-
Hamba Baca, Hamba Syetan dan Hamba Tuhan (Bag-2)
Coba anda iseng bertanya kepada anak kelas 1 SD, “berapa 3-5?” Pasti dia balas nanya, apa pertanyaannya gak salah tuch? “Maksudnya 5-3 ya?” Dan anda kembali mengajukan pertanyaan yang sama, “pertanyaannya sudah benar, tiga kurang lima”, dengan bingung anak SD itu mengamati jari nya, kemudian dia mengatakan kepada anda : “Mana mungkin bilangan kecil bisa mengurangi bilangan besar?” kemudian karena anda sudah SMP dan tahu perhitungan seperti itu dimana hasilnya adalah (-2) “negatif 2” kemudian anda memaksakan ilmu anda kepada anak SD, apa yang terjadi? Pasti sang anak SD tersebut akan menyalahkan anda, dan menuduh anda sebagai orang yang suka mengada-ngada, yang kalau dalam ilmu agama anda disebut sebagai pembuat…
-
ISLAM : Mentalitas Abad Dua Puluh Satu Versus Mentalitas Abad Pertengahan
ISLAM : MENTALITAS ABAD DUA PULUH SATU VERSUS MENTALITAS ABAD PERTENGAHAN Oleh : T. Muhammad Jafar SHI** Tulisan ini mengajak untuk membuka mata, hati, pendengaran, mengajak untuk mengakui realitas dan tidak menutup nutupi realitas. Tulisan ini terinspirasi dari debat terbuka yang di adakan oleh TV Al-Jazeera pada 28 Februari 2006 lalu, yang mempertemukan Wafa Sultan, Psikolog dan Muslim asal Amerika yang berdarah Arab dengan seorang Imam bernama Dr. Ibrahim Al-Khouli yang juga berdarah Arab. Mereka berdebat secara terbuka tentang posisi agama Islam di Abad ke 21 ini dengan tema : A clash between the Middle Ages and the 21st Century – ( Pertentangan antara Abad Pertengahan dengan Abad ke…
-
NABI MUSA DAN PENGGEMBALA
Nabi Musa a.s. adalah satu-satunya Nabi yang mendapat sebutan kalimullah. Yakni yang diajak berbicara langsung oleh Allah SWT. Nabi Musa a.s. juga sering disebut-sebut sebagai nabi yang sangat cerdas dan kuat secara fisik. Suatu hari Nabi Musa a.s. sedang berjalan menyusuri lembah di sebuah kaki bukit. Nabi Musa a.s. sedang melakukan perjalanan menuju kota. Tapi tiba-tiba beliau menghentikan langkahnya, karena mendengar seorang pengembala. Orang itu telihat sedang asyik becakap-cakap. Nabi Musa a.s. heran karena orang itu bercakap-cakap sendiri. Tapi, yang membuat Nabi Musa a.s. lebih heran lagi, setelah beliau perhatikan si penggembala terlihat sedang asyik bercakap-cakap dengan seseorang. Tapi siapa orang yang diajak bicara? “dimanakah Engkau, agar aku bisa menjahitkan…