-
Getaran…
Salah satu hukum universal yang berlaku di alam adalah setiap benda mempunyai getaran dan getaran tersebut memberikan pengaruh kepada dirinya dan benda lain disekitarnya. Prinsip yang sama dalam dunia fisik juga berlaku terhadap perilaku dan perasaan. Apa yang terjadi dalam hidup sebenarnya adalah refleksi dari dalam diri kita, apa yang terlihat adalah apa yang tersembunyi. Getaran dalam dunia fisik juga berlaku dalam dunia metafisik dan keduanya saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Atas dasar prinsip ini sangat ilmiah dan bisa diterima dengan logika kalau ada ketidakteraturan dalam dunia fisik bisa diperbaiki secara metafisik (gaib). Dengan hanya di doakan atau di zikirkan, maka segala penyakit yang mustahil sembuh sekalipun bisa disembuhkan, bahkan…
-
Obrolan Santai 4 Sahabat di Sore Jum’at
Diskusi hari Jum’at dengan 3 sahabat saya, mas paijo, bang Regar dan bang Yusuf (anggap aja nama samaran), tentang perkembangan dakwah tarekat menjadi sebuah perenungan saya sampai hari ini. Masing-masing kami berada di pulau terpisah, bang regar di pulau jawa, mas paijo dan bang yusuf di Kalimantan sedangkan saya sedang berada di pulau sumatera. Tentu diskusi kami bukan menggunakan power gaib, meraga sukma atau terbangnya rohani berkumpul ke satu tempat seperti wali-wali dulu, kami hanya menggunakan “syafaat” dari teknologi berupa BBM 🙂 . Saya sangat yakin mas paijo dan bang regar punya kemampuan untuk terbang rohani nya dalam sekejab kemanapun dia pengen, itu hanya permainan anak-anak bagi mereka, cuma mereka…
-
Sahabat, Mohon Maaf Lahir dan Bathin ya…
Sahabat… Begitu cepat rasanya Ramadhan berlalu dan tanpa terasa hari ini adalah hari terakhir kita berada di bulan yang penuh berkah, bulan mulia dan bulan ampunan bagi seluruh manusia. Ada rasa sedih karena Ramadhan akan meninggalkan kita, masih terasa sangat kurang amal ibadah yang kita kerjakan, begitu sedikit dzikir yang bisa kita lakukan namun semuanya kita serahkan kepada Allah SWT karena Dia yang berhak menilai amal perbuatan kita dan Dia yang menentukan diterima atau tidak ibadah puasa kita.
-
TIDAK SEMUA PERTANYAAN MU HARUS KU (Bag. 3)
Tulisan ini adalah kelanjutan dari dua tulisan dengan judul sama yang saya tulis tepat setahun yang lalu Juli 2013, anda bisa baca tulisan Bagian Pertama dan Bagian Kedua sebelum melanjutkan membaca tulisan ini. Bagian pertama tentang rahasia kenapa tidak semua pertanyaan harus dijawab oleh Guru dan bagian kedua tentang bahaya kebiasaan berdebat tentang masalah agama yang lebih banyak mudharat dari pada manfaatnya.
-
Hormati, Cintai dan Sayangi Ayah Selagi Kamu Masih Ada Kesempatan.
Tadi malam saya ingin menulis tentang kerinduan saya kepada Ayah, sosok yang hanya bisa menemani saya di dunia ini sampai usia 14 tahun karena Beliau ditakdirkan oleh Allah untuk berpulang kerahmatullah dengan cepat tanpa sempat melihat anak-anaknya dewasa. Tapi tulisan tentang Ayah yang saya rencanakan tidak sempat saya tulis sampai menjelang subuh, setelah shalat subuh saya tidur dan bangun sekitar jam 8. Saya buka facebook kemudian melihat sebuah postingan dengan judul yang menarik “JGN ADA YANG NANGIS SETELAH MEMBACA POSTINGAN INI”, saya penasaran dan kemudian membacanya sampai selesai, saya sarankan anda juga membaca sampai selesai tulisan bagus ini, selamat membaca…
-
Untuk Apa Kita Ada?
Kalau direnungi secara dalam, seorang manusia hadir di dunia benar-benar hanya sesaat saja, seperti sekejab mata jika di bandingkan dengan usia bumi yang sudah sangat tua. Ibarat matahari yang nampak terlihat, terbit dan tenggelam begitu lah perjalanan hidup manusia di dunia ini. Yang membedakannya, matahari terbit dan tenggelam kemudian terbit lagi dan tenggelam lagi dan seterusnya, sementara seorang manusia terbit dan tenggelam, kemudian tidak akan pernah terbit lagi untuk selamanya.
-
Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang yang Pulang Haji
Suatu ketika Imam Junaid al-Baghdadi mendapat kunjungan dari seseorang yang baru saja pulang menunaikan haji. Meski ritual haji telah ia jalani, orang ini belum menunjukkan perubahan perilaku apa-apa dalam hidupnya. “Dari mana Anda?” tanya Imam Junaid. ”Saya baru saja pulang dari ibadah haji ke Baitullah?” orang itu menimpali. ”Jadi, Anda benar-benar telah melaksanakan ibadah haji?”