Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

NUR MUHAMMAD

Pokok dari ajaran agama adalah mengajarkan kepada ummatnya tentang bagaimana berhubungan dengan Tuhan, cara mengenal-Nya dengan sebenar-benar kenal yang di istilahkan dengan makrifat, kemudian baru menyembah-Nya dengan benar pula. Apakah agama Islam, Kristen, Hindu dan lain-lain, semuanya mengajarkan ajaran pokok ini yaitu bagaimana seseorang bisa sampai kehadirat-Nya. Karena itu pula Allah SWT menurunkan para nabi/Rasul untuk menyampaikan metodologi cara berhubungan dengan-Nya, tidak cukup satu Nabi, Allah SWT menurunkan ribuan Nabi untuk meluruskan kembali jalan yang kadangkala terjadi penyimpangan seiring berjalannya waktu.

Nabi Adam as setelah terusir dari syurga bertahun-tahun bahkan berpuluh tahun bertobat kepada Allah SWT tidak diampuni, setelah Beliau berwasilah (teknik bermunajat) kepada Nur Muhammad barulah dosa-dosa Beliau diampuni oleh Allah SWT, artinya Allah mengampuni Adam as bukan karena ibadahnya akan tetapi karena ada faktor tak terhingga yang bisa menyambungkan ibadah beliau kepada pemilik bumi dan langit. Lewat faktor tak terhingga itulah maka seluruh permohonan Nabi Adam as sampai kehadirat Allah SWT.  Faktor tak terhingga itu adalah Nur Muhammad yang merupakan pancaran dari Nur Allah yang berasal dari sisi-Nya, tidak ada satu unsurpun bisa sampai kepada matahari karena semua akan terbakar musnah kecuali unsur dia sendiri yaitu cahayanya, begitupulah dengan Allah SWT, tidak mungkin bisa sampai kehadirat-Nya kalau bukan melalui cahaya-Nya

Nur Muhammad adalah pancaran Nur Allah yang diberikan kepada Para Nabi mulai dari Nabi Adam as sampai dengan Nabi Muhammad SAW, dititipkan dalam dada para Nabi dan Rasul sebagai conductor yang menyalurkan energi Ketuhanan Yang Maha Dasyat dan Maha Hebat. Dengan penyaluran yang sempurna itu pula yang membuat nabi Musa bisa membelah laut, Nabi Isa menghidupkan orang mati dan Para nabi menunjukkan mukjizatnya serta para wali menunjukkan kekeramatannya. Karena Nur Muhammad itu pula yang menyebabkan wajah Nabi Muhammad SAW tidak bisa diserupai oleh syetan.

Setelah Rasulullah SAW wafat apakah Nur Muhammad itu ikut hilang?

Tidak! Nur tersebut diteruskan kepada Saidina Abu Bakar Siddiq ra sebagai sahabat Beliau yang utama sebagaimana sabda Nabi:

“ Tidak melebih Abu Bakar dari kamu sekalian dengan karena banyak shalat dan banyak puasa, tetapi (melebihi ia akan kamu) karena ada sesuatu (rahasia) yang tersimpan pada dadanya”

Pada kesempatan yang lain Rasulullah bersabda pula :
“Tidak ada sesuatupun yang dicurahkan Allah ke dadaku, melainkan seluruhnya kutumpahkan pula ke dada Abu Bakar Siddiq”.

Nur Muhammad akan terus berlanjut hingga akhir zaman, dan Nur itu pula yang terdapat dalam diri seorang Mursyid yang Kamil Mukamil yang wajahnya juga tidak bisa diserupai oleh syetan. Memandang wajah Mursyid hakikatnya adalah memandang Nur Muhammad dan sudah pasti memandang Nur Allah SWT.

Nabi SAW bersabda :

La yadhulunara muslimun ra-ani wal man ra-a man ra-ani wala man ra-a man ra-ani ai walau bisab’ina wasithah, fainnahum khulafa-li fi tablighi wal irsyadi, inistaqamu ala syarii’ati.

“Tidak akan masuk neraka seorang muslim yang melihat aku dan tidak juga (akan masuk neraka) yang melihat orang yang telah melihat aku, dan tidak juga (akan masuk neraka) orang yang melihat orang yang telah melihat aku, sekalipun dengan 70 wasithah (lapisan/antara). Sesungguhnya mereka itu adalah para khalifahku dalam menyampaikan (islam/sunahku) mengasuh dan mendidik (orang ramai), sekiranya mereka itu tetap istiqamah didalam syari’atku” (H.R. Al – Khatib bin Abd.Rahman bin Uqbah).

Makna melihat dalam hadist di atas bukan dalam pengertian melihat secara umum, karena kalau kita maknai melihat itu dengan penglihatan biasa maka Abu Jahal dan musuh-musuh nabi juga melihat beliau akan tetapi tetap masuk Neraka. Melihat yang dimaksud adalah melihat Beliau sebagai sosok nabi yang menyalurkan Nur Allah kepada ummatnya, melihat dalam bentuk rabithah menggabungkan rohani kita dengan rohani beliau.

Darimana kita tahu seseorang itu pernah melihat Nabi dan bersambung sampai kepada Beliau? Kalau melihat dalam pengertian memandang secara awam maka para ahlul bait adalah orang-orang yang sudah pasti punya hubungan melihat karena mereka adalah keturunan Nabi.

Akan tetapi karena pengertian melihat itu lebih kepada rabitah atau hubungan berguru, maka yang paling di jamin punya hubungan melihat adalah Para Ahli Silsilah Thariqat yang saling sambung menyambung sampai kepada Rasulullah SAW.

Syukurlah bagi orang-orang yang telah menemukan seorang Guru Mursyid yang silsilahnya bersambung kepada Rasulullah SAW, yang selalu memberikan pencerahan dengan menyalurkan Nur Muhammad sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin, bermohon atas namanya niscaya Allah SWT akan mengabulkan do’a dan dari Mursyid lah Firman Nafsani dari Allah terus berlajut dan tersampaikan kepada hamba-Nya yang telah mendapat petunjuk.

Barulah kita tahu kenapa memandang wajah Mursyid itu bisa mengubah akhlak manusia yang paling bejat sekalipun, karena dalam wajah Mursyid itu adalah pintu langsung kepada Allah SWT.

Nabi Adam as diampuni dosanya dengan ber wasilah kepada Nur Muhammad, apa mungkin dosa kita bisa terampuni tanpa Nur Muhammad?

Marilah kita memuliakan Guru Mursyid kita sebagai bhakti kasih kita kepadanya, dari Beliaulah Nur Muhammad itu tersalurkan sehingga bencana sehebat apapun dapat ditunda, sesungguhnya Guru Mursyid itu adalah Guru kita dari dunia sampai ke akhirat kelak, jangan kita dengarkan orang-orang yang melarang memuliakan Guru sebagai Ulama pewaris Nabi sesungguhnya ajaran demikian itu baru muncul di abad ke-18, muncul akibat keberhasilan orang orientalis menghancurkan Islam dari dalam.

Ingat pesan dari Nabi SAW yang mulia :

“Muliakanlah Ulama sesungguhnya mereka adalah pewaris pada nabi, barang siapa memuliakan mereka maka telah memuliakan Allah dan Rasul-Nya” (H.R. Al – Khatib Al – Baghdadi dari Jabir R.A.)

 

Syukur yang tak terhingga bagi orang-orang yang telah menemukan ulama pewaris Nabi, yang apabila memandang wajahnya sama dengan memandang Nur Muhammad, wajah yang tidak bisa diserupai oleh syetan, dengan wajah itu pula yang bisa menuntun kita dalam setiap ibadah, dalam kehidupan sehari-hari, wajah yang kekal abadi, wajah Nur Muhammad.

 

Alhamdulillahhirabbil ‘Alamin

Single Post Navigation

164 thoughts on “NUR MUHAMMAD

Comment navigation

  1. "JPE"pro79 on said:

    Bismillah hirrahman nirrahim…

    ALLAH—MUHAMMAD—INSAN adalah setali tiga uang
    Bersatu tidak sekutu.. Berpisah tidak bercerai..
    Bagai mana mungkin menuju ALLAH bila tidak melalui Nur Muhammad.. kesesatanlah yang didapat..
    ALLAH Gaib kepada Muhammad dan Muhammad Gaib kepada INSAN..
    Maka jelaslah sudah bahwa INSAN ini adalah manifestasi ALLAH itu sendiri..
    Tetapi Mengaku adalah pengikut FIR’AUN
    Tidak mengaku adalah pengikut ABU JAHAL
    Adalah suatu pertalian halus (Rahasia DIRI) yang menjembataninya .. dan hanya Guru yang Mursyid saja yang dapat menyampaikannya.. Apabila kita telah mendapatkannya maka itulah Anugrah terbesar dan paling berharga Bagi seorang INSAN……. “JPE”pro79

    • Bandingkan dengan ini
      Keyakinan anda sama dengan trinitas Kristen
      Baca Al Ikhlas
      Tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Allah

    • Ass wrwb…
      Pertama2 terima kasih buat sufimuda dan terus berdakwa sampai sudah waktunya kita pulang.

      Buat ” JPE”pro79 saya hanya mengingatkan

      ” Jangan terlalu gamblang membuka hal-hal semacam ini….
      ini ilmu ” Tajrid ” hati yang bermain…kalau dibaca oleh orang2 yang belum mengerti dan belum mempelajari sifat 20,syareat,hakekat,tarekat dan ma’rifat akan timbul fitnah dan bisa mendustakan Allah dan Rosulnya.
      Jangan engkau kalungkan mutiara di leher babi…tidak ada manfaatnya.

      Wassalam

      • Muhammad Basori on said:

        Assalamualaikum wr.wb
        Subhanallah yg sy tangkap dari semua yg disampaikan tentang apapun itu (apakah itu NUR…dst…) semua pastinya akan kembali kepada Allah…jd sebesar dan sehebat apapun sebuah penjelasan manusia tentang Allah itu syah-syah saja yag penting janganlah memberikan pembanding selain Allah…itu saja intinya…anda katakan apapun itu hanyalah buah usaha dan ikhtiar manusia paling banter hanyalah sampai pd tahap sempurna (itupun hanya dimiliki Oleh Rsulullah.) sedangkan maha sempurna kesempurnaan/maha sempurna kembali hanya milik Allah…he..he..he)..saat kita …anda bersikeras andalah yg terbaik…mohon mf pendapat anda…atau kita sangatlah keliru…tetaplah yg memilikinya…ada satu pesan/sanipan…yg dikatakan alam semesta adalah segala yg ada ini..(planet2…bumi beserta isinya..gunung…laut…angin dll…lalu apakah gunung yg tinggi menjulang dapat dikatakan sebagai alam semesta…tidak saudaraku…gunung adalah tetap gunung…sedangkan alam semesta mencakup (muhith) keseluruhannya…NUR Muhammad bukan segala2nya tetapi tanpa NUR Muhammad tak akan ada segalanya…) Wassalam mohon mf…ini hanya kata2 sy…jika kuarng itu karena sy…jika lebih…kembali milik Allah

      • muhammad basori on said:

        Assalamualaikum…wr…wb Sughanallah luar biasa komentnya…semoga Allah memberikan kepada kita semuarahmat dan Hidayahnya…karena sebagus apapun sebuah Ilmu tanpa rahmatNya…tak akan ada gunanya…jadi manusia hanya mendapatkan apa yg diusahakan..sedangkan selebihnya Urusan Allah…berhati-hatilah berkata-kata…karena kata-kata dapat menyesatkan dirimu…seindah-indahnya sebuah kata-kata jauh lebih indah sebuah perbuatan…NUR tanpa tubuh tak akan ada manfaatnya dan sebaliknya Tubuh tanpa BUR (Nurani…Ruhani) juga akan sia-sia semoga kita mkhfum karenya…Audzubillahimindzalik…semoga kita tidak tersesat karena kepandaian kita…Amin Wassalam

        ________________________________

      • emang benar apa yg anda bilang…

        ini ilmu ” Tajrid ” hati yang bermain…kalau dibaca oleh orang2 yang belum mengerti dan belum mempelajari sifat 20,syareat,hakekat,tarekat dan ma’rifat akan timbul fitnah dan bisa mendustakan Allah dan Rosulnya.

  2. bagaimana mencari guru mursid tersebut ?
    di mana tempat nya,beritahu saya……..agar saya bisa belajar kepada beliau

    • Prabu Kresno Erde on said:

      Assalamau’alaikum. Maaf jika sekarang saya baru membaca pertanyaan saudara. Ini sangat menarik, kalau anda ingin menjumpai seorang yang mursyid lagi mu’tabar. Ada di salah satu daerah di Sumatera Utara, nun jauh di keramaian khalayak ramai. Bergabunglah jika ingin belajar kepadanya. 081263216806

  3. Ping-balik: ILMU & SENI & SUFI | Sang Pengembara

  4. Nur muhammad itu berupa apa? Tentang nur Muhammad Apakah ada penjelasan dalam quran? Apakah orang yg mengerjakan perintahNya menjauhi laranganNya dan beramal, santun, bersukur akan masuk neraga jika tak mengenal nur muhammad

  5. yth pemiliki blog..coba d jelasin dong dasar2nya ajarannya nih dari mana sumbernya kalo hadits kasih info lengkap sumber2nya kalau alqur’an surat n ayat brp, kalo guru antum..y d jelasin jg sumber aslinya..cukup menarik jg..yg penting antum kasih seluruh sumber pendapat2 itu sejelas-jelasnya deh jd eg berkesan sperti baca cerpen.. afwan..

  6. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    ustd. maaf ada yang ingin sy tanyakan …mengenai gambar yg sy dpt dari seseorang yang konon ada hubungan nya dengan Nur Muhammmad..
    Sy sangat tertarik dengan tulisan ustd diatas….jd sy mohon agar ustd mau menjelaskan gambar tersebut di alamat facebook sy…….troylengkawa@yahoo.com…..gambarnya boleh dilihat dan tolong di beri penjelasan …..

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

  7. As wr wb. Ustd sblmny sy mhn mf Apakah nur muhamad itu ajran/ ibdh tinkkt tinggi stlh mkrifat tlong jelasin ustd wslm.

  8. ass.
    prkenal kan ustadz,sy adalah seorang anak ingusan yg ingin mencari tau tentang agama yg sy imani. sy ingin bertanya..
    bagai mana cara nya mencari guru sejat, yg insya allah bisa menjawab segelintir pertanyaan dari dalam hati sy. tanpa membandingkan kekurangan dari diri beliau..??
    sy mohon jawaban nya ke alamat email sy..!

  9. assalamualaikum saudara saudaraku semua. mengenai hal diatas adalah suatu pemahaman yg amat agung menyangkut rahasia ilmu ketuhanan. dan memang tak bisa sembarangan diwejangkan. dari sekian banyak data di internet tentang ilmu ketuhanan itu, semuanya bisa dibilang hanya kulit luar saja. maka untuk yg satu ini, semoga mendapat petunjuk.

  10. manusia dhaif on said:

    Ass wr.wb
    Alhamdulillah saya telah menemukan seorang sahabat yang dapat memberikan saya pemahaman tentang Islam dari sisi hakekat.
    Selama ini saya hanya menjalankan sisi syariat saja (jasad) …namun hati tetap “hampa” karena banyak pertanyaan yang tidak bisa terjawab hanya dilihat dari sisi syariat saja (datar). Banyak temen2 pengajian..menjalankan syariat saja…tapi tetap melakukan perbuatan yang tercela….berarti ada yg salah dengan pemahaman. Setelah saya diberikan pemahaman oleh sahabat saya tentang hakekat Sang Kholik-Nur Muhammad- Jiwa – Ruh A’mr…barulah pertanyaan2 saya dapat terjawab…
    Makna tersebut sangat mendalam dan Insya Allah terealisasi didalam ibadah maupun perilaku saya sebagai manusia yang dhaif menuju manusia yang lebih baik.Aamin.
    Wass Wr Wb

  11. salam..nur muhammad tu hakikatnya tuhan ke?

  12. amatiran.. on said:

    tentang wasilah,, bukankah Alloh menyuruh kita berdoa langsung pada NYA,, lihat QS 40:60

    60. Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[1326] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”

    ga perlu perantara,,,, kalo perlu wasilah, perantara, dll, emangnya Alloh presiden, walikota,,, yg musti lewat ajudannya.

    4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS 112:4)

  13. ajakbicara on said:

    sy sokong keyataan manusia dhaif,
    sblm sy btemu tarikat,sy tidak pernah ckup dgn apa yg ada,pemarah,kedekut,mengikut hawa nafsu,rumah tgga xbahgia.tiap2 mggu bgaduh dgn isteri.
    slps bertarikat xsampai sebulan dgn bimbingan guru mursyid,bkenaan nur muhamad, hidup sy berubah,sudah 6 bulan sy tidak btengkar dgn isteri,rase tenang,bahgia.dan byk lagi

  14. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita lahir dan batin dengan berkat Kekasih-Nya Nabi Besar Muhammad SAW yang semua RAHASIA ALLAH TERKANDUNG PADANYA.

  15. siiip ilmu diatas hanya bisa dipahami yg telah mngkaji ilmu itu… klo yg blum mang bingung… itulah luasnya illmu makanya kta terus mncari ilmu dan sllu mmohon ridho n petunjukNya…

  16. Ruslianto on said:

    Yang pasti mau tidak mau, “Abduhuu wa rasuuluhu”, inilah manusia yang terjamin telah menerima Nurun ala Nurin. Kalau tidak, dia bukan Rasul karena tak akan ada alat untuk “berkomunikasi” dengan Allah SWT (itu pasti). Begitu pula segala Para Rasul pilihan yang terdahu- lu, pasti pula menerima “Wabtaghuu Ilaihil Wasilata”, kalau tidak, Beliau-beliau itu bukan rasul, karena tidak punya alat komunikasi dengan Allah SWT. Dan “turunNya” bukan pada Jasmani atau kepada akalnya, turunnya pasti kepada RuhNya karena ayat Al Qur’an menyatakan :
    Maka setelah Aku sempurnakan dia dan Aku tiupkan di dalamnya sebagian Ruh-Ku, rebahkanlah dirimu bersujud kepada-Nya (QS.Suraah Al-Hijr,ayat 29)
    (Maknanya) Sujud pada Ruh-Ku yang telah Aku tiupkan ke dalam Khalifah-Ku Adam, jadi bukan sujud pada Sang Adam.
    Hal yang sama juga terjadi pada Rasulullah Saw (disucikan,disempurnakan,dibersihkan,lalu ditiupkan Ruh Allah), hal sama juga terjadi pada Ruh-Ruh Para Rasul terdahulu, Kalau enggak gitu,yah,…. Jaka sembung makan kedondong = Nggak nyambung dong.

    Sekarang telah masuk Kurun 14 atau tepatnya 1433H (Tahun 2012) Suku Maya “bilang” Kiamat sudah dekat, karena kalender telah abis, Bagi kita Adam terlalu jauh untuk dijangkau,…Luth terlalu jauh,….. Ibrahim terlalu jauh,…Ismail terlalu jauh,…Ishaq terlalu jauh,…Ya’qub ,.. Yusuf,Musa,Daud, Sulaiman,Yahya,Isa terlalu jauh. Bagaimana dengan junjungan kita Nabi Muhammad Saw,……… Beliau bersabda : Apa-apa yang dicurahkan Allah ke dalam dadaku aku curahkan pula ke dalam dada Abubakar Siddiq. (Dada=hati=Sukma=Ruh)
    Kedua Ruh yang halus itu bergabung dalam satu frekwensi yang sama, dan didalam ruh yang pertama (Ruh Nabi) telah tertanam Ilaihil Wasiilata yaitu Channel pada Allah untuk selama-lamanya. !
    Itulah cara/metode yang diberikan Allah kepada orang mukmin dan bertaqwa.
    Tapi,……Abubakar Siddiq ra,…masih jauh…? Mas,….. maka Tanyalah kepada Ahli Dzikrullah jika kamu tidak tau (An Nahl ayat 43),….Embuh engga roh aku, opo iku…..sopo ahli dzikir iku.

    Engga ngerti juga ,…? Yaa udah tanya kepada Yth.Sdr-Ku Sufi Muda.
    Engga ngerti juga,….? oooo ala piye sampean niki. (capek deh).
    Ingat,…Suku Maya telah menakut-nakuti anda,..kalendernya telah abiiss. dunia ini pun abiis,…..untung masih ada orang thareqat dzikrullah dengan berwasilah,….. kalau TIDAK, maka abiis – abiis- abiiis lah dunia ini (kata Nabi Saw; Kiamat tertunda jika masih ada yang menyebut Allah,Allah), pantaskah kita berterimakasih ?
    Pangkas dibawah kolong = Pantas Dong.

    Akhirul Kalam. mohon maaf,…Wass.

  17. Muhammad Basori on said:

    pemahaman masih bertajuk pada kisi-kisi materi “…” akan selalu saling bersebelahan, sandarkan kanlah pada keikhlasan, baik yang bertanaya maupun yang menjawab…apa sebenarnya guru mursid dalam pandangan sayariat (hukum materi)…dan sterusnya…akan tetapi janganlah pula mengampangkan iman itu setara dengan pengertian harafiah…maka binasalah kita teromabang ambing hanya karena mencari yang “mursyid” Nur Muhammad…sederhana kata-kata ini akan tetapi jangan coba disederhanakan…bisa-bisa jadi lain pengertiannya…semoga allah selalu menyertai perjalanan spiritual kita semua…saling berbaik sangkalah kita semua…wassalam

  18. Ruslianto on said:

    Coba anda perhatikan secara seksama apa-apa yang terjadi disekeliling kita; (sebagai contoh) seorang dokter melakukan pembiusan pada seorang pasien, maka pada saat itu SANG PASIEN tidak sadarkan diri hilang segala akal/pikirannya dan pada proses kejiwaannya akan hilang sementara waktu, …….selama pasien tersebut tidak sadar, NAMUN ia masih hidup “pasti” Roh nya tetap berada di “dalam tubuhnya” ITU. Nah itu berarti Roh TERPISAH dari akal/pikiran kita bahkan (Roh itu) bertempat yang lebih tinggi dari akal/pikiran, maupun mental dan jasmani manusia, tetapi merupakan “sesuatu” unsur tersendiri yang lebih tinggi kedudukannya dari jasmani. dan Roh (itu) adalah alat yang “sebenarnya” untuk bermunajat ke hadirat Allah SWT,… sedangkan jasmani bersama akal dan pikiran “bukanlah” alat untuk dipakai untuk bermunajat kehadirat Allah SWT,..karena kasarnya. (Sesungguhnya Allah itu Maha Halus)

    Roh merupakan “Zat” yang berasal dari karunia Tuhan dan Roh tidak berasal dari; tanah, air maupun gas dan tidak pula berasal dari bumi. Roh itu dapat mengambil bentuk seperti rupa manusia, karena Roh itu meliputi seluruh tubuh manusia itu sendiri, dan mengambil bentuk tempat yang dilaluinya, Roh kita berasal dari alam ghaib/ metafisik , sehingga tidak dapat dilihat dengan mata kepala, walaupun ia tidak bercerai berai dengan jasmani kita selama hayat di kandung badan…
    Apakah Roh (itu) sebagai penanggungjawab tertinggi dari segala elemenn dan unsur-unsurnya termasuk akal/pikiran/indera dan lain-lain. (sekali lagi apakah) ROH itu telah mengabdikan segala-galanya kepada Allah SWT ? ATAU sempat pula Sang Roh tertipu oleh Al Iblis laknatullah, adalah merupakah Makhluk yang sakti saat ini berumur 13,5 milyar tahun (Menurut penelitian “Pengamat Astronomi” Alam Semesta (ini) telah berumur 13,5 milyar tahun) Dan iblis inilah sebenarnya musuh bebuyutan dari Roh semua Bani Adam ! Na’udzubillahiminzhalik,.. (Awas-lah) Sang iblis laknatullah (itu) tanpa disadari telah lama bersemayam dalam hati dan jiwamu/rohmu dan bertelur di hatimu !

    Disinilah letak kunci dari segala-galanya di alam jagad raya ini, MAKNA bagi hidup dan kehidupan kita di Dunia hingga ke Akhirat, karena manusia-manusia yang Roh-nya dikendalikan oleh Iblis, pasti akan merusak jagad raya ini !! karena memang itu janji si Iblis mempengaruhi dan membawa Roh Bani Adam HANCUR ke neraka, dan Babak belur di Alam Qubur. ROH manusia yang (ini) yang mengakibat Do’a TIDAK SAMPAI ke Hadirat Allah serta ini pula yang membuat Sholat TIDAK KUSUK,……………..BAGAIMANA MENCEGAHNYA ??? Yaitu Hanya dengan mengisi Roh Manusia tersebut dengan Kalimah Allah !!
    Laailaaha ilallaah (Kalimah Allah) itu adalah perkataan-Ku, dan ia adalah Aku,siapa yang menyebutnya masuklah kedalam Benteng-Ku, dan siapa masuk ke dalam Benteng-Ku, maka terpeliharalah ia dari siksaan-Ku (menyebutnya harus dengan metode) HADIST QUDSI (HR.Syairazi)
    Oleh sebab itu Roh kita wajib dan perlu sekali diisi dengan Kalimah Allah.
    Untuk melaksanakan ini harus ada metodiknya, (MenanamkanNYA/disalurkan oleh Mursyid Yang Kamilmukamil), yakni suatu metode, sesuai dengan hadist dan Qur’an dan sesuai pula dengan Ilmu Teknologi Modern, metode inilah yang dinamakan Thariqatullah.
    Wassallam, Sdr.Ku Sufi Muda; teruslah berkarya Demi Kalimah Yang Maha Akbar, Semoga usaha yang amat baik ini selalu dalam redho Allah SWT.(Amiinn)
    Allahu Akbar Allahu Akbar, Alllahu Akbar Walillahil hamd.

  19. Allah yng dimksud,dzt atau sifat?
    Selain dr dzat Allah adlh makhluq.
    sedang kita itu dr sifat-Nya.krna hnya bsa makrifat sifat di dunia ini.

    • ketika ada orang yang berkata:”Anaa alhaq”.maka yg dimaksud adalh sifatnya.

      • kamaruddin on said:

        Dzat,Sifat,Asma Allah itu Qodim(tdk dijadikan).sedangkan Af’al Allah itu muhaddats(dijadikan).alam semesta serta isinya adalah Af’al Allah(gawian/pekerjaan Allah).tp didalam gawian/Af’al ini Allah menyatakan Dzat,Sifat,AsmaNya.
        diumpamakan semesta dan isinya ini seperti TV.yg digunakan untuk melihat tayangan Dzat,Sifat dan Asma Allah.spt kalo kita nonton tayangan obama di TV,bukan berarti obama ada di TV.tp yg kt liat cuma tayangannya yg mungkin pd saat itu obama ada di AS.jd seluruh TV yg ada tayangan obama menerima siaran(pancaran)dari obama.dzat,sifat,asma obama nampak di TV tsb.jd kalo seseorang melihat Dzat,sifat,Asma Allah,di TV semesta ini,maka yg dilihatnya bukan Dzat,Sifat,Asma Yg Qodim tsb,tetapi pancaran Nur Dzat,Nur Sifat,Nur AsmaNya.Yg Tuhan Sendiri tdk pernah bertempat(tdk dibatasi ruang & waktu.jd kalo ada yg bicara ana alhaq,itu adalah suara siarannya,yg mungkin karena volume TVnya kekencengan sehingga suaranya sampai ke syariat.
        kt cuma sebuah TV yg hidup harus dengan listrik”Nyawa”,yg hanya dengan bantuan frekwensi”Nur Muhammad” bisa menerima siaran Allah Swt.mohon maaf kalo kurang berkenan.wassalam

  20. satu teori yg tidak pernah diuji kebenaran teori itu..

    selalu berdalih, ini adalah keyakinan kami, tanpa pernah ingin mencari kebenaran.

    sulit untuk dibahas karena ajaran ini hanya boleh dipelajari oleh orang-orang yg mempunyai ketundukan berlebihan kepada guru,

    mereka lupa bahwa iblis dan syaitan tidak akan berhenti untuk menyesatkan manusia dengan cara cara yg sangat halus..

    mereka lupa hanya rasulallah yg bisa dipegang kebenaran penyampaiannya 100%

    wallahul muwafiq

  21. Ruslianto on said:

    Qur’an Suuraah Az-Zumar ayat 22 :
    A fa man syarahallahu sadrahuu lil-islam fa huwa ‘alaa nuurim mir rabbih, fa wailul lil-qaasiyati quluubuhum min dzikrillaah, ulaa’ika dolaalim mubiin.
    Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu)?, Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk ber-dzikrullah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.

    Sudah Islam tapi belum juga dapat cahaya ? (baca ayat diatas) …. sebab utamanya karena hati mem-batu tak mau berdzikrullah,…
    Maka jadilah orang yang celaka dan sesat yang nyata.

    Dzikir yang bagaimana ? Lihat surat Al Maidah 35 dan Perhatikan suraah An Nahl ayat 43 :
    Lantaran itu tanyalah kepada Ali dzikir jika kamu tidak tahu.
    Suuraah Al-A’laa ayat 14-15 :
    Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri, dan dia berdzikir menyebut nama Allah lalu dia sembahyang.
    Suuraah Al-Israa’ ayat 72 :
    Dan barang siapa yang buta (hatinya) didunia ini, niscaya diakhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).

    Pengamal Tharekat adalah Pengamal Dzikrullah, Menegakkan Sholat yang wajib dan sholat-sholat sunnat yang diajarkan Rasulullah s.a.w
    Pengamal Tharekat tidak pernah lupa bahwa iblis dan syaitan adalah musuh yang nyata bagi orang beriman.(Anak kecilpun tahu itu).

    Dianjurkan kepada Sdr.Khalil agar masuk Tharekat (Mubarok) yang Gurunya Kamil Mukamil (agar hati tidak membeku dan mem-batu).
    Saya bertanya Jika Sdr.Khalil berpegang teguh kebenaran Rasulullah s.a.w ; Megapa’in Rasulullah s.a.w di Gua Hira ? untuk apa ? Lho wahyu turun ? diangkat jadi Rosul ?
    Anda pernah ke Gua Hira ? saya bertanya (itu) karena saya pernah kesana. Lokasinya sempit untuk ukuran satu orang dan gelap menuju kesana mendaki bukit terjal dan tinggi. Ngapa ‘in Rosul melakukan itu ? (Padahal petunjuk belum ada dikala itu).

    • Muhammad SAW ke gua hira setelah or sebelum jadi nabi, apakah setelah menjadi nabi masih ke gua?,

      • Dalam sejarah yang kita baca, Muhammad SAW berkhalwat di Gua Hira sampai Beliau menjadi Nabi. Setelah itu setiap 10 Ramadhan Beliau tetap berkhalwat tapi bukan di Gua Hira tapi di Rumah. Sebagai ganti Gua Hira, Aisyah membuatkan tenda/kelambu untuk Nabi sebagai tempat Beliau berkhalwat atau ber’itikaf.
        Aisyah RA berkata, “Nabi beri’tikaf pada sepuluh hari yang akhir dari bulan Ramadhan. Maka, saya buatkan untuk beliau sebuah tenda.
        Pengamal Tarekat sampai sekarang tetap melaksakan apa yang pernah dikerjakan Nabi.

  22. Ruslianto on said:

    Al Qur’an Suuraah As Sajdah ayat 21-22 :
    Wa la nuziqannahum minal ‘azaabil adnaa dunal ‘azabil akbari la’allahum yarji’un(a).
    Wa man azlamu mimman zukkira biaayaati rabbihi summa a’rada ‘anha, inna minal mujrimina muntaqimuun(a).

    Dan sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia ini) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat); mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar) ;
    Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling daripadanya ? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.

  23. Ruslianto on said:

    FENOMENA KEHIDUPAN DAN KEMATIAN
    Berita sebuah TV Swasta Hari Jum’at siang tanggal 25 Januari 2013, yang menghebohkan terjadi di Sukabumi disebab Jenazah dan Kain kapan terlihat utuh (terlihat jelas pada tayangan TV) setelah dibongkar kuburannya, yaitu Alm.Mhd.Syamsuri yang meninggal dunia 20 tahun yang lalu (April 1993).
    Menurut sebuah penelitian ilmiah dan ahli teknologi bahwa, jenazah manusia akan hancur dalam masa 7 bulan didalam tanah.
    Maksud pihak keluarga almarhum membongkar kuburan dengan maksud memindahkannya ke pemakaman keluarga dari pemakamam umum.
    Wartawan mewancarai anak dan kerabat Beliau “Belatar belakang suatu Majelis dzikir” dan Alm. Sepengetahuan penduduk setempat rajin berdzikir semasa hidupnya.
    Jadikan – lah peristiwa fenomena ini renungan bagi orang yang beriman. bahwa tanah dan cacing tak sanggup menyentuh jenazah orang yang rajin berdzikir.
    Wass.

  24. Assalamualaikum,aku skrang tnggal d jogja,sbnernya dri dulu nyari guru mursyid tpi blm ktemu,apa sy d takdirkan nggk bleh pelajari ilmu tarekat ya,klau d daerah jogja sini d mana dan siapa guru mursyid,aku pingin bngt ktmu.trimakash.wassalam.bls dong

  25. Aura Cinta on said:

    Bismillah
    Mohon pencerahannya atas minimnya pengetahuan yg saya miliki. Tolong jika ingin mengajarkan kebenaran maka bukalah kebenaran itu, sehingga saya yg awam bisa memahami penjelasan sufi muda. Bukankah sufi muda ingin menegakkan kalimat Allah, islam KTP seperti saya merasa terpesona dengan istilah NUR MUHAMMAD. Apakah orang seperti saya bisa mendapatkan sedikit saja cahayaNya (Allah), sehingga tidak tersesat dalam hidup ini.
    Mohon pencerahannya dengan bahasa sederhana, metode/amalan yg sederhana, dan jangan menutupi kebenaran jika sufi muda ingin menegakkan kebenaranNya (Allah).
    Terimakasih.

  26. Saran saya jelasin dulu hakikat manusia yang sebenarnya. Apakah manusia itu? apakah benar terdiri dari Jasmani, Ruh Insani dan Ruh Hayati (Dzat, Sifat, Asma). InsyaAllah kalau kita sudah tahu hakikat sebenarnya manusia kita lebih bijak dalam menerima penjelasan keTauhidan seperti ini.

  27. junaedi on said:

    jadi bagaimana tata cara shalat,berdoa dengan benar,sbb sy simpulkan sepertinya penjelasan saudara mengarahkan shalah,berdoa dengan perantaraan nur muhammad yg telah ada pada diri tiap2 manusia.mohon penjelasan karna saya betul2 ingin yg sebenarnya agar apa yg sy lakukan slama ini tidaklah sia sia,dan termasuk kedalam golongan orang2 yg lalai dalam shalat atopun berdoa.trima kasih

  28. junaedi on said:

    lalu bagaimana caranya,apakah saya harus berniat shalat,atau berdoa,dengan mengatakan dalam hati,”ya allah saya berniat shalat,berdoa dengan perantaraan nur muhammad

  29. DenNepiana Dan IdaIriani on said:

    Mirip ajaran agama2 ardli. gak jelas dalinya darimana sumbernya. Apa ada Rasul yang lain sesudah Nabi Muhammad yang menambahkan pada ajaran yang dibawa Beliau saw. Hati2 Berdusta atas nama Rasulullah dengan menyebarkan hadits2 palsu, atau kata2 orang sufi yang bersumber dari luar Islam. Keluar dari Al-Quran dan Sunnah adalah kesesatan. Sufi sering kebablasan seperti Al-Halaj dan Ibnu Arobi. Hakikat kebenaran Itu ALQURAN dan ASSUNNAH, ikhwaniy. Mari kita kembali kepada keduanya.

  30. untuk mengenal nur muhammad harus paham `belajar mati sebelum mati`

Comment navigation

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 14.899 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: