• Tasauf

    Setelah Shalat Subuh (4)

    Manusia pada hakikatnya diciptakan dalam keadaan suci, ruh yang “ditiupkan” oleh Allah ke dalam jasad manusia dalam keadaan suci, sebagai amanah tertinggi yang harus di jaga manusia. Karena ruh itu titipan Allah, maka setelah tiba waktunya nanti ruh itu akan di panggil kembali kehadirat-Nya. Ruh yang diterima oleh Allah SWT tentunya adalah ruh yang suci pula, seperti sejak awal dititipkan.

  • Nasehat,  Tasauf

    Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang yang Pulang Haji

    Suatu ketika Imam Junaid al-Baghdadi mendapat kunjungan dari seseorang yang baru saja pulang menunaikan haji. Meski ritual haji telah ia jalani, orang ini belum menunjukkan perubahan perilaku apa-apa dalam hidupnya. “Dari mana Anda?” tanya Imam Junaid. ”Saya baru saja pulang dari ibadah haji ke Baitullah?” orang itu menimpali. ”Jadi, Anda benar-benar telah melaksanakan ibadah haji?”

  • Tasauf

    Tafsir Al-Hikam Tentang Mengandalkan Amalan oleh Gus Mus

    Marilah kita mulai dengan bersama-sama membaca Bismillahirrahmaanirrahiim! Min ‘alaamatil i’timaadi ‘alal ‘amali Nuqshaanur rajaa-i ‘inda wujuudiz zalal (Termasuk tanda pengandalan pada amal ialah berkurangnya harapan ketika ada kesalahan) Kita dituntut beramal, namun untuk keselamatan dan kebahagiaan abadi kita, kita tidak boleh mengandalkan amal kita. Bahkan Rasulullah SAW sendiri ketika ditanya apakah seorang mukmin dapat masuk surga dengan mengandalkan amal-ibadahnya, beliau menjawab tegas: “Tidak”. Bahkan beliau juga menegaskan “Walaa anaa illa an yataghammadaniyaLlahu birahmatiHi wamaghfiratiHi” (Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahiku dengan rahmat dan ampunanNya).

  • Tokoh Sufi

    Kisah Imam Al-Ghazali Berguru Kepada Tukang Sol Sepatu

    Suatu malam disaat orang sedang terlelap, Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat itu masih muda dan sedang berguru kepada Syekh Sulaiman Zuhdi di Jabbal Qubis Makkah sedang membersihkan kamar mandi Gurunya menggunakan kedua tangannya tanpa merasa jijik dan melakukan dengan penuh ikhlas. Di saat Beliau melakukan tersebut, tiba-tiba Guru Syekh Sulaiman Zuhdi lewat dan berkata, “Kelak tanganmu akan di cium raja-raja dunia”. Ucapan Gurunya itu dikemudian hari terbukti dengan banyak raja yang menjadi murid Beliau dan mencium tangan Beliau salah satunya adalah Sultan Musa al-Muazzamsyah, Raja di Kerajaan Langkat, Sumatera Utara.

  • Tasauf

    Re-Inkarnasi Dalam Pandangan Sufi (Selesai)

    Kembali ke reinkarnasi, kenapa saya dengan tegas mengatakan itu setan, bukan hanya karena ucapan Guru saya, sudah banyak fakta saya lihat, semua yang mengaku kemasukan Wali itu memang setan yang menyusup menyerupai wali. Saya sendiri punya pengalaman menarik, di usia 13 tahun sudah berulang kali kemasukan Syekh Abdul Qadir Zailani, baru setelah berjumpa dengan Wali Allah sebenarnya saya mengetahui bahwa yang datang kepada saya dulu adalah setan yang sangat halus dan berbahaya.

  • Tasauf

    Re-Inkarnasi Dalam Pandangan Sufi (Bag. 2)

    Suatu hari, ada seorang murid guru saya kemasukan Wali Allah, tidak tanggung-tanggung yang masuk dalam diri dia mengaku sebagai Guru dari Guru saya. Sebagian besar murid-murid semua tunduk atas perintah si murid yang kemasukan salah seorang ahli silsilah. Ketika si murid yang sering kemasukan Wali itu datang menghadap Guru, dengan nada tegas Guru mengatakan, “Kalau ada yang mengaku-ngaku kemasukan Wali Allah, kemasukan Gurumu, kemasukan Syekh Abdul Qadir, kemasukan Wali Songo, itu bisa dipastikan dia sedang kemasukan SETAN karena tidak pernah Wali Allah itu masuk ke dalam diri seseorang”.