Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Getaran…

anto.sehat.blogspot.com1Salah satu hukum universal yang berlaku di alam adalah setiap benda mempunyai getaran dan getaran tersebut memberikan pengaruh kepada dirinya dan benda lain disekitarnya. Prinsip yang sama dalam dunia fisik juga berlaku terhadap perilaku dan perasaan. Apa yang terjadi dalam hidup sebenarnya adalah refleksi dari dalam diri kita, apa yang terlihat adalah apa yang tersembunyi.

Getaran dalam dunia fisik juga berlaku dalam dunia metafisik dan keduanya saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Atas dasar prinsip ini sangat ilmiah dan bisa diterima dengan logika kalau ada ketidakteraturan dalam dunia fisik bisa diperbaiki secara metafisik (gaib). Dengan hanya di doakan atau di zikirkan, maka segala penyakit yang mustahil sembuh sekalipun bisa disembuhkan, bahkan bala bencana bisa di tunda.

Itulah sebabnya kenapa ketika kita mengalami banyak masalah setelah mengerjakan zikir maka masalah tersebut selesai dengan sendirinya, karena alam metafisik kita menjadi teratur dengan demikian alam fisik pun menjadi teratur juga. Dalam bahasa tasawuf, Allah memberikan jaminan bila kita mengerjakan apa yang diperintahkan Allah maka Allah akan menyelesaikan segala problem kita, “Kerjakan urusan-Ku maka urusan mu biar Aku yang selesaikan”.

Kita tidak membahas tentang benar salah, sumber energi dari Tuhan atau setan, kita sedang membahas sebuah hukum universal yang berlaku di alam bahwa setiap sesuatu memiliki getaran dan mempengaruhi benda lain. Mungkin anda pernah membaca buku Zero Limits yang ditulis oleh Joe Vitale dan Ihaleakala Hew Len, Ph.D. Salah satu artikel yang menarik perhatian saya dalam buku itu adalah tentang seorang psikolog yang membantu menyembuhkan sebangsal penuh narapidana yang sakit jiwa—tanpa pernah melihat seorang pun dari mereka secara professional. Ia menggunakan metode penyembuhan dari Hawaii yang luar biasa. Teknik itu dikenal dengan Ho’oponopono.

Hanya dengan meminum segelas air putih yang telah didoakan maka bisa sembuh dari penyakit berat dan hidupnya menjadi lebih baik tentu air yang diminum setelah diberikan energi baik yang kemudian mempengaruhi seluruh tubuh orang yang meminumnya.

Zikir secara istiqamah pada hakikatnya adalah melatih diri menciptakan getaran yang sempurna dalam tubuh, getaran Maha Dahsyat dari Sang Maha Sempurna, dengan getaran itu mampu memusnahkan segala bala bencana, segala kemungkaran dan unsur-unsur syetaniyah yang bersemayam dalam diri manusia. Fungsi tubuh terutama Qalbu adalah untuk menerima getaran Maha Dahsyat tersebut dan kemudian getaran itu mempengaruhi apa pun yang disentuhnya. Itulah sebabnya seorang Guru Sufi terkadang tanpa mengucapkan nasehat sepatah katapun bisa membuat para muridnya berubah menjadi orang yang baik, pengajarannya berbekas dalam sanubari murid-muridnya.

Jika dalam hidup terus menerus menemui masalah maka sudah saat ini kembali melihat ke dalam diri, membuka kembali hati agar bisa menerima getaran Maha Dahsyat, ketika dalam diri menjadi teratur maka diluar juga ikut teratur. Guru Sufi berkata, “Sebenarnya kita sendiri yang mengundang penyakit untuk mendekat”, kita sendiri mengundang berbagai problem dalam hidup, segala kemalangan dan kebencian.

Kalau segala penyakit dan problem kita yang mengundang, tentu saja kita juga bisa mengundang segala kebaikan dan kesuksesan, semuanya tergantung kepada diri sendiri. Kirim lah undangan kepada kebaikan dan kesuksesan secara istiqamah, maka dia akan datang menghampiri anda secara istiqamah pula.

Selamat beristirahat, semoga bermanfaat…

Single Post Navigation

9 thoughts on “Getaran…

  1. budi tasik on said:

    Terima kasih

  2. Terimakasih……

  3. Ass, Maaf Bang SM, Saya ingin sedikit berbagi pengalaman,.. bahwa Getaran (itu) sangat Luar Biasa, Bg…
    Waktu doeloe itu saya masih Suluk/I’tikaf kedua dan Bermula setelah selesai sholat jum’at di Surau QA Medan, Selanjut selesai tawajuh berjama’ah saat itu Ayahanda Guru memberikan fatwa, kebetulan (sekali) tempat duduk (sila) saya, tepat didepan Beliau,… ditengah-tengah fatwanya,.. tiba-tiba Beliau menunjuk saya sambil berkata ; “Eh,..sedikit lagi ,..sedikit lagi,..lagi,..” Lalu melanjutkan fatwanya, sambil tersenyum kepada saya.

    Saya-pun saat itu juga menoleh kebelakang,.. berandai-andai “apa maksud yg Ayahanda Guru katakan, dan kepada siapa ?” eh ternyata ikhwan dibelakang saya anehnya , semua tertidur,… (kelihatan pulas sekali).

    Selesai ,.. sayapun penasaran lalu mendatangi bagian peramalan, yg biasanya merekam fatwa Ayahanda Guru,.. setelah diputar ulang rekaman tsb,… kata-kata yg ditujukan kepada saya (itu) ternyata tidak ada dalam rekaman,… bertambah penasaran saya putar berulang-ulang,.. haripun menjelang magrib badan saya (mulai) terasa menggigil (seperti kedinginan),.. dan malamnya seperti biasa, selesai sholat tahajud,… saya pun bertawajuh,.. namun belum lagi saat duduk tawaruk dgn sempurna (apalagi membaca kaifiyat dzikir),… terjadi suatu pengalaman yg luar biasa,…. jasmani seperti tidak berfungsi,…luluh,.. lunglai tiada daya upaya ,…. Tiba-tiba,… Shubanallah,…. Allahu Akbar,..Allahu Akbar,..Allahu Akbar Walillah ilham.

    Esok harinya saya ke Surau, ingin mengungkapkan hal luar biasa itu kepada bagian peramalan,.. bagitu ingin berucap,.. tiba-tiba bagian peramalan sudah menghadang saya didepan pintu surau, sambil membuat “suatu syarat” telunjuk didepan bibirnya , agar saya “diam”,…. (Padahal saya belum berucap apapun) Lalu saya pun mengangguk seakan-akan mengerti, saja saat itu.

    Wass, Mohon Maaf ,.. sMoga bermanfaat. sMoga kisah nyata (ini) dapat memberikan moti vasi positif (khusus) kpd pribadi saya, bahwa masuk tharekat (itu) wajib dan YMM Ayahanda Guru adalah seorang Wali Akbar. Ada (pula) menyebut apa yg saya alami suatu karunia dari Allah SWT,. . ibarat mendapat Laillatulqodar (katanya) ta’ boleh dicerita-cerita’in,.. kalo (ini) engga dicerita’in maka orang beriman akan tetap menganggap artikel Bg. SM diatas, (masih) dongeng, dan beraroma dogma semata.

    Sayapun dalam kesempatan kali ini, ingin mendengar sedikit “pengalaman” Bg. SM, jika berkenan. Sekali lagi mohon maaf Bg. (itung-itung sebagai motivasi untuk pemula sekaligus mengais kenangan manis bersama Guru). Sekali lagi Wassalam dan Maaf yaa Bang SM.

    • Apa yang Abangda sampaikan sungguh luar biasa, pengalaman yang tak terlupakan, Insya Allah nanti akan saya buat tulisan khusus tentang ini. Sebenarnya saya sedang menyiapkan sebuah buku dengan judul “SANG GURU”, disana banyak penomena2 menarik tentang Guru yang akan menambah keimanan para murid semua…

  4. imam subagio on said:

    SubhanAllah walhamdulillah,……. artikel yang mencerahkan, menyegarkan dan motivasi yg luar biasa untuk dimensi zahir dan dimensi batin…. terima kasih Bang SM dan Bang Ruslianto…

  5. abong robi on said:

    Alhamdulillah, artikelnya sgt bermanfaat bib.

  6. Zikra Aulia on said:

    Assalamualaikum. Membaca tentang ini sy jd teringat suatu hal. Getaran dan gemetar. Ini sangat berhubungan jika di kaji lbh jauh. “Gemetar” setelah merasakan getaran berarti sdh timbul rasa takut dan cinta kpd Allah SWT. Suatu rasa yg hanya bisa dirasakan oleh hati yg sdh hidup dgn kalimah tawhid. Dmn hati tsb sempurna mengingat dan menyebut nama Allah. Hati yg sdh terjaga dr tidurnya yg panjang. Hati yg selalu dikejutkan oleh sebutan nama2 Allah Yang Maha Suci dan Maha Agung.

    Ketika getaran dan gemetar bisa berpadu mesra maka ketika itu pula hati akan menjadi bersih, suci dan bersinar. Segala kekotoran yg selama ini bersemayam telah hilang musnah oleh nya. Trima kasih dan mohon maaf jika kurang berkenan. Wassalam

  7. belajar sufi on said:

    Ty…SM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: