Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Turut Berduka Cita

Inna lillahi wainna ilaihi rajiun

Telah Berlindung Kehadirat Allah SWT

Kakek Sandap Surau Qutubul Amin Arco pada hari Minggu Tanggal 14 Desember Jam 07.30.

Semoga Amal Ibadah dan Pengabdiannya di Terima disisi-Nya, Amien

Seharum Bunga di Taman Sakinah

Setenang Hati di Taman Surga

Menjadi Saksi Ketulusan Pengabdianmu Kepada Kekasih Allah Pewaris Nabi

Mungkin Namamu Akan dikenang atau Tenggelam Bersama Sejarah

Namun Jasa dan Semangatmu Akan Terus Bersemayam di Hati Kami

Akan Kami Ceritakan Kepada Kepada Anak Cucu Kami Tentang Dirimu

Dan Merekapun akan menceritakan kepada Anak Cucu Mereka

Hingga Zaman Berakhir

Selamat Jalan Pejuang Sufi…..

Engkau Telah Menemukan Kedamaian Bersama Kekasih Abadi

Semangatmu Akan Menggelorakan Jiwa Kami Untuk Terus Maju

Berjuang menyebarkan Kalam Ilahi

(Sufi Muda)

Single Post Navigation

10 thoughts on “Turut Berduka Cita

  1. Martini Sikumbang on said:

    Selamat jalan kakek tercinta,semoga ketulusan ,Keiklasan kasih sayang,nasehat,keramahan ,kesabaran yang pernah saya dapati,menjadi kenangan terindah bagi sy. saya sangat bersyukur pernah mengenal kakek dari dekat.pernah mendengar nasehat kakek.Semoga kenangan yang pernah saya dapat menjadi pelajaran bagi saya.Maafkan saya kek saya tidak bisa datang saat kakek berpulang.senyum kakek selalu meninggalkan bekas bagi orang yang pernah dekat dan bersama dengan kakek.

  2. Martini Sikumbang on said:

    Saat hati ini luka hati binggung pada siapa curahan hati ini kutumpahkan
    Kulihat didasar hati luka itu sudah parah
    Robii apakah ada tempat aku bisa mendekat kepadaMu bersujud kepadaMu dan merasakan kenyaman beribadah kepaMu.
    Kakek saat itu saya inggin sendiri,inggin ijin kepada kakek untuk numpang sholat
    Dengan senyum yang tulus kakek menyuruh saya sholat yang ada dibelakang rumah.
    Kakek bilang tempat itu digunakan untuk tamu wanita yang inggin sholat.
    Kakek betapa saya merasakan nyaman sendiri ditempat itu
    kepedihan,luka dihati terasa terobati.Mungkin banyak orang yang merasakan ketulusan kakek,senyum sapa kakek meninggalkan bekas dihati untuk dikenang.kek sekarang saya tidak bisa melihat keramahan dan senyum itu lagi.Kenangan dan senyum sapa kakek,akan menjadi kenangan terindah.Terima kasih kakek untuk semuanya

  3. Martini Sikumbang on said:

    Inggin mengucapakan banyak terima kasih
    kata itu tetap tak sampai
    ingin mengucapkan maaf sebelum pergi Kata itupun tak terangkai
    Inggin bertemu sebelum pergi waktupun tak berpihak kepadaku
    inggin mendengar nasehat dari seorang kakek,Kata itu sekarang sudah pergi
    kata yang baik meninggalkan kebaikan

  4. Tomy Solo on said:

    Selamat jalan, YM Kakek.
    Terima kasih atas teladan yang telah diberikan. Teladan untuk tetap berkhidmat kepada Kekasih Allah.
    Tebaran bunga dan siraman air dari kami di pusara Kakek mungkin tidak berarti apa-apa bagi Kakek, tapi mudah-mudahan berarti bagiku sebagai kenangan untuk tetap berkhidmat kepada Kekasih Allah sepanjang hayatku seperti yang telah Kakek contohkan

  5. Inalillahi Wa InaIlahi Rojiun…
    Turut berduka cita yang sangat – sangat mendalam..
    Belum pernah ketemu langsung..namun namanya Kek Sandap sudah sering kami dengar..
    Perjuangan..ketulusan..ke ikhlasa..serta pengabdian yang tiada akhir..
    Contoh Teladan !!! Salut…

    ^_^V

  6. Inalillahi Wa Inalahi Rojiun…
    Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya atas Berlindungnya Kakek Sandap.
    Semoga Sifat Ubudiyah kakek akan dapat kami contoh
    & kami kenang.

    Selamat Jalan kakek….

  7. young sufi on said:

    Inna lillahi wainna ilaihi rajiun
    Turut berduka cita sedalam- dalamnya atas berlindungnya Kakek Sandap, Semoga perjuangannya dalam menegakkan nama Allah dapat menjadi suri tauladan bagi kami.

  8. seliparmalaysia on said:

    Jumpa di sana….

    Kami ihwan Malaysia mengucapkan takziah kepada keluarga & sahabat-handai YM Kakek Sandap…

    Semoga Beliau aman bahagia di sana..aminnnn

  9. YM. KAKEK SANDAP BIN LEGAK on said:

    Inna lillahi wainna lillaihi rojiun. Telah berpulang ke pangkuan Illahi Robbi
    YM.Kakek sandap bin legak
    Rasa tak percaya
    Rasa tak kuasa
    Rasa tak berdaya
    Ananda begitu mendengar kepulanganmu ke pangkuan Illahi, maafkan kami tak percaya engkau meninggalkan kami begitu cepat, tak kuasa kami membendung apa yang telah menjadi ketetapan Illahi, tak berdaya kami pada saat mengantarkan kakek pergi tuk selamanya. Kami akan terus meneruskan apa yang telah kakek perjuangkan, kami akan ingat terus apa yg engkau selalu wejangkan, selamat jalan Sang Jenderal Peramalan.

  10. Inna lillahi wainna lillaihi rojiun
    Kami atas Nama Murid murid YMM Ayahanda di Bontang Kal Tim, Turut Berduka cita yang Mendalam,Slamat jalan Kakek, selamat jalan Abangda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: