• Tasauf

    Setelah Shalat Subuh (9)

    Syariat dan hakikat tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lain. Kita tidak bisa mengambil salah satu kemudian meninggalkan yang satunya. Syariat ibarat jasad sedangkan hakikat ibarat ruh tentu keduanya harus ada dalam waktu bersamaan. Syekh Muhammad Hasyim al-Khalidi mengibaratkan hakikat seperti badan sedangkan syariat seperti pakaian. Badan tanpa pakaian menjadi telanjang sedangkan pakaian tanpa badan tidak bermanfaat sama sekali.

  • Nasehat,  Tasauf

    Nasehat Imam al-Ghazali

    Jika sampai saat ini masih ada orang yang menolak Tasawuf dan segala praktik dzikir dalam Tarekat adalah hal yang wajar karena ilmu dalam agama tersebut berlapis atau bertingkat. Antara satu tingkat dengan tingkat lain kelihatan berbeda namun pada hakikatnya sama. Anak kelas 1 SD berhitung dengan memakai jari tangan karena jumlah hitungan masih bisa dihitung oleh tangan, cara ini tidak lagi diperlukan oleh anak SMP karena hitungan mereka sudah lebih banyak dan rumit. Cara membaca anak SD dengan suara keras dan nyaring tidak berlaku di SMP apalagi di Perguruan Tinggi tapi tujuannya sama yaitu membaca agar memperoleh ilmu.

  • Tasauf

    Memandang yang SATU Kepada Yang Banyak

    Judul ini saya ambil dari ungkapan hakikat dari Maulana Saidi Syekh Muhammad Hasyim al-Khalidi untuk menjelaskan tentang hakikat Tuhan dan Tajalli-Nya di alam ini. Laksana matahari yang hanya SATU, tapi sinarnya tanpa batas bisa dinikmati diseluruh dunia, semua orang bisa memandang matahari, merasakan hangat sinarnya dan mengambil manfaat dari energi yang di kandungnya. Semua meyakini bentuk matahari adalah bulat namun cahaya matahari pada dasarnya tidak memiliki bentuk. Ketika cahaya tersebut masuk ke dalam wadah empat persegi maka wujudnya empat bersegi dan saat cahaya matahari melewati atap rumah yang bocor berbentuk segitiga maka cahaya matahari akan terlihat dalam bentuk segitiga. Benda padat tidak bisa disatukan dengan benda padat karena akan tersisa…

  • Tasauf

    Berdamai Dengan Diri

    Malam selasa penuh berkah dimana para pecinta bergegas penuh semangat mendatangi Sang Kekasih, sebagian menyebut sebagai “Pelepas Rindu”, sebagian lain menyebut “Mengambil Berkah”, tidak salah juga kalau ada yang menyebut “sebagai wujud patuh” dan pada umumnya menyakini sebagai tradisi tarekat yang sudah ada sejak zaman Nabi yaitu dzikir berjamaah setelah shalat Isya di malam Selasa dan malam Jum’at. Dzikrullah atau mengingat Allah adalah amalan yang tidak terhingga nilainya, disebut dalam al-Qur’an dan Hadist. “Berdzikirlah (Ingatlah) kamu pada-Ku, niscaya Aku akan ingat pula padamu! ” (Al–Baqarah :152). Makna ayat di atas apabila seorang hamba berdzikir (ingat) kepada Allah dengan metodologi yang tepat, maka Kalimah Allah yang asli berasal dari Allah akan diberikan…

  • Tasauf

    Bai’at

    Abu Bakar menjadi khalifah yang pertama melalui pemilihan dalam satu pertemuan yang berlangsung pada hari kedua setelah Nabi Wafat dan sebelum jenazah beliau di makamkan. Itulah antara lain yang menyebabkan kemarahan keluarga Nabi, khususnya Fatimah, putri tunggal beliau. Pada hari itu Umar Bin Khattab mendengar berita bahwa kelompok ansar mendengar berita sedang melangsungkan pertemuan di Saqifah atau Balai pertemuan Bani Saidah, Madinah, Untuk mengangkat Saad Bin Ubadah, seorang tokoh ansar dari suku khazraj, sebagai khalifah. Dalam keadaan gusar umat cepat cepat pergi kerumah kediaman Nabi dan menyuruh seseorang untuk menghubungi Abu Bakar, yang berada dalam rumah, dan memintanya supaya keluar. Semula Abu Bakar menolak denagan alsan sedang sibuk. Tetapi akhirnya…

  • Tasauf

    Hanya Wali yang kenal dengan Wali…

    Saya memulai tulisan ini dengan doa, “Yang Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang serta Maha Memberi Petunjuk, tuntun dan bimbilah kami agar mengenal salah seorang kekasih-Mu di muka bumi ini sehingga atas bimbingan kekasih-Mu kami bias mengenal Engkau sebagai mana diri-Mu ingin dikenal, Amin”. Imam Al-Ghazali ketika ditanya tentang Seorang Pembimbing Rohani, Guru Mursyid yang tidak lain adalah seorang Wali Allah, Beliau berkata, “Menemukan Guru Mursyid itu Lebih mudah menemukan sebatang jarum yang disembunyikan di padang pasir yang gelap gulita”. Bisa kita bayangkan bagaimana sulitnya menemukan sebatang jarum ditengah padang pasir di gelap gulita, dalam kondisi terang pun akan sulit menemukannya. Ungkapan Al-Ghazali yang digelar sebagai “Hujjatul Islam” tidaklah berlebihan,…

  • Tasauf

    Patuh…

    Dalam dunia sufi, patuh kepada Guru secara zahir dan bathin merupakan syarat mutlak yang tidak bisa di tawar-tawar, hal yang wajib di penuhi oleh seorang murid agar dia berhasil dan tercapai tujuan dari berguru yaitu makrifat kepada Allah dan mendapat rahmat dan karunia-Nya. Dikalangan sufi, ilmu bukanlah hal yang pokok, amalan juga bukan hal utama, yang terpenting dari semua itu adalah PATUH kepada apa yang diperintahkan atau apa yang dilarang oleh Guru.