Info/Berita

Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Veda

Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.

Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.

Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama VISHNUBHAGAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata VISHNUBHAGAT adalah paduan dua kata yaitu VISHNU artinya ALLAH sedangkan BHAGAT artinya hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN. Dengan demikian kata VISHNUBHAGAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya AMINAH.

Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam. Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullah mengendarai Buroq

Sumber : http://media.isnet.org/

198 Comments

  • sufimuda

    Ya, Kedatangan nabi Muhammad sudah duluan diceritakan dalam kitab-kitab terdahulu….
    Menunjukkan Beliau adalah nabi Akhir zaman, Nabi Besar, dan nabi untuk seluruh manusia….

  • erickningrat

    hmm….. pertama salam kenal dolo buat nyang punya ne blog…
    gw sebagai orang hindu sangat menyayang pemberitaan yang semacam ini, tenang aja umat hindu di bali ga akan tertarik tuh, pa lagi dengan berita murahan macam gini 😆 mereka agamanya sangat kuat, udah terbukti,,, dengan agamanya mereka sangat toleran dan dewasa benget…..saling cinta damai dan menyayangi antar sesama…..

  • sufimuda

    salam kenal kembali…

    Kajian ilmiah dari seorang Profesor bagus nya ditanggapi dengan ilmiah pula biar berimbang.

    Keyakinan itu tidak bisa dipaksakan, karena bersumber dari hati, walaupun ribuan dalil dan fakta dikemukakan tidak akan menggoyahkan keyakinan seseorang.

    Kalau pun seseorang memeluk agama Islam bukan karena faka ilmiah tapi kerena panggilan hati atas petunjuk Tuhan…

    Ummat hindu memang dewasa dan toleran sehingga berita seperti ini tidak membuat mereka emosi, bukan begitu bung erick 🙂

  • erickningrat

    thanks udah maen ke blog saia bung :mrgreen:
    akhir2 ini banyak yang mengatasnamakan agama tertentu untuk menhakimi pihak laen, dan berbuat tindak anarki…semacam ulah FPI…. jujur saia jadi minor mengenai islam…. maap sebelumnya…
    pemahaman tentang islam saia sangat tidak ada mungkin bung sufi bisa menjelaskan tentang…..
    saia ada sedikit referensi bung silahken di klik 😉

    http://ratuadil.blogsome.com/2008/02/14/muhammad-adalah-maitreyabuddha-dan-juga-kalki-bagian-2/

  • sufimuda

    Thanks juga udah kasih info sanggahannya… 🙂

    Yang saya ketahui, 3 Agama (Islam, yahudi dan Kristen) memang punya dokrin untuk mengajak ummat lain memeluk agamanya masing2, dengan dalil agar selamat. Disinilah kadang persoalan timbul…
    Perang Salib adalah salah satu bentuk persoalan tersebut.

    Tentang FPI dan sejenisnya saya pribadi juga tidak setuju, dan banyak ummat Islam tidak setuju cara2 mereka berdakwah.
    Islam yang saya pahami adalah Islam yang toleran, sejuk dan menenangkan hati…

    Satu sisi Islam dimusuhi dengan cap teroris, satu sisi Islam di terima dengan terbuka lewat ajaran sufi nya…
    Bung Eric, saya memilih Islam dalam wajah terakhir, yaitu wajah sufi…

    Saya juga bukan seorang yang ahli dalam ilmu perbandingan Agama, pengetahuan saya pas2an aja 🙂 tentang Hindu dan Budha saya baca dari buku dan juga dari teman orang Bali kebetulan beragama Hindu.

    Kawan saya mencari ketenangan lewat Meditasi/yoga, saya menemukan ketenangan, menemukan Tuhan lewat Zikir .

    Salam Damai Selalu

  • erickningrat

    yah itulah yang kita harapkan bersama bung…..
    saia dari kecil udah hidup di lingkungan muslim, sahabat2 saia, tetangga saia ( perantau )bahkan bekas pacar saia :mrgreen: . saia juga pernah bantuin temen2 saia bangun masjid, walo ga sebarapa saia marasakan indahnya kebersamaan bersama teman- teman saia, kebetulan lokasi PURA ma MASJid di BTN saia sangat berdekatan hanya bebarapa meter, tapi kami sama2 saling menghargai dan toleran ketika menjalankan ibadah masing2, sepintas saia sangat kagum dengan temen2 saia yang muslim yang sangat toleran dengan saia yang beragama hindu….. menurut saia islam itu indah mengajarkan kesejukan….tapi arena ulah para teroris dan FPI saia jadi minor bung, jujur……
    maafkan saia munkin karena informasi saia mengenai islam sangat terbatas, sehingga hanya menilai dari ulah sebagian kecill oknum saja…..
    sebelumnya maap……
    semoga damai selalu……..
    nice blog 😉

  • dharto

    pernah baca juga artikel tentang ini..

    kalo ga salah saya pernah baca artikel juga tentang buddha itu juga seorang nabi

    kita tahu kan nabi itu ada sekitar 23000 sedangkan rasul cuma 313

    maaf kalo salah dan mohon dikoreksi..!!

  • aden

    salam kenal buat mas moonlight………
    kyknya umat hindu pada gak masuk islam jg, Islam emang dah rame kok, cm kalo mereka pd nganut islam smua,yahhhh tambah rame dunk……..
    heeeeeeeee
    🙂

  • ary

    wah seharusnya kita jangan mudah percaya pada berita yang riwayat dan sanadnya tidak jelas seperti article diatas coba kita pelajari fondasi keagamaan dua agama itu sudah jelas jauh berbeda, dan bila kita mengamini isi kitab veda apa kita tidak kesasar dan bertolak belakang dengan rukun iman kita yang percaya pada kitab ALLAH dan veda bukan diantaranya, bisa saja article itu cuma memancing umat isalm mencaplok mentah-mentah tanpa meninjau dan meneliti lebih jauh dan ada tujuan terselubung untuk mengajak umat islam mempercayai KItab veda yang dapat merusak struktur rukun iman kita tentang siapa Prof. WAID BARKASH dan lain sebagainya harusnya ada study khusus dari intelektual islam secara komprehensif selebihnya mohon maaf

  • wawan

    kalo kita mempercayakan hal ini, bagaimana dengan ajaran Sri Krisna tntng Bagawadgita??

    bagaimana dengan kitab kita Weda??

    selama ini Weda merupakan acuan kita sebagai pedomam hidup..

    apa kita tinggalkan??

    kalau seandainya kita pindah agama bagaimana dengan cara hidup kita??

    pura, budaya, tatanan hidup kita kemanakan?

    apakah kita akan hancur tanpa itu semua (khususnya umat Hindu Bali)

    trus kita tahu Sidharta Gautama merupakan salah satu Awatara juga yang membentuk agama Budha knapa kita ga memeluk Budha??

    bagaimana dengan perjuangan para Resi selama ini untuk menyusun kembali Weda?

    apa kita tinggalkan Saja?????

    kita kembalikan kepada keyakinan kita masing-masing lagi..

    kalo pindah agama kayaknya sulit..

    siapapun itu kalau dia memiliki oman yang kuat dia ga akan terpengaruh hal ini.

    • mahandi al mahdi

      maha suci allah..
      islamlah agama yg engkau sempurnakan ya allah krn slh satunya menyerukan agar kita mengimani semua kitab suci mu & mnjadikan al-quran sebagai kitab tuntunan yang terakhir dan pembenar untuk manusia yang berfikir..ya allah hamba mengimani semua kitab mu y rabb.. taurat zabur injil veda dan yang lain hingga yang terakhir al-quran

      tdk ada keyakinan yang menyeru untuk mengimani semua kitab suci kecuali islam yang agung,

      apakah kawan tidak berfikir & tetap bersikukuh pada keyakinan yang sekarang ? memang berat meninggalkan kebiasaan yang biasa dilakukan,, tp jika untuk kebenaran itu memang harus ditinggalkan.

      tdk ada keyakinan yang menyeru untuk mengimani semua kitab suci kecuali islam yang agung,

  • Sufi bali

    Salam kenal buat erickningrat……Saya setuju banget tuh ama bli erickningrat bahwa orang bali tuh kuat sekali dalam beragama… dan kepatuhanya serta pengorbanan kepada Tuhan sangat luar biasa…saya sendiri ngerasa ndak ada apa apanya……Waktu saya belajar Islam sufi,ada senior saya yang bilang bahwa suatu saat kalo istrimu (kebetulan istri saya hindu) belajar sufi kamu akan tertinggal jauh pemahamanya…waktu itu saya ndak yakin bagaimana mungkin saya sdh belajar dr kecil bisa ketinggalan dibanding istri saya….tapi setelah istri saya belajar sufi…luar biasa…dia langsung ngerti semua(dengan banyaknya fenomena yang terjadi)…saya baru sadar kalo sufi itu adalah ILMU RASA….dan RASA BERTUHAN yang kuat itu dia dapatkan dari agama hindu… Jadi menurut saya kita ndak perlu fanatik BERAGAMA tapi perlu fanatik BERTUHAN….

  • yudistira

    ya saya sepakat dengan sufi bali……..

    bahwa yang namanya fanatik beragama itu kayaknya udah ndak zamannya lagi sekarang.
    lebih baik kita fanatik dan berlomba-lomba mengenal, menyembah, dan mengabdi pada TUHAN

    tidak ada satu orangpun didunia ini yang mengatakan TUHAN itu tidak hebat.
    semua agama mengatakan TUHAN itu hebat.
    Nah sekarang kalaulah kita menyembah TUHAN yang benar pastilah paling tidak kita kecipratan secuil kehebatan TUHAN yang maha Dasyat itu.

    jadi menurut saya tak ada gunanya kita berkoar2 mengatakan bahwa kitalah yang paling benar.
    sebab KEBENARAN itu sesungguhnya hanyalah milik TUHAN.

    • mahandi al mahdi

      maha suci allah..
      islamlah agama yg engkau sempurnakan ya allah krn slh satunya menyerukan agar kita mengimani semua kitab suci mu & mnjadikan al-quran sebagai kitab tuntunan yang terakhir dan pembenar untuk manusia yang berfikir..ya allah hamba mengimani semua kitab mu y rabb.. taurat zabur injil veda dan yang lain hingga yang terakhir al-quran

      tdk ada keyakinan yang menyeru untuk mengimani semua kitab suci kecuali islam yang agung,

      apakah kawan tidak berfikir & tetap bersikukuh pada keyakinan yang sekarang ? memang berat meninggalkan kebiasaan yang biasa dilakukan,, tp jika untuk kebenaran itu memang harus ditinggalkan.

      tdk ada keyakinan yang menyeru untuk mengimani semua kitab suci kecuali islam yang agung,.

  • Cantik

    Sebenarnya, perdebatan tentang Muhammad ada dalam kitab Hindu (Purana dan Veda) sudah dari dulu. Bahkan ada bulu yang bagus judulnya: MOHAMMAD IN WORLD SCRIPTURES, first edition, Oktober 1940, halaman 55 – 130. Akan lebih jelas lagi penjelasannya. Untuk mendownloadnya silakan di: http://www.aaiil.org/text/books/others/abdulhaqvidyarthi/miws/muhammadworldscriptures1st/muhammadworldscriptures1st.shtml
    Bagi saudara-daraku yang beragama Hindu, karena ini merupakan tafisran dari kitab suci anda, jadi keberannya pun relatif. Jangan cemas, hidayah itu bukan dari tulisan, ajakan atau yang lainnya, tapi itu kehendak dari Tuhan yang Maha Esa, mau jadi Muslim, Hindu, Kristen ataupun Yahudi.

    • mahandi al mahdi

      maha suci allah..
      islamlah agama yg engkau sempurnakan ya allah krn slh satunya menyerukan agar kita mengimani semua kitab suci mu & mnjadikan al-quran sebagai kitab tuntunan yang terakhir dan pembenar untuk manusia yang berfikir..ya allah hamba mengimani semua kitab mu y rabb.. taurat zabur injil veda dan yang lain hingga yang terakhir al-quran

      tdk ada keyakinan yang menyeru untuk mengimani semua kitab suci kecuali islam yang agung

      apakah kawan tidak berfikir & tetap bersikukuh pada keyakinan yang sekarang ? memang berat meninggalkan kebiasaan yang biasa dilakukan,, tp jika untuk kebenaran itu memang harus ditinggalkan.

      tdk ada keyakinan yang menyeru untuk mengimani semua kitab suci kecuali islam yang agung,.

  • bali-for peace

    menurut saya tidak akan ada yang benar atau salah ketika kita membicarakan agama – agama yang ada didunia ini, tetapi dari semua konsep agama yang sudah saya baca dan saya dengar dari bebrapa teman – teman , semuanya meyakini beliau adalah satu

    kalau kita mengambil suatu perumpamaan bodoh, kita tercipta dengan bentuk yang sama, sama – sama mempunyai satu kepala, 2 tangan dan 2 kaki, sehingga sudah barang pasti kita berasal dan tercipta dari beliau yang satu. belau tidak berwujud tapi kita dapat merasakannya dalam berbagai energi di muka bumi ini, angin, udara,panas, api, air dll, kesemua energi itu adalah personifikasi Tuhan dan tunduk pada satu Energi yang mampu mengendalikannya, dalam agama hindu disebut dengan rta (seimbang alam semesta), Tuhan kita semua (The creator immobilis, Allah, Bapa, Sang Hyang widi, dll)
    sehingga sudah tidak perlu lagi kita memperdebatkan agama yang ada.

  • Ronald

    coba liat di google “KALKY AUTAR” atau “WAID BARKASH”
    di lokasi INDIA

    ada gak??

    gak ada tue..

    artinya apa??

  • Cantik

    Ronald, coba cari nama asli Indianya, yaitu Prof. PUNDIT VAID PARKASH. Jangan putus asa dulu, apalagi memberikan penilaian yang tergesa-gesa. Itu hanya menunjukkan kualitas pribadi anda saja.

  • BABA

    YAA BETUL SEKALI. BIJAK BIJAK. JIKA NABI ADALH KALKI AVATAR DALAM VEDA, JADI SUDAH ADA MENJADI KENYATAAN BAHAWA NADI ADALAH SEORANG HINDU

    • made lebih

      itulah sebabnya kitab suci weda disebut juga sanatana dharma atau kebenaran yang abadi, apapun yg tertuang dlm weda benar adanya, isinya mencakup segala hal tentang alam semesta

  • ajak-ajak

    sebelumnya : Mohon ma’af beribu ma’af untuk BABA. Tidak ada maksud mengkaitkan anda.

    Membaca nama BABA jadi terlintas nama Ad Dajjal Sai BABA di India. Sebagai masukan saja, siapa tahu Sufimuda bisa memberikan sedikit pencerahan mengenai sai baba ini, mengingat cukup banyak kaum muslimin yang mengikuti ajarannya dan bahkan meyakini bahwa dia lah sang penyelamat akhir zaman.

    Mudah-mudahan tulisan dari sufimuda dapat membantu saudara2 kita menghindari jerat fitnah sai baba ini.

  • cobain

    Salam,
    Kalo saya boleh kasi komen, sebaiknya hal2 seperti ini janganlah dipublikasikan didepan umum, karena apabila orang2 yang berpikiran dangkal dapat menganggap hal ini menjadi suatu titik awal pertikaian antar umat beragama.
    Kenapa kita tidak menjalankan agama kita masing2 tanpa mengusik keberadaan agama yang lain, dengan demikian tentunya akan tercipta kerukunan antara umat beragama.
    Kita sama2 orang2 yang beragama dan kita sama2 mempercayai adanya Tuhan, jadi janganlah berusaha mencari perbedaan diantara kita.
    Kenapa kita tidak berusaha membangun dan mencari kesamaan diantara kita tanpa harus menyinggung atau mengusik agama masing2.
    Karena menurut saya pembicaraan mengenai agama sangatlah sensitif, terutama bagi orang2 yang berpikiran dangkal yang sudah keluar dari ajaran2 agama.
    Cobalah kita sama2 renungi tujuan dari agama masing2, tentunya semua ajaran Agama didunia ini pasti mengajarkan tentang kebaikan bukan berbuat jahat.
    Cobalah saling menghormati dan bertoleransi antara umat beragama, itu tentu saja akan menciptakan suasana yang rukun dan damai selalu.
    Terimakasih.
    Salam.

  • Jalaluddin Syam Abdul

    Wahai… para pembaca yang budiman, mari kita coba pikirkan sedang apakah kita saat ini?? Saya yakin “muara” jawaban adl sedang proses untuk “PULANG”.
    Apakah persyaratan seseorang dapat ‘pulang’? Saya yakin jawabannya sepakat : “Tahu Asal dan Tahu Jalan”, masalahnya dapatkah kita jawab dua pertanyaaan tersebut??
    Bicara “Asal” pasti muaranya “Tuhan” tapi coba renungkan dimana Tuhan anda saat ini?? Soal “Jalan”, “Jalan mana, jalan apa” yang akan membawa anda “PULANG”?? Jika tak terjawab harus konsekwen bahwa jawabannya adalah “KUBURAN” and what next??? Inilah yg bikin kita2 semua (Agama apa pun) seperti org “Yakin tapi Bingung”. Di Islam sendiri munculah kelompok “fanatik tdk jelas”, bergolong-golongan pdh dilarang, di ‘Nasrani’ n “Yahudi” sibuk memerangi muslim, Hindu sibuk sendiri dengan sgala “ritual”. Saya seorang “Muslim” tapi prihatin dengan konsepsi orang2 yang mengaku muslim saat ini. Kepada saudara2 muslim maupun non muslim, saya ingin mengajak anda semua berdiskusi perihal permasalahan dunia saat ini dari kaca mata Islam. Saya yakin tidak ada satu pun jawaban berlandaskan Islam yang akan membuat anda “Kecewa”, walaupun itu maslah Teroris, FPI atau apap pun, saya “GARANSI” Islam itu indah dan memberi kesejahteraan bagai seluruh alam semesta yang slama ini diributkan tapi tdk dapat dijelaskan.

    Sejak remaja saya selalu “kecewa” dengan kondisi umat Islam dan ajaran2 para Ustad yang membingungkan serta pertikaian2 berbau agama apalagi permasalahan Terorisme, Premanisme yang “Berkedok Islam”. Alhamdullilah di usia 40thn saya merasa “damai” dan happy dengan keyakinan saya hanya saja orang2 muslim lain sering menganggap saya “Nyeleneh” padahal saya cuma menyampaikan fakta, firman dan hadist tanpa rekayasa n tambahan2 bumbu penyedap.
    Islam hanya untuk orang “BERAKAL” dan “BERFIKIR”, bukan untuk para “Fanatik Buta” pada Ustadz, Majelis Ta’lim, Pesantren. Jika ingin Fanatik, fanatiklah pada “Kitab Suci” yang nyata2 produk Tuhan kita.
    Permasalahannya “Kedunian” yang menyebabkan kita tidak pernah bisa “Obyektif” seperti : Rasa sdh “berilmu”, Rasa sudah digelari “Ustadz” atau “Kiai”, Rasa bangga dengan “Status Dunia” (Seperti dihormati, dielu-elukan, dipanggil dgn gelar) juga rasa takut kehilangan pamor, pengikut, donatur, santri dll.

  • cantik

    Buat Sdr. Jalaluddin Dyam Abdul

    Wah, saudara menganggap diri anda yang paling betul dan menghakimi yang (muslim) lain salah. Itu kan penafisiran anda terhadap Islam. Jadi kalau anda mempunyai hak untuk menafsirkan ajaran Islam, biarkan orang lain juga punya hak untuk menafsirkannya. Barangkali seperti anda bilang, orang lain menganggap anda NYELENEH atau mungkin orang lain beranggapan bahwa apa yang ada tafsirkan adalah salah.

    Kalau anda muslim sejati, sepanjang bahwa seorang muslim tidak menyimpang dari ALQURAN dan Sunah Rasul, biarkanlah. Seperti orang lain juga membiarkan anda sepanjang anda sebagai muslim menjalankan AlQuran dan Sunah Nabi.

    Menurut pendapat saya, penafsiran itu hal yang lumrah, namun penafsiran dalam agama Islam, sudah ada kaidah-kaidahnya. Kalau seseorang asal menafsirkan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku, itu namanya NGAWUR.

  • local_avatara

    hai erick…
    salam kenal

    siapa yang memberikan pencerahan pada sang Buddha?….
    dari siapa sang Budha menerima pencerahan??

    mengapa avatar harus mengambil bentuk(material) untuk menyelamatkan dunia??(sama spt yesus yang disalip untuk menebus dosa pengikutnya)

    mengapa dunia harus diselamatkan dari kejahatan? (yang padahal kejahatan diciptakan oleh tuhan itu sendiri)

    kebenaran sejati bukan pada logika…..

    im just another avatara……

  • rahman

    inkarnasi tu apa?………. kalo harus di di usut punya usut ,,,lebih masuk akal ,,,,,tentang iasa almasih dong yang jadi… di miripkan dengan yang di maksud ,,,,,,,,di banding ,,,dengan apa yang di lontarkan oleh bpk.Prof. WAID BARKASH

  • rahman

    inkarnasi tu apa?………. kalo harus di di usut punya usut ,,,lebih masuk akal ,,,,,tentang iasa almasih dong yang jadi… di miripkan dengan yang di maksud ,,,,,,,,di banding ,,,dengan apa yang di lontarkan oleh bpk.Prof. WAID BARKASH……maaf kalo ys salah ,,,,

  • rahman

    pusing……………………………….kita liat aja ………………paskita dah ,,,,,,,,,,,,jadi roh siapa yang bener ,,dari p[ada debat terus

  • karim

    kalo menurutku itu mungkin berasal dari shuwuf 2x(lembaran 2x firman Allah Swt)dari nabi yg tidak diceritakan sejarahnya yg nyasar ke kitab itu karena Allah Swt hanya menurunkan 4 kitab saja yg sudah kita kenal skrng ini

  • SufiMuda

    Banyak orang Islam terjebak dengan konsep reinkarnasi.
    Dalam Islam tidak ada reinkarnasi. Kalau ada orang mengaku kemasukan wali songo, atau syekh abdul qadir itu semua adalah syetan yang mengaku wali…

  • Komang Agus K

    Dikitab suci Bhagawangita menjelaskan

    ” Dengan apapun dan dengan cara bagaimanapun
    seseorang mendekati KU, demikianlah AKU menerimanya.
    Jalan apapun yang mereka tempuh akhirnya mereka akan sampai kepada KU juga. ”

    Jadi Untuk apa ditebatkan Semua Agama itu Benar menurut pemeluknya masing-masing, Menurut saya Agama Itu Sama. Cuma Cara pemahamanya aja yang berbeda-beda.

    Ada Tiga yang membedakan AGAMA
    1. Bahasa
    Apa Bedanya Tuhan Sama Allah, Apa Bedanya Brahman sama Allah Bapak di Surga. kalau di perjemahkan mengunakan Bahsa Indonesia ya TUHAN juga namanya.

    2. Budaya
    Ya jelas Budaya Arab, Yahudi, india Jelas berbeda karena yang menurunkan Wahyu itu orangnya berbeda tetapi Tujuan beliu Sama, menuju Ke Tuhan.

    3. Kepentingan
    Apa tujuan Agama ?…. Orang Hindu mengatakan Untuk mencarai kedameian, Kresten mengatakan terciptanya Cinta Kasih, Orang Islam Mengatakan Hindup Rukun antara Umat.-
    SEMUA ITU BENAR dan semuanya berkaitan
    Kalau tidak ada kedameian apakah cinta kasih terwujud.
    kalau tidak ada cinta kasih, apakah Hudup rukun terwujud.
    TIDAK kerana salah satu diilangkan pasti tidak akan ada kedamein, Tidak akan ada cinta kasih dan Tidak akan ada Hidup Rukun.

    Kadang2 orang itu menilai dirinya paling pintar, paling benar, itu yang menyebabkan Kepentingan Kita berbeda-beda. ( terjadilah saling menjelekan antara Agama dan terjadilah perang antara Agama.)

    Cara mempelajari Agama itu tidak gampang, kerena salah mempelajari Agama bisa salah jalan.

    Cara mempelajari Agama itu, seperti melihat pisang matang.
    Pernah saya bertanya sama teman2 saya Pisang matang itu ketahuan dari mana ….. kebanyakan teman saya menjawab dari kulitnya, karena warna kuning, dan ada juga menjawab di pencet dulu kalau lembek baru tau matang apa tidak.

    Nah menurut saya Cara mengetaui pisang itu matang apa tidak. yang pertama lihat dulu warna kulitnya, setelah itu dibuka kulitnya ketahuan warna dalamnya putih, nah sudah gitu cicipi kalau rasanya enak baru matang namanya tapi kalau ngak enak itu belum matang namanya.

    Cara mempejarI Kitab Agama ,
    ibaratkannya mengetahui pisang matang, dilihat dulu kulitnya, Baru buka kulitnya kitabnya, setalah itu pelajari isinya , pelajari filosopinya , ketahui apa tujuan kitab itu, kalau sudah mengetahui filosopinya dan tujuanya, baru jalankan ajaran itu, setelah itu baru kita bisa merasakan ajaran agama itu baik apa tidak. tapi kalau belum pernah mempelajari agama atau tau agama sama orang lain, jangan dulu mengeluarkan kementar karena kementar anda bisa saja salah.

    Saran saya : pedalami dulu kitabnya masing2. ajaran yang baik di amalkan, jangan sekedar tau saja. kalau Jaran yang tidak baik jangan di amalkan, karena akan merusak agama lian.

    kalau semua menjalankan ajaran agamanya yang benar menurut semua orang, pasti dunia ini akan damai saya yakin itu.

    salam dari saya

    Maaf kalau ada kesalahan saya sengaja atau tidak sengaja tolong di maafkan.

    Om Shanti-Shanti-Shanti OM.

Tinggalkan Balasan ke RonaldBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Sufi Muda

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca