Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Guru Sufi”

Spiritualitas VS Rutinitas

tobatMalam itu suasana sepi, udara dingin karena sejak sore hujan turun tanpa henti sampai dengan azan Isya. Kebetulan bukan malam wirid (Selasa dan Jum’at), jadi di mesjid disamping rumah Guru Sufi jamaah shalat Isya hanya sekitar 40 orang yaitu anak muda yang memang tinggal bersama dengan Guru Sufi untuk belajar ilmu tarekat. Setelah azan isya, Guru Sufi masuk ke dalam mesjid lewat pintu dekat qubah, dan murid-murid terkejut karena selama ini jarang Guru shalat jamaah bersama mereka, sudah 3 bulan Guru berada di luar kota untuk berdakwah, menjadi imam shalat biasanya sesame mereka bergantian.

Baca selengkapnya…

Dunia Sufi itu Memang Unik ya…

duniasufiSuatu saat saya ikut hadir dalam sebuah seminar 2 hari yang pesertanya para pengamal tasawuf, di hari terakhir salah seorang teman saya berkata, bahwa apa yang dilihatnya hari ini, materi, pembicara, letak panggung bahkan hal-hal detail seperti sudah pernah dialami sebelumnya, dia mengatakan semua telah terlihat dalam mimpi yang sangat mirip dengan nyata. Kawan saya menjelaskan bahwa dia tidak bermimpi, tapi memang sudah pernah berada dalam kondisi ini, sama persis walaupun acara seminar itu baru pertama kali diadakan. Kejadian seperti itu mungkin anda pernah mengalami, ketika berada disuatu tempat seolah-olah anda sudah pernah kesana dalam waktu yang berbeda, peristiwa ini disebut dengan De Javu. Baca selengkapnya…

Sang Wali Akbar

taksiTahun 1974, Seorang Guru Sufi menunaikan ibadah haji ditemani 4 orang murid Beliau. Beliau berangkat dengan kloter 28 dari bandara Polonia Medan. Setelah menunaikan ibadah haji, tiba-tiba Beliau ingin pulang lebih cepat dengan kloter 1. Beliau mengatakan kepada muridnya, “Saya mendapat firasat kalau kloter-1 akan mengalami kecelakaan, dengan saya berada disana mudah-mudahan bencana itu bisa terhindari”. Baca selengkapnya…

Untuk Apa Kita Ada?

JelatangKalau direnungi secara dalam, seorang manusia hadir di dunia benar-benar hanya sesaat saja, seperti sekejab mata jika di bandingkan dengan usia bumi yang sudah sangat tua. Ibarat matahari yang nampak terlihat, terbit dan tenggelam begitu lah perjalanan hidup manusia di dunia ini. Yang membedakannya, matahari terbit dan tenggelam kemudian terbit lagi dan tenggelam lagi dan seterusnya, sementara seorang manusia terbit dan tenggelam, kemudian tidak akan pernah terbit lagi untuk selamanya. Baca selengkapnya…

Hijrah Menuju Cahaya Allah

berdoa1Syukur Alhamdulillah karena pagi ini anda telah selamat memasuki Tarekatullah (jalan kepada Allah), untuk itu kepada anda diminta untuk selalu istiqamah menyebut nama-Nya siang dan malam karena nama dengan yang punya nama tidak akan pernah berpisah, ketika kau menyebut nama-Nya dengan metode yang tepat maka Dia akan hadir dalam hati mu detik itu juga” (Sang Guru).

Kata-kata itu walaupun sudah sangat lama saya dengar, yaitu ketika pertama sekali habis shalat shubuh saya diterima menjadi murid Sang Guru, namun sampai saat ini nasehat tersebut masih terekam kuat dalam memori saya, seakan-akan Beliau mengucapkan baru tadi subuh.

Baca selengkapnya…

…Gurumu adalah Guruku Juga… (Selesai)

Mursyid itu SATU.

20130501-013103.jpgPada hakikatnya Guru Mursyid itu SATU, karena memang “isi” nya adalah sama yaitu Kalimah Allah Yang Maha Esa. Setiap Guru Mursyid membawa kebenaran dari Rasulullah SAW, menyebarkan Tauhid yang murni agar manusia tidak hanyut dalam kemusyrikan, inilah inti utama dakwah dari Guru Mursyid.

Baca selengkapnya…

…Gurumu itu adalah Guruku Juga…(2)

Guru kita Benar, Guru lain juga Benar.

IMG_9498Sangat wajar dan sempurna bagi seorang murid menganggap Gurunya adalah paling utama dan paling hebat di dunia, khalifah utama Rasulullah dan seterusnya. Satu hal yang lazim dalam tarekat memposisikan hanya Guru nya yang bisa menyampaikan orang kepada Tuhan, selain dari itu diragukan. Didikan ini satu sisi sangat bagus, karena memang seorang murid harus fokus kepada satu orang Guru. Bahkan dalam Adab (sopan santun) seorang Guru yang di tulis dalam kitab Tanwiril Qulub karya Syekh Amin al-Kurdi, Guru berhak melarang muridnya untuk berkunjung kepada Syekh lain dan salah satu Adab dari murid tidak boleh berkunjung kepada Guru Mursyid lain tanpa se izin dari Gurunya.

Baca selengkapnya…

Post Navigation