• Pemikiran

    Ahli Kitab…

    Ahli Kitab secara etimologi berasal dari dua suku kata yaitu kata Ahli yang merupakan serapan dari bahasa Arab dan kitab. Kata ahl  adalah bentuk kata benda (isim) dari kata kerja (Fi’il) yaitu kata ahila-ya’halu-ahlan. Al-Ahl yang bermakna juga famili, keluarga, kerabat. Adapun kata Kitab atau Al-Kitab maka sudah masyhur di Indonesia yaitu bermakna buku, dalam makna yang lebih khusus yaitu kitab suci. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa ahlul kitab adalah ahli yaitu orang-orang yang berpegang kepada kitab suci selain al-Qur’an.

  • Pemikiran

    484

    Rasa syukur tidak terhingga selalu kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya yang diberikan kepada kita semua tanpa putus-putus nya, tanpa pilih kasih, memerlukan keheningan hati dan ketenangan jiwa untuk bisa merasakan semua karunia tersebut. Allah menciptakan alam ini dengan segala kesempurnaan dan Allah juga menciptakan hukum-hukum yang berlaku di alam dengan sangat adil. Maka disamping kita belajar firman kitabi, firman Allah yang diabadikan dalam kitab suci, kita juga perlu belajar firman Afaqi yaitu firman Allah yang ada di alam semesta ini baik yang Nampak maupun yang tersembunyi.

  • Pemikiran

    Pemimpin Yang Ideal Dalam Islam

    T. Muhammad Jafar** Islam adalah agama yang hadir sebagai rahmat bagi semesta alam. Pada awal kehadirannya Islam adalah agama yang menentang segala bentuk diskriminasi, eksploitasi manusia dan perendahan martabat kemanusiaan, oleh karena itu salah satu misi kerasulan Nabi Muhammad SAW adalah pembebasan manusia secara utuh sebagai makhluk terbaik diantara berbagai elemen kehidupan yang lain. Kepemimpinan adalah penopang utama berjalannya sebuah mekanisme atau sistem pemenuhan segala kebaikan, kemaslahatan, kemakmuran dan kesejahteraan manusia tersebut. Kepemimpinan dalam Islam adalah sebuah hal yang sangat penting dan dijaga eksistensi serta keberlansungannya dan pemimpin menempati posisi yang strategis, yang disebut dengan “Ulil Amri”, dimana rakyat dituntut ketataannya kepada “Ulil Amri” tersebut.

  • Pemikiran

    Lapor Tuhan…

    Oleh : Abu Hafidzh Al Faruq Laporan adalah informasi, laporan bisa disampaikan secara tertulis maupun lisan. Pada instansi resmi biasanya laporan disampaikan secara tertulis bahkan seringkali harus dipresentasikan atau diexpose. Laporan biasanya juga diminta secara periodik seperti harian, mingguan, bulanan atau tahunan. Laporan ini dibutuhkan untuk mengevaluasi kinerja suatu kegiatan atau aktivitas terhadap objek tertentu. begitulah defenisi singkat saya tentang laporan. Dalam hubungan manusia dengan Tuhan dalam konteks hamba dengan Khalik, mutlak diperlukan laporan yang lebih intens oleh si hamba kepada Tuhan, kapan saja, dimana saja dan tentang apa saja yang ingin dilaporkan tanpa ada suatu batasan apapun mengenai waktu, tempat, objek yang dilaporkan dan tanpa harus melewati  protokoler apapun…

  • Pemikiran

    Tuhan Milik Siapa? (2)

    Ketika manusia memperebutkan Tuhan, saling bermusuhan untuk mendapatkan kepemilikan yang mutlak terhadap Tuhan maka disaat itulah eksistensi Tuhan itu sendiri menjadi kabur bahkan hilang sama sekali. Ketika manusia memiliki keyakinan bahwa Tuhan bukan milik siapa-siapa tetapi Tuhan memiliki kita semua serta seluruh alam jagad raya, maka disaat itulah pula akan timbul kesadaran untuk saling menghargai, saling mengasihi antara semasa manusia.

  • Pemikiran

    Tuhan Milik Siapa? (1)

    Sejarah memberikan catatan kepada kita bahwa pertumpahan darah yang paling banyak terjadi di dunia disebabkan karena memperebutkan Tuhan, Agama dan Kebenaran. Keyakinan  kuat atau fanatisme terhadap agama satu sisi memberikan hal yang positif, membuat manusia mengikuti aturan sehingga dengan keteraturan itu menyebabkan hubungan manusia dengan manusia menjadi harmonis begitu juga hubungan manusia dengan alam. Di sisi lain, ketaatan dalam agama tanpa di iringi semangat toleransi dan pengetahuan yang mendalam terhadap agamanya dan agama lain akan memberikan ruang kebencian yang ketika dijadikan alat politik oleh sekompok orang akan menjadi racun berbahaya dalam masyarakat.

  • Pemikiran

    TAREKAT DAN PEMBEBASAN MANUSIA

    T. Muhammad Jafar Alumni Konsentrasi Pemikiran dalam Islam, Pasca Sarjana IAIN Ar-Raniry Ketua Liga PhiloSufi (PhiloSufi League) Email : filosofdunia@gmail.com Manusia dalam kondisi alamiahnya dibedakan dengan makhluk lainnya pertama-tama bukanlah karena kemampuan akal budinya, tetapi karena kehendak bebas dan kemampuannya untuk memperbaiki dan menyempurnakan diri secara terus menerus. Dalam konsep fitrahnya, manusia ada (eksistensi) terlebih dahulu baru kemudian menyusun esensinya (ke-apa-an) nya. Contohnya : “Bambang, misalnya, ada terlebih dahulu, baru kemudian dia menyusun sendiri esensinya menurut kehendak bebasnya (free will). Dengan kehendak bebas yang ada padanya, Bambang bisa menjadi apa (esensi) saja seperti menjadi seorang presiden, Menteri, akademisi, ulama, jenderal, pengusaha, lawyer, dsbnya.” Ketika manusia itu ada, maka secara alamiah…