Jika Gurumu Wali Quthub, Engkau Tidak Perlu Lagi Mencari Imam Mahdi
Allah SWT akan bertanya kepada setiap orang di Hari Akhir nanti, “Apa yang kamu bawa hari ini, wahai hamba-Ku?” Apakah kamu membawa Qalb-us-Saliim, hati yang murni, hati emas yang mulia?” Allah SWT meminta setiap orang agar mempunyai hati yang bersih. Anda hanya bisa mendapatkannya melalui Tarekat. Mereka yang tidak menjalani tarekat hanya memenuhi hidupnya dengan kehidupan luar, meninggalkan hatinya. Ada 41 aliran tarekat, 40 di antaranya diturunkan melalui hati Imam ‘Ali RA, KW dan satu lagi, Tarekat Naqsybandi berasal dari Abu Bakar ash-Shiddiq RA. Rasulullah SAW mempunyai 124.000 sahabat. Siapa sahabat terdekatnya? Beliau adalah Abu Bakar RA. Rasulullah SAW bersabda, “Seluruh hal yang Allah SWT percayakan kepadaku di malam ‘Isra, telah kutanamkan ke dalam hati Abu Bakar RA.”
Sayyidina Ali KW dihubungkan dengan Abu Bakar RA sedemikian rupa sehingga Sayyidina Ali KW mendapat gelar Kota Pengetahuan. Hal ini dikenal sangat baik di antara para Syekh pemegang tarekat yang sebenarnya. Mereka semua menghormati Tarekat Naqsybandi sebagai yang pertama. Syekh sejati, bukan mereka yang menyebut dirinya sendiri Syekh, seluruh Syekh yang termahsyur, seperti: Jilani QS, Rumi QS, Darqawi QS, Rifa’i QS mereka semua mengetahui posisi sebenarnya dari Tarekat Naqsybandi. Sekarang jika seseorang berada dalam satu aliran tarekat, mereka bisa saja mengambil Tarekat Naqsybandi dan tetap bebas menjalankan amalan-amalan seperti biasanya atau menjalankan amalan Tarekat Naqsybandi. Jika hanya melakukan amalan Tarekat Naqsybandi saja itu sudah cukup. Tidak menjadi masalah apabila anda berasal dari tarekat lain kemudian mengikuti Tarekat Naqsybandi. Beberapa orang merasa takut kalau Syekhnya mendengar bahwa dia telah menganut tarekat kedua lalu dia akan marah. Jika dia adalah Syekh sungguhan, bagaimana mungkin dia bisa marah? Seorang Syekh sejati harus mengetahui apakah muridnya bersama dia di Hari Perjanjian (pada awal penciptaan) atau tidak. Seorang penggembala mengetahui keadaan biri-birinya, satu dalam seribu, bahkan jika mereka semuanya berwarna putih. Dia memiliki cahaya di matanya dan mengenal mereka tanpa membuat kesalahan. Dalam tarekat tidak ada kepiluan bila seorang murid pergi ke Syekh yang lainnya. Kami berterima kasih kepada Syekh pertama yang telah melatihnya sampai dia bertemu Syekh yang sesungguhnya.
Abu Yazid QS berkata, “Selama melakukan pencarian, Aku bertemu 99 Syekh sebelum Aku bertemu Grandsyekh Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar ash-Shiddiq RA.” Anda bisa bertemu dengan banyak Syekh dan melakukan suatu amalan, tetapi tidak akan menemukan kepuasan sampai akhirnya anda menemui Seorang Saidi Syekh, Pemimpin Para Syekh dan Wali Quthub Penghulu sekalian Wali seperti sungai yang bertemu samudra. Begitu banyak Syekh yang hanya menjadi pelatih, menunggu sampai akhirnya Saidi Syekh memanggilmu. Bukan melalui surat, dari hati ke hati, di sana banyak sekali jalan. Jika seorang Naqsybandi Syekh memberi tarekat, beliau harus memberitahu muridnya siapa Saidi Syekh di Tarekat Naqsybandi saat itu dan beliau harus mengarahkan kepadanya.
Imam Mahdi AS dan ketujuh wazir (panglima) besarnya, 40 khalifah, 99 termasuk 40 orang yang berada di sisi wazir dan 313 Mursyid besar semua berada di Tarekat Naqsybandi. Di masa ini tidak ada kekuatan bagi tarekat lain untuk membawa seluruh orang mencapai tujuan akhirnya.
Pertanyaannya siapakah yang akan memimpin ummat ini untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya dihadapan Allah SWT? Siapa yang akan menjadi Imam? Jika 124.000 sahabat dibawa, siapa yang akan menjadi Imam? Abu Bakar RA.
Setelah Abu Bakar RA yang kemudian menjadi Imam adalah para penerusnya yang tercantum dalam silsilah Tareqat Naqsyabandi, tentu saja pengangkatannya bukan karena garis keturunan, bukan pula atas persetujuan orang banyak akan tetapi telah di program oleh Allah SWT sejak 1400 tahun silam, “Kun Fayakun” maka tersusunlah Silsilah yang lengkap dari sejak Imam Pertama sampai akhir zaman kelak dan syukur alhamdulillah sekarang kita telah berada dalam silsilah terakhir yang membawa kita kepada kemenangan dunia akhirat.
Disetiap zaman hanya hidup satu orang Imam yang bergelar Wali Quthub (pemimpin para wali) dan setiap manusia dimuka bumi ini harus ikut kepadanya. Setiap manusia harus datang berbai’at kepadanya walaupun harus merangkak di atas salju dan harus menyeberangi tujuh samudera. Tahukah anda apa maksud hadist Nabi “Tuntut lah Ilmu walau ke negeri china?” karena Nabi mengetahui kelak di negeri China akan lahir seorang kekasih Allah, seorang Wali Quthub dalam Silsilah Naqsyabandi, Beliau tentu Syekh Muhammad Baba Samasi qs yang merupakan guru dari Syekh Amir Kulal qs guru langsung dari Syekh Bahauddin Naqsyabandi. Andai anda telah bertemu dengan Wali Quthub di zaman ini, maka anda tidak akan sibuk lagi menunggu Imam Mahdi datang atau menunggu Nabi Isa turun karena ibarat biji pepaya semuanya sudah ada di sana. Secara logika, kalau dengan Allah saja anda bisa dijumpakan oleh Beliau, apa sulitnya Beliau kenalkan anda kepada Imam Mahdi?
Imam Mahdi bukanlah seseorang yang telah gaib dan muncul kemudian di akhir zaman, bukan pula orang yang keluar dari tempat persembunyian karena selama ini takut dicari-cari musuh. Pemahaman keliru itu harus anda luruskan agar anda benar-benar bisa berjumpa dengan Imam Mahdi yang anda tunggu-tunggu sebab kalau pemikiran anda belum lurus nanti kalaupun berjumpa dengan Imam Mahdi yang sesunguhnya anda juga tidak akan terbuka hijab. Jangan anda menunggu Imam Mahdi di pinggir laut atau bertapa di dasar sumur karena sudah pasti anda akan disesatkan syetan yang sangat halus dan bisa menyerupai wajah apa saja. Imam Mahdi merupakan pangkat rohani yang disandang oleh orang pilihan Allah untuk meluruskan Iman manusia dan tentu saja Imam Mahdi tidak akan turun kecuali melalui Silsilah Thareqat Naqsyabandi yang merupakan Thareqat utama sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Syekh Bahauddin Naqsyabandi, “Akhir seluruh Tarekat adalah awal dari Tarekat ini (Tarekat Naqsyabandi)”.
Sungguh luar biasa rasa syukur yang tidak terhingga atas karunia Allah SWT dengan diperkenalkannya kita dengan kekasih-Nya, seorang Wali Quthub Arif Billah yang sangat dicari oleh orang diseluruh muka bumi karena lewat Beliau lah pintu langsung untuk berhubungan dengan Allah SWT.
399 Comments
syaefullah
“Andai anda telah bertemu dengan Wali Quthub di zaman ini, maka anda tidak akan sibuk lagi menunggu Imam Mahdi datang atau menunggu Nabi Isa turun karena ibarat biji pepaya semuanya sudah ada di sana. Secara logika, kalau dengan Allah saja anda bisa dijumpakan oleh Beliau, apa sulitnya Beliau kenalkan anda kepada Imam Mahdi?”
menurut saya, BUKTIKAN SAJA Sekarang, bagi para mursyid yang mengaku Wali Quthub, yang katanya bisa membawa bertemu ALLAH, BISAKAH MENGANTARKAN MURIDNYA BERTEMU DENGAN IMAM MAHDI.
bagi siapa yang bisa mempertemukan saya dengan Allah, eh maaf jangan ALLAH dulu dech, bertemu imam Mahdi Aja dulu.
SAYA AKAN MENGANGKAT GURU Kepada Beliau dan Akan membayar cash 500 juta (sebagai biaya pembinaan saya).
tol hub di : re4dme7@yahoo.com
shalawat….
lor Muria
Bersihkanlah hati anda, sucikan jiwamu,
jangan kau kotori dengan duniamu, dengan keangkuhan ilmumu, dan dengan kesombongan ucapmu…..
Karena dengan itu kau telah menghijab dirimu dengan Tuhanmu.
Kau telah berjalan menjauhi Rabbmu
Datanglah dengan kerendahan hati, dengan ketidakberdayaanmu, mintalah NurNYA untuk membimbingmu
dialah GURU yang engkau cari.
Hadiiul qulb
Wahai sahabat.. Q sudah mngetahui wali quthub fihadzal zaman.. Dan q mrasa,tak ad lg ambisiq pd dunia ini.. Krna smua hanya kefanaanNya..tuk mnuju kbaqoannya..
abdullah
siapa ya ?
lalat tze tze
Jah 500 juta… seharga rumah di depok mas…
padimuda
Mas syaefullah,
Seorang Guru tidak butuh murid, apalagi cuma dengan iming2 500jt.
Begitu pula Allah, eh maaf jangan Allah dulu dech, Imam Mahdi aja dulu, tidak butuh bertemu dengan kita.
Jadi, saran saya, simpan saja cash anda atau sedekahkan saja pada Nya.
Pasang lagi niat kita semata-mata mencari ridha Allah SWT melalui jalan KekasihNya.
Maksud dari kalimat yg anda cuplik diatas, tidak usah bermuluk2 harus menunggu Nabi Isa atau Imam Mahdi. Perlu Usaha bukan menunggu.
Cari saja Kekasih Nya yang PASTI membawa kita kehadiratNya. Bertemu Nabi Isa atau Imam Mahdi adalah bonus. Kalau sudah tiba waktu yang diijinkanNya pasti bertemu ….
Salam
syaefullah
“Seorang Guru tidak butuh murid, apalagi cuma dengan iming2 500jt.” betul saya setuju, justru ini membuktikan keseriusan saya dalam belajar, dan dalam rangka menghargai guru yang akan mengajar, dan ilmu yang akan diberikan.
Allah dan Imam mahdi memang gak perlu ketemu kita justru kita lah yang harus dapat bertemu dengan Mereka, maka dari itu saya akan mengerluarkan harta saya sbg bukti kesungguhan/jihad saya
mengharap mendapat ridho ALlah tentu ada indikator nya, salah satu indicator kita sudah ridho (sesuai Alquran) adalah bertemu dengan orang-orang yang sudah ditinggikan derajatnya oleh ALLAH (baik yang sdng di alam manapun).
jadi menurut saya, jika ada yang mengaku wali Qutub, berarti dia harus dapat mengantarkan muridnya bertemu dengan orang-orang yang telah diangkat derajatnya oleh Allah (termasuk imam mahdi), Baginda Rasulullah, dan terakhir adalah ALLAH,
jangan kebalik, bisa mengantarkan (/katanya) bertemu ALLAH, tetapi mempertemukan dengan Rasulullah dan Imam Mahdi gak bisa.
bukankah Jalan Tarekat yang benar2 sesuai dengan jalannya Rasulullah harus dapat diuji, dibuktikan, didhohirkan,
shalawat…
iseng
berikan identitas anda dengan lengkap insya ALLAH kalo ada jodoh… alamat ALLAH-JIBRIL-MUHAMMAD yang menzahir akan dikirimkan ke alamat anda. masalah uang itu hilangkan dari pemikiran anda… karena uang itu adalah milikNYA jua…..segala sesuatu yang saudara klaim sebagai milik..adalah MILIKNYA SEMATA.
“TIDAKLAH KUCIPTAKAN DUNIA DAN SEISINYA KECUALI UNTUK ENGKAU YAA MUHAMMAD….. (manusia pilihan/Waliyamursida)
masih adakah bagianmu saudara???selain mengaku milik atau merasa memiliki?????
padimuda
Nah, kalo itu saya setuju mas… ^_^
Dan saya kagum dengan kesungguhan mas untuk bisa menggapai ridhonya walaupun haru berkorban harta yang tidak sedikit jumlahnya. Saya berharap mas bisa mendapatkannya.
Cuma mungkin dari segi bahasa prosedurnya agak sedikit berbeda. Seorang wali Qutub biasanya tidak menyatakan diri. Beliau pastilah diangkat oleh Allah dan diperkenalkan sebagai wali Qutub kepada sekalian wali2 lainnya. Beliaulah KekasihNya di masa itu (setelah Nabi Muhammad SAW berlindung sampai kapanpun yang dikehendakiNya).
Otomatis Beliau akan mengenal pula orang2 yang telah diangkat derajatnya oleh Allah (termasuk Imam Mahdi), Baginda Rasulullah dan Allah.
Dan sayapun sangat sangat sangat setuju bahwa prosedurnya tidak boleh dibalik. Seperti halnya kisah Isra’ Mi’raj Baginda Rasulullah SAW, Baginda diantarkan Jibril a.s berziarah ke maqom para Nabi pendahulunya.. setelah itu barulah menghadap Allah SWT.
Memang begitulah prosedurnya. Dan memang begitulah bukti kebenaran Tarekatullah. Tidak berubah dan tidak berani tuk merubah jalan yang ditempuh Rasulullah SAW. Semua HARUS sesuai Al Quran dan Hadist…
Kalau metodologinya berubah, tentu hasilnya bisa berubah pula.
Salam…
KangBoed
Kenalilah diri sebenar benar dirimu
Maka tiadalah kau mampu untuk tengadah
Apalagi berjalan dengan penuh kesombongan
Melainkan bertekuk lutut menangis
dalam penyerahan dan ketiada dayaan
Salam Sayang
mukhtar alfaqir
@ peringkat mursid ada 4 -Tabarok..Taskiyah..Tasfiyah..dan Tarbiyah..kita harus memahami maknanya..didlm diri kita belum ada kejujuran..kejujuran hakiki hanya dimiliki Mursyid diri kita sendiri”Allah tdk bisa difahami” tapi kita belajar memahami.kita mengenal sifat2nya dari kemurahannya.bisakah kita membedakan hak dan batil.ingatkah kita kasus Alhallaj karena kejujurannya…?kita mencari ketidakberdayaan…hanya ketidakberdayaan yg sampai kpd Allah SWT….
angga
berikan identitas anda dengan lengkap insya ALLAH kalo ada jodoh… alamat ALLAH-JIBRIL-MUHAMMAD yang menzahir akan dikirimkan ke alamat anda. masalah uang itu hilangkan dari pemikiran anda… karena uang itu adalah milikNYA jua…..segala sesuatu yang saudara klaim sebagai milik..adalah MILIKNYA SEMATA.
Mohon kepada sufi muda agar saya sapat ikut dikirimin alamat ALLAH-JIBRIL-MUHAMMAD
KangBoed
Temukanlah Aku di dalam Diri…. Sempurnakanlah Aku di dalam Jiwa Sejati…. siapakah Aku ?…. siapakah Diri ?…. siapakah Jiwa Sejati?…. mengetahui belum tentu mengerti, mengerti belum tentu waspada, waspada belum tentu surti….
Salam Sayang
Salam Hormat
Salam Taklim.. sedulur semua
zulhaq
ya allah, ampunilah hambamu yang hina dan kotor ini..
kembalikanlah hamba ini dijalanmu, jalan orang orang yang engkau ridhoi…..*jauh dari pemahaman*
makasie abang, salam hangat dari ikhwan bima ^_^
syaefullah
Kalau menurut saya,
kunci keberhasilan dalam mencapai makam hakikat adalah ada dalam Mursyid/pembimbing spritual. suatu hal keniscayaan bahkan dipastikan gagal jika tdk menemukan mursyid yang benar.
kesabaran, keridhoan, ketidakberdayaan, menemukan jati diri thd ALLAH, itu semua diwajib dilakukan jika sudah menemukan guru yang memang bisa membuktiakn kepada murid2nya bahwa beliau sudah diakui oleh orang2 yang sudah ditinggikan derajatnya oleh ALLAH.
jika merasa belum menemukan, kenapa kita harus bersabar dalam ketidak tahuan-mestinya kita bersabar mencari…
saya termasuk orang yang sedang berlari mengejar guru yang betul2 silsilah, keilmuan dan pemahamannya dapat dibuktikan dan dasarnya jelas (Al-Quran). tiadalah maksud saya bersombong, jadi jika memang ada tol krim e-mail ke : re4dme7@yahoo.com,
Budi
Salam kenal mas syaefullah,
Memang aneh judul tulisan tsb ; Jika Gurumu Wali Quthub, Engkau Tidak Perlu Lagi Mencari Imam Mahdi. Bukankah para Mufasir dari berbagai Mazhab sedang menantikan Imam Al Mahdi? Kayanya Mursyidnya tidak benar tuh yg mengeluarkan Fatwa sembarangan.
Salam
SufiMuda
Aneh bagi yang belum sampai tapi tidak aneh bagi yang sudah sampai…
Yang mengeluarkan pernyataan di atas bukan mursyid tapi saya sendiri coba di baca lagi tulisan di atas.
Makanya jangan hanya mendengar kata mufasir yang hanya tahu menafsirkan apa2 yang tersurat tapi carilah orang yang bisa menafsirkan apa2 yang tersirat dan tersembunyi.
Pendapat saya kalau sudah menemukan Guru Mursyid yang sebenarnya tidak perlu lagi mencari Imam Mahdi bisa saya pertanggungjawabkan.
Berdebat tentang Imam Mahdi tidak akan pernah membawa kita kepada Imam Mahdi…
Salam
Benny Supandy
Wali Qutub: Prof. Dr. KH. Kadirun Yahya Syaidi Shyeik , Naqsyabandi Kholidiah, Sawangan Arco, Depok Indonesia
dewa6
saya merupakan salah satu orang yang menantikan datangnya Imam Mahdi, tapi saya rasa dengan pengetahuan saya yang masih kurang tentang Islam, mungkin sangat sulit bagi saya untuk bertemu dan mengetahui bahwa orang yg saya liat adalah seorang Imam Mahdi….!!! kalau berkenan tolong bantua saya untuk bertemu dengan Imam Mahdi…!!!
roni
Kalau ingin bertemu dgn Imam Mahdi, cari Mursyid yg Nasabnya sampai kepada Imam Ali; pintu gerbangnya ilmu menuju kotanya ilmu, pasti sampai kepada Pemilik Ilmu yg menciptakan Imam Mahdi.
syamil basayev
Kalo mw milih tarekat Muhammad SAW , BolehKan___???
Aku rela leher ini terputus demi mengagungkan kau wahai Guru dari para Guru, Ulamanya Ulama, Penutupnya para nabi dan rasul, dan tidak lupa gurunya Imam Ali ra dan Abu bakar assHiddiq ra __Muhammad SAW__
teringat Ucapan terakhirmu sebelum menghembuskan nafas terakhirmu__ ” Ummati…Ummati…Ummati…”
selalu saja berkaca mataku ketika kubaca kisah tersebut, betapa sangat cintanya engkau kepada Ummatmu, dan semoga higga akhir hayatku Aku termasuk Ummatmu …
wahai MUHAMMAD SAW
Paijo
Gitu aja kok repot………
Abang-abang dan saudara-saudara yang saya hormati.
Sebagai muslim kita harus meyakini bahwa Allah itu ada dan janganlah bertanya tentang ujud atau rupa Allah , karena pertanyaan itu sangat membodohi diri sendiri. SUDAH JELAS BAHWA ALLAH TIDAK BERUJUD ATAU TIDAK BERBENTUK.
Tapi kita tau bahwa Allah itu ada, dengan merasakan dan melihat hasil ciptaanNya yang ada di seluruh jagat raya ini.
Jangankan melihat ujud Allah, melihat ujud angin saja tidak ada yang mampu. Kita hanya mampu untuk merasakannya saja .
Pernah kita dengar bersama BERIBADAHLAH DENGAN IKHSAN, dalam beribadah kita sudah ditanamkan suatu keyakinan untuk melihat Allah kalau toh kita tidak mampu untuk melihat Allah, kita juga yakin dan pasti bahwa Allah melihat kita.
Wali Qutub disinilah perannya diperlukan untuk menuntun dan mengarahkan semua orang yang mau kejalan Allah dan bertemu dengan Allah.
Allahuakbar…Allahuakbar…Allahuakbar
Manusia memang angkuh dan sombong maunya harus dengan bukti nyata dia akan menyesal setelah ajal menjemput.
gitu aja kok repot……
wassalam
faqir pengembara ksa
@ Salam rindu selalu…utk sahabat2 Aulia2 Allah…Niat baik kita sudah tercatat masuk frekwensi…suatu saat anda akan kedatangan mursyid …yg akan kau rahasiaka kpd orang2…kecuali sahabat2 dekat yg bisa menyipan rahasimu…Orang yg mencari akan menemukan…Salam rindu Bang sufimuda from fakir Pengembara KSA.
Joko Wahono
Mohon maaf sebelumnya. Thariqat adalah sebuah jalan pengetahuan menuju keridhoan Allah melalui ilmu yang berasal dari Rasulullah SAW yang disampaikan oleh Jibril AS dan atas perintah sang MAHAGURU yaitu Allah. Dan selanjutnya diturunkan oleh rasulullah kepada para sahabat dan dari sahabat hingga Mursyid yang ada saat ini. Semua dengan tujuan untuk semata – mata membimbing manusia untuk lebih mendekatkan dirinya secara total kepada Allah, memohon ridho dan ampunanNya hingga mencapai cinta kepadaNYA. Bukan jalan / ilmu untuk berdebat. Maka dari itu sebelum belajar thariqat pahamilah Tauhid, & Fiqh setelah itu mari jatuhkan diri dalam kerendahan hati untuk menemui sang guru / mursyid semata mata karena Allah. Insya Allah kita akan mendapatkan RidhoNya.
Hijab tak akan pernah tersingkap jika kita masih memuja ego kita. Karena ego tersebut masih menjadi berhala bagi diri kita. Ya Allah hancurkan egoku dengan kasih sayangMu, hancurkan kesombombonganku dengan ampunanMu, kembangkanlah rinduku untuk semata mata untuk mengabdi kepadaMu, dan bakarlah cintaku dengan api cahayaMu hingga menjadi cinta hanya kepadaMu melalui jalan yang telah Kau tunjukkan kepada hamba hambaMu yang telah Kau berikan petunjukMu. Amin, Amin Yaa Robbal Alamin.
Hadiiul qulb
Ad yang taw??knp wkt isra’ mi’raj,nabi menaiki buroq??knp tak lgsung aj terbang mnemui allah?pdhl allah “kuasa” ats sglx?
Dan knp pula hrs kmasjidil aqso dulu?knp tak lgsung aj k”sidrotul muntaha” tuk mnerima perintah sholat..
Dan knp pula sholat yg mulax 50 wkt hny jd 5 wkt?pdh allah tau bts kekuatan manusia..knp allah tak lgsung aj memberikan perintah sholat 5 wktu saja??
Tlg klo ad yg tau dbls ya,coz ini yg mmbuat hati ini bertanya2..
Trimakasi,, wassalam.
Sabath
aslmkm kanda hadiul qulb..
jawaban dari pertanyaan anda akan terjawab, namun saya tidak begitu mahir berkata-kata, carilah pengajian tharekat yang berpusat di MEDAN.. wassalam semoga kita berjumpa disana
angga agora bojong citayem
wah alhamdulilah dan asik, enak, mantep bisa bertemu imam mahdi, kalau berjumpa dengan allah kita isnya allah sehari lima kali atau lima waktu melaluli sholat yang lima waktu ditambah sholat sunah tengah malam maka dihilangkan hijab diantara hambaku dan aku ok begitu yah kawan seiman wassalam
sronto
setiap solat ketemu dengan allah? berbincang-bincang dg allah? allah kayak apa?
dianth
mudah-mudahan kita semua bisa bertemu dengan Allah….. amin
qarrobin
@Sufimuda, sekarang beliau telah berpulang, gimana dengan saudara2 kita yg lain, apakah setelah Ayahanda Guru berpulang, akan diturunkan mursyid penerus beliau, apakah nantinya Imam Mahdi akan benar2 turun ke bumi setelah Ayah berpulang….
Jawabannya kirim ke blog saya
qarrobin.wordpress.com
Terima kasih
Noyz...
no comment………………….xixixi…para kiyai lg dialog ya…ini ada santri bingung….Geeto aja ko repot ya…
paijo
Sudahlah…..mbok ndak usah cari yang pusing-pusing, yang penting kita bekali dulu diri kita dengan kuwajibannya…ndak usah mikir kesana-kemari yang akhirnya bikin linglung.
Sholatnya 5 waktu dijalankan , Zikir dikerjakan rajin datang ke Surau dan ikut dalam lingkaran ( Alkah )……
walau yang ngomong kadang-kadang juga sering bolos….hi.hi.hi ( diketawain syetan )
refa
Mencari Allah tidak perlu jauh-jauh, Dia lebih dekat dari urat leher kita sendiri.
Mencari Imam Mahdi juga repot, bisa-bisa ketemu Dajjal. Lebih baik mencari Khidir a.s supaya bisa ditunjukkan jalan.
Salam hormat dan takzim. I love you all.
Didiet513
memangnya diperintahkan mencari Khidr as??
harry
yang di cari kita bukan siapa siapa kecuali Allah. maka gak usah jauh jauh…liat ke dalam diri. Dia tidak lebih jauh dari urat leher kita. cita 2 itu yang harus kita raih. agar yang diluar dan yang ada di dalam menjadi sama. mau guru mursid, mau imam mahdi…semua sama seperti kita. bedanya mereka sudah sadar kita belum.
padimuda
ALLAH ada dalam diri setiap anak Adam sejak ditiupkan sebagian dari zatNya dialam kandungan. Demikian pula halnya syetan pun ada dalam setiap diri anak adam sejak kita dilahirkan. Sampai hari ini …. sampai nanti….
Bagaimanakah kita bisa jelas membedakan yg mana bisikan Tuhan atau syetan pada diri kita?
Berhati2lah saudaraku… banyak yang merasa bisa sampai kehadirat Allah SWT hanya dengan mencoba mempelajari dan memahami AQ dan Hadist sendirian tanpa bimbingan seorang Guru Mursyid yg kamil mukamil.
Padahal, antara kau dengan kau dilarang berdebat. Dipaksa berdebat? bukan Dialah hasilnya.
Memang dalam makna artikel diatas. Yang menggigit kulitnya bisa merasakan sepat2 getahnya. bukan tak bagus, adalah manfaatnya kelak.
Yang mengunyah dagingnya, bisa mengemut lama manis isinya. Tapi masih susah menceritakan rasa manis ke orang yang menggigit kulit. Apalagi yang belum menyentuh buah itu samasekali.
Bagi yang menemukan bijinya, tanam dan rawatlah baik2. Setelah jadi buahnya, sebarkanlah agar banyak yang bisa merasakan pula.
Salam untuk abang Sufimuda…
Mulyadi
kepada mas saefullah, apabila seorang guru/mursyid yg anda cari,anda bs hubungi sy, nanti kita bs bertukar pikiran dan insya allah sy akan pertemukan anda dg guru/mursyid yg anda cari.
Mulyadi
oh ya sy lupa, mohon maaf kpd mas saefullah ini almt e-mail sy adimulyadi35@yahoo.com
SufiMuda
Sungguh luar biasa orang2 yang telah menemukan Guru Mursyid yang kamil mukamil karena sesungguhnya lewat Mursyid itulah pintu langsung kehadirat Allah SWT.
Satu hal yang sangat saya syukuri dalam hidup ini karena Allah mempertemukan saya dengan Kekasih-Nya, seorang Mursyid yang Kamil Mukamil yang teruji dan terbukti.
Terimakasih Tuhan…
LINTANG..
sallamun alaikum…
salam sejahtera…penghuni lembah besertasufimuda..
sa’at do’a ta’ lagi berkumandang dlm bibirku
sekatika tapak tangan menggenggam butiran harap dan rasa takut..
sewaktu ruang dan waktu menjadi sekat kelambu dlm dimensiku..
penglihatan batinku menembus jauh di atas sana..
malam tak terlihat malm..
andai siang pastilah silau benderang
senja sore dan pagi pun bukan.
langit terhampar biru menjelang.
sungguh indah….mendebarkan seluruh jiwa…
mendung putih membelah sesak di dada.
cahaya itu…..
mendamaikan segala swsana.bagai aroma alam yg mengihlami ketenangan…
tidak mungkin sekarang aku melayang..
tidak mungkin diriku tertinnggal dlm kediamanku..
wahai sufimuda…
dibukit tertinggi itu aku menengadah..menanti jawabanmu,kiranya itu dari tuhanku..
wahai sahabatku..
aku tersenyum dlm lapisan2 alam yg bertingkat
kunanti ruh mu…seperti senyuman syehku yg mengagungkan kesuciaNYA…
membelah cakrawala,mengundang helai angin pertanda malaikat berikut serta..
wahai sufi muda,sang cermin bercahaya..
kupersembahkan syair ini untukmu
sbagai pertanda peersaudara’an…atas kebesaranNYA.
wassalam….
LINTANG..
sallamun alaikum…
salam sejahtera…penghuni lembah besertasufimuda..
sa’at do’a ta’ lagi berkumandang dlm bibirku
sekatika tapak tangan menggenggam butiran harap dan rasa takut..
sewaktu ruang dan waktu menjadi sekat kelambu dlm dimensiku..
penglihatan batinku menembus jauh di atas sana..
malam tak terlihat malm..
andai siang pastilah silau benderang
senja sore dan pagi pun bukan.
langit terhampar biru menjelang.
sungguh indah….mendebarkan seluruh jiwa…
mendung putih membelah sesak di dada.
cahaya itu…..
mendamaikan segala swsana.bagai aroma alam yg mengihlami ketenangan…
tidak mungkin sekarang aku melayang..
tidak mungkin diriku tertinnggal dlm kediamanku..
wahai sufimuda…
dibukit tertinggi itu aku menengadah..menanti jawabanmu,kiranya itu dari tuhanku..
wahai sahabatku..
aku tersenyum dlm lapisan2 alam yg bertingkat
kunanti ruh mu…seperti senyuman syehku yg mengagungkan kesuciaNYA…
membelah cakrawala,mengundang helai angin pertanda malaikat berikut serta..
wahai sufi muda,sang cermin bercahaya..
kupersembahkan syair ini untukmu
sbagai pertanda peersaudara’an…atas kebesaranNYA.
wassalam….
Adi
Laa illa ha ila Anta Fa’budni Wa aqimusholat lil Dzikri..
jadikan hanya DIA yg bersemayam dlm Qolbumu/hatimu melalui kalimatNYA/namaNYA, karena apabila segumpal daging yg disebut Hati itu baik maka baik semualah, bagaimana bila segumpal daging itu menjadi Benar,Bersih dan Suci…..?
yuly
Subhanallah,hanya orang2 yg diberi petunjuk dan mau berfikir akan bertemu dengan wali Qutb,yang menyampaikan ilmu Nya ” tanpa huruf dan tanpa kata”,,,agama tidak bisa diremehkan begitu saja,surga harus dicari,Tuhan ingin dicintai,,ilmu rahasia yg mengantarkan manusia ke alam malakut.
Adi
Sebenarnya tdk ada yg perlu dicari, Allah sudah mencukupi dan menyempurnakan didalam diri setiap mahluk ciptaanNya yg disebut MANUSIA. Cinta dan Kasih SayangNya akan kita raih apabila kau sanggup mencintai kekasihNya dengan setulus-tulusnya, karena hanya dialah jembatanmu untuk menuju kepadaNya. Apabila Cinta dan Kasih SayangNya telah kau Raih apa yang tidak akan diberikan olehNya…? Semoga saudaraku mengerti dan paham siapa yg disebut kekasihNya, dgn apa dan bagaimana caranya utk dpt meraih cintaNya. ALLAHUMMA SHOLI ALA MUHAMMAD ALLAHUMMA SHOLI ALAIHI WASSALIM. ILLA HI ANTA MAKSUDI WARIDHOKAMATLUBI A’TINI MAHABATAKA WA MA’RIFATAKA…..Wassalam
Salman haryanto
Tlg berikan saya ayat yg jelas yg menyuruh qt untuk bertariqat
Sang pencari kebenaran
Ass.mas sufi muda. terkadang saya yakin akan konsep Allah yg ada dphaman org tswf bhkan ada yg menytkan bisa mlhat Allah dgn mata batin. Tp sy bngung krn sy tdak mndpatkan ayat yg menyrh qt tuk bertareqat. Kl ada tlg slmatkan sy dr kbngngan saya ini. Sory sblmnya saya bkan merasa lbh tau dr saudara tp saya trlhr dr keluarga seorang mursyd. Tp ntah knapa sy blm yaqin akan kebenaran jalan ini.wss.
bertarekat
QS:72:16, kata bertarekat
semoga tambah yakin
Sang pencari kebenaran
Sblmnya mksh jwbnya tp mhn maaf bknya mau debat tp lbih kpada sharing. Kbtlan sy jg alumni pstren yg dasuh ust. Abu bakar baasyir. Dan setahu saya kata tareqat dlm surat al jin ayat 16 trsbt nisbatnya kpada agama islam para ahli tafsir jg sepakat kl kata tarekat tsbt maknanya ya’ni dinul islam. Bkan dinisbatkan kepada tareqatnya orang2 tasawuf. Tlg siapapun yg baca mhn pncrhanya
gundul
Kata tarekat dalm quran: QS:72:16, Betul kan ada…
Sebelum dilanjut, kita luruskan dulu pemahaman,
apakah wajib belajar Ilmu fikih???/ kata fikih di Al-Quran di ayat berapa??
ayat berapa diAl-Quran yang menerangkan kita untuk wajib belajar ilmu fikih??
nt kan alumi abu bakar baasyir (ulama teroris wahabi itukan??), yg selalu merasa menegakan islam secara ‘Kaffah’.
tolong beri pencerahan kepada kita, tentang kewajiban kita mempelajari ilmu Fiqih….
strez
terus terang, bagi pemahaman saya, Rukun Islam dan iman saja sudahlah cukup, dimana keduanya merupakan jalan pengembangan spiritual yang terlihat sederhana namun luar biasa berat, yang diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW, dalam segi tasawuf. Mulai dari Syariat->Thoriqot->Haqiqat->hingga Ma’rifat.
hubungan antara Guru dan murid, Syaikh dan Darwis, Kyai dan santri, adalah sebuah proses hubungan yang sebenarnya sangat diperlukan untuk terciptanya Ilmu mencinta, saling belajar dan mengembangkan akhlak untuk mencintaiNya,
tanpa guru, murid keblabasen, begitu juga sebaliknya..Perlu figur yang dituakan oleh murid, dan perlu juga figur yang diberikan contoh oleh guru. Agar akhlak semakin terasah, dan rasa waspada selalu terjaga.
“jika Gurumu wali Qutub”, dari judul sungguh memang benar. Namun menggeser pola niatan orang awam yang baru mengenal apa itu tasawuf untuk beribadah..
Mengingat kita beribadah, hanyalah bertujuan sederhana, adalah untuk berserah diri, tidak jarang malah bergeser menjadi Mencari pangkat dalam derajat kewalian.
lain kata, semoga dipertemukan olehNya, bagi mereka yang benar-benar di beri hasrat untuk “bergerak mencari guru , namun tetap dalam kepasrahan, walau rindu itu benar-benar bergejolak.. “.
entah seperti apa itu mencari namun dalam kepasrahan, saya juga bingung..
semoga Alloh meridloi kita-kita semua, amien, barokalloh..
akhir kata, sungguh saya sangat resah, karena hingga saat ini saya belum menemukan guru yang cocok tersebut.
wassalam
JELATANG
andaikata sang MAHA GURU tersebut ada di suatu puncak gunung es,Walau sulit mendaki gunung es itu…walau harus merangkak setengah mati…kau tetap harus temui sang MAHA GURU yang akan membawamu kehadiratNYA,sekalipun kau mati di tengah perjalanan lebih baik itu daripada kau tak mencarinya sama sekali…