• Tasauf

    TAUHID, PENDANGKALAN AKIDAH DAN TASAWUF

    Jika diberikan pertanyaan apa itu Tauhid, maka ini pertanyaan yang paling mudah dijawab oleh segenap umat Islam diseluruh dunia. Tauhid adalah pokok ajaran Islam, keyakinan utama, bahwa yang disembah dan diyakini sebagai Tuhan hanyalah satu yaitu Allah SWT. Dalam persoalan Tauhid tidak akan terjadi perbedaan pendapat, seluruh ummat Islam berbagai macam aliran akan memberikan jawaban yang sama, inilah akidah ummat Islam, Menuhankan yang Satu. Bicara tentang Tauhid tidak terlepas dari Syariat Islam itu sendiri, karena ajaran Tauhid berada pada tahap syariat level akal karena itu memang yang paling fokus kepada masalah Tauhid adalah kelompok yang hanya mengkaji Islam dari tataran zahir (syariat) termasuk wahabi dan kelompok sejenis mereka. Isu “Pendangkalan…

  • Tasauf

    Tertinggal 1000 Tahun

    Imam Al Ghazali pernah menyindir orang-orang yang terlalu terpaku dengan bacaan tanpa mau naik ke level berikutnya yaitu mempraktekkan apa yang telah dibaca. Beliau berkata, “Kitab ibarat tongkat untuk membantu engkau berjalan, ketika engkau telah pandai berjalan maka tongkat itu justru menghambat mu untuk melakukan perjalanan”. Ungkapan al Ghazali itu lebih khusus ditujukan kepada orang-orang yang mencari kebenaran lewat membaca apakah filsafat atau ilmu lainnya dan hanya bersandar kepada dalil-dalil dimana suatu saat dia sendiri akan ragu dengan dalil-dalil yang dimilikinya, seiring berjalannya waktu. Kita harus akui bahwa puncak peradaban Islam ini berada pada saat 1000 tahun lalu, dimulai dengan kesempurnaan ilmu fiqh yang disusun oleh 4 mazhab besar (dari…

  • Syariat (Fiqih),  Tasauf

    Kembali Kepada Ulama

    3 Tahun lalu saya menulis sebuah tulisan dengan judul “Bahaya di Balik Selogan Kembali ke Al-Qur’an dan Sunnah” dan mendapat respon beragam baik pro maupun kontra. Jika anda penasaran dimana letak bahaya dari ajakan itu silahkan di baca kembali tulisannya. Ini merupakan kelanjutan dari tulisan “Bahaya di Balik Selogan Kembali ke Al Qur’an dan Sunnah” untuk memberikan sedikit jalan kepada ummat Islam bagaimana dia harus bersikap agar bisa selamat di era akhir zaman yang penuh fitnah dan tipu daya ini..

  • Rasulullah

    Ketika Rasulullah Disangka Meninggal Dunia

    Satu ketika sahabat Abdurrahman bin Auf mendapati Rasulullah berjalan sendirian. Dari jarak yang tak jauh ia mengikuti beliau hingga kemudian memasuki sebuah kebun kurma. Ketika Rasul berada di tengah kebun itu tiba-tiba beliau bersujud, entah mengapa. Sementara Abdurrahman bin Auf terus memperhatikannya. Ia sempat menunggu beberapa lama berharap Rasulullah segera menyudahi sujudnya. Namun harapannya tak segera terwujud. Rasulullah begitu lama dalam sujudnya. Air mata Abdurrahman mulai meleleh. Ia menangis. Ada kekhawatiran dalam dirinya pada diri kekasihnya. “Adakah Rasulullah meninggal dunia dalam sujudnya itu? Adakah aku tak akan pernah lagi melihatnya untuk selamanya?” dalam takutnya ia mengira.

  • Pemikiran,  Tasauf

    PARTAI ALLAH

    Saya sedikitpun tidak tertarik untuk membahas politik di ruangan ini, di sufimuda.net apalagi membahas partai politik. Publik di tanah air dihebohkan atas pernyataan Amin Rais tentang Partai Allah (Hizbullah) dan Partai Setan (Hizbusy Syayathin) sehingga banyak yang merasa tersinggung. Di awal tulisan ini saya menegaskan bahwa Hizbullah di dalam surat Al Maidah 56 tidak ada hubungan sama sekali dengan partai politik yang kita kenal sekarang walaupun itu sebuah partai Islam.

  • Tasauf

    TOBAT (Bag. 2)

    Pada tingkat terendah, tobat menyangkut dosa yang dilakukan jasad atau anggota-anggota badan. Pada tingkat menengah, di samping menyangkut dosa yang dilakukan jasad, tobat menyangkut pula pangkal dosa-dosa, seperti dengki, sombong, dan riya. Pada tingkat yang lebih tinggi, tobat menyangkut usaha menjauhkan bujukan setan dan menyadarkan jiwa akan rasa bersalah. Pada tingkat terakhir, tobat berarti penyesalan atas kelengahan pikiran dalam mengingat Allah. Tobat pada tingkat ini adalah penolakan terhadap segala sesuatu yang dapat memalingkan dari jalan Allah.

  • Tasauf

    TOBAT

    Tobat merupakan tangga pertama yang harus dilewati oleh setiap penempuh jalan kepada-Nya karena tidak mungkin Allah SWT Yang Maha Suci bisa didekati oleh hati kotor bergelimang dosa. Setiap orang yang berjalan kepada-Nya (Tareqatullah) wajib bertobat secara zahir bathin dimulai dengan melaksanakan shalat tobat dua rakaat.