini Do,a Beliu saat Hari Keputraan
        ” , apa yang kiranya telah kami anggap benar ,ternyata salah ,apa yang kami anggap benar untuk Ayah ,ternyata malah menyakiti Hati Ayahanda ” itulah sepenggal Do,a dari Abd Tua mewakili sekalian Ihwan
        Jadi pandai pandailah kita semua, apa yang menurut kita benar belumlah tentu benar menurut Guru kita, Dan jika mengaku Tali Dari YMM Ayahanda Guru haruslah ikut pada penerus Tali Nya yang Benar yang di tunjuk dari SilsilahNya yang benar
        salam

  35. Mas jangan terlalu vulgar……………….!!!!!!! a

  36. SAPIHITAM on said:

    Ass. salam kenal buat sufi muda dan crue

    Sebenarnya blok ini mantap sekali saya juga mengharap lebih terbuka lagi. Tak perlu emosi, perbedaan pendapat itu sehat yang penting jangan mencela satu sama lain.Yang sudah terlanjur jangan semakin emosi. Dan semuanya juga tak ada yang debat kok. tenang aja. Ingat Judul diatas adalah napak tilas. bukan yang lain.
    Bicara Tharikat itu benar adanya… Bicara Mursyid juga Benar. Bicara ibadah ini caranya. bicara amal ini metodenya, kalau kau baca alquran tanpa ada yang membimbing seorang guru kau bisa salah arti dan makna. Kalau kau baca saja salah gimana kau bisa beribadah ? sampai Tuapun kau akan belajar terus tak pernah beribadah sesuai Harapan. Semuanya ingin masuk surga kan ? Silahkan tak ada yang nglarang kok.. Yang baik, yang jelek, yang ibadahnya sedikit dan banyak semuanya boleh kok masuk surga. Kecuali yang ndak mau aja yang ndak Boleh masuk.
    Bebas kok siapa saja boleh masuk surga iyakan Bang sufi Muda..?
    Jangankan kita yang rajin beribadah dan beramal sholeh .. yang pelacur aja bisa jadi ahli surga …
    masuklah dan beragama islamlah yang kafah agar kau lebih tau.
    Buat yang ingin tau diri sendiri. belajarlah terus dengan diri sendiri. semoga kau tahu diri sendiri.

    Salam buat bang sufi Muda Cruew.

    • Ya Tapi Tuhan punya peraturan yang harus dipatuhi,tak perlu dipikir Surga.jika dah benar berpegang Pada Tali Nya
      Kalau secara teori sangatlah Gampang..tidak ada yang salah kalau cuma tulisan tulisan, selagi ada patokan Nya

      • katanya nur muhamad itu cuma satu dan di berikan kepada penerus selanjutnya. artinya cuma ada 1 musid. terus sekarang ketika sya baca belog ini kok mursidx banyak.. mana yg harus sya ikuti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: