Tasauf

Syarat dan Kriteria Mursyid Menurut Prof. Dr. S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc

Seorang ahli fiqih yang sudah boleh disebut ulama disamping ilmu dan pengalaman dalam hukum hukum Islam juga memimpin sebuah lembaga keagamaan mendatangi saya ingin mempelajari tasawuf dan menekuni tarekat. Terjadi diskusi yang sangat menarik dan dari diskusi tersebut, ternyata beliau sudah banyak membaca tentang tasawuf/tarekat dari berbagai macam buku termasuk karya-karya klasik. Kebetulan beliau juga penggemar kitab kuning (kitab klasik) karangan ulama-ulama dulu. Ada sebuah pertanyaan yang menarik bagi saya dan bagi kalangan pengamal tarekat pertanyaan itu tidak pernah ditanyakan dan dianggap tabu. Beliau bertanya, “Kalau saya mengamalkan zikir tarekat, berapa lama saya bisa jadi Mursyid?

Bagi kita yang telah menekuni tarekat tentu saja pertanyaan seperti itu ganjil karena kita semua tahu bahwa tidak ada seorang murid yang bercita-cita jadi Mursyid. Seorang Mursyid bukanlah hasil dari beramal, bukan pula karena pengetahuannya tentang tarekat, bukan lamanya menekuni tarekat akan tetapi seseorang diangkat jadi Mursyid semata-mata karena Allah SWT. Saya yakin pertanyaan diatas ditanyakan juga oleh sebagian pembaca sufi muda.

Dalam beberapa Tarekat termasuk Naqsyabandi memang masih ada pengangkatan  banyak Mursyid seperti Tarekat Naqsyabandi Al Khalidi yang ada di Aceh dibawah pimpinan Syekh Muhibuddin Wali bin Syekh Muhammad Wali Al Khalidy. Seorang yang telah di izinkan untuk memimpin suluk diberi gelar mursyid sedangkan dibawahnya disebut wakil mursyid dan dibawahnya di sebut khalifah sedangkan pimpinan secara keseluruhan dan menjadi Mursyid dari seluruh jamaah disebut Saidul Mursyid. Biasanya pengangkatan Mursyid dilakukan setelah selesai suluk. Oleh Saidul Mursyid mengijazahkan Mursyid, wakil mursyid dan khalifah kepada orang-orang yang dianggap layak menerimanya. Setiap suluk terkadang diangkat 2 orang Mursyid, 3 orang wakil mursyid dan sejumlah khalifah sesuai dengan kebutuhan daerah.

Oleh karena tradisi adanya pengangkatan lebih dari seorang Mursyid seperti yang saya ungkapkan di atas maka wajar kalau orang bertanya kapan dirinya bisa menjadi mursyid dengan tujuan ingin membimbing manusia ke jalan Tuhan.

Di dalam Tarekat Naqsyabandi pimpinan Prof. Dr. H. S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc tidak ada pengangkatan Syekh atau Mursyid karena cuma ada satu Mursyid yaitu Beliau sendiri. Gelar khalifah pun tidak lagi dipopulerkan karena Baliau kawatir gelar itu akan membuat muridnya menjadi sombong dan jauh dari sifat-sifat ubudiyah. Beliau dengan rasa kerendahan hati merasa tidak berhak mengangkat khalifah. Beliau pernah mengatakan, “Biarlah gelar khalifah itu Allah sendiri yang memberikannya”.

Tentang kriteria dan syarat-syarat untuk menjadi seorang Mursyid, Prof. Dr. H.S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc dalam bukunya, Ibarat Sekuntum Bunga Dari Taman Firdaus berkata:

“Syarat-syarat bagi seorang mursyid amatlah berat, dan kalau saya ditanya, apakah saya telah memenuhi syarat untuk mursyid? Maka jawabnya amat berat untuk mengatakan “ya”, atau kalau ingin jawaban yang mudah saja, “tidak tahu” Karena sebenarnya bukan saya sendiri  yang harus menilai kualitas saya (begitulah beratnya kriteria seorang mursyid) namun saya melaksanakan tugas dengan sepenuh tenaga, sepenuh jiwa dengan hati yang sebulat-bulatnya. Siap melaksanakan suruh dari pada guru saya yang juga merupakan suruh dari Allah dan Rasul, yaitu menegakkan Dzikrullah dalam diri pribadi saya dan dalam pribadi umat. Jadi beliau-beliau yang diataslah yang menilai akan kualitas diri saya”.

Selanjutnya menurut Beliau, kriteria guru mursyid dapat dilukiskan atau digambarkan secara riil ke dalam tujuh butir antara lain sebagai berikut :

  1. Pilih guru kamu yang mursyid, (dicerdikkan oleh Allah), bukan oleh yang lain-lain dengan mendapat izin Allah dan ridha-Nya.
  2. Ia adalah kamil lagi mukamil (sempurna lagi menyempurnakan) karena karunia Allah.
  3. Yang memberi bekas pengajarannya, (kalau ia mengajar atau berdo’a, maka berbekas pada murid, si murid berubah ke arah kebaikan).
  4. Masyhur ke sana ke mari. Kawan dan lawan mengatakan “Ia seorang Guru besar”.
  5. Tidak dapat dicela oleh orang yang berakal akan pengajarannya, yakni tidak dicela oleh al Qur’an dan al Hadist serta ilmu pengetahuan.
  6. Yang tidak kuat mengerjakan yang harus, umpamanya membuat hal-hal yang tidak murni halalnya.
  7. Tidak setengah kasih akan dunia, karena bulat hatinya. Ia kasih akan Allah, ia bergelora dalam dunia, bekerja keras untuk mengabdi kepada Allah SWT bukan untuk mencintai dunia.

Seorang mursyid merupakan orang yang wara’ dan sangat hati-hati dalam hal-hal yang belum jelas kedudukan hukumnya. Hatinya tidak condong kepada dunia dan selalu berkekalan dalam zikirullah. Apapun gerak dan tindakannya selalu memohon izin dan petunjuk dari Allah SWT.

Beliau juga pernah menggambarkan kedudukan seorang mursyid ibarat seorang yang mengendari kuda dengan kecematan tinggi dengan memegang gelas yang airnya penuh. Kuda harus dipacu dengan kencang sedangkan air tidak boleh tumpah setetespun.

Demikian kriteria mursyid menurut Prof. Dr. H.S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc, mudah-mudahan akan bisa memberikan gambaran kepada kita semua tentang mursyid dan menurut saya apa yang Beliau kemukakan sudah mewakili dari sekian banyak kriteria mursyid yang pernah dikemukakan oleh para syekh tarekat dari dulu sampai sekarang. Akan tetapi dikesempatan lain akan saya tulis juga kriteria dan syarat mursyid menurut syekh lain termasuk Syekh Abdul Qadir Jailani, Syekh Muhammad Amin al Kurdi dan Syekh Ibnu Athailah as Sakandari sebagai bahan perbandingan untuk kita semua.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat untuk kita semua, amien ya Rabbal ‘Alamin.

253 Comments

  • tyangjowo

    Ruaaar biasa.
    Saya awam banget soal mursyid dll.
    Yang saya tahu umat islam saat umumnya sudah amat jauh tertinggal dari umat2 lain didunia hampir disemua bidang. Politik, sosial-budaya, pendidikan, ekonomi, teknologi. Memang forum ini tidak membahas hal ini.
    Akan tetapi adakah kemungkinan dengan dengan meningkatnya kesadaran spiritual akan menolong ketertinggalan umat?
    Maaf jika tidak relevan, mohon dilupakan saja.

  • sufi gila

    salam cinta dan damai saudaraku

    @semua
    melakukan hubungan batin sudah biasa dilakukan oleh manusia … contohnya terhubungnya perasaan antara orang tua dan anak … sepasang kekasih atau suami istri … dlll sebagainya …. maka dalam berhubungan dengan Tuhan maka kita harus terhubung dengan utusanNya sehingga bisa bertanya kapanpun dan di manapun tanpa dibatasi ruang dan waktu … tapi jalinan hati itu tak akan pernah terbentuk tanpa proses mencintai yang awalnya ada proses jasmaniah sbg contoh mendengarkan ceramahnya melakukan pekerjaan yg menyenangkan hatinya sampai terjalin hubungan cinta

    al fatiha : tunjuki aku jalan yg lurus yaitu jalannya orang orang (utusan Nya) dstnya ……

    carilah utusan Nya bertanyalah padanya tentang jalan lurus …. rebut hatinya dengan sabar syukur ikhlash …. maka engkau akan terhubung dengan utusan Nya sehingga bila ada pertanyaan maka kita bisa bertanya di alam ruh sehingga tercapailah pemahaman hati …. karena wajah Allah di atas wajah kekasih Nya tangan Allah berada di atas tangan kekasih Nya ridho Allah ada di atas ridho kekasihNya

    bukan saya mengatakan bahwa mendapatkan Guru adalah gampang bukan juga susah …. niatkan saja maka pasti akan ketemu … yakini Al Fatiha yg anda baca tiap hari maka Allah akan mempertemukan engkau dengan utusan Nya yg paling pas untukmu

  • mukhtar alfaqir

    salam buat bang sm.aku sudah lama mengikuti tulisan2 anda.kini aku bisa tersenyum,tertawa,menangis,marah,haru atas komentar rekan2 sufi,untuk pertanyaan mas lanang yg merasa belum menemukan,dan mas sufi2 lain yg telah merasa menemukan,ini merupakan rahmat bagi semua yg membacanya,orang yg menemukan tidak akan pernah melepaskan,ada pertanyaan yg tak perlu dijawab dan ada jawaban yg tak perlu dipertanyakan,salam buat bang sm semoga Allah SWT merahmatimu dgn terbukanya hijab,aku ingin sekali dekat denganmu,

  • masih atheis

    sodara2 semua emang Tuhan itu ada, kalo ada tunjukkan dimana dia, lagi ngapain dia? kalo ketemu tuhan saja tidak, bahkan tuhan ada ato tidak ndak bisa buktikan? tuhan itu hanya khayalan, maka yang kalian diskusikan khayalan semua, kecuali bisa temukan dan buktikan bahwa tuhan itu ada

  • gw

    @masih atheis
    wah, jangan bohong mas
    wah, jangan bohong mas
    wah, jangan bohong mas
    wah, jangan bohong mas
    wah, jangan bohong mas
    wah, jangan bohong mas

    CkCkCk……
    (kasian banget nie orang….)

    • bing

      kemplang aja om atheis ! pasti dia terasa sakit, trus tanyain dia, sakit itu kaya apa ? bundar, hijau, kotak2 ungu ato bahkan seperti dia ????????

  • masih atheis

    @ tuan gw
    makasih atas komentnya, memanglah hidup ini penuh tipuan barang kali juga kalian yang merasa bukan penipu adalah penipu

  • ajak-ajak

    @masih atheis
    saya bisa dibilang bekas atheis loh. hehhehe…
    Dulu sayapun sedikit meragukan keberadaan Tuhan, meskipun saya tidak menyangkalnya 100%.
    Itu mengarahkan saya ke pencarian Tuhan (padahal Tuhan kan gak pernah menghilang hehehe…)
    Akhirnya saya berdiskusi dengan teman saya yang memperkenalkan konsep keTuhanan dari Nenek Guru saya Prof. Dr. Kadirun Yahya M.A. , Msc. yang sangat-sangat logis dan bisa diterma akal dan hati saya.
    Cuma saya masih kepingin jelas Apa/siapa/bagaimana Tuhan yang saya sembah. Ternyata saya pun dibawa menemui Nya. Yah,, baru lah saya yakin 100000….. % lebih akan keberadaan Nya….
    Caranya? harus persis seperti para Nabi dan Rasul. Mereka adalah contoh buat semua ummat …
    yah… pertama-tama haruslah bertemu dengan malaikatnya dulu. Kalau tidak, ya tidak akan bertemu.
    Atau mas juga gak percaya adanya malaikat? yaiyyyaaaallaaahhh, Tuhan aja ga dipercaya, apalagi cuma malaikatNya. Ya gak mas? hehehehe….

    Kalo di Islam lakum dinukum waliyadin, mas. Terserah bagaimana mas beragama, biarkan kami beragama.
    Gak perlu repot kan?

  • gw

    @mas atheis

    ah.. makasih juga…
    saia jadi tersadar akan kesalahan saia…
    mohon maaf ya….

    saia ini memanglah seorang penipu. bahkan juga menipu diri sendiri kok. tp saia sangat tidak suka dengan diri saia ini nan penipu, bejat, munafik, de el el yang jelek-jelek….

    paling ga saia ga separah ente dalam hal ini…..

    lapar dikasi makan ma Tuhan, ngantuk dikasi tidur ma Tuhan, trus dibangunin lagi ma Tuhan, sakit disembuhin ma Tuhan, jalan-jalan ke mall dijagain, pergi kemana-mana dijagain selamat ampe tujuan, de el el yang de el el ini ga akan bisa pernah ente hitung sampai akhir waktu….Eh, malah ga ngakuin bhwa Dia ada.

    tak tahu diri namanya….

  • gw

    @all atheis

    seorang ilmuwan Indonesia –ia seorang dosen saat ini di jerman dan di singapura dan juga seorang peneliti di 3 negara sekaligus, singapura, jerman, dan amerika– pernah ditanyai oleh seorang ilmuwan jerman, teman dosennya di sebuah universitas di jerman sana.

    Temannya ini seorang atheis. Ia bertanya bener ga Tuhan itu ada? Lalu ilmuwan indonesia ini pun menjawab seperti ini:

    “kalau ada sebuah kamar kosong yang ga ada isi apa-apa didalamnya, kemudian kamar tersebut dikunci rapat sehingga ga bisa dimasuki bahkan oleh cecak sekalipun.

    kalau tiba-tiba didalam kamar tersebut ada sebuah komputer, kamu percaya ga?”

    well, jawabannya bisa ditebak….

    cukuplah masalah atheis ini sampai disini.. hanya orang-orang tukang tipu yang ingin menyesatkan orang lain atau orang yang menipu dirinya sendiri saja yang mau bilang bahwa Tuhan itu ga ada…

    ==============================================
    Artinya: Dan jika kamu tanya orang-orang kafir itu siapa yang menjadikan langit dan bumi niscaya berkata mereka itu ALLAH-lah yang menjadikan
    (Luqman: 25)
    ==============================================

    anyway, ada sebuah kisah lucu si ilmuwan yang kita biacarakan diatas. dia dan teman dosennya yang lain bertempat di ruang kerja yang sama. di ruangan itu ada 2 meja berikut kursinya. namun salah satu dari kursi tsb jelek kondisinya sehingga tidak enak untuk diduduki.

    karena keduanya ingin mendapatkan kursi yang bagus, maka mereka berlomba duluan datang ke kampus supaya bisa memakai kursi yang bagus.

    semakin hari, semakin pagi saja mereka datang ke kampus karena rebutan kursi. suatu hari ilmuwan kita ini melakukan sesuatu yang membuat temannya ini kecele.. Ketika ia mendapatkan kursi impian hari itu, sebelum pulang dia menaruh jaketnya di kursi tersebut. dan pulang.

    esoknya temannya datang pagi-pagi ke kampus seperti biasanya untuk mendapatkan kursi tersebut. namun ketika dia datang, dia lihat jaket si ilmuwan indonesia sudah ada disana. buset dah… pikirnya. pagi amat datangnya ni orang…

    jam 8 barulah ilmuwan kita ini datang sambil senyum-senyum pada temannya. “kamu baru datang?” tanyanya. “yep!!”

    khakhakha… cerdik juga ilmuwan kita nie…
    aya aya wae….

  • masih atheis

    @tuan GW & ajak ajak
    saya sama sekali tidak pingin mempengaruhi keyakinan tuan2, sama sekali tidak justru kami sedang mencari dan pengin buktikan bawa tuhan itu ada. Barangkali di forum yang mulia ini, tuan2 yang sampai saat ini meyakini bahwa tuhan itu ada dan bukan khayalan bisa bantu akan kegelisahan yang saya alami saat ini.

    saya dulu dilahirkan dikalangan santri, setelah sekian lama menjalani agama orang tua dan belajar tentang agama-agama lain kemudian saya ambil kesimpulan bahwa tuhan itu hanya hayalan manusia saja. kenapa seperti itu ?
    1. saya melihat bahwa tuhan itu selalu menjadi bahan perdebatan dan polemik antar agama bahkan antar umat dalam satu agama. maka dari itu saya bertanya pada diri saya sendiri HANYA KHAYALANKAH TUHAN?
    2. dulu ketika saya belum alami ketidak percayaan bahwa tuhan itu ada (yang barangkali menurut tuan2 saya ini sesat berfikir) saya rajin sholat tetapi kemudian saya berfikir ketika saya ucapkan ALLAAHU AKBAR ndak ada tuhan depan saya, kenapa ketika saya puja dia ndak ada datang.
    3. saya perbandingkan antara orang yang beragama yang katanya mulia raya dengan orang yang barang kali tidak beragama atau tidak kenal tuhan ya sama saja, makan, minum, kalo tidak bekerja hidup susah, tua, mati.
    memang perlu tuan2 mengerti bahwa saya sendiri akhir akhir ini merasa gelisah dan hampa. kalo dulu arah pemikiran saya meyakini bahwa tuhan itu tidak ada dan sekarang saya coba balik dengan buktikan bahwa tuhan itu ada secara nyata fakta dan realita bukan khayalan dan doktrin.

    @tuan ajak-ajak
    saya pengen juga kenal malaikat kayak tuan biar buktikan bahwa tuhan itu ada. malaikat ada hidungnya tidak? hehehe

    @tuan sufi muda
    tuan kenal banget ya sama tuhan? sama ndak tuhannya tuan sufi muda dengan tuhannya osamah bin laden?

  • ajak-ajak

    @tuan masih atheis…
    Maaf sebelumnya,
    hihihihi,, aneh rasanya kalo saya dipanggil tuan.. Mungkin karena saya terbiasa jadi pelayan kali ya.. 😀
    Anda saya juluki, ‘tuan saya yang dulu’. hehehe..

    1. Kalau Tuhan cuma khayalan tentunya gak akan jadi perdebatan. Justru karena Tuhan itu Maha Nyata maka timbul perbedaan keyakinan.
    Sudah baca artikel ‘Tuhan juga manusia’ di blog ini? disitu juga ada pembahasan2 nya. Siapa tahu ada yang bisa nyambung dgn pemahaman tuan.
    Kalau sudah selesai (kalo bisa baca juga artikel2 keTuhanan yg lain beserta koment2 nya) baru kita diskusi lagi.

    2. Tuh kan, sama sperti saya dulu. Saya sempet debat loh sama ustaz dan gerombolan yang suka dateng kerumah ngajakin orang2 sholat. Hehehee.. sampe sampe saya diusir dari sebuah kampung 🙂
    Eh, bukan debat deng,, awalnya tuh diskusi.
    Kok saat sholat saya ga liat Tuhan? Katanya komunikasi, katanya mikrajtul mukminin, katanya harus ihsan.
    Tapi karena dia pake dalil “pokoknya ayat dan hadis bla..bla..bla..” tanpa ada pembuktian, jadinya debat deh….

    Begini Tuan. Kabar yang kita denger bahwa Tuhan itu Maha Suci, Maha Sombong, Maha Pencemburu, dsb itu ternyata bener loh.
    Dia gak mau bercampur dengan yang belum disucikanNya, Dia gak mau ada yang sombong dihadapanNya, Dia gak mau diduakan meski dalam hati dan fikiran, dsb…
    Dia itu gak mau kalah loh.
    Kita jalan selangkah menujuNya, Dia berlari ke kita.
    Kita lari,, Ehh Dia terbang.
    Kita terbang.. walaahh,, tau-tau Dia udah nyampe pada kita.
    Asyik deh.
    Jadinya wajahtu wajhiya nya bukan cuma hapalan. Bener2 ada wajahNya ketika kita sholat dan beribadah lainnya.

    3. Manusia dimana2 ya jelas sama dong. Mau Nabi kek, Ahlul bait kek, kiyai kek, ustad, haji, apalah tetek bengek lainnya, tetep aja ‘awaluddini makrifatullah’ Kalau belum makrifat kepada Allah ya silahkan pilih status agamanya.
    Kalau Tuhan yang disembah gak jelas, bagaimana bisa beragama dengan baik?
    Kalau sudah jelas, baru terasa perbedaan antara orang yang beragama dengan yang tidak.

    Malaikat kok hidungnya doang?
    Malaikat itu tercipta dari Nur dan mereka ditugaskan Allah sampai kiamat.
    Ada penyampai wahyu,
    ada pembagi rejeki,
    ada pencatat amalan,
    ada penjaga syurga/neraka,
    Ada yang pawang hujan,
    ada pencabut nyawa (kata Jibril paling gampang ya malaikat yang ini hehehe…..),
    ada peniup trompet,
    ada penabuh gamelan,
    ada malaikat yang mencuci sendiri seperti rinso,
    ada yang bukan basa basi seperti A MILD,
    ada yang selera pemberani,
    ada yang membangun,
    ada yang merusak,
    ada yang jadi tukang kebun di syurga,
    ada yang jadi
    ada yang nganggur.
    ada syetan menyamar jadi malaikat juga loh.
    Kalo malaikat menyamar jadi setan,, ??
    gak berani ngomong ah….. hehehe…
    biasanya sih gak tau, gak ngerti , 😛 …..

    NB:
    Ma’af sesudahnya, saya gak bisa nulis terlalu jelas. Takut dimarahin malaikatNya. Takut Tuhan marah juga. Jadi jawabannya saya buat samar2 aja diatas.

  • masih atheis

    @tuan ajak-ajak
    saya tertarik dengan teori “awaludin makrifatullah” biar kalo saya pilih agama tidak seperti beli kucing dalam karung ( kayak pemilu ). pingin juga dong yakin sama tuhan 1000000000000000000000000000 persen seperti tuan. alat apa yang digunakan dan metodologi apa yang dipakai untuk buktikan kebenaran bahwa tuhan itu ada dan nyata bukan khayalan dan doktrin yang membodohi?

  • ajak-ajak

    @tuan masih atheis,
    Keyakinan yang tak tergoyahkan adalah Haqul yaqin. Kalau masih Ilmul yaqin (pengetahuan/berita/katanya/buku, dll) dan Ainul yaqin (melihat),, masih dusta.
    Untuk bisa haqqul yaqin akan Allah, bukan sperti waktu SD, gak cukup dengan percaya akan ke Maha Segala nya Allah, gak cukup dengan cerita2 syurga-neraka, gak cukup dengan keberadaan langit-bumi serta seluruh isinya.
    Dan juga gak cukup dengan belajar bahasa arab buat menghafal Quran atau kitab apalagi dengan cuma mengucap kalimah syahadah.
    Tapi semua yang diatas harus di rasakan dan disaksikan sendiri. Lahir-Bathin.

    Bagaimana? Berhubung ini adalah jalan menuju ALLAH, tentunya kesananya juga pake alat dan metodologi yang sudah dilisensi oleh Allah dwonk. Selalu begitulah dari jaman nabi Adam a.s sampai nabi Muhammad SAW sampai sekarang, sampai mendekati kiamat nanti.
    Ga berubah dan ga akan dirubah.
    Bukankah sudah dijamin di dalam Qur’an bahwa nabi Muhammad SAW adalah Uswatun Hasanah.
    Kalau mau menjalankan agama yang dibawa Muhammad SAW dengan benar, tentunya harus menggunakan alat dan metodologi yang sama dengan Beliau. Termasuk kita.
    Kalau pake cara2 lain, atau coba-coba sendiri ya silahkan. Tapi DIJAMIN, gak bakal sampai.

    Yang seperti diceritain diatas, dan seperti kisah kenabian Muhammad SAW,
    harus ketemu malaikatNYA dulu.
    Kemudian dibersihkan ruhaninya,
    diajari tata cara bermunajat kepada Allah.
    Kalau megikuti dan menjalankan smua aturannya, barulah di ajak-ajak (numpang narsis) kehadirat Allah SWT.
    Baru bisa yakin kalau Tuhan itu ada dan Sangat Indah.
    Kalo ga yakin juga, minta di cubit aja sama malaikatnya supaya yaqin tidak sedang mimpi.

    Bagaimana para sahabat Rasul dulu? ya sama aja,, begitu juga caranya.. kalau gak gitu gak akan mereka bisa cinta kematian sedemikian hebatnya.

  • iseng

    ATHEIS:
    mungkin sebaiknya anda masuk tharikat dulu ….masuknya anda ketharikat sebagai rukun dan syarat bahwa anda telah bersedia menyerahkan diri ke dalam tangan sang WALI ALLAH diatas bumi..DAN jika BELIAU BERKENAN maka anda BERHAK MENDAPATKAN RESTUNYA.. karena IMAN bukan terciptan dari BLOG ataupun masukan saudara2 kita di forum ini tetapi IMAN itu datangnya langsung dari ALLAH SWT. melalui RESTU waliNYA diatas bumi.

    dari zaman nabi adam dan seluruh nabi kalimat yang mereka gunakan hanya laaillaha ilallahu muhammadarasulullah dan setelah peristiwa isra mi’raj kalimat diatas ditambahkan “AKU bersaksi” ..
    ini membuktikan bahwa pada saat itu tuhan telah nampak dihadapan rasul. seperti saudara menjadi saksi dipengadilan maka haruslah kejadian tersebut anda liat maka sahlah kesaksian saudara apabila tidak anda lihat maka tidak sah-lah kesaksian anda.

    sekali lagi ….untuk melampiaskan hasrat baik anda maka .”masuklah KAMU secara utuh……..karena apa yang anda dapatkan di BLOG ini hanyalah sebagai tempat bermain kata-kata sehingga tidak akan mendatangkan IMAN sekecil zarrahpun….(ANGGOTA DIBLOG INI TIDAK ADA YANG SAMPAI KE MAKAM PEMBERI SYAFAAT). KAMI DIBLOG INI HANYALAH KULIT DARI BUAH YANG AKAN MENEMPATI TONG SAMPAH …SEDANGKAN ISINYA ADA PADA GURU KAMI YANG MURSID…. CARILAH ISINYA … AGAR NIKMAT TUK DIKUNYAH…. DAN ANDA AKAN TAU DENGAN PASTI RASANYA WASSSALAM

  • gw

    @atheis

    MAU CARI BUKTI BAHWA TUHAN ITU ADA????
    WHAT’S WRONG WITH YOU!?!?!?

    ga sudi saia manggil ente yang atheis dengan panggilan “tuan”.

    enak saja… saia diciptakan oleh Tuhan, begitu juga ente. mgk kan marah Tuhan kalau ente saia panggil tuan.

    ente manusia ga tau diri yang ga ngakuin Dia ada, ga ngakuin Dia yang memberi segalanya apa yang ada pada diri ente. ente lebih rendah dari pada seorang anak yang ga mengakui ibunya!! heh!!

    ente manusia rendah! lebih rendah dari binatang ternak! dimanapun bumi t4 ente berpijak melaknat ente. langit ingin menimpakan dirinya pada ente karena geram pada makhluk Tuhan yang tak tahu diri!!

    ==============================

    engkau hidup di bumi Tuhan
    engkau berjalan diatasnya
    kemana-mana tetapi
    engkau durhaka pada-Nya

    engkau makan rezeki milik Tuhan
    engkau miliki segala-galanya
    tetapi engkau durhaka pada-Nya

    tidak pernah Tuhan meminta bayaran
    takut engkau tidak bersyukur pada-Nya

    sedangkan kalau manusia berbudi dengan kita
    kita tidak patut tidak mengenang budi
    tidak membalas jasa manusia pada kita
    tidak seorangpun yang bisa menerimanya

    ini kan pula Tuhan yang mencipta
    menghidupkan dan memberi segalanya
    tiba-tiba kita tak besarkan-Nya
    (malah tidak mengakui-Nya)

    artinya, kita adalah manusia
    yang berhati perut
    yang tidak sadarkan diri
    dan membesarkan diri

    di suatu hari nanti engkau kan menemui
    Tuhan pencipta engkau
    disanalah nanti
    engkau akan menyesal tidak berkesudahan…….

  • gw

    kalo kita memang berniat “mencari kebenaran” dengan niat yang benar, ingatlah janji Tuhan Pemilik sekalian Alam kepada hamba-hamba-Nya:

    Artinya: Mereka yang bermujahadah pada jalan Kami, akan Kami tunjukkan jalan Kami itu.
    (Al Ankabut: 69)

    kalo kita ngerasa masih belum ketemu, mari periksalah niat kita kembali, mgkn belum benar, sehingga belum diberi-Nya.

    Atau Tuhan ingin melihat seberapa serius usaha kita untuk menuju-Nya.

    Allah Maha Mengetahui yang tidak kita ketahui. Maha Suci Allah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.

  • masih atheis

    @tuan ajak ajak & tuan iseng
    terimakasih tuan2, penjelasan tuan2 masuk di akal saya. terimakasih kalo boleh minta tolong dimana saya bisa ketemu dengan guru mursyid yang dapat memenuhi segala kehausanku akan kebenaran tuhan yang hakiki.

    @tuan gw
    saya memang masih seorang atheis yang sedang mencari akan kebenaran tuhan, bagi tuan gw saya adalah BINATANG, dan barangkali tuan sangatlah MULIA karena tuan sangat dekat dengan TUHAN TUAN sehingga berbicara seolah-olah seperti tuhan yang ada dalam kitab suci.
    maafkan saya TUAN GW, islam yang anda sampaikan bagi saya adalah sangat KASAR tidak seperti kisah nabi yang sampaikan agama dengan segala kasih sayang, tidak dengan kesombongan,masuk di nalar tidak dan tidak doktrin. barang kali KEKASARAN itu layak bagi BINATANG seperti saya.

    SEKALI LAGI MOHON MAAF TUAN GW

  • kangBoed

    wah mas AJAK AJAK tuh gak ajak ajak ya ketemuan sama ALLAH…. kok kaya menghadap raja ya…. apa gak bisa KKN minta line khusus… habis malaikatnya aja banyak banget yaaa…. makin bingung dah kapan nyampenya… ajak ajak dunk…

  • Sufi Gemblung

    Obat Hati itu ada lima perkaranya

    1. Baca Qur’an dan maknanya
    2. Sholat malam lakukanlah
    3. Berkumpulah dengan orang sholeh
    4. Perbanyaklah berpuasa
    5. Zikir malam perpanjanglah….

    Sudahkah ?
    @Masih atheis ……sabar…. sabar …. sabar …

  • ajak-ajak

    @tuan masih atheis,
    Terima kasihnya buat Tuhan saya aja ya. Jadi kalo nanti tuan bertemu, ada yang bisa diajukan saat sujud mencium kakiNya. Mohon ma’af sebelumnya, bukan saya gak mau memberitahu siapa dan dimana Guru mursyid yang bisa tuan temui. Tapi diblog ini banyak sekali pengunjung dari pengamal tarekat yang memiliki Mursyid berbeda-beda. (walau berbeda-beda, Tuhannya tetap satu jua :P)
    Berhubung ini adalah blog nya sufimuda, silahkan tuan hubungi sufimuda di alamat emailnya. Kalau tidak salah: sufimuda@gmail.com.

    @kangBoed.
    looh iya ya,, ma’af kangBoed kelupaan. Abis kalo tentang yang SATU itu suka lupa sama yang lain sih… lupa terus dech… 😛
    Lagian buat saya lebih enak kalo berduaan aja.. lebih mesra.
    mau bilang gimana ya,,,,, yayaya (aku pinjem TM nya yah,, abis bikin inget iklan alat KB,, hehehee) Dia Sang Maha Raja. King of King. MeghadapNya ya melebihi menghadap Raja kali yah…

    untuk line khusus, yang saya tahu, yang saya kerjakan ya mencontoh caranya Nabi. Kalo sampeyan punya cara yang lebih hebat, silahkan saja. Siapa tau Tuhan bisa memaklumi KKN sampeyan.

    Gak usah ngitungin malaikat kangBoed, saya juga pasti bingung kalo disuruh ngitung,, hehehe…

  • Santri Gundhul

    …@ Kang Boed,

    Ya…yah…begonolah klu TUHAN sudah dimasukkan dalam KERANGKAN sang PIKIRAN manusia menjadi terbatas dalam RUANG dan WAKTU….hiks…hiks..

    Tuhan yg di ARSY sono bak seorang ROJO yang duduk di Singgasana sambil dkelilingin poro MOLEKAT dengan macem-macem tugasnya.
    Cuman Ada Malaikat satu yang sudah PENSIUN loh Kang….tahu gak sampeyan…??
    Entuh si JIBRIL….tugas penyampai WAHYU sudah kelar gonoh….
    Elloooh kok bisa pensiun..??? Kan Nabi sudah gak ada lagi setelah Muhammad…???

    Kabuuuuuuuuuuuuurrrrrrrrrrr…..

  • kangBoed

    eeee bukannya jibrilnya dah ditangkep mbah… LIA EDEN entu hehehe…. yayaya…. lepas fikir… lepas rasa perasaan… wah masih banyak ya yang harus dilepas lagi…. kalo kata si mBAH nyang atunya Jurus Penelanjangan Tuhan…. telanjang bulat bulat bulaaaat…..

  • ajak-ajak

    hahahahaha….
    @santri Gundhul,
    Untuk mengenalkan Tuhan dalam kerangka Pikiran manusia, mau gak mau ya kita kenalkan WujudNya yang terjangkau pikiran itu sendiri. Bukankah bangsa arab waktu itu dikenalkan syurga dengan gambaran keindahan duniawi yang di hiperbola? Juga nerakanya. Karena islam adalah ilmiah dan amaliah, buat yang masih memegang keilmiahan Tuhan dikenalkan dengan deskripsi akal juga. Kalo dah, baru deh bongkaran kerangkanya Hehehe,,
    Yahh, namanya juga belajar niru wali songo dengan wayang nya.

    @ SG plus kangBoed,
    wathaaaa,, blom tau toh tugas Jibril? Justru yg gak kehabisan job itu ya Jibril kuwi. Kalo dia pensiun, walaaahhh .. bisa… hehehehehe

    @kangBoed,
    kalo dah dilepas semua, asik kan? Tapi kok mBAH sampeyan bisa menelanjangi Tuhan ya? Salah jurus, salah nama jurus, atau salah Tuhan?

    kabuuuuuuurrrrrrrrrrrrr …….(sambil telanjang bulat bulat bulaaaaat……)

  • kangBoed

    hihihi…. mas AJAK AJAK pake lagi bajunya masa lari lari dijalan gak pake baju widiiiiiiiw….. malu aaah… memang salahku mungkin yang tidak pernah mengerti dan tak pernah bisa menjangkau semuanya ini dengan akalku yang bodoh ini….. waaaah sekarang jadi wali songo yayaya… ooo mas AJAK AJAK jurus Penelanjangan Tuhan…. yayaya…. salah yaaaa…. katanya telanjang bulat bulat bulaaaaat berarti yang ditelanjangi Tuhan atau sampeyan weleh weleeeeh….. Mas AJAK AJAK hati hati mas kalau sudah berbicara konsep ketuhanan…… apalagi LIQO LILLAH yang disebut MAQOM LA MAQOM…. perjumpaan.. jangan ngawur wuuuur….. jangan seenaknya udele bodong…. terlalu panjang dan terlalu sulit untuk dimengerti…. maaf ini daerah sangat sensitif dan berbahaya sekali… bukan fikir…. bukan merasa rasa… bukan rasa perasaan… wah masih panjang perjalanannya mas entah kita semua masih punya waktu atau tidak.. seorang nabi MUSA saja pingsan begitu lamanya…. dan satu yang harus sampeyan ingat bahwa manusia mempunyai satu wilayah yang iblis dan malaikatpun tidak pernah tahu… itulah line khusus… karena sebuah doa jika masih dimulai ya dan amin itu belumlah sebuah doa karena iblis dan malaikat masih bisa masuk…. maka hati hatilah saudaraku mas AJAK AJAK yang baik…. sembunyikan ALLAHmu untuk dirimu saja dan beritakan kebaikan dan kasih sayangnya serta capailah KETENANGAN JIWA sebagai pintu Ketuhanan…..
    Salam Sayang Saudaraku….

  • ABHusin

    SYARAT DAN KRITERIA GURU MURSYID

    Antara syarat wajib pada seorang Guru Mursyid itu
    mesti ada 2 jenis kasyaf yaitu :
    (1) Kasyaf Fuad dan (2) Kasyaf Qalbun.

    Dari kerana hati Guru Mursyid itu adalah cermin bagi
    Si-Murid, dan hati Si-Murid itu adalah cermin bagi Guru
    Mursyid. Kalo tidak ada syarat tersebut, Guru Mursyid itu
    tidak layak mengajar, kerana dia juga dianggap buta.

    Kalo Guru Mursyid itu buta mahu memimpin Anak Muridnya
    yang juga buta, maka akibatnya kedua-duanya akan
    terjatuh masuk kedalam sumur/perigi buta…..

  • ajak-ajak

    hehehe,, kangBoed, abis saya juga ikutan bingung. Mau ikut TM nya mas Gun yang sering kabur, atau ikut TM sampeyan yg suka telanjang. Akhirnya bikin TM baru deh,, kabur sambil telanjang.. huehuehuehuheuhe…

    Bukan salah siapa2 jika akal bodoh kita tak bisa menjangkau segala. Sebab akal manusia memang suatu keutamaan yang terbatas dari semua makhlukNya. Contohnya ya dari segi penamaan jurus sampeyan. Dalam kaedah bahasa, imbuhan pe- -an bisa berarti menjadikan/membuat. Pengurangan dana (membuat dana berkurang), penutupan usaha (membuat usaha menjadi tutup), dan penelanjangan Tuhan (hehehehe…)
    Karena penafsiran dari akal yang terbatas dari setiap orang berbeda, maka berhati-hatilah saudaraku kangBoed dalam mengistilahkan konsep berTuhan. Silahkan mengistilahkan seenak udele bodong… tapi udele sendiri saja, jangan membodongi udel orang lain yang belum/tidak bodong. Takutnya yang punya udel jadi bingung sendiri. hihihihihhi….

    Saya sangat sangat sangat setuju bahwa line khusus dalam diri manusia tidak bisa ditembus iblis dan malaikat, tapi setan dalam diri kita selalu berusaha agar kita tidak menemukan line tsb atau agar kita mengunakan line yang salah. Sampai-sampai kita merasa bisa menemukan sendiri tanpa bimbingan malaikatNya. Kalaulah bisa, saya yakin Nabi Muhammad akan isra’ Mi’raj sendiri, tanpa Jibril. Nabi Musa tak akan disuruh belajar dengan nabi Khidir.

    Terimakasih kangBoed yang bijaksana. Tapi tidak, terima kasih. Saya tidak mau dan tidak akan bisa menyembunyikan ALLAH dmanapun, untuk siapapun. ALLAH sudah bersembunyi ditempat yang terang, sekehendakNYA. Dan Dia gak akan perduli udel orang mau sebodong apa. 😛

    Baik kangBoed, saya akan berusaha selalu memberitakan kebaikan dan kasih sayangNYA sambil berharap agar ALLAH SWT berkenan memberikan KETENANGAN JIWA dlm diri ini…

    Salam Sayang pula untuk mu saudaraku….

  • ISENG

    @atheis:

    jalan aja bro…. karena apa yang tejadi sesuai dengan niat saudara….. baring aja dulu bro…. itu yang utama yang sekarang harus saudara lakukan……… ok..semoga dikomentar berikut anda sudah menjadi salah satu ikhwan dari TALI BUHUL RASULULLAH…amin….

Tinggalkan Balasan ke kangBoedBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Sufi Muda

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca