Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Pentingnya seorang Guru

“Barang siapa yang menuntut ilmu tanpa bimbingan Syekh (Guru Mursyid) maka wajib setan Gurunya” (Abu Yazid al-Bisthami).

Ucapan tokoh besar sufi diatas di khususkan untuk yang berhubungan dengan kerohanian, mistik dimana jika kita belajar tanpa ilmu maka setan akan mudah menyusup dalam setiap ilmu yang kita pelajari. Tidak ada Guru menyebabkan tidak ada yang menegur, membimbing dan mengarahkan agar kita agar tetap berada di jalan yang benar.

Betapa banyak orang menerima ilmu gaib dari sumber-sumber yang tidak jelas, baik Guru maupun asal ilmu. Ada orang menerima ilmu sakti dari mimpi, didatangi sosok yang mengaku sebagai wali Allah kemudian diajarkan ilmu tertentu dan biasanya berupa ayat-ayat yang harus diamalkan, kemudian dia menjadi sakti.

Kesaktian yang diperolehnya tersebut kemudian dibungkus dengan ibadah-ibadah, penampilan yang shaleh, untuk memikat banyak orang agar mau mengikuti jalannya yang keliru. Lebih parah lagi, dia tidak menyadari kalau yang diamalkan itu berasal dari setan.

Ada juga orang yang pengetahuan agamanya luas, karena ingin Nampak ‘keramat”, hebat dan disegani orang, kemudian dia mencari ilmu gaib dari sumber-sumber yang dilarang oleh agama. Bertapa di gunung atau menyendiri di pinggir laut sehingga kemudian dia menjadi orang sakti mandraguna.

Setan sangat mudah memperdaya manusia dengan menawarkan kehebatan-kehebatan karena sifat dasar manusia ingin selalu hebat dan lebih dari yang lain. Setan membuat jebakan-jebakan gaib yang diawalnya Nampak benar tapi akhirnya membawa kita kepada kesesatan.

Manusia suka cepat, instan, tidak perlu bersusah payah langsung ingin dapat hasil. Karena itu setan menawarkan bukan yang instan juga, tidak perlu bersusah payah zikir di tarekat tapi langsung menawarkan kepada makrifat. Makrifat yang instan itu perlu dipertanyakan kebenarannya. Jangan anda silap, Iblis sebagai mantab malaikat bukan hanya bisa keluar masuk surga tapi bahkan dia bisa mengcopy paste bentuk surga dan kemudian menawarkan kepada manusia.

Ada yang memperoleh kesaktian dari amalan-amalan ayat-ayat Al-Qur’an, seperti mengamalkan Ayat Kursi dan lain-lain. Apakah kehebatan yang dia peroleh tersebut murni? Atau kekuatan yang diperolehnya melalui setan?

Disinilah pentingnya kita mempunyai Guru Pembimbing, yang sudah mencapai tahap Makrifatullah, seorang Guru yang Arifbillah, sudah sangat berpengalaman melewati jalan kepada Tuhan sehingga bisa memberikan kepada kita pentunjuk agar bisa selamat sampai ke tujuan. Tidak cukup hanya dengan mambaca AL-Qur’an dan menghapal hadist serta memiliki kecerdasan untuk bisa berkenalan dengan Allah SWT. Untuk membuktikan bahwa Allah ada diperlukan dalil Aqli (Akal) dan Dalil Naqli (Ayat-ayat) akan tetapi untuk bisa sampai kehadirat-Nya tidak cukup hanya dengan dalil, anda memerlukan pembimbing rohani yang akan membimbing anda agar sampai kehadirat-Nya.

Itulah sebabnya kenapa orang yang hanya belajar dari bacaan akan memperoleh hasil berupa bacaan pula. Sementara orang yang belajar dari seorang Guru yang Ahli akan memperoleh hasil yang berwujud, sesuai dengan apa yang telah dijanjikan Allah di dalam Al-Qur’an.

Jangankan ilmu berkomunikasi dengan Allah, ilmu makrifatullah yang sangat halus dan tak terhingga hebatnya, ilmu biasapun anda harus mempunyai Guru yang ahli. Anda bisa mempelajari ilmu ekonomi dari bacaan akan tetapi anda tidak akan bisa menjadi seorang sarjana ekonomi hanya dengan membaca. Anda memerlukan Guru (Dosen) yang akan membimbing, menguji, sehingga anda diakui sebagai seorang Sarjana. Begitu juga dengan ilmu kedokteran, anda bisa memperoleh ilmu-ilmu tentang kedokteran dengan cara membaca buku-buku yang diajarkan di fakultas kedokteran, akan tetapi anda tidak akan pernah bisa menjadi dokter atau diakui sebagai dokter jika anda tidak mempunyai Guru (dosen) yang akan membimbing dan menguji anda. Kalau anda memaksakan diri menjadi dokter (tanpa menuntut ilmu dari yang ahli) maka anda akan menjadi dokter gadungan yang akan menyusahkan banyak orang.

Orang yang mengatakan bisa makrifatullah (mengenal Allah) hanya dengan membaca saja dan kemudian mengingkari posisi penting Guru Mursyid tidak lain karena kesombongannya semata. Memang anda akan mengetahui banyak ilmu tentang ayat-ayat, dalil-dalil, teori-teori akan tetapi anda tidak akan bisa memperoleh “rasa” bertuhan hanya dengan sekedar membaca.

Guru Mursyid yang akan membimbing anda adalah orang yang telah memperoleh pengakuan dari Guru sebelumnya, dan Guru sebelumnya telah memperoleh juga pengakuan dari Guru sebelumnya, secara sambung menyambung sampai kepada Rasulullah SAW. Hakikatnya, Rasulullah SAW lah atas izin Allah yang memberikan ijazah kepada Guru Mursyid untuk mengajar para murid-muridnya diseluruh dunia agar bisa mengenal Allah dengan sebenar kenal sebagaimana Rasulullah membimbing ummat di zaman ketika Beliau masih hidup.

Terakhir, anda bisa mengetahui tentang riwayat hidup Rasulullah SAW dengan membaca hadist-hadist dan sejarah hidup Beliau yang banyak ditulis oleh para ahli, akan tetapi untuk bisa berhampiran, akrab dan mesra dengan Rasulullah, rohani anda harus ada yang menuntun berhampiran dengan rohani Rasulullah yang hidup disisi Allah, sehingga setiap saat Rasul begitu dekat dengan anda, mengisi hidup anda dan selalu dihati anda walaupun jarak antara kita dengan Rasulullah dipisah berabad-abad.

Demikian!

Single Post Navigation

97 thoughts on “Pentingnya seorang Guru

Navigasi komentar

  1. Baiklah tulisan anda sangat menyentuh saya,jadi saya bisa buka yg saya alami:
    1.pertama saya bermimpi bertemu Nabi Muhammad S.A.W belaiu berpesan pada saya agar menjaga syahadat saya :iyan cukup syahadat mimpi bertemu Baginda nabi adalah shahih saya yakin
    2.saya bertemu Sayyidina Ali K.W terus Iblis dan lain lain
    3.saya ketemu kitab Syehk Abdul Qodir jaelani hingga saya punya pemahan Tentang Alloh S.W.T dan bisa merasa sangat dekat dengan nya.
    4.tapi apapun itu syariat tetap saya pakai tdk ada pengecualian dan saya gak punya murid harap anda tahu saya ini tukan ojeg bang sufi tapi saya bahagia sekali.saya bahagia Baginda Nabi mau menemui saya

  2. dan saya baru sama anda ngomong begini abiz saya gak mau di bilang sombong saya fakir tapi saya bahagia,amien

  3. Eh iyah ada yg lupa,saya gak peduli kalian percaya atau gak GAK PENTING

  4. hati2 meniti buih alamat badan sampai ke seberang……..
    tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat……..
    amat halus lah kaca amat halus khamar ku sangka kedua serupa…..

    • ketika anda berfilsafat,di luar sana para kekasih Alloh berjuang saling mengingatkan dalam kebaikan ada yg jadi tukang parkir meraka sederhana tapi malam mengajar ngaji kalau anda merasa tentara kerohanian hayo bantu mereka jangan berdiskusi saja,semoga ajakan saya tdk dinaggap tdk sopan

      • laksa satriya on said:

        ass maaf apa benar tukang parkir yang saudara katakan itu kekasih Alloh, padahal kekasihnya bisa dihitung dengan jari, setiap 100 tahun baru ada pembaharu dan pergantian, syarat bertemu dan mendapat imbingannya harus mendapat hidayah dari alloh, beliau itu satu2nya dilangit dan satu2nya dibumi……..(maaf mas ), kuatirnya salah langkah…..

        • saya bisa salah anda benar tapi hati tak pernag berbohong apalagi ketika di hadapkan dahulu dengan Qur’an dan Hadist Baginda Nabi S.A.W andaikan beliau juga bukan kekasih alloh saya yakin Alloh sayang sama beliau

  5. …….mata rantai……

  6. Ruslianto on said:

    Bg. Sufi (ini) ada pantun :

    # Setinggi-tinggi Gaharu pohonnya
    # Sebagai dupa wangi harumnya
    # Sungguh saya terharu mendengarnya
    # Sayangnya,..anda sombong mengatakannya

    • saya bertobat kepada Alloh atas segala kehilafan saya,saya manusia biasa ketiaka saya berdosa saya iklas bertobat kepada Alloh dan meminta maaf pada semuanya atas segala kesalahan saya semoga ini bisa menolong saya kela

      • jika permohonan maaf saya masih kurang silahkan ambil nyawa saya sebagai gantinya semoga anda bisa memaaf kan saya,sekali lagi saya mohon maaf saya bodoh hanya Alloh yang maha tahu

        • laksa satriya on said:

          mengapa saudara iyan kayaknya bersalah kalau itu benar, maka mudah2an saudara bertemu dengan penerus beliau2 yg masih hidup didunia, karena salah satu syarat berjumpa dan mengikutinya adalah hidayah dari Alloh dan tidak tampak akan adanya kesombongan hanya pengungkapan isi hati yang mungkin ada kelanjutan dari hal tersebut. mudah2 saudara iyan berjumpa dengan penerus ambiya wal mursalin dan masuk dalam rombongan/jamaahnya. amin

  7. Itulah Pentingnya guru yang bersanad, mutawwatir sampe Rosul SAW
    😛

  8. griyatelagabusiness on said:

    Reblogged this on griyatelagabusiness.

  9. sekali lagi saya mohon maaf bang sufi dan kawan2 saya hanya ingin membuka mata kita semua bahwa di luar sana banyak para kekasih Alloh S.W.T Dia maha kuasa jika dia berkehendak apa saja bisa walau mereka punya banyak keterbatasan bukan maksud saya bikin anda semua marah,sekali saya mohon maaf

    • laksa satriya on said:

      Maaf mas iyan, kok tahu banyak kekasih alloh diluar sana, sedangkan alloh SWT sendiri menutupi wali-walinya/kekasihnya kecuali yang dapat hidayah….kenapa disembunyikan, ya karena orang2 banyak yang mencaci maki dan menentangnya, padahal hakekatnya surga diberikan kepada beliau2, boleh dikonfirmasi melalui kitab atau orang yang sufi / mursid sejati, bukan mursyd2an, karena kasihan nantinya dia menanggung semua kesalahan2 muridnya, muridnya2 juga ikut salah jalan, akibatnya rugi dihadapan Alloh, naudzubillah, astagfirullah hal adzhim, pada hakekatnya wali / mursyid sejati adalah sahabat Rasulullah, ibarat rasul Itu bulan dan sahabat seperti bintang yang sunahnya sudah dilakukannya oleh para bintang, bukankah Rasul berpesan agar mengikuti bintang2, karena beliau2 yang menjaga alquran agar umat Muhammad tidak salah jalan, tidak memandang kelompok2 dan golongan2 tertentu…

  10. dimanakah guru itu?. . . .

  11. husainahmad on said:

    Salam kenal Bang Sufi Muda

  12. laksa satriya on said:

    secara pribadi saya terharu dengan saudara iyan, yang katanya tukang ojek, akan tetapi perlu diingat Syaihk Abdul Al jaelani (Sulthan Auliya) berguru pada penjual Sirup, mudah2an saudara iyan bertemu dengan penerus beliau2 yang masih hidup dan dibimbingnya, amin

  13. syarifhidayat on said:

    nyimak aja,,, kemana bang sufinya?

    • saya juga lagi nyimak, komentarnya mantab semua 🙂

      • laksa satriya on said:

        he he he . . . . memang di dunia hanyalah permainan saudara, Ibarat 2 master bertarung yaitu antara iblis dan orang sufi, kan sama sama dari akherat…..kalau rombongan/jamaah orang sufi pasti musuhnya Iblis dan kroninya, itu yang terpenting, lha wong Nabi adam sudah di Surga aja bisa turun ke dunia… apalagi ……kan tau sendirilah ….selamat bertarung dengan Iblis saudara, tapi ingat harus ada masternya kalau tidak pasti kalah…..kalau kalah ya celaka deh…..alias rugi….karena yang tahu Iblis dan balatentaranya setan dan jin kafir yang jumlahnya miliaran dan tipu dayanya hanya orang sufi dan dibantu oleh Alloh serta malaikatnya yang jumlahnya tidak kalah jumlahnya.. wah seru deh, maklum kelas berat akan tetapi orang2 sufi kebanyakan di caci dan diremehkan, pada hakekatnya yang mencaci dan meremehkan itu kemasukan musuh alloh, alias bersekutu dengannya lha ini yang tidak bisa diampuni, saya berharap mudah2an saudara2 di blok ini bertemu dengan beliau2 dan bersama2 memerangi Iblis dan tentaranya, beliau tidak merasa kuatir dan cemas tentang orang2 yang meremehkannya dan mencacinya yang dianggapnya orang gila dan tidak ingin terkenal , contoh kisah nabi muhammad…beliau berani menjamin surga bagi umatnya, Nabi Isa Juga mengatakan bahwa kalau ingin surga, surga ada dibelakangku, coba gimana kan kayak orang gila, lha memang berani aja, memang dikasihkan beliau2 beserta rombongannya, pasti berani jamin, para malaikat pun segan kepada beliau2, ingat murid sulthon auliya syeihk abdul qodir QS, bahwa muridnya diambil malaikat maut terus diambil lagi oleh beliau, malah Alloh mengatakan kepada malaikat maut kenapa tidak kamu kasihkan kepada kekasihku…

  14. cholik on said:

    Subhanallah:) Semoga Allah memberikan Taufiq dan hidayahnya kpd kita,
    hanya sekedar berbagi,benar yg dikatakan saudara SM, kata Guru saya: Guru itu hanya penunjuk jalan, selanjutnya dikembalikan kpd kita bagaimana mengelola MUTIARA dlm diri:)

    salam

  15. Ruslianto on said:

    Ass. Sdr-Ku Laksa Satriya,…anda (sementara ini) benar,…Harus ada Master-Nya,…(benar), bisa juga Blog ini merupakan Ring antara Iblis dengan Sufi,….(secara tersamar).
    Maaf,…saya sebut sementara,.. (karena ‘kan semua sifatnya baharu), maju terus, Saudara-Ku Yang Tersamar “Laksa Satriya”.
    Tetapi Hmm,….menurut hemat saya “Master-Nya masih Sufi Muda”.
    Al Qur’an – Az Zumar ayat 22 :
    A fa man syarahallahu sadrahu lil – islami fa huwa ‘ala nurim mir rabbih, fa wailul lil-qasiyati qulubuhum min dzikrillah, ulaa’ ika fi dholaalim mubiin.

    Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu..?), Maka CELAKA-lah mereka yang hatinya telah membatu untuk berdzikir pada Allah. Mereka itu dalam KESESATAN yang nyata.

    Komentar : Waahh,…Sesat orang yang tak mau berdzikir,…. Ngeri ah.
    Wass.

    • Terima kasih saudara2 saya terima teguran anda semua karena mungkin saya salah saya mesti perlu belajar lagi untuk ikhlas kepada Alloh,apalagi tuduhan Iblis ah sungguh saya musti memperbaiki jalan hidup saya apalagi teguran ini datang dari para SUFI berilmu tinggi.,saya sudahi obrolan kita karena sudah menjurus fitnah saya tdk pernah menuduh seseorang dengan tdk baik saya malu saya tutup dua penggal:
      Wahai hamba tentara Alloh cepat tolong karena Alloh
      Membela Agama Alloh semoga mendapat Ridho Alloh
      Amin…..

  16. laksa satriya on said:

    Ass. kalau master harus sufi sejati karena iblis dan balatentaranya juga tidak main-main, mas rusli, kalau di blog ini hanya ajang informasi yang mudah2an bermanfaat, dan mengomentari Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu..?), Maka CELAKA-lah mereka yang hatinya telah membatu untuk berdzikir pada Allah. Mereka itu dalam KESESATAN yang nyata. ini perjalanan seorang rosulullah / wali alloh, mursyid sejati, mukmin yang beriman, fakir, pemakai jubah hitam, orang yang berdzikir, kalau orang awan masih membaca kalimat dzikir…. ya mending daripada tidak sama sekali…

    • laksa satriya on said:

      saya pribadi setuju masternya bang Sufi Muda karena yang punya blog, tidak ada sedikitpun niatan untuk menjadi master di blog ini, buat apa …..tambah menambah persoalan, cuma mengingat manusia dalam kerugian kecuali orang2 yang beriman dan saling nasehat menasehati …..itulah yang beruntung, dalam hadist Qudsi Alloh mengatakan hambaku berniat menuju / mendekatiku akan tetapi hamba-hambaku yang lain menghambat dan bersekutu dengan musuhku……

  17. hahahaha……….mana ada cerita seperti itu…,! di alam metafor apapun bisa dijumpai dan apapun bisa ngaku-ngaku sbg apa saja…wong kita nggak kenal DIA kok.., jangan masuk ke alam yg bukan alam kita karena kita buta dialam itu.., kecuali di alam nyata ini.., konkritlah !!

    • kongkrit itu singkatan nama makanan di bandung yah mas SINGKONG KERIPIK hehehehe bercanda mas

    • abunawas on said:

      wau wau kayaknya aba cilik Jr, belum bersih hatinya ya, kasihan sekali, …..sampai membuat pernyataan begitu, memangnya alam ini punya siapa? kalau hati anda sudah bersih pasti akan diperlihatkan kerajaan dilangit itu patokan hati seorang hamba yg bersih…dan jelas sekali agama itu bukan angan2….wau wau wau

  18. laksa satriya on said:

    Ass tidak ada yang menuduh siapapun, kalau merasa tertuduh atau merasa ……, bukan dari saya, dan tidak ada persaingan, kita sama-sama belajar, bukankah belajar sampai liang lahat, kalau buta di dunia lebih-lebih diakherat, jangan bergantung pada amal kalau ingin masuk surga, jangan terlalu puas dulu tentang apa2 yg dikerjakan, salah satu hal yang terpenting bagaimana menghadapi kematian yang tidak disangka, maut menjemput, ingat sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang2 beriman…dst, itu artinya rugi = dibakar = dibersihkan dimana??? tau sendirilah, kecuali orang2 beriman…dst, pertanyaannya? sudahkah kita beriman menurut Alloh, jangan menurut kita ya..nanti rugi…., karena di Kitab Suci yang dibawa oleh Rasulullah yang diperintah adalah Orang2 beriman…dan sebagai petunjuk dan rahmat, he he he, petunjuk bisa diibaratkan Peta menuju Alloh, harus sesuai itu, dan diperjelas oleh hadist , itulah hakikatnya perjalanan menuju rahmat Alloh, dan di contohkan (disyariatkan) di bumi agar umatnya bersyahadat ,sholat, zakat, puasa dan haji , dan syariat adalah ucapan / perkataan rasulullah, sedangkan perjalanan adalah perbuatan beliau dan para sahabatnya yang diibaratkan bintang2, yang menjaga alquran, sampai hari kiamat, saya pribadi mohon maaf atas segala kekurangan dan benar hanya pada rahmat Alloh, bukan dari manusia..dan saya mohon maaf kepada Saudara sufi Muda apabila ada kata atau kalimat yang kurang berkenan, tapi inilah adanya dan sesungguhnya agar umat muhammad selamat, karena banyak sekali sufi dan pelaku tasawuf palsu, yang membingungkan umat islam sehingga banyak pula timbul perpecahan, pertengkaran dan saling menuding bid’ah serta meninggikan golongan dan kelompoknya, bukankah setelah berhajji alloh berpesan jangan meninggi-tinggikan yang lain, selain Alloh, serta saya tidak ada niatan sedikitpun menjadi masterlah, pengikut, dan diketahui, saudara2 kan sudah punya pegangan Alquran dan Sunah itulah filternya dan diperjelas oleh Guru yang Sufi (apabila sudah bertemu) ambilah barokahnya, saya pamit dulu mungkin hanya sampai disini perjumpaan kita. Ass Wr

  19. Ruslianto on said:

    Zaalikumullaahu rabbukum, laa ilaaha illaa huu, khaaliqu kulli syai’in fa’buduuh,wa huwa ‘ala kulli syai’iw wakiil’
    Laa tudrikuhul-absaaru wa huwa yudrikul-absar, wa huwal-latiiful-khabiir.
    Itulah Allah, Tuhan kamu; tidak ada tuhan selain Dia; pencipta segala sesuatu,maka sembahlah Dia; Dialah pemelihara segala sesuatu.
    Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Mahahalus, Mahateliti.
    (Al Qur’an Suraah Al-An’am ayat 102,103)

  20. Salam kenal Sufi Muda serta pembaca semua
    Numpang Amanat
    ====================================
    Tipuwan dari dusta agama
    Pergi haji tibang berharta
    Bangun masjid bangun musola
    Ujub riya ngorbanin banda

    Menilai bener hanya menduga
    Mencari dari banyak masa
    Yang banyakan mereka puja
    Yang dikitan mereka hina

    Jumlah total begituh rupa
    Bener semuwah ahli naroka
    Bener menghayal masuk sorga
    Pakta buktinyah Cuma kesiksa

    Bener yang betul tanpa masa
    Bener dewekan Alloh Taala
    Masa mencari Alloh Taala
    Pabila bener di gosip gila

    Hidup tidak mencari harta
    Malah dirinyah di cari harta
    Seluruh alam yang Alloh cipta
    Pada dirinyah jatuh cinta

    Si bener tida mencari cinta
    Karena cinta sering kecewa
    Kecewa akibat cemburu buta
    Terpancing cinta bisa kesiksa

    Si bener hanya hobi bercanda
    Bercanda pada siapah suka
    Pabila Alloh hobi bercanda
    Alloh juga di ajak bercanda

    Alloh Tuhan sang pencipta
    Utusannyah ogah di duga
    Alloh kuasa segala rupa
    Wajib ain yaqin percaya

    Tida make bukti pakta
    Kepada Alloh yaqin percaya
    Percaya dengan bukti pakta
    Menjadi musrik batal taqwa

    Sesudah batal iman taqwa
    Amal taqwa tinggal belaga
    Solat puasa dusta belaka
    Dusta agama batalin taqwa

    Basa basi yaqin percaya
    Yang isinyah mencari masa
    Gamis jubah adat budaya
    Mekah madinah zolim agama

    Selagi Rosul masih ada
    Mekah medinah sudah dusta
    Saking takut pada binasa
    Kepada Rosul ngaku percaya

    Ngaku islam bertemu muka
    Di balik Rosul malah mencela
    Alloh ta’ala balik berdusta
    Akhirnya Rosul di buwat kaya

    Setelah Rosul menjadi kaya
    Malah dahsat perang agama
    Sehingga Rosul menutup mata
    Saking cape di adu domba

  21. Saudaraku Sufi Muda gak pa-pa ya nambah
    ===================================
    Watak tobeat punya naluri
    Binatang pun punya naluri
    Hidup sesama silih nyayangi
    Hanya sebatas takut mati

    Adapun insan bila mengaji
    Sempurna akal jadi naluri
    Bukan sebates takut mati
    Tetapi sayang sampai mati

    Tiep bernapas bakal mati
    Insan manusia hidup kembali
    Setelah hidup bertemu api
    Pabila dosa ta di taubati

    Itulah sebab wajib ngaji
    Demi selamat sampai nanti
    Setelah mati hidup kembali
    Berkat mengaji sorga menanti

    Ngaji mengkaji mawas diri
    Menyebut dosa montong gengsi
    Salah dan dosa terintrupeksi
    Ihlas bertaubat sebab mengaji

    Jika manusia tida mengerti
    Puncak suksesnyah toat bakti
    Sudah pasti berbates mati
    Yang matipun mereka tidak pasti

    Toat bakti tida pasti
    Matipun tida pasti
    Usaha sambil tida mengerti
    Selain yang dilihat sendiri

    Sudah dilihat oleh mata kepala sendiri
    Tetapi tetap belum mengerti
    Namun sudah pandai menginpormasi
    Menginpormasi tambahan idolohi

    Idolohi ituh sumber naluri
    Hisi manusia hasud dengki
    Hasud ituh irinyah hati
    Dengki ituh busuknyah hati

    Siapah saja penduduk bumi
    Jalan hubungan hanya naluri
    Jika tida di isi naluri
    Akal sehat ihlas mengaji

    Partai golongan organisasi
    Ibarat macan anjing babi
    Bercabang cabang mengisi bumi
    Silih berebut demi perut terisi

    Namun bila insan mengaji
    Insan kamil ihlas mengaji
    Aji baca tanya dan uji
    Sampai ketemu si jati diri

    Ta ada temen jalani hati
    Banyak temen di propesi
    Karakter bidang partisipasi
    Jadi berharga dan di hormati

    Dihargai dan dihormati
    Tida ego congkak hati
    Lebih suka membawa diri
    Mengikuti senangnyah hati

    Masalah perut butuh pengisi
    Asal rejeki tida perduli
    Langit bumi milik Ilahi
    Alloh ridoi Alloh izini

    Tida ngagul banggain diri
    Komo soal milik rejeki
    Rejeki serba di bagi-bagi
    Tida merasa kurang rejeki

    Adapun orang hasud dengki
    Cuma ituh tantangan diri
    Asal tida kepancing emosi
    Tida perduli orang mencaci

    Ilmu mengenal ilahi Robi
    Mengenal ezat Alloh suci
    Amat langka di atas bumi
    Wajar banyak yang nyurigai

    Orang ta bisa tida mengerti
    Di tunjuki malah mencaci
    Tida rumasa kekurangan diri
    Jadi penyebab matinyah hati

    Ahli ma’ripat hanya ilahi
    Menjadi enam sama pengkaji
    Satu guru empat santri
    Ke enamnyah ilahi Robi

    Jadi enam arah diri
    Depan belakang kanan kiri
    Atas bawah langit bumi
    Coba sajah paham sendiri

    Jika mati coba liyati
    Empat penanggung lima simati
    Enam kurung batang peti
    Maju kedepan nuju ilahi

    Kasian bila itu simati
    Selagi hidup bader mengaji
    Nuju ilahi malah memedi
    Eruh disiksa setiap hari

  22. mohammad hamdani on said:

    emang bener bener maha dahsyat,,,,,coz manusia yang hidup di dunia sudah merasakan kematian yang haqiqi sebelum mati jasadnya

  23. Punteunnnn
    ===========================
    Mumpung-mumpung masih muda
    Belum banyak dosa jiwa
    Kesempatan ngisi taqwa
    Demi tuwa berbahagia

    Sahadat solat zakat puasa
    Pergi haji jika berharta
    Giat mengisi masa muda
    Dengan taqwa bekel tuwa

    Tulul amal tunggu tuwa
    Sudah bees penuh dosa
    Jadi sulit ihlas taqwa
    Selain memang sudah tuwa

    Alloh cinta masa muda
    Seperti rosul rohmat dunya
    Semenjak kecil amal taqwa
    Setelah tuwa sorga dunya

    Nabi rosul semuwah juga
    Bukan mati menutup mata
    Tapi pindah alam nyata
    Pada alam nikmat rasa

    Wasiatnyah amanat jiwa
    Kematian nasehat raga
    Kitab Alquran nasehat taqwa
    Demi sukses gapai sorga

    Sorga bukan hanya cerita
    Tapi dengan ilmu taqwa
    Sampai lanjut ihlas nanya
    Sampai ketemu sang pencipta

    Bukan cerita tetapi rasa
    Merasa diri sekujur jiwa
    Rumasa tida punya daya
    Ngarep Alloh rido bela

  24. tasawuf mengerti filsafat
    filsafat belum tentu mengerti tasawuf……

  25. Ruslianto on said:

    Setuju dengan Bg. Buyung@94,….Aliran Tasawuf yang tumbuh dari asuhan Iman,Islam dan Ihsan; tumbuh berdasarkan ilmu dan amal yang benar sehingga dapat memperkaya perasaan manusia dengan pengabdian seikhlas-ikhlasnya kepada Allah SWT,mendorong manusia untuk rela mengorbankan hidup dan matinya demi keridhaan Allah, dan mempertajam jangkauan daya indera serta intuisinya hingga sanggup mengenal dan menyaksikan hakikat eksitensi-Nya. Aliran tasawuf yang demikian itu membuat para penganutnya merasakan kebahagian batin yang luar biasa, sekalipun menurut pandangan orang lain mereka hidup sengsara. Di antara orang- orang sufi yang seperti itu ada yang mengatakan : “Penjara bagiku adalah khalwah (pertapaaan), pembuangan bagi ku adalah tamasya dan mati dibunuh bagiku adalah mati syahid.”
    Semua kewajiban ditunaikan dengan ridha dan penuh kerelaan hati tidak dirasakan sebagai susah payah dan derita, sedangkan maksiat ditinggalkan dan dihindari berdasarkan perasaan tidak butuh, Itulah yang dilakukan Nabi Yusuf As ketika menghadapi rayuan wanita bangsawan Mesir dan dayang-dayangnya yang memberi keleluasaan kpd beliau untuk berbuat maksiat sepuas-puasnya. Ketika itu Nabi Yusuf menghadapkan diri kepada Allah seraya berdo’a :

    Wahai Tuhanku, penjara lebih kusukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika diriku tidak Engkau hindarkan dari bujuk rayu mereka, tentu aku akan tergelincir (memenuhi ajakan mereka) , dan (dengan demikian) aku menjadi orang yang amat bodoh.
    Al Qur’an Suraah Yusuf ayat 33).

    Salam hangat buat : Wawan(@Buyung94).

  26. Amanat Tuhan
    ==========================

    Penuntunan ituh terasa kejam
    Bila belum dewasa paham
    Amal ihsan iman islam
    Semangkin keras semangkin dalam

    Terasa keras bila mendalam
    Karena bersaing kepada hodam
    Hodam ejin penyelundup islam
    Bid’ah dolalah melenceng paham

    Tida terasa pengaruh hodam
    Karna ibadah siang dan malam
    Budaya pake pakean islam
    Tetapi esah tiada paham

    Teturut munding istilah awam
    Sepadu amal di dalam islam
    Arti dan maksud tiada paham
    Mao ta mao munapek islam

    Merasa ego bisa memaham
    Menjadi dengki sesama islam
    Ahirnyah selisih di paham
    Hasud dengki menjadi seram

    Adapun ihsan iman dan islam
    Pabila betul dewasa maham
    Alloh bilang rohmatnyah alam
    Bijaksana sesama adam

    Tida nyalain di salah maham
    Tapi beri solusi maham
    Amanat rosul itulah islam
    Ihsan iman ahlaknyah islam

    Jikalau paham ahlaknyah islam
    Iman ihsan turunan adam
    Bertoleran gaul di alam
    Silih selametkan itulah islam

    Bukan simbol mayoritas islam
    Tetapi penyelametan alam
    Iman ihsan luwar dalam
    Seketurunan hawa dan adam

  27. eko choyo on said:

    Ya ALLAH….Ampunilah Kami dengan Kasih Sayang-Mu
    Bimbinglah Kami dengan Kemulian-Mu
    Kembalikanlah Kami dalam Cahaya-Mu
    Ya ALLAH…Maqbulkanlah doa Kami karena Cinta-Mu
    Aamiin….

  28. abunawas on said:

    wau wau ,ndak ngerti apa maksudnya, terlalu puitis, kayaknya pujangga, nih, apa pernah sekolah di sekolah ISI Yogyakarta or ISI Solo..Canda Nih

  29. Dheanoval on said:

    dlm khayalan bin melamun,,mungkin jgn2 kelak benar semua,,kita yg mencari dan merindukan Allah ,walau dgn jln membaca,jln pesantren,jln Tarekhot,jln guru mursyid,jln gaib melalui auliya syech Siti Jenar,syech Abdul Qodir,Nabi Khidr,,,dan jln2 lain,,
    asal dlm kelakuan sehari2 ikhlas berbuat baik pd semua makhluk di bumi,,
    mungkin kelak di alam sana kita ketemu dan baru tahu semua jalan yg menuju Tuhan,semua benar,,walau berbeda rute,,
    yg salah yg ga mau mengingat Allah,merugikan keluarga dan lingkungan sekitar,,makan uang zakat,makan uang rakyat,menyalah gunakan jabatn,,dll,,,
    karna Allah Maha Gaib,,semoga jauhkan dr sifat merasa paling bener jalan yg ditempuhnya,,,

  30. abdulloh mukhlisin on said:

    assalamu ‘alaikum buat bang sufi muda,ana abdulloh mukhlilsin salam kenal.syukron

  31. baasith on said:

    “Bila Allah menghendaki seseorang menjadi kekasih-Nya maka orang tersebut dipertemukan lebih dahulu pada salah satu kekasih-Nya untuk wasilah dalam suluknya” Syaikh Abdul Wahab As-Sya’roni..
    Berbahagialah orang-orang yg sudah dipertemukan dg sang mursyid..
    Bersabarlah bagi yg belum, sampai pertemuan itu tiba..

  32. Insan Sahara on said:

    Saya sangat merindukan untuk dibimbing oleh mursyid kamil mutakamil yang sanadnya tersambung kepada Rasulullah saw. Dimanakah ia berada?

    • abunawas on said:

      berdoa kepada alloh swt agar diberi petunjuk…..karena setiap wali2 alloh ditutupi dan disembunyikan, anda harus sabar dan beriktiyar….mencari juru selamat…..dan lebih mudah mencari Alloh daripada mencari wali2nya…ibarat mencari sebuah jarum ditengah padang pasir….saya doakan bertemu, amin

    • Intropeksi mawas diri
      Setelah muncul perepormasi
      Sama halnya hak azaji
      Semuwah serba disalah arti

      Caruk maruk bisa jadi
      Ambisi napsu ego gengsi
      Salah dan dosa di tutupi
      Salah orang dicari-cari

      Demo tauran unjuk gigi
      Nuduh penjabat pada korupsi
      Tida sadar diri sendiri
      Mengkorupsi sariat nabi

      Wali Abdal Imam Mahdi
      Pada di gosip ngaku sendiri
      Tida sadar hasud dengki
      Bantah utusan ilahi robi

      Mengaku ngaku ngaku sendiri
      Berlogika imajinasi
      Beridolohi beridiologi
      Kelas penjahat mencurigai

      Ada lagi mengaku nabi
      Ahmadiah simbul propesi
      Amat melanggar sariat nabi
      Juga mudah di ketahuwi

      Tetapi paling busuk hati
      Zolim munapek hasud dengki
      Amal musrik ta sadar diri
      Pada ngomongnyah mengikut nabi

      Partai golongan organisasi
      Berpolitik jalan uhrowi
      Tiep agama di simboli
      Yang mayoritas di kagumi

      Milih pemimpin main judi
      Simbol islam silih mencaci
      Agama jadi dendam dengki
      Alloh bilang yaa bau tai

      Alloh juga bau tai
      Demo tawuran unjuk gigi
      Nyebut Alloh sambil mencaci
      Alloh jadi Alloh tai

      Bisa jadi ya bisa jadi
      Alloh laknat seisi bumi
      Soal hisab di ahir nanti
      Selain bisa di syapaati

      Wali Abdal Imam Mahdi
      Tida lagi butuh propesi
      Sukur-sukur pada mencaci
      Sukur tidak di yakini

      Seandainyah di yakini
      Peyakin pada minta bukti
      Sedangkan pakta juga bukti
      Alloh telah mempakta bukti

      Namanyah juga sudah di beri
      Masa minta ke duwa kali
      Yang diberi belum kekaji
      Minta lagi ya kiamat bumi

      Julang hidup walau sendiri
      Ogah di atas betah di bumi
      Walau sambil kelumud tai
      Alloh juga pan bau tai

      Orang pinter seluruh negri
      Silahkan anda pada bedami
      Pada kompak memukul mati
      Si wali abdal imam mahdi

      Nama julang si junaidi
      Alloh suruh ngaku sendiri
      Hanya kadar mempromosi
      Hasil kuasa cipta ilahi

      Tida laku wajar sekali
      Karna ora pakta bukti
      Alloh abstrak selain hati
      Bersih hasud dan dengki

      Sukur-sukur disentimeni
      Sukur-sukur di anteggi
      Jadi bebas karakter diri
      Berpropesi ngikut ilahi

      Ta ada hukum bagi ilahi
      Ngeja hidup ngeja mati
      Sekarep dewek Alloh ilahi
      Julang cuman ngintil ngintili

      Alloh tida ngeroko ngopi
      Jadi ora butuh rejeki
      Kalau julang mah ngeroko ngopi
      Pasti butuh rejeki bumi

      Himbauwan pada wanita lelaki
      Bila bisa yaqin di hati
      Kita di suruh silih berbagi
      Si julang pengen di bagi rizki

  33. guru adalah panutan yang harus kita tiru, namun ada kalanya guru salah dan jangan pernah jadikan itu contoh perilakumu,,ambil yg terbaik dari guru, ambil pelajaran yg guru berikan kepada kita kare teacher is my everything

  34. Ruslianto on said:

    Maka-nya “betul tuh” harapan suci dari Sdr. Insan Sahara,… hubungi Sufi Muda, Tapi Maaf beribu maaf kepada Saudara-Ku Sufi Muda , dan Sdr.Insan Sahara, KARENA INI BUKAN IKLAN MURAHAN, ini masalah Nyawa yg selembar (itu) dan Ruh yang menyeberang di alam baqa dan di akherat.
    Percaya-lah.
    Wass.

    • abunawas on said:

      wau wau ,Apakah anda yakin (sdr rusli), bahwa sufi muda sudah pernah kesana…(tahu jalan)…..wau wau…mudah2an sudah dan jadi pemandu umat islam….

  35. Mengenal Alloh wajib usaha
    Belajar Ihlas dawam bertaqwa
    Wajib Ain bertoat jiwa
    Kepada Alloh raja pencipta

    Cara mengenal Alloh taala
    Ada caranyah lima perkara
    Baca Alquran paling pertama
    Ke dua penting menghapaz Asma

    Mengenal sipat cara ketiga
    Wajib mustahil harusnyah juga
    Dengan menghapaz sipat dan nama
    Alloh teringat di mana kita

    Cara keempat mengenal jiwa
    Rasa rumasa Alloh pencipta
    Piilnyah Alloh teramat nyata
    Dengan mengaji bersyukur jiwa

    Cara kelima beryaqin jiwa
    Mengenal ezat cahaya mulya
    Mata melihat segala rupa
    Ingatlah Alloh ezat pencipta

    Putuskan tiep mahluk penggoda
    Walaupun ejin islam penggoda
    Tawassul jangan salah bekerja
    Musrik Akidah wajib rumasa

    Sipat Tawaddu punya rumasa
    Kepada Alloh senantiyasa
    Merasa diri paling berdosa
    Kepada Alloh minta hampura


    Berpedoman hadis Alqur’an
    Guru mursid di pendidikan
    Iklas sabar mengerjakan
    Rajin bertanya pengalaman

    Itulah dasar ini jawaban
    Ahli ma’ripat taklit iman
    Taklit soheh esah beriman
    Tiada gengsi nukar pikiran

    Arti nukar pemikiran
    Pikiran sesat di tinggalkan
    Merasa sampai puncak tujuwan
    Tau-tau mengsol tuntunan

    Kobul amal makbul iman
    Tujuwan hamba yaqin iman
    Dengan ilmu pengetahuwan
    Misah dari islam simbolan

    Agama islam iman ihsan
    Satu jiwa di pengamalan
    Sarat rukun di pahamkan
    Hingga batalnya ketauwan

    Bigitupun salah jalan
    Bisa tau salah jalan
    Pendapat orang masing2an
    Jalan lurus pendapat Tuhan

    Qias ijma hadis Alqur’an
    Pelan pelan di pelajarkan
    Sampai ketemu Alloh Tuhan
    Tanpa ada pelantaraan

    Dalam cerita ini temuwan
    Hanya tinggal penyempurnaan
    Duwa kalimat sahadat iman
    Terus sajah di pelajarkan

  36. mumetlah…podo ngaku bener kabeh….

Navigasi komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: