Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Menghargai Manusia Dengan Keunikannya

menikmati-lelahTuhan menciptakan manusia dengan berbagai macam sifat dan karakter berbeda yang kesemua itu memiliki fungsi berbeda pula. Orang-orang berani dan tegas akan lebih cocok menjadi pemimpin dalam komunitas tertentu sedangkan orang penakut dan peragu akan cocok pada tempat yang lain pula. Ketika ingin berhjrah, Nabi SAW dan Abu Bakar Shiddiq ra memilih cara diam-diam tanpa diketahui oleh kaum Qurays.

Namun hal berbeda dengan Umar bin Khattab ra,  Ali ra. berkata,” Pada mulanya semua orang Islam yang akan hijrah,mereka melakukan dengan sembunyi-sembunyi. Namun ketika Umar berniat untuk hijrah, dia menggantungkan pedang dilehernya sambil memegang busur panah ditangannya dilengkapi dengan anak panah yang banyak. Pertama-tama dia mendatangi mesjid dan melakukan tawaf dengan tenangnya dan Khusu’. Setelah itu dia mendatangi perkumpulan orang-orang kafir,lalu berkata,”Barang siapa ingin ibunya menangisi kematian anaknya, istrinya menjadi janda, anak-anaknya menjadi yatim, maka keluarlah dan hadapi aku untuk bertempur”. Dia pun mendatangi perkumpulan lainnya sambil berkata seperti tadi. Tetapi tidak ada satu orang kafir pun yang berani menghadapi tantangannya.

Mahatma Gandhi dengan sifat lemah lembut dan tenang menjadi pemimpin yang menginspirasi seluruh masyarakat India sehingga dengan ketenangan dan kelembutannya berhasil membuat Inggris angkat kaki dari tanah India. Gandhi memerdekakan India bukan dengan senjata dan peralatan tempur modern, dia memerdekakan bangsanya dengan ketenangan dan kelembutan hati. Mahatma Gandhi lahir dan hidup disaat yang tepat dan muncul pada masyarakat yang tepat pula dimana Inggris saat itu sedang gencar-gencarnya mempertahankan India sebagai tanah jajahannya.

Anda bisa bayangkan kalau yang memimpin India saat itu bukan Gandhi, tapi sejenis Ahok misalnya, saya sangat yakin India tidak akan merdeka dan umur pemimpinnya bisa jadi sangat singkat dibunuh oleh Inggris atau mati terbunuh oleh rakyat sendiri. Pada kondisi masyarakat India penuh tekanan, ketakutan dan labil, kehadiran pemimpin jenis Ahok akan membuat suasana semakin suram dan kacau. Tapi andai Gandhi hidup sekarang dan disuruh menjadi Wali Kota Jakarta, saya yakin Beliau akan dikerjain habis-habisan oleh mafia/preman dan umur kepemimpinannya pun tidak akan bisa bertahan lama.

Di dunia ini ada orang yang diciptakan Tuhan senang melayani sesama dan itu hal yang sangat menyenangkan baginya. Bunda Theresa salah satu jenis manusia yang senang melayani. Saya sangat yakin apa yang dilakukan Bunda Theresa bukan semata-mata karena panggilan Agama atau memenuhi kewajiban sebagai hamba Tuhan, lebih dalam lagi Beliau melakukan dengan senang hati dan itu menjadi semacam hobi dan kesenangan bagi Beliau.

Bersambung…

Single Post Navigation

4 thoughts on “Menghargai Manusia Dengan Keunikannya

  1. belajàr sufi on said:

    Hmmm…kunci beribadah atau beramal..itu dg bahagia/senang ht/bergembira…tulisanya slalu menbahagiakan ht yg membacanya…Ty SM

  2. Semoga bermanfaat bang…..selalu up to date matur nuwun bang….

  3. Enal suharur on said:

    Jangan suka menjatuhkan orang lain, harus diketahui bahwa pak gub dki punya itikad baik ingin bangun jakarta yg lebih maju, jangan karena beda agama dijadikan sebagai masalah ingat bahwa Negara kita bukan Negara islam

  4. lho gimana pak admin ahok jg manusia dgn keunikan yg diberi Allah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: