-
Mbah Google
Bang Sanusi, begitu saya memanggil nama salah seorang teman seperguruan saya di tarekat yang sudah saya kenal sejak 17 tahun silam. Nama lengkapnya Ahmad Sanusi, orang-orang memanggilnya Bang Sanusi, belum pernah saya mendengar dia di panggil “mas sanusi” walaupun di kalangan orang-orang Jawa. Orangnya pendek kulitnya hitam, beberapa kali saya mendengar Guru memanggilnya dengan “Nusi”, namun lebih sering di panggil “Sanusi”. Ciri khas abang yang satu ini adalah senyum, jumpa siapapun dia berikan senyum terbaiknya, terutama di surau. Kalau di hitung-hitung sudah sangat banyak tabungan amal ibadahnya, kalau memang senyum dimasukkan ke dalam salah satu bentuk ibadah. Saya tahu betul bahwa Bang Sanusi termasuk orang yang tidak begitu paham dengan…
-
Bahaya di Balik slogan “Kembali ke al-Qur’an dan Sunnah”
Anda mungkin sering mendengar kata-kata seperti judul di atas, anda di nasehati untuk kembali ke Al-Qur’an dan Hadist. Sekilas nasehat tersebut baik, tentu saja baik karena kita dianjurkan untuk menjadikan al-qur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup, tapi kalau direnung lebih dalam kita juga wajib bertanya, apakah semua orang diberi kebebasan untuk menafsirkan al-Qur’an? Kalau anda ada persoalan kemudian buka al-Qur’an dan Hadist kemudian memahami sendiri? Lalu dimana anda mau letakkan pendapat para ulama yang telah menyusun tafsir dan penjelasan lengkap selama 1400 tahun?
-
Nasib mu ditentukan oleh Variable
Saya meyakini bahwa Tuhan menciptakan dunia secara bertahap dan melewati proses yang panjang, sesuai dengan penemuan para ilmuan bahwa bumi terbentuk dalam rentang waktu milyaran tahun. Proses sempurnanya bumi sehingga bisa ditempati sesuai dengan hukum-hukum yang telah ditetapkan-Nya dan proses tersebut terus berlangsung sampai saat ini. Tentang kemakmuran dan kemiskinan, kebahagiaan dan kemelaratan, hidup dan mati, semuanya sesuai dengan hukum-hukum yang telah dibuat oleh Tuhan di alam ini.
-
Hukum Universal: Berkelimpahan (2)
Atas Rahman dan Rahim Allah Ta’ala maka Dia menurunkan agama, aturan-aturan yang memudahkan manusia memahami hukum-hukum yang tidak Nampak dialam ini, manusia bersama agama tidak perlu lagi memikirkan atau melakukan riset yang membutuhkan waktu lama untuk bisa berjalan sesuai dengan hukum alam tersebut, tinggal menjalankan apa yang diperintahkan Tuhan dan meninggalkan larangan-Nya maka secara otomatis manusia akan berada dalam hukum-hukum yang berlaku di alam ini.
-
Hukum Universal : Berkelimpahan
Tuhan menciptakan alam ini dengan penuh kelimpahan dan hukum-hukum yang berlaku di alam di rancang agar alam tetap dalam kondisi berkelimpahan. Hukum alam akan memberikan keseimbangan jika ada hal yang dilanggar dan alam akan kembali pada kondisi semula, penuh dengan kelimpahan tanpa kekurangan. Ketika anda menanam sebutir padi maka alam memberikan anda bukan sebutir tapi ratusan butir, ini salah satu contoh sederhana tentang hukum kelimpahan yang berlaku di alam ini.
-
Menciptakan Takdir
Menarik memang untuk di kaji tentang Takdir, ketetapan Allah atas segala sesuatu terutama menyangkut dengan nasib manusia, apakah Allah telah menentukan segala sesuatu dari awal tanpa bisa di ubah sama sekali atau Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk menentukan nasibnya sendiri berdasarkan hukum-hukum yang telah ditetapkan-Nya. Dalam sejarah, Takdir menjadi perdebatan panjang yang tidak selesai sampai sekarang dan mungkin sampai kapan pun. Tentang Takdir ada 3 pendapat berbeda dari masing-masing kelompok besar yakni :
-
Serban dan Jubah Haram
Dalam kitab Sunan Ibn Majah, ada hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang memakai pakaian syuhrah di dunia, Allah SWT akan memakaikannya pakaian kehinaan pada Hari Kiamat, kemudian ia dibakar di api neraka.” Menurut para ulama, pakaian syuhrah adalah pakaian yang berbeda dari pakaian yang dipakai penduduk negeri di mana pemakainya tinggal. Disebut pakaian syuhrah (popularitas) karena pemakainya dengan pakaian tersebut ingin mudah dikenal oleh orang-orang.