Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Ulama Sufi”

Nasehat Ibnu Hajar Untuk Para Penentang Ulama Sufi

Ahli Kitab

Lewat tulisan ini kami menyampaikan selamat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan kepada sahabat semua, semoga Rahmat dan karunia Allah SWT senantiasa tercurahkan kepada kita semua di bulan penuh berkah ini. Tulisan ini saya tulis untuk mengingatkan kita semua secara umum agar berhati-hati dalam memberikan penilaian kepada apapun, apalagi tanpa di dasari oleh ilmu. Saya menyaksikan sendiri bagaimana akibat yang di dapat oleh orang-orang yang suka mencaci maki Aulia Allah, ada yang mati mendadak, buta total, lumpuh tanpa sebab, ada juga yang diberi kehinaan oleh Allah di mata manusia.

Mencaci maki apapun alasannya bukanlah ajaran Islam dan bukanlah akhlak yang di inginkan oleh Rasulullah apalagi mencaci orang yang selalu ikhlas berbuat di jalan Allah. Lalu kenapa orang-orang yang menentang tasawuf mengalami berbagai macam azab dari Allah? Ini sesuai dengan firman Allah, “Barangsiapa memusuhi kekasih-Ku, maka sungguh Aku menyatakan perang dengannya..”. Bagaimana mungkin manusia bisa mendapat rahmat, kalau Allah sudah menyatakan perang kepadanya? Baca lebih lanjut…

Keutamaan Wali di atas Alim

Penghargaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan sangatlah tinggi. Setinggi penghargaan mereka terhadap para pemiliknya (ulama). Betapa taat dan ta’dhimnya para santri kepada para ulama dapat dilihat ketika mereka berbondong-bondong mendengarkan petuah, pengajian dan ta’limnya. Hal ini sesuai dengan petunjuk agama untuk menghargai ilmu dan para pemegangnya.

Baca lebih lanjut…

Setelah Shalat Subuh (4)

asholat-subuhManusia pada hakikatnya diciptakan dalam keadaan suci, ruh yang “ditiupkan” oleh Allah ke dalam jasad manusia dalam keadaan suci, sebagai amanah tertinggi yang harus di jaga manusia. Karena ruh itu titipan Allah, maka setelah tiba waktunya nanti ruh itu akan di panggil kembali kehadirat-Nya. Ruh yang diterima oleh Allah SWT tentunya adalah ruh yang suci pula, seperti sejak awal dititipkan.

Baca lebih lanjut…

Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang yang Pulang Haji

1382411539Suatu ketika Imam Junaid al-Baghdadi mendapat kunjungan dari seseorang yang baru saja pulang menunaikan haji. Meski ritual haji telah ia jalani, orang ini belum menunjukkan perubahan perilaku apa-apa dalam hidupnya.

“Dari mana Anda?” tanya Imam Junaid.

”Saya baru saja pulang dari ibadah haji ke Baitullah?” orang itu menimpali.

”Jadi, Anda benar-benar telah melaksanakan ibadah haji?”

Baca lebih lanjut…

Tafsir Al-Hikam Tentang Mengandalkan Amalan oleh Gus Mus

Marilah kita mulai dengan bersama-sama membacagusmus-tempo

Bismillahirrahmaanirrahiim!

Min ‘alaamatil i’timaadi ‘alal ‘amali Nuqshaanur rajaa-i ‘inda wujuudiz zalal

(Termasuk tanda pengandalan pada amal ialah berkurangnya harapan ketika ada kesalahan)

Kita dituntut beramal, namun untuk keselamatan dan kebahagiaan abadi kita, kita tidak boleh mengandalkan amal kita. Bahkan Rasulullah SAW sendiri ketika ditanya apakah seorang mukmin dapat masuk surga dengan mengandalkan amal-ibadahnya, beliau menjawab tegas: “Tidak”. Bahkan beliau juga menegaskan “Walaa anaa illa an yataghammadaniyaLlahu birahmatiHi wamaghfiratiHi” (Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahiku dengan rahmat dan ampunanNya).

Baca lebih lanjut…

Maulana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani: Tasawuf Adalah Zikir

syeikh_muhammad_hisyam_kabbani_100512214948Istilah tasawuf sering kali disalahpahami sebagian orang. Mereka memahami tasawuf hanya sebatas duduk sepanjang hari beribadah di masjid.

”Dulu, para ahli sufi adalah pedagang di siang hari dan zuhud di kala malam,” ungkap tokoh sufi terkemuka asal Lebanon, Maulana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani.

Baca lebih lanjut…

Kisah Imam Al-Ghazali Berguru Kepada Tukang Sol Sepatu

Al-GhazaliSuatu malam disaat orang sedang terlelap, Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat itu masih muda dan sedang berguru kepada Syekh Sulaiman Zuhdi di Jabbal Qubis Makkah sedang membersihkan kamar mandi Gurunya menggunakan kedua tangannya tanpa merasa jijik dan melakukan dengan penuh ikhlas. Di saat Beliau melakukan tersebut, tiba-tiba Guru Syekh Sulaiman Zuhdi lewat dan berkata, “Kelak tanganmu akan di cium raja-raja dunia”. Ucapan Gurunya itu dikemudian hari terbukti dengan banyak raja yang menjadi murid Beliau dan mencium tangan Beliau salah satunya adalah Sultan Musa al-Muazzamsyah, Raja di Kerajaan Langkat, Sumatera Utara.

Baca lebih lanjut…

Post Navigation