• Tasauf

    KALIMAH ALLAH

    Pesan Guru yang selalu saya ingat adalah tentang dahsyatnya bala bencana di kurun ke 15 dan kita sekarang sedang menjalani kehidupan kurun 15 Hijriah, sudah berjalan 41 tahu. Bala bencana, huru hara dan fitnah silih berganti datang dan sudah menjadi ketetapan Allah yang harus diterima oleh segenap manusia di dunia ini. Sebagai orang beriman tentu saja Allah telah memberikan senjata tak terkalahkan untuk membentengi diri dari segala macam huru hara dan bencana tersebut.

  • Tasauf

    Dunia Sufi Yang Misteri (Bagian 3)

    Sudah tertanam di dalam fikiran orang secara umum gambaran seorang sufi adalah orang yang meninggalkan kehidupan duniawi, hidup miskin, berbaju penuh tambalan dan hidup dalam keterasingan dunia. Hal ini disebabkan oleh beberapa litaratur klasik tentang kehidupan sufi yang digambarkan dengan sikap menjauhi dunia, salah satu contohnya Rabi’ah al-Adawiyah. Satu sisi gambaran kesederhanaan sufi itu ada benarnya karena kehidupan sufi di fase awal perkembangan Islam memang sebagai bentuk perlawanan terhadap gaya hidup hedonis yang dipraktekkan oleh penguasa Islam zaman itu, kehidupan yang sangat berbeda dengan cara hidup Nabi SAW. Akan tetapi kesufian tidak identik dengan kemelaratan, anda miskin dan melarat tidak otomatis menjadi sufi begitu juga kalau anda kaya karena kesufian…

  • Tasauf

    FIRASAT

    Suatu hari, di depan Rasulullah saw Abu Bakar menceritakan seorang sahabat yang amat rajin ibadatnya. Ketekunannya menakjubkan semua orang. Tapi Rasulullah tak memberikan komentar apa-apa. Para sahabat keheranan. Mereka bertanya-tanya, mengapa Nabi tak menyuruh sahabat yang lain agar mengikuti sahabat ahli ibadat itu.Tiba-tiba orang yang dibicarakan itu lewat di hadapan majelis Nabi. Ia kemudian duduk di tempat itu tanpa mengucapkan salam. Abu Bakar berkata kepada Nabi, “Itulah orang yang tadi kita bicarakan, ya Rasulallah.”

  • Tasauf

    HIPEREALITAS

    Kita tahu bahwa di dunia ini ada tas ber-merk yang dipakai oleh orang-orang yang menyebut dirinya “berkelas” dan harga sebuah tas itu sampai dengan 53 milyar. Sebuah tas hermes yang hanya bermodal kulit buaya dijual dengan harga 3 Milyar dan orang berebut untuk membeli. Saya sering guyon dengan kawan-kawan tentang hal ini. Syarat untuk bisa membeli tas itu adalah dua, Kaya dan Gila. Seorang yang kaya raya sekalipun tanpa ada “gila” dalam dirinya tidak akan membeli tas seharga itu apalagi kalau hanya bermodal gila, sudah pasti tas mahal itu tak terbeli. Seekor buaya besar paling dihargai 50 juta, lalu dari mana nilai Rp. 2.950.000.000,- sisanya? Orang membeli merek hermesnya, itu…

  • Tasauf

    CAHAYA ALLAH

    Kita sepakat bahwa sumber utama penerang di bumi ini adalah cahaya matahari. Kita bisa melihat segala sesuatu karena ada cahaya masuk ke mata dan dengan cahaya itu kita bisa melihat benda-benda di sekitar kita. Gambar-gambar yang Anda lihat terdiri dari cahaya yang direfleksikan dari objek yang Anda lihat, yang kemudian masuk ke mata Anda melalui pupil. Bersama dengan lensa, kornea membiaskan cahaya untuk fokus pada retina di bagian belakang mata Anda. Retina ditutupi oleh jutaan sel sensitif cahaya yang disebut sel batang dan sel kerucut.

  • Tasauf

    Zuhud Dalam Pandangan Imam Ja’far Ash-Shadiq

    Saya sudah pernah menulis tentang zuhud disini dan anda bisa membaca kembali dengan cara mengetik kata “zuhud” di kolom pencarian. Pada kesempatan ini kami ingin mengutip pendapat seorang ulama besar dalam bidang fiqih (Guru Imam Hanafi dan Imam Malik) dan tasawuf, menjadi imam para sufi di zamannya serta menjadi pangkal bertemunya silsilah beberapa tarekat yang berkembang saat ini, Beliau adalah Imam Ja’far ash-Shadiq.

  • Tasauf

    MENG-KAJI TASAWUF TIDAK MEMBUAT ANDA BER-MAKRIFAT

    Munculnya fenomena kecenderungan masyarakat kepada tasawuf merupakan hal positif dan memang dunia saat ini menuju kesana, memasuki wilayah spiritual yang selama ini ditinggalkan. Muncul aliran wahabi adalah puncak dari kekeringan Islam yang telah dimulai sejak abad ke 7 hijriah dimana orang berlomba lomba meneliti hukum (fiqih) dan melupakan spirit (tasawuf). Seluruh pasantren di Indonesia kalau kita teliti semuanya mengajarkan kitab-kitab fiqih karena memang itu diperlukan ditengah masyarakat. Munculnya pasantren atau lembaga sejenis diawalnya adalah untuk menjawab kebutuhan akan ahli hukum untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat akan hukum-hukum Islam. Sedikit sekali pasantren yang fokus kepada tasawuf dalam arti tasawuf praktek. Pasantren suryalaya salah satu yang sejak awal berdiri bertujuan agar tarekat…