Tasauf

Jika Gurumu Wali Quthub, Engkau Tidak Perlu Lagi Mencari Imam Mahdi

Allah SWT akan bertanya kepada setiap orang di Hari Akhir nanti, “Apa yang kamu bawa hari ini, wahai hamba-Ku?”  Apakah kamu membawa Qalb-us-Saliim, hati yang murni, hati emas yang mulia?”  Allah SWT meminta setiap orang agar mempunyai hati yang bersih.  Anda hanya bisa mendapatkannya melalui Tarekat.  Mereka yang tidak menjalani tarekat hanya memenuhi hidupnya dengan kehidupan luar, meninggalkan hatinya.  Ada 41 aliran tarekat, 40 di antaranya diturunkan melalui hati Imam ‘Ali RA, KW dan satu lagi, Tarekat Naqsybandi berasal dari Abu Bakar ash-Shiddiq RA.  Rasulullah SAW mempunyai 124.000 sahabat.  Siapa sahabat terdekatnya?  Beliau adalah Abu Bakar RA.  Rasulullah SAW bersabda, “Seluruh hal yang Allah SWT percayakan kepadaku di malam ‘Isra, telah kutanamkan ke dalam hati Abu Bakar RA. 

Sayyidina Ali KW dihubungkan dengan Abu Bakar RA sedemikian rupa sehingga Sayyidina Ali  KW mendapat gelar Kota Pengetahuan.  Hal ini dikenal sangat baik di antara para Syekh pemegang tarekat yang sebenarnya.  Mereka semua menghormati Tarekat Naqsybandi sebagai yang pertama.  Syekh sejati, bukan mereka yang menyebut dirinya sendiri Syekh, seluruh Syekh yang termahsyur, seperti: Jilani QS, Rumi QS, Darqawi QS, Rifa’i QS mereka semua mengetahui posisi sebenarnya dari Tarekat Naqsybandi.  Sekarang jika seseorang berada dalam satu aliran tarekat, mereka bisa saja mengambil Tarekat Naqsybandi dan tetap bebas menjalankan amalan-amalan seperti biasanya atau menjalankan amalan Tarekat Naqsybandi.  Jika hanya melakukan amalan Tarekat Naqsybandi saja itu sudah cukup.  Tidak menjadi masalah apabila anda berasal dari tarekat lain kemudian mengikuti Tarekat Naqsybandi.  Beberapa orang merasa takut kalau Syekhnya mendengar bahwa dia telah menganut tarekat kedua lalu dia akan marah.  Jika dia adalah Syekh sungguhan, bagaimana mungkin dia bisa marah?  Seorang Syekh sejati harus mengetahui apakah muridnya bersama dia di Hari Perjanjian (pada awal penciptaan) atau tidak.  Seorang penggembala mengetahui keadaan biri-birinya, satu dalam seribu, bahkan jika mereka semuanya berwarna putih.  Dia memiliki cahaya di matanya dan mengenal mereka tanpa membuat kesalahan.  Dalam tarekat tidak ada kepiluan bila seorang murid pergi ke Syekh yang lainnya.  Kami berterima kasih kepada Syekh pertama yang telah melatihnya sampai dia bertemu Syekh yang sesungguhnya.

Abu Yazid QS berkata, “Selama melakukan pencarian, Aku bertemu 99 Syekh sebelum Aku bertemu Grandsyekh Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar ash-Shiddiq RA.  Anda bisa bertemu dengan banyak Syekh dan melakukan suatu amalan, tetapi tidak akan menemukan kepuasan sampai akhirnya anda menemui Seorang Saidi Syekh, Pemimpin Para Syekh dan Wali Quthub Penghulu sekalian Wali seperti sungai yang bertemu samudra.  Begitu banyak Syekh yang hanya menjadi pelatih, menunggu sampai akhirnya Saidi Syekh memanggilmu.  Bukan melalui surat, dari hati ke hati, di sana banyak sekali jalan.  Jika seorang Naqsybandi Syekh memberi tarekat, beliau harus memberitahu muridnya siapa Saidi Syekh di Tarekat Naqsybandi saat itu dan beliau harus mengarahkan kepadanya.

Imam Mahdi AS dan ketujuh wazir (panglima) besarnya, 40 khalifah, 99 termasuk 40 orang yang berada di sisi wazir dan 313 Mursyid besar semua berada di Tarekat Naqsybandi.  Di masa ini tidak ada kekuatan bagi tarekat lain untuk membawa seluruh orang mencapai tujuan akhirnya. 

Pertanyaannya siapakah yang akan memimpin ummat ini untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya dihadapan Allah SWT? Siapa yang akan menjadi Imam?  Jika 124.000 sahabat dibawa, siapa yang akan menjadi Imam?  Abu Bakar RA.

Setelah Abu Bakar RA yang kemudian menjadi Imam adalah para penerusnya yang tercantum dalam silsilah Tareqat Naqsyabandi, tentu saja pengangkatannya bukan karena garis keturunan, bukan pula atas persetujuan orang banyak akan tetapi telah di program oleh Allah SWT sejak 1400 tahun silam, “Kun Fayakun” maka tersusunlah Silsilah yang lengkap dari sejak Imam Pertama sampai akhir zaman kelak  dan syukur alhamdulillah sekarang kita telah berada dalam silsilah terakhir yang membawa kita kepada kemenangan dunia akhirat.

Disetiap zaman hanya hidup satu orang Imam yang bergelar Wali Quthub (pemimpin para wali) dan setiap manusia dimuka bumi ini harus ikut kepadanya. Setiap manusia harus datang berbai’at kepadanya walaupun harus merangkak di atas salju dan harus menyeberangi tujuh samudera. Tahukah anda apa maksud hadist Nabi “Tuntut lah Ilmu walau ke negeri china?” karena Nabi mengetahui kelak di negeri China akan lahir seorang kekasih Allah, seorang Wali Quthub dalam Silsilah Naqsyabandi, Beliau tentu Syekh Muhammad Baba Samasi qs yang merupakan guru dari Syekh Amir Kulal qs guru langsung dari Syekh Bahauddin Naqsyabandi. Andai anda telah bertemu dengan Wali Quthub di zaman ini, maka anda tidak akan sibuk lagi menunggu Imam Mahdi datang atau menunggu Nabi Isa turun karena ibarat biji pepaya semuanya sudah ada di sana. Secara logika, kalau dengan Allah saja anda bisa dijumpakan oleh Beliau, apa sulitnya Beliau kenalkan anda kepada Imam Mahdi?

Imam Mahdi bukanlah seseorang yang telah gaib dan muncul kemudian di akhir zaman, bukan pula orang yang keluar dari tempat persembunyian karena selama ini takut dicari-cari musuh. Pemahaman keliru itu harus anda luruskan agar anda benar-benar bisa berjumpa dengan Imam Mahdi yang anda tunggu-tunggu sebab kalau pemikiran anda belum lurus nanti kalaupun berjumpa dengan Imam Mahdi yang sesunguhnya anda juga tidak akan terbuka hijab. Jangan anda menunggu Imam Mahdi di pinggir laut atau bertapa di dasar sumur karena sudah pasti anda akan disesatkan syetan yang sangat halus dan bisa menyerupai wajah apa saja. Imam Mahdi merupakan pangkat rohani yang disandang oleh orang pilihan Allah untuk meluruskan Iman manusia dan tentu saja Imam Mahdi tidak akan turun kecuali melalui Silsilah Thareqat Naqsyabandi yang merupakan Thareqat utama sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Syekh Bahauddin Naqsyabandi, “Akhir seluruh Tarekat adalah awal dari Tarekat ini (Tarekat Naqsyabandi)”.

Sungguh luar biasa rasa syukur yang tidak terhingga atas karunia Allah SWT dengan diperkenalkannya kita dengan kekasih-Nya, seorang Wali Quthub Arif Billah yang sangat dicari oleh orang diseluruh muka bumi karena lewat Beliau lah pintu langsung untuk berhubungan dengan Allah SWT.

399 Comments

  • Ajo Fajree

    Assalammu’alaikum wr wb.
    Dengan nama ALLAH yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, Mudah-mudahan tak ada Syaitan dalam tulisan hamba ini.

    Terimakasih untuk tulisan abang sufimuda, sehingga hamba mendapatkan satu ilmu lagi, dan semoga ALLAH SWT selalu melipahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada abang.

    Setahu hamba ketika Syariat terasa tidak lah cukup, Tharekat yang menuntunnya, hingga kita sampai kepada yang Haq, Dalam Maqrifat-Nya. Subhannallah
    Karena itulah Hamba belajar ilmu Tharekat ,, yang menyejukkan kehausan dan kerinduan diri hamba terhadap yang menciptakannya, memuaskan keinginan hamba untuk lebih mengenal dan mencintai-Nya

    Dan Segala sesuatu yang baik apabila di niatkan, dengan,karena dan hanya untuk-Nya ALLAH SWT, dengan ijin-Nya pula takkan ada satupun yang menghalangi.
    Wassalam.

  • seth

    “tentu saja Imam Mahdi tidak akan turun kecuali melalui Silsilah Thareqat Naqsyabandi yang merupakan Thareqat utama sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Syekh Bahauddin Naqsyabandi,”
    mohon di renungkan kembali…

  • hera

    ngeri sekali kalo melihat para ahli tarekat ini. meng-klaim paling hebat. mengklaim amalan nya dari nabi melalui para sahabat. mengklaim zikirnya utama. mengklaim syaikh nya wali qutub.
    seakan rasulullah menyembunyikan amalan khusus kepada orang tertentu saja. Seakan Allah ada sekutu nya. Justru mereka meng-hijab dirinya sendiri dihadapan Allah. luar biasa penyesatan ini. gelap dalam gelap. orang2 bodoh yg merasa bertauhid dan merasa lebih utama. semoga Allah memberikan Ampunan untuk kalian. tunjukkan satu bukti saja… bahwa para sahabat nabi mewarisi aliran tarekat seperti yang kalian katakan…. dasar orang2 jahil. kalo saya berkata seperti ini. lantas saya dikatakan wahabi/salafi atau muhamadiyah? Justru saya mengenal dan mengetahui para Wali qutub. tidak ada nama wali qutub seperti yg kalian sebutkan namanya maupun jumlah nya.. Saya berjumpa dgn waliallah yg bertemu nabi setiap saat ketika jaga. Justru dari beliaulah saya tahu kalo rasulullah membenci kelompok2 tarekat yang sudah banyak menyimpang. Berzikir dgn melihat photo mursyid… aneh… amalan apa itu?

    • faat

      tentu ada bukti2 yg otentik dr RASULULLAH SAW hingga seorang Mursyid mengklaim telah mewarisi ilmu tariqat kpd nya.Bgm mungkin ketika berzikir melihat photo Mursyid,karena selama beramal mata zahir dipejamkan,lebih diutamakan memfungsikan mata bathin.Coba
      belajar lebih dahulu,tak baik kita menghujat sebelum kita benar2 paham,bkn berita dr orang lain.

      • Ruslianto

        Yth.Sdr.Wongcilik yg dah gede
        Suatu kengerian yg wajar dari wongcilik karena komentar si hera mengandung orama syaitan, yg bercokol dalam sanubarinya. Anehnya ia bertemu dgn seorang waliallah (katanya) tapi nadanya anti kepada pengamal tarekat. Bahkan pernyataannya bahwa waliallah (itu) sering bertemu dgn nabi Muhammad tapi sikap dalam komentarnya sangat bertolak belakang dengan (sikap) Wali Allah yg sebenarnya.
        Orang spertii si hera (ini) disinyalir Allah dalam FirmanNYA : `

        QS:Al Maidah ayat 91 :
        Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu dan menghalangi kamu dari dzikrullah dan sholat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

        Maka pantas-lah wongcilik jadi ngeri, membaca komentar si hera itu.

        Selanjutnya, si hera (itu) pernah melihat orang tarekat berdzikir
        sambil melihat foto mursyid, dimana (pula) ia melihat hal sperti itu ? Ini adalah fitnah yang nyata, bagi para pengamal tarekat yg mu’tabaroh..

        seMOGA Allah member petunjuk kepada si hera yg naïf itu.
        Wass, dan Salam hangat buat wong cilik yg dah gede. Dan buat Bg.Sufi Muda salam kangen untuk tulisan yg baru.

        • Ali Cell

          kalo berdzikir mmbutuhkan rhobithoh( sprti mmbayangkan mursyid / atau menaru foto di depannya waktu berdzikir ) itu memang ada seperti yang di anut oleh santri thorqoh annaqsabandiah aliran syekh qdirun yahya dari sumatra, dan thoriqoh annaqsyabandiyah di bawah bendera hisham qobbani itu ada yg mengatakan sesat karena menyimpang dri syariat islam , sebenarnya semua thoriqoh itu sama karena yg mmbedakan derajat seorang masing masing bukan dr thoriqoh nya tp dri ketaqwaannya , untuk apa thoriqoh itu ???? untuk melatih jiwa kita agar selalu ingat kpd allah swt bukan untuk di perdebatkan tpi di amalkan , dan perlu di ketahui bahwa skarang ada mengaku thorqoh di bawah pimpinan syetan, dan penganut thoriqoh tak prlu membesarkan nama mursyidnya itu namanya taqlid buta , mari kita semua mmbesarkan nama allah swt yg maha besar maha mulia maha esa , allahu akbarohu akbar allohu akbar allohu akbar

          • Ruslianto

            Ass.
            Sdr.Ali Cell, sMoga Allah memberi petunjuk kepadamu, karena telah memfitnah ajaran Tarekat Naqsyabandi Pimpinan Ayahanda Guru,.. dan dari mana anda mendapat bisikan busuk; bahwa ajaran YMM Ayahanda Guru tsb menaru foto sewaktu berdzikir ? Fitnah yg Luar Biasa sMoga Yang Allah mengutuk kehidupan anda Ali Cell didunia dan akhirat, karena telah memfitnah ajaran Tarekat yg benar.

            Saya bukti anda telah melakukan fitnah yg keji; Pada Medio awal Tahun 1991,.. Yayasan Uniersitas Pembangunan Panca Budi Medan telah membuat buku kecil atas Fatwa YMM Ayahanda Guru (Yaitu arahan kepada seluruh murid-murid beliau) bahwa (Saya cuplik uraian pd buku tsb) “….. Dibawah ini kita uraikan sedikit menurut yang kami dengar tentang beberapa kesalahan dari sementara Murid dalam menanggapi Persoalan Mursyid secara salah dalam mengamalkan Zikrullah dengan metode THARIQAT, dan Dalam uraian-uraian kita diatas; Maka jelas pulalah sekarang, kalau memang hal itu ada terjadi, bahwa kita jangan sekali-kali memakai gambar (Photo) Guru, karena melihat itu tentu saja kontan orang cenderung mengatakannya : “SYIRIK”, juga jangan menyimpannya di dalam atau di bawah bantal atau dibawah tikar sembahyang DAN SEBAGAINYA, jangan kita laksanakan hal itu, karena itu betul-betul meragukan orang dan tidak perlu diletakkan di Mesjid, diletakkan dikepala, hal ini dapat mendiskreditkan Thariqat (kami tidak pernah berfatwa yang demikian), Supaya nanti jangan sampai ummat itu, saking takutnya kepada “SYIRIK” ia jatuh pula kepada “KAFIR”, karena Syirik berkekalan adalah masuk Neraka, dan Kafir berkekalanpun masuk Neraka juga, karena mengingkari Firman-firman Allah selama hidupnya,…”

            Latarbelakang fatwa (ini) dan buku ini dibuat, karena ada sebagian orang “baru” pindah Masuk Tariqat Pimpinan Ayahanda Guru di kala itu ,yang sebelumnya telah ber-tariqat/ber-mursyid di tempat yg lain.(Tahun 1990-an).

            Demikian Sdr.Ali Cell, sMoga Yang Allah itu memberi petunjuk yg benar kpd anda., cari dulu sumber yg benar ,baru berkomentar. Atau fotocopy buku tsb saya kirim …? Kasian kali aku lihat kau bah.
            Wass.

    • tafy

      …….. Saya berjumpa dgn waliallah yg bertemu nabi setiap saat ketika jaga. Justru dari beliaulah saya tahu kalo rasulullah membenci kelompok2 tarekat yang sudah banyak menyimpang..
      Baca dimana bahwa ada sifat kebencian dalam diri rasululah..?? setahu saya rasulullah sudah dibersihkan dadanya dari sifat iri, dengki, benci…. ayo belajar lagi…

  • sahabelmantab

    andaikata yg buat blog d luar jamaah naqshabandy tentu akan lain intinya..blog ini versi thoreqot naqshobandy tentu sj menonjolkan syd.abu bakar ash shidiq r.a.
    Coba yg buat blog org thoriqoh yg snadnya melalui sydna ali kw..
    Knjeng nabi muhammad saw adlah nabi paling utma d banding nabi2 lain makanya gelarnya saw klau yg lain as…
    Syd ali jg sahabat skaligus penerus ahli dzikro paling utma d bandingkan shbt lain mkanya gelarnya jg lain d bnding sahabat lain..

  • sahabelmantab

    gmna dg sbda knjeng NABI MUHAMMAD yg mengatakan :
    bhwa sydna ali dan keturunanya laksana perahu NABI NUH siapa yg naik slmt yg tdk naik akan tnggelam.
    Jk d kaitkan dg blog d atas

    • mamo cemani gombong

      NASEHAT IMAM SYAFI’I …….
      Imam Syafi’i adalah adalah seorang ulama besar yang banyak melakukan dialog dan pandai dalam berdebat. Sampai-sampai Harun bin Sa’id berkata: “Seandainya Syafi’i berdebat untuk mempertahankan pendapat bahwa tiang yang pada aslinya terbuat dari besi adalah terbuat dari kayu niscaya dia akan menang, karena kepandainnya dalam berdebat”.
      Imam Syafi’i berkata : “Aku tidak pernah berdebat untuk mencari kemenangan”

      Imam Syafi’i berkata : “Aku mampu berhujjah dengan 10 orang yang berilmu, tetapi aku pasti kalah dengan seorang yang jahil, karena orang yang jahil itu tidak pernah faham landasan ilmu”……….

  • Ruslianto

    Ali,..boleh, Ustman,..boleh juga,…Umar, oke juga,..Abu Bakar, Hm,… tentu boleh-lah Mereka empat Sahabat Utama Rasulullah s.a.w yang ta’ boleh-kan mengutamakan satu sedangkan yang 3 dianggap bukan apa-apa.
    Lalu gimana pendapat yang lain ? mengapa Makam Rasulullah di Masjid Nabawi disampingnya Abu Bakar dan Umar ? sedangkan Ustman di Pemakaman “Baqi”. Lalu Sayidina Ali Makam-nya di mana ?
    atau di Bulan ? ah ada-ada saja, sampean.
    Wass.

    • Ali Cell

      khulafaurroosyidin itu mempunyai keutamaan masing2 tak perlu di perdebatkan semuanya adalah sahabat rosull saw, lalu kenapa kalian terlalu mengutamakan satu dari yg lain , cintailah mereka semua karena mereka mencintai rosull saw dan cintailah nabimu karena cinta kepada alloh swt

  • pemuda tamim

    belum resmi pemuda tamim masuk naqsabandi sudah ada yang takabur ,maaf mungkin pemuda tamim akan menolak jika ada ulama tarikat yang ingin menjadikannya ketua ,,

    Imam mahdi bukan pengikut tariqat naqsabandi dan naqsabandilah yang akan ingin angkat ketua baru orang luar dari tariqatnya dimana dia tidak berpaham ajaran naqsabandi dan mungkin dia adalah pemuda tamim tapi mungkin dia akan menolaknya,,

  • firman

    kalau bagiku Guru Mursyidku adalah segalanya,yg menuntun jalalanku kepada-Nya.yang selalu membimbing setiap langkahku.memberi safaat kepadaku.terima kasih ya Allah engkau telah memberikanku Seorang Pembimbing menuju kepada-Mu.
    “jangan pernah berkata garam itu asin kalau belum pernah menjilatnya”.
    terima kasih SM atas artikelnya.

    • Ali Cell

      bagiku allah swt sgalanya bagiku dan muhammad saw itu makhluq yg pertama dalam hatiku , tapi bukan mursyid segalanya bagiku walaupun aku ikut thriqoh assyadziliyah, cinta q pada mursyid itu karena alloh swt karena dia adalah walinya , tapi bukan karena cinta kepada alloh swt karena mursyid , wallohu a’lam semoga kalian semu bisa berfikir dengan akal yg sehat dan hati yg ikhlash

      • Ruslianto

        Kok bisa-bisanya Ali Cell pengikut Tariqat Assyadziliyah,.. “mengatakan bahwa Pengikut Tariqat Naqsyabandiyah Pimpinan Ayahanda Guru, ber-dzikir memakai gambar guru ?” memang si Ali tukang fitnah keji.
        Saya telah beramal tariqat naqsyabandi pimpinan Ayahanda Guru hampir genap 28 Tahun,… TIDAK PERNAH SEKALIPUN membawa-bawa gambar Guru pada saat beramal,.. bahkan “dilarang” oleh Ayahanda Guru (perbuatan seperti itu).
        Kok bisa-bisanya ya,.. Tariqat Assyadziliyah itu,..memfitnah.

      • sumud sby

        banyak – banyaklah istigfar dan intropeksi, krn banyak manusia menipu Allah, rasulnya dan dirinya sendiri, karena perkataan dan pengakuannya, utk bertarekat adalah pekerjaan mulia, tetapi mengklaim salah satu tarekat paling bagus menurut admin (Tarekat Naqsyabandi) dibanding tarekat yg lain, adalah sesuatu yg kurang terpuji, kuatirnya beliau Abu Bakar As Sidiq, kurang berkenan dengan pernyataan admin tersebut….

      • Ruslianto

        Saya juga ber-istighfar memohonkan ampun atas “kesalahan koment” dari Yth.Sdr.Sumud sby,… yg dpt diartikan “kurang (dewasa) mbaca” semua artikel yg ada pd blog ini.
        Maaf “rasa menyudutkan” thareqat laen selaen TN , tidak ada saya dapati diartikel-artikel tersaji (disini), spengetahuan saya hanya kebetulan Bg.SM (ini) berasal dari TN, sehingga sedikit banyak (tentu) bercerita berdasarkan empiris dialami pd TN. so sumud sby andaikan dari asysyadziliyah, tentu banyak bercerita tentang Asysyadziliyah toh.
        Wass.

  • tiada ada tiada

    ass.
    sungguh luar biasa nikmat yg ALLAH berikan bg umatx,dg adanya blog ini tlh mnambah smangat bg sy tk smkin ingin blajar thorikot,sy sbagai manusia yg msh sgt bodoh mhn pncerahan dr pngasuh blog n ingin brtanya,yg ingin sy tanyakan adalah
    1.apkah aliran ato nama tarekat brasal dr kanjeng nabi sendiri ato dr shabat nabi ato dr syekh penerus kanjeng nabi n sahabat nabi
    2.dr seorang ulama prnah mngatakan bhw islam da lbh dr 70 aliran tp hanya 1 aliran yg akan slamat,mhn pencerahanya trm ksh

    • Ruslianto

      Ass, Wahai Sdr, tiada ada tiada (jgn sampe mengada-ada), sbgai penggemar blog (ini) tentunya ingin anda membuka “daftar isi” lalu baca seluruh artikel yg ada, insya Allah anda akan menemukan semua jawaban yg dimaksud.
      Wass. Maaf Bang SM.

  • Muhammad Fadliansyah Adijaya

    Katakanlah orang awam sudah mulai mengerti mengenai apa itu yang dimaksud Wali Qutub. Tapi setelah itu akan dibingungkan kembali mengenai manakah dia yg Wali qutub?
    kenapa, karena banyak sumber yg menyatakan si A Wali qutub, si B juga wali Qutub dan si C lebih Qutub ……
    sementara dipenjelasan yg lain wali qutub hanya ada 1 setiap 100 tahun dan sementara beberapa fulan yg dikatakan wali kutub ini masih masuk dalam periode yg sama. Inilah yg akan membingungkan kaum awam yg sedang mencari kebenaran!!! ………..

    • SufiMuda

      Yang paling penting adalah kita menemukan Wali Qutub dan ada keyakinan dalam hati. Kalau ada orang lain kemudian menganggap ada Wali Qutub yang berbeda dengan kita itu hal yang wajar. Setiap murid pasti meyakini Guru nya sebagai sosok yang tidak ada bandingannya. Itu hal yang wajar.
      Kalau sudah bertemu dengan Wali Qutub, biasanya kita tidak lagi mencari, Kalau dalam hati masih ada niat mencari berarti yang kita jumpai itu bukan Wali Qutub.

    • agam

      Maaf, saya bukan wali. Tapi Insya Allah yang dimaksud “hanya satu” itu adalah setiap zamannya hanya ada satu. Bukan setiap 1 abad hanya ada 1. Sehingga bisa terjadi dalam satu minggu terjadi pergantian wali qutb ghouts. Konon semisal Imam Al Ghozali yang hanya menjabat Qutb Ghouts dalam hitungan hari saja karena sungguh sungguh berat amanat yang dipikul. Wallahu a’lam

  • fadli

    Bang SM, mungkin lagi suluk ya nggk muncul di bulan ramadhan nih …..hehehe, bang doakan saya bang utk bisa msuk dalam benteng Allah ………munfiq dan fasiq dalam diriku nih mau aku bersihkan.

  • abganfish

    Hanya Allah Yang Maha Mengetahui Mana Yang Benar…bukannya yang benar adalah yang mengikuti Al Qur’an dan Sunnah Rasul jadi setau saya dari 72 aliran cuma 1 yang benar yaitu berpatokan kepada keduaNya..jadi kalau semuanya berpatokan pada Al Qur’an dan Sunnah Rasul berarti semuanya benar. jadi menurut saya semuanya baik tergantung tujuannya (hanya kepada Allah saja) dan bukan untuk selainNya.

  • Rozi

    Nabi Muhammad dari kecil tidak pernah mempunyai sahabat “kecuali” sayidina Ali r.a.

    Sayidina Ali SULTANUN AULIYA /semua wali yg ada di dunia ini dari tetesanya beliau.

    Nabi Muhammad SULTANUN AMBIYA/ semua nabi-nabi yg pernah ada di muka bumi ini dari tetesanya beliau.

  • yoyo

    tarekat itu jalan, bro. emangnya mau mati dijalan atau anda mungkin sdh cukup puas di tingkatan tarekat. coba anda cari tingkatan yang lebih lagi misalnya hakekat atau makrifat, kan lebih mantap, anda masih wajib menuntut ilmu makrifat

  • yoyo

    guru yang terbaik hanya Alloh swt, maksud saya malikat jibril belum dipensiunkan oleh Alloh, jadi anda bisa berguru langsung, tapi anda harus sdh dalam tingkatan makrifat. memang ilmu tauhid tdk bisa diperdebatkan karena ini adalah ilmu pengamalan bukan ilmu yang bisa diobral disembarang tempat

  • lasmihumaira

    tarekat mu’tabaraoh semuanya nyampai ke rasul, tidak ada dikotomisasi, apalagi konspirasi hati, semuanya bersumber dari rasul, jadi yuk para ikhwan kita disiplinkan toriqoh masing-masing, mudah2an kita termasuk murid yang mahabbah ke mursyid.

  • Mohammad Yusoff Bin Sulong

    Wahai saudara2 ku yg budiman. Sebelum memberi komentar, lebih baik difahami dahulu apa maksud sang penulis dengan Tarekat Naqsyabandi…Yang pertama…apa ertinya Tarekat ? Yg kedua…apa ertinya Naqsyabandi ? Kalau fikiran kalian2 ke kumpulan2 yang berzikir, saya mohon diselidiki lagi maksud sebenar yang hendak disampaikan sang penulis. Kalian harus faham bahwa Sang penulis membicarakan hal2 Usuluddin, tasawuf dan Tauhid. Jadi, fahamkan dahulu sebelum memberi komentar. Ilmu Usuluddin ini yang sebenarnya sangat2 basic. Awal2 ugama mengenal Allah. Tetapi ilmu ini akhirnya dipandang sesat kerana para2 ikhwan yang kurang mengerti dan memberi pandangan dan hujah yang mengelirukan orang2 yang masih belum mantap pengetahuannya. Dari itu, fahamkanlah dahulu. Terima Kasih.

  • sulist

    Semua Thareqoh yg mu’tabarah sanadnya hrs nyambung ke Rasullulah, bisa dr Sayidina Ali KW, atau Abu Bakar. Ini yg hrs dipahami bersama. Mengenai maqom mereka di hadapan Allah SWT hanya Rasullulah SAW dan Allah sendiri yg tahu persis, knp krn utk menjaga fitnah yg menganggap tarekhohnya paling hebat, paling suci dll. Penilaian spt ini, apalagi menggunakan egosentris justru menciderai pengamal tarekhoh, krn Rasullulah mengajarkan sikap tawadhu, rendah hati, bkn kesombongan yg disukai Iblis.
    Ketaqwaan kita nanti yg akhirnya jd pijakan utama.

    Guru Mursyid yg Kamil Mukamil dlm Tarekhoh yg benar tentu akan mengantarkan pengikutnya utk meneladani ahlakul karimah Rasullulah SAW, ini yg paling utama, baru kemudian kpd para sahabat dan Guru Mursyid sebagai pembimbing ruhani agar kita tdk tersesat, krn dimensi ruhani tdk bisa sembarangan org masuk tanpa bimbingan Mursyid sejati,,berbahaya krn syetan sangat lihai melakukan ghurur/tipu daya pada penempuh jln ruhani.

    Nah utk mendapatkan Guru Mursyid yg Kamil Mukamil ini jg sangat berat kriteria dan syaratnya, tdk sembarang org bisa memikul tugas berat ini, kecuali org2 yg terpilih dan mutlak Mursyid tarekhoh hrs bersanad ke Rasullulah, masing2 tahu kedalaman ilmu/maqom masing2, hingga mrk tdk segan2 utk hormat menghormati.

    Jadi bohong besar kl ada yg mengaku2 mursyid, kemudian mengajarkan pengikutnya utk membenci mursyid yg lain, atw menganggap tarekhohnya paling hebat, yg lain dibawah. Ini hijab yg akan menghalangi salik utk mendapatkan kesempurnaan dlm penempuhan. Semoga jd perenungan bersama.

    • abie

      bagaimana anda bisa mengatakan anda pengikut thariqat anda menutup mata melihat kaum muslim yang tersiksa.di afrika tengah.sanggupkah guru anda menyimbangkan seluruh hartanya untuk menolong umat muhammad di arika atau didaerah di indonesia.jawaban nya tentu tidak

  • Jami

    Aku sngat suka blok ini,dan saya ingin mempelajari terikat naqsandi,klo orang nga suka sama terikat naq brrt ilmu x cuma se itu aja,tidak tau nama makrif.

  • Cinta damai

    Ass. Wr wb.

    Kepada saudara2 yg tdk sepaham, sampaikan dengan kalimat yg baik, sehingga hubungan dgn sesama muslim tetap terjaga..

    Teruskan menulis utk Tarikat Naqsabandi bang sufi muda.
    Pada akhirnya hanya “Seputaran Tasbihlah ” yang “melingkar” ..

  • mukhtar

    yg baaìk itu untuk diamalkan bukan untuk diributkan.kita tidak di niĺai karna apa yg kita kerjàkan.akan tètapì seihlas apa kita melakukannya

    • Muhammad Dharmawan

      ~CAHAYA DIATAS CAHAYA~

      Kenalilah dirimu niscaya engkau akan mengenal Penciptamu!

      Ambilah sebuah buku tulis dan pena lalu tulislah dengan akurat setiap pikiran yang terlintas diotak kita, perasaan-perasaan yang terpapar, kata-kata hati yang terbesit dan gerakan-gerakan yang sengaja atau tidak sengaja yang terjadi secara rinci, akurat dan mendetail dalam 5 menit yang lalu dan 5 menit kedepan !

      Jawabnya : tidak bisa dan tidak tahu! Kenapa ? Bagaimana kalau menulis secara rinci semuanya dari semenjak lahir hingga wafat nanti?  Lalu makhluk mana kira-kira yang kita anggap bisa dan tahu (tentang itu), baik pada dirinya dan pada semua makhluk-makhluk yang ada baik pada masa lalu, saat ini dan kedepan?

      Jika setiap makhluk tidak mampu menulis secara mendetail rinci dan akurat setiap pikiran-pikiran yang terlintas, kata-kata hati yang terbesit, perasaan-perasaan yang terpapar, gerakan-gerakan yang terjadi pada dirinya sendiri baik masa yang lalu maupun yang depan? Bagaimana dengan Allah Swt Pencipta setiap makhluk-mahkluk itu, Mungkinkah DIA itu juga tidak tahu menahu?

      Jika begitu anggapannya jadi siapa yang tau persis (tentang itu semua secara rinci dan mendetail) dan yang mengendalikan segala mahkluk hidup dan segala sesuatu didalam semesta ini? Milik siapakah segala-galanya  itu, selain Allah Swt? Apakah kelebihan manusia-manusia padahal tidak tau semua yang telah terjadi dan yang akan terjadi pada dirinya sendiri selain kesesatan,  ketidaktahuan dan kesombongan?

      Pikirlah sejenak Jika ternyata hanya Allah Swt itu yang sesungguhnya mengetahui secara mendetail segala pikiran, perasaan, katahati dan gerakan kita,  baik yang dimasa lalu maupun kedepan , maka pikirkanlah, renungkanlah!, bagaimana dekatnya Allah Swt itu kepada kita?

      Dimanakah kita bisa sembunyi tanpa diketahuiNYA? atau kemanakah kita menghadap tanpa diketahuiNYA? Apa yang bisa kita sembunyikan dariNYA? Atau Apa yang bisa kita sombongkan dihadapanNYA? Apa yang akan terjadi atas kita dan segala sesuatunya yang tidak diketahuiNYA terlebih dahulu?

      Jika saudara bisa “merasakannya” atas ijin Allah Swt, Inilah “Cahaya Hakikat Iman Yang Sejati! Terasa dekatnya tidak terucapkan bahkan “Tak terukur”, dan jauhnya juga tak terhingga “ Tak terjangkakan”! Dan tidak ada keimanan yang lebih tinggi dari ini, yang bisa lebih mendekatkankan kita lagi kepada Allah selain nanti bertemu dengan Allah swt kelak di akhirat itupun jika kita termasuk orang yang beruntung, yaitu orang-orang yang patuh dan setia kepadaNYA tanpa mensekutukanNYA dengan satu apapun serta sungguh-sungguh mencintai dan merindukan untuk bertemu denganNYA kelak.

      Jika saja kita mau sedikit berpikir maka kita sadar dan betapa lemahnya kita demikian juga dengan makhluk semuanya , maka salahkah kita jika “menyerah, berserah diri” kepada Allah Swt Pencipta kita dan alam semesta ini yang mengetahui apa yang ada dibelakang “ semua yang telah terjadi dan kedepan “ yang akan terjadi” atas kita dan semua ciptaanNYA, seraya bersyukur dan bersabar atas semua ketetapanNYA dan meminta PertolonganNYA?

      Menjadi cerdaslah! Dengan berpikir kenapa kita bisa berpikir? Demikian juga dengan seluruh manusia? dan Dimana tercatat dan tersimpan semua pikiran-pikaran  itu jika kita lupa atau otak kita sudah jadi tanah atau abu? dan Dimana pula perbendaharaan pikiran-pikiran, ide-ide, ilmu-ilmu pengetahuan itu  itu sebelum terlintas diotak-otak manusia selama ini padahal sebelumnya mereka-mereka tidak tau menahu?

      Jika saudara bisa menghayati bacaan ini, dan mendapat Bimbingan “Cahaya dari Allah, Insya Allah saudara akan paham tentang semua yang terjadi dimuka bumi ini, dan tidak ada tanya lagi kenapa? dan mengapa? dan tidak ada khawatiran dan duka  yang tak berujung,

       Dan selanjutnya dengan akidah dan keimanan ini Insya Allah saudara akan lebih tenang, sabar, dan syukur sebab apapun keadaan  kita pastilah itulah yang terbaik bagi kita saat ini dan kedepan Insya Allah   saudara akan lebih mengerti dan lebih paham  ketika anda berdialog dengan Allah Swt via Al Qur’an, dan juga mengerti  tujuan Sunnah-sunnah Nabi Muhammad Saw, dan ungkapan-ungkapan keimanan dan kerinduan orang-orang takwa yang terdahulu! Sebab tidak mugkinlah Allah Swt dan Nabi Muhammad menyuruh sesuatu yang tidak ada maksud dan tujuannya, Pastilah sesuatu yang baik untuk kemaslahatan, sebagai pangkal hidup bahagia didunia, bahagia diakhirat dan selamat dari api neraka dan segala siksaan! Dan selanjutnya lagi Allah lah yang akan membimbing kepada orang yang DIA kehendaki!

      Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat per­umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah paling mengetahui segala sesuatu. (QS. 24:35)

      mohon bantuan, agar dibagi kepada orang lain!

      Wasalam.

      Oleh: Muhammad Dharmawan

      • Ruslianto

        Ini omong apa sih,.. katanya udah mendapat cahaya Tuhan, kok malah minta bantuan kpd orang lain ? (mohon bantuan,agar dibagi kepada orang lain!),…. mas bagi sendiri aja. sedang repot kali ya!

        Sepertinya mencari jati diri tapi bukan berarti lupa diri.

        • Rizky Al Kautsar

          Apakah ada artinya dan harganya tumpukan mutiara bagi sekawanan domba, kera dan babi? Atau adakah manfaat cahaya bagi sekawanan hewan yang hidup dan mencari makan dalam kegelapan?

            • Ruslianto

              QS:Al Maidah ayat 91 :
              Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu dan menghalangi kamu dari dzikrullah dan sholat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

  • Rizky Al Kautsar

    “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakan untuk memahami! (ayat-ayat Allah ) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda Kekuasa
    an Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar ( ayat-ayat Allah ).Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.(QS7:179).

  • sarif

    wadooww,, seru liat komentar ,
    kayak lgi bca komik …
    sdah tau matinya tidak dlm 1 kuburan,,
    masih aja berdebat….. hahaaa” 😀

  • Ruslianto

    (SEJATINYA) AL QUR’AN TIDAK BERHURUF DAN TIDAK BERSUARA

    Rasulullah s.a.w dikala menerima wahyu, selain dari bergetar, seolah-olah menggigil kedinginan, kadangkala kepanasan, hingga mandi keringat, letih,lesu, namun kemudian kembali segar,kuat dan kokoh~Didalam suatu riwayat, isteri Rasulullah, Aisyah rha berkata; Sesungguhnya aku lihat Nabi, kepadanya turun Wahyu di hari yang sangat dingin, lalu, berhenti, kelihatan dahinya betul-betul memancarkan peluh (HR Bukhari)

    Begitulah hebatnya Wahyu yang turun, begitulah Dasyatnya dan Agungnya serta Sakralnya proses pemasukkan Nurun al Nurin, yang membawa nama Allah yang Maha Agung disalurkan dan ditanamkan, masuk dan duduk terpatri dalam diri Rohani anak Abdullah yang bernama Muhammad itu !

    Manusia “awam”(maaf) jelas tidak akan “ngerti/paham” menerima Al Qur’an dengan hanya mempelajari buku-buku, kitab-kitab atau bahasa arab saja, atau hukum-hukum fikih atau syara’ yang hanya dapat mengatur cara hidup dan cara beribadah, secara zahir semata-mata, Oleh karena itu Al Qur’an di jadikan Allah sebagai ‘Nur’ ,..maka hanya dengan Nur Illahi sahajalah kita dapat sampai kepada Al Qur’an (Yang Hakiki).
    Ibarat dengan matahari, yang “sampai” kepada matahari itu tidak lain adalah cahayanya sendiri.
    Qur’an yang dibaca oleh orang awam dengan mata kepala merupa kan kulit-nya saja, yang intinya jauh tersembunyi dan tersirat disebalik apa yang tersurat, Inti Al Qur’an (yang) inilah tidak dapat dicuri atau di sentuh oleh , orang-orang kafir,orang-orang musyrik dan yang “belum” disucikan sesuai dengan Firman Allah SWT;

    QS.Suraah Al Waqiah ayat 77-81 :
    Sesungguhnya Al Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia, dalam kitab yang terpelihara tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang di sucikan. Diturunkan dari Tuhan Semesta Alam. Maka apakah kamu menganggap remeh sahaja Al Qur’an ini ?
    QS.Suraah Asy Syura ayat 52 :
    …. Tetapi Kami jadikan Al Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki diantara hamba-hamba Kami.

    Al Qur’an seperti itu tak dapat “disamar”/dikelirukan oleh Al Qur’an berupa kitab yang dicetak diatas kertas/dibukukan dan dapat dibaca oleh siapa saja; nasrani,khatolik,budha atau hindu~ bahkan orang yahudi pun dapat menafsirkan qur’an seperti itu. Jadi Qur’an seperti itu dapat (pula) dibaca dan disentuh oleh muslim maupun non muslim.

    Maka “kata disucikan” kepada manusia tsb diatas, merupakan “kata kunci” menemukan Al Qur’an yg tersembunyi yang tidak berhuruf dan bersuara itu.
    #DISUCIKAN ? ? APAKAH ANDA-ANDA PERNAH DISUCIKAN ?
    EH ~ BUKAN JASMANI ANDA, TETAPI ROHANI ANDA TAHUKAN ANDA BAHWA ROHANI ITULAH YANG NANTI MENYEBERANG DI ALAM AKHIRAT NANTI.~ Rasulullah s.a.w dikala kecil saja dadanya dibelah (disucikan) oleh Malaikat Jibril.

    SEGERA carilah Guru Mursyid Yang dapat mensucikan diri rohani anda.
    Allah SWT (Dalam Hadist Qudsi) berfirman : Tak dapat memuat zat-Ku, bumi dan langit-Ku, yang dapat ialah hati Mukmin Ku Yang lunak dan tenang.
    Allah SWT telah juga berfirman dalam suraah An Nur ayat-35 :
    Cahaya diatas cahaya, Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki.
    Nur itu diberinya pada manusia yang dikehendaki. Dari ayat Suraah Asy-Syuura ayat 52 :
    “Dan Kami jadikan dia (Al Qur’an) Nur, Kami tunjuki dengan dia sesiapa yang Kami kehendaki diantara hamba-hamba Kami”.
    Sejatinya Al Qur’an itu (sebenarnya) diberikan pada manusia yang dikehendaki. Yaitu Al Qur’an yang tidak berhuruf dan bersuara itu. Al Qur’an ini tidaklah boleh dikelirukan oleh kitab yang dicetak di atas kertas dan dibukukan yang boleh dibaca oleh siapa saja dan dimana saja. Maka tidak aneh jika ada orang-orang kafir Yahudi yang dapat membaca serta menafsirkan ayat-ayat Al Qur’an yang dicetak tersebut.

    Jadi,.. Qur’an cetakan manusia itu dapat (saja) dibaca dan disentuh oleh siapapun juga, yang mau membaca dan menyentuhnya.

    Namun Al Qur’an yang “dituang” dalam dada Rasulullah, adalah hanya untuk ummat tertentu dan terpilih (Lihat Firman diatas), sepertimana Nabi Muhammad SAW terpilih.
    Al Qur’an yang diwahyukan kedalam dada Rasulullah ini mempunyai tenaga kekuatan yang maha dasyat, Inilah yang dimaksud oleh Allah SWT, dengan firmanNYA di dalam Suraah Al Hasyir ayat 21 :
    “Andaikata Al Qur’an ini Kami turunkan di atas sebuah Gunung, akan kamu lihat gunung itu tunduk dan pecah berantakan demi takutnya kepada Allah. Perumpamaan itu Kami adakan agar manusia berfikir”.

    Suraah Ar Ra’du ayat 31 :
    Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi dapat terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Qur’an itulah dia).

    Al Qur’an yang seperti inilah yang kesemuanya dicurahkan oleh Rasulullah sebelum Beliau wafat kedalam dada Sayidina Abu Bakar r.a, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah :
    “Apa-apa yang Allah curahkan kedalam dadaku telah aku curahkan pula kedalam dada Abu Bakar”.

    Wahai Sobatku,…Maaf~Saya hanya meng-anjurkan,carilah Guru Mursyid bagimu yang Kamil mukamil dan dari-Nya mendapat gransi, dapat mensucikan (ruh) kamu, itulah pangkalnya dari segala-galanya.
    Wass.

  • iwan

    assalmualaikum..untuk mas ruslianto saya mau nanya..knpa didalam Al Qur’an surat yg k9 tidak di awali dengn bismillah..dan apa arti hakikat dari bismillah itu…?mhon djwab….terimakasih

    • Ruslianto

      Was ww ; Mas iwan yg baik
      Ubay bin Ka’ab r.a adalah salah satu penyusun Kita Al Qur’an dgn mushaf Ustmani dan diantara sahabat kepercayaan rasul,.. dari Beliau bahwa Suraah Al Anfal (ke-8) dan At Taubah (ke-9) = (dulunya) adalah satu suraah, makanya yg ke-9 tidak memakai / diawali dgn Bismillah.

      Hakikatnya ~ Allahu’alam bissowwab.

      Wass.

  • iwan

    ass
    tafi jngn begitu..cpa tau yg dmaksud c hera itu lain dngn yg anda pikirkan…hdup didunia itu brrpasang pasangan bsa dipisahkn tpi tadk terpisah..dalam kta bnci yg dksud c hera itu bukn bnci kpa orangnya tpi bnci kpa perbuatannya..gak ada cinta klo gak ad benci..yg berjalan bersamaan…ni contoh..klo kita cinta kpada kebaikan pasti kita bnci kpda kburukan…klo ada tanjakn dsitu pasti ada turunan..klo ad kya brrti ada miskin..klo kita cinta ALLAH pasti kita bnci setan…klo kita selalu patuh ma ALLAH pasti kita tdak patuh sama setan dan bnyk lgi perumpamaannya…yg tdak brpasangn seperti itu brrti itu msih ad kbohongan dalm hatinya…ALLAH sja tdak mnyukai manusia yg melampaui batas..jdi pkirlah dngn halus…dua yg berpasangn tidak terpisah tpi tidak juga mnyatu…ada surga ada neraka…klo rosullullah tdak punya kbencian terhdap kburukn kn itu mustahil akhlak nabi bgitu tinggi…bukn bnci kpada mnusianta..krna pda awalnya mnusia itu suci…tpi dbuat kotor/buruk oleh setan..nabi adam dulu dsurga tpi akhirnya digoda olh setan dan akhirnya dia dturunkn k bumi untuk dpt mmbersihkn lgi jiwanya..jika kakian cinta kpada kbaikn hruslh kalian bnar bnar bnci pda kburukn yg semuanya itu hasil dari setan…knalilah bisikn2 setan dhTi kita..memang sulit..tpi itulh perjuangan kita..trus berjuang mngendalikn nafsu yg ddlamnya itu ad setan…setiap mnusia pasti digoda setan dan qorin…jdi sampai akhr hyat kita perjuangan kita…ilmu torikot itu ilmu senjata untuk memerangi musuh kita dalm perjalanan kita..jikir tameng terkuat kita..seandai diri kita di ibaratkn negara yg terjajah maka penjajah itulah setan…dan dan jikir itu tentara yg siap berjuang melawan penjajH..jika jikir kita kuat pasti insyaAllah kita merdeka…jikir yg terlatih adlh tentara yg terlatih..jikir yg kuat adlh tntara yg kuat…maka yg wajib bagi para pencari kmengan kuatknlah jikir. ….jngn lalai sedikitpun(emng sulit)krna musuh selalu mngintai..jika kau lengah musuh siap menangkapmu dan mnjadiknmu tawanan…untuk mnglahkn pnjajah indonesia bsa merdeka krna bersatu…bgitu jg dlm dirimu..bersatulh antara tubuhmu..hatimu..nafasmu…rasamu…rukun kanlah itu agar bsa mnang melawan musuhmu dan nantinya lahirlah suasana tentram…..jdi klo kita msi gak rukun gk mungkn kita bsa mgalhkn setan yg sellu mnggoda kita..jngn dampai terjebak..jika kita sampai kpda kbnaran pasti kalian bsa membedakn nya dngn kesalahan..tukang servic tv tidak mungkin bda membnarkn tv yg rusak klo tukang servic itu tidak tau tntang kbnaran tv itu..kbenaran af karna adnya kesalhan..inilah khidupan ddunia ni..marilh bersatu melwan penjjah hati kita…mudah2n ALLAH meridhoi..amiinn..maaf jika ada salh..krna hamba ini sellu kalah dan kalah….

  • iwan

    assalamualaikum…mas ruslianto saya mau bertanya lagi..maaf bnyak nanyak ni..
    ya seperti ini..hayyun bila ruhin mautun bila ajalin…tolong dmaknai..dan ad jg yg bilang k saya..klo sudah kenal ma hakikat dirinya(kenal diri) katanya bsa tau nama sejati dari dirinya…tanggapan anda bagaimna tentang ha itu…itu aja dulu..mohon jwabannya..terimakasih

  • Abi nawir

    Asalamualaikum wr wbrkh
    sblumY Maaf” saja
    Ulasan anda ini karna azas kefanatikan akan tarekat yg anda pahami dan jalani.ataukah benar adaY karna Allah dan ada dalil serta fatwa yg bisa d’yakini adaY oleh Ummat.
    Makasih.
    Wassalam

Tinggalkan Balasan ke BUDIBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Sufi Muda

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca