AKU DAN 99
Saudaraku sekalian, ini adalah tulisan yang ke 99 di sufimuda, ada tulisan yang aku ambil di blog sebelah, ada yang aku kutip dibuku, ada yang aku comot dari website orang (tentunya aku cantumkan URL nya), ada yang terilham dari petuah-petuah Guruku yang amat aku cintai, ada yang terinspirasi dari kejadian-kejadian sekeliling, ada yang kutulis atas bisikan teman-teman yang selalu setia menemaniku dalam suka dan duka, ada yang aku dapat dari tangan orang-orang yang tidak suka dengan prinsip hidupku, ada juga yang aku kutip dari hembusan angin malam, dari hentakan musik, dari alunan ayat-ayat Al-Qur’an yang sering dilantunkan ibu ku disaat setelah selesai shalat magrib, kebanyakan ide yang tertuang dalam sufimuda tentu aku dapat dari Allah SWT langsung yang membisikkan kedalam lubuk hati paling dalam.
Lho.. yang mana tulisan asli sufimuda? Tidak Ada! Apalah yang bisa aku perbuat dari seorang yang tidak punya daya apa-apa, hatiku telah disandera oleh Tuhanku, seluruh kekuatanku telah lenyap dalam kemahakekuasaan-Nya, aku telah menjadi budak-Nya, setiap karya yang aku hasilkan tidak boleh aku sebut itu semua karyaku, tapi andai ada kesalahan yang aku buat, nah itu dia karya Sufimuda J
Ingin aku lanjutkan tulisan tentang Hamba Baca, Hamba Syetan dan Hamba Tuhan yang banyak sekali peminatnya, yang kata sebagian orang dinantikan seperti harry potter he5, terkadang pujian memang tidak mengenal ukuran dan nilai. Tapi tangan ini kok tidak diberi kekuatan oleh Tuhan untuk melanjutkan tulisan itu, malah dapat ilham untuk menulis ini, untuk menyapa saudara-saudaraku sekalian yang selalu menyempatkan diri untuk singgah di blog ini, apa karena untuk menghilangkan suntuk ato memang karena tulisan-tulisan disini menyenangkan, yang pasti senang atau tidak senang sufimuda tetap akan terus menulis disini….
Tanggal 9 April 2008 adalah saat pertama sekali sufimuda menampilkan tulisan pertamanya, ada email pertama masuk menanyakan kok namanya Sufimuda? Kenapa gak sufitua aja? Atau kenapa tidak nama lain?
Aku yakin sekali pertanyaan ini juga ada dalam benak saudara-saudaraku yang lain, dan pada kesempatan ini, kebetulan besok tanggal 1 Agustus, hari kemerdekaan pun sudah sangat dekat, ada baiknya diantara kita harus saling terbuka (lho apa hubungannya! Ha5).
Sufimuda adalah sebuah nama yang asalmula nya aku sendiri udah lupa, tiba-tiba aja aku merasa menjadi seorang sufi yang muda. Sufi adalah seseorang yang larut dalam zikir kepada Allah SWT, biasanya sufi identik dengan orang tua, coba kalau kita baca buku-buku sufi di sampul depan selalu ada gambar orang bersorban, janggut sudah putih dan dengan jubah yang sudah kusam, gambaran itu sudah melekat di pikiran sebagian besar orang, aku tidak ingin menjadi sufi seperti itu, aku ingin kenal dengan Tuhan tapi tetap masih bisa gaul, masih bisa aku nikmati sisa hidup ini yang mudah-mudahan bisa sampai 50 tahun lagi (mari sama-sama kita mengucapkan “AMIIIN”).
Aku juga merasa ilmu yang aku miliki masih amat sedikit, Syekh Abu Yazid telah bermujahadah kepada Allah SWT selama 40 tahun seperti juga Syekh Abdul Qadir Jailani dan Guru aku telah 53 tahun tenggelam dalam mujahadah kepada Allah, sedangkan aku? Aku belum apa-apa, dari segi waktu saja masih jauh sekali dan kalau dari segi kualitas ibarat setetes air yang berhadapan dengan samudera teramat luas. Aku hanyalah sufi kecil, sufi mungil yang masih belajar berjalan, aku adalah sufi yang cengeng karena sering menangis kalau berzikir, aku adalah sufi banyak salahnya, aku adalah SUFIMUDA.
Malam ini kebetulan malam jum’at, jam laptop menunjukkan angka 20.42, biasanya setiap malam jum’at aku ikut Tawajuh (zikir bersama), tapi malam ini aku mintak izin sama Tuhan untuk libur sejenak. Menjadi PNS aja ada cutinya, menjadi PNA (Pegawai Negara Allah), juga ada cuti nya dunk (Setujuuu… kata orang2 yang malas zikir he he he).
Saat aku menulis ini pengunjung sufimuda sudah menunjukkan angka 28.051 dan 895 komentar, untuk ukuran blog yang baru muncul sudah hebatlah (menyenangkan hati), tapi aku juga ingin seperti Preofesor ahli politik di Amerika (namanya aku udah lupa, karena yang aku ingat Cuma nama Tuhan aja J ), dia tiap hari nulis dan tulisannya dibaca oleh 150.000 orang perhari. Kapan ya aku bisa seperti itu? Kemarin aku kunjungi sebuah blog, disitu ada survey yang menunjukkan rata-rata blog yang ditulis dalam bahasa Indonesia pengunjungnya tidak banyak karena pada umumnya masyarakat Indonesia mengakses internet dari warnet yang harganya masih mahal dan akses nya masih lambat sesuai dengan prinsip ekonomi dengan akses yang selambat-lambatnya memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Akhirnya keinginan untuk menjadi seperti Profesor Amerika tinggal 10% aja, kenapa? Karena bahasa Inggris ku payah, kalau ngomong cuma dua yang mengerti, yaitu aku sendiri dan Tuhan, kawan yang diajak ngomong pasti bingung dengan bahasa inggris ku diluar kelaziman. Syukurlah aku bisa menguasai 3 bahasa yaitu : Bahasa Indonesia, 1 bahasa daerah dan Bahasa Qalbu yang selalu aku pakai untuk berdialog dengan Tuhanku.
Bung Karno punya semboyan: “Gantunglah cita-cita mu setinggi bintang dilangit”, ada baiknya aku gantungkan aja cita-cita menjadi Profesor itu, dalam buku THE SECRET yang aku baca kita memang harus punya keinginan kuat nanti pasti suatu saat keinginan itu akan terwujud, Erbe Sentanu juga mengatakan demikian dalam QUANTUM IKHLAS nya. Tapi untuk belajar ikhlas gak akan bisa didapat dengan membaca buku, aku dapat pelajaran ikhlas setelah berulang kali ikut membangun Surau Guruku, lho kok bisa?. (sst.. rahasia perusahaan he he he).
Blog ini aku buat sebagai media pelepas rindu kepada saudara-saudara seguru, saudara-saudara se ide, ya juga saudara-saudara yang berseberangan ide. Mudah-mudahan ini bisa jadi sebuah forum yang bermanfaat, dan do’a yang selalu aku panjatkan semoga WordPress yang menyediakan ruang blog gratisan ini akan selalu tetap ada, kalau WordPress gulung tikar maka sekalian sufimuda angkat kaki J
Kalau datang perasaan lapar seperti saat sekarang ini, aku jadi ingat seorang teman di Jakarta yang pernah mengajak aku makan Nasi Goreng Kambing (menurut aku itu nasi goreng kabing ter enak di seluruh jagat raya he3 ), menurut dia belum sah kalau ke Jakarta kalau belum makan nasi kambing itu, wah aku sudah 15 tahun yang lalu ke Jakarta berarti aku belum dianggap ke Jakarta, tapi syukurlah berkat temanku yang baik itu, bulan Juni yang lalu aku sudah sah menginjakkan kakiku ke Jakarta. Menurut temanku itu juga, Nasi goreng kambing itu sudah ada sejak tahun 1913 (saingan ama bumiputra ya) dan rencana Pemda DKI mau menggantikan logo Jakarta dari Monas menjadi nasi goreng (?!?). Kita kok jadi ngomong tentang nasi goreng ya? J
Malam kemarin disebuah mesjid diadakan peringatan Isra’ Mijra’, aku ikut menghadirinya, saat penceramah mengupas masalah buroq, aku jadi kurang semangat, seperti pelajaran yang pernah kita dapat waktu sekolah dulu, buroq itu seperti kuda tapi punya sayap sehingga bisa terbanng. Aku juga meyakini seperti itu, dan dulu kalau aku ceramah di mesjid ceritanya seperti itu juga sampai aku bertemu dengan Guruku yang memberikan pencerhan luar biasa dalam hidup.
Aku termasuk orang yang sangat senang membaca, kelas 1 SMP aku menjadi anggota perpustakaan di sebuah kota kabupaten tempat aku bersekolah, tiap hari aku pinjam 2 buku dan langsung aku baca, selesai dalam satu hari, setebal apapun buku yang aku pinjam sanggup ku lahab dalam satu hari, sampai stok buku di perpustaan itu habis, akupun berhenti mengunjungi perpustakaan. Setelah SMA kegilaan membaca juga tidak hilang, kalau aku hitung sudah ribuan buku akau baca, yang aku senangi adalah buku-buku agama dan filsafat, walaupun aku kuliah di Fakultas Teknik tapi dikamar aku cuma 10 % buku yang berhubungan dengan teknik, selebihnya buku-buku agama dan filsafat, dan buku teknik 10% itupun masih bercampur; ada teknik bergaul, teknik beladiri dan teknik sulap, mungkin cuma 7% yang benar-benar berhubungan dengan mata kuliah, itulah yang menyebabkan aku 6,5 tahun baru selesai kuliah dengan IPK pas-pasan istilahnya cukup untuk makan, beberapa kali aku bergabung dengan faham NASAKOM (Nasib Satu Koma) karena kalau menjelang ujian bukan belajar buku teknik tapi membaca buku-buku yang tidak berhubungan dengan pelajaran. Syukur juga aku bisa wisuda, 6,5 tahun aku menyelesaikan kuliah dengan susah payah, saat wisuda aku mintak maaf kepada teman-teman, karena aku tidak bisa setia menemani mereka sampai 14 semester (7 tahun), aku telah melanggar sumpah setia, sumpah dimana kami harus menyelesaikan kuliah ontime (tepat waktu) yaitu 14 semester.
Disamping buku-buku serius, aku juga penggemar berat buku cerita, termasuk novel, kalau disekolah ada razia novel pasti aku yang paling sering ketangkap basah, buku lain yang aku senangi termasuk Wiro Sableng dan Kho Ping Ho, dua buku yang mengilhami aku belajar bela diri dikemudian hari. Dari kecil aku sudah belajar pencak silat, sudah belajar beberapa ilmu gaib yang membuat aku kebal terhadap segala jenis senjata tajam. Sedang tidurpun aku masih bisa mengeluarkan jurus silat, banyak kawan-kawan aku jadi korban keganasan ilmu aku itu, biasanya mereka menjadi korban saat membangunkan aku makan sahur atau ngajak aku lari pagi waktu subuh, lho.. kok bisa jadi korban? Kalau tiba-tiba aku terkejut langsung gerak refleks, sebuah tendangan dan beberapa pukulan langsung mendarat di tubuh temanku tanpa aku sadar. Ya seperti kejadian Midun menyerang haji Abas waktu tidur di surau dalam film sengsara membawa nikmat J Mereka yang sudah kenal betul sifat anehku itu kalau membangunkan dari jarak lebih dari 4 meter agar tidak menjadi korban.
Tentang ilmu silat dan beberapa ilmu gaib itu aku dapat di kampung, belajar pada seorang guru silat yang ilmunya di ambil dari seorang pendekar yang tidak terkalahkan di zamannya. Apa yang dibanggakan dari ilmu beladiri tersebut? Tidak ada, setelah jadi kebal dan hebat so what? Tidak ada, cuma menjadi sombong dan jauh dari Tuhan. Kalau ada tempat-tempat rawan (sering ada perampokan), aku malah senang lewat jalan itu, siapa tahu ada lawan yang berimbang sehingga bisa menjajal sejurus dua jurus he5.
Tentang pelajaran agama, dari kecil sudah dipenuhi dengan ayat-ayat, dan umur 15 tahun aku sudah menjadi penceramah sekaligus menjadi Ketua Remaja Mesjid dan pengurus mesjid di kecamatan, aku termasuk Ketua Remaja Mesjid termuda saat itu. Ceramah aku seperti ceramah ustaz ustaz yang lain, seperti ceramah Isra Mi’raj semalam di mesjid, aku telah bertahun-tahun menjadi hamba baca, sampai aku berjumpa dengan Guruku, sampai aku menemukan kebenaran sejati. Kalau aku cerita tentang hamba baca itu tidak lain adalah aku yang dulu, tapi syukurlah Dewi Yull punya lagu bagus khusus dikarang untuk aku, judulnya “KAU BUKAN DIRIMU LAGI”, ya aku memang bukan diriku yang dulu.
Guruku telah memberikan pencerahan luar biasa dalam hidupku, yang tidak ku dapat dari ribuan buku yang aku baca, yang tidak aku dapat dari guru mengajiku, dari guru pencak silat ku, dari guru karate ku, dari guru Tae kwon do ku, tidak aku dapat dari siapa-siapa selain dari Maha Guru ku.
Dia telah mampu mengubah aku yang liar menjadi jinak, dari bajingan kecil menjadi sufimuda, hanya Guruku yang mampu melakukan itu, sudah sewajarnyalah aku puji Beliau, sudah sewajarnya aku mencintai Beliau dengan segenap perasaanku. Karena Beliau lah aku mengenal diri ini, mengerti tujuan hidup hakiki.
Malam telah semakin larut, ingin aku lanjutkan tulisan ini, namun survey menunjukkan bahwa rata-rata pengunjung blog jarang sekali membaca sampai habis sebuah tulisan apalagi kalau di tulis terlalu panjang.
Mudah-mudahan Tuhan masih memberikan kesempatan kepadaku untuk terus menulis disini, di SUFIMUDA, dan terimakasih kepada saudara-sadaraku sekalian yang telah setia menemaniku, telah setia membaca tulisan-tulisan di sini yang terkadang juga menyakitkan hati bagi orang-orang yang belum mengerti sepenuhnya tentang hakikat, dan tadi sore aku dapat info ada pengunjung Sufimuda di Jakarta yang telah menjadi murid Guru ku juga, aku senang dan bahagia, ternyata blog ini bisa bermanfaat.
Semoga tulisan ke 99 ini bukan tulisan yang terakhir, angka 99 mengingatkan aku kepada ASMAUL HUSNA, ada pepatah bijak mengatakan “ada 99 nama Tuhan dan nama Muhammad 100 kurang 1, barangsiapa yang mengetahui nama yang ke 100 maka langsung masuk Syurga”
Aku juga sangat bersyukur telah mengetahui nama Tuhan yang ke-100 itu, sebuah nama yang amat Rahasia… sebuah nama yang bisa menggetarkan hati… mengguncang jiwa… sebuah nama yang menjadi rahasia Para Wali-Nya menjadi sangat keramat…. Sebuah nama yang teramat Agung dan Teramat Mulya. Hanya sebuah nama saudaraku, carilah nama itu sebelum ajal menjemputmu
Semoga Tuhan Yang Maha Rahman dan Maha Rahim akan selalu memberikan kesempatan kepada kita untuk selalu memuja-Nya, mengagungkan asma-Nya dalam diam dan gerak, dalam suka dan duka, dalam senang dan susah, dalam hidup dan mati.
Salam Damai Selalu
SUFIMUDA
84 Comments
Aykal Alex
sesungguhnya tulisan Engkau telah banyak membuka hati dan pikiran banyak orang ya SufiMuda…
tulisan-tulisan ini sangat berarti khususnya untuk diri kami sendiri dan untuk seluruh umat islam pada umumnya.
tulisan-tulisan baru yang maha dahsyat terus kami nanti…
yudistira
🙂
tak ada kata2 yang dapat mewakilkan kekaguman kepada perjalanan seorang SUFIMUDA.
kerendahan hati seorang SUFIMUDA dapat menggetarkan jiwa orang lain…
ketulusan seorang SUFIMUDA dapat menyelamatkan dan memberi tuntunan bagi orang yang lain…..
sungguh mulia….pengabdian SUFIMUDA
Sungguh teramat indah Cinta Seorang SUFIMUDA kepada GURUNYA …
mudah2an SUFIMUDA terus exist dalam menerangi dunia yang sudah teramat parah ini….
tak lengkap rasanya bertasauf tanpa mengakses SUFIMUDA
He….he….:-)
salam rindu selalu buat SUFIMUDA
pengembara
salam damai juga….. :.(
QA management
semakin kubaca….semakin kumengerti….semakin kumengenal….semakin aku mencintaimu wahai Sufimuda 🙂
Edi Psw
Tambah 1 lagi genap 100 dong
sufimuda
Ayo Mas edi ditambahin tulisan di sufimuda biar genap 100, komentar mas edi adalah yang ke 1000, keren ya 🙂 dan komentar saya ini yang 1001, jadi ingat cerita seribu satu malam 😉
sufimuda
Saudaraku haykal Alex, yudistira, Pengembarandan Q.A Management…
Makasih banyak atas tegur sapa nya selama ini…
Trimakasih banyak telahikut mewarnai sufimuda…
Trimakasih banyak atas segalanya…
Salam Damai selalu
adam
makasih mas sufimuda……
mas sufimuda udah banyak membuka pikiran kami
maaf mas sufi muda….
adam cukupkan disini aja
sebenarnya masi mau comment banyak
cuma seperti biasa
semua tersimpan dihati dan susah adam ungkapkan dalam tulisan
maaf dan banyak terimakasih
adam
hermes
salam kenal
saya hermes pengen numpang comment
saya udah lama baca…. tapi selelu kagak comment
terlalu masuk kehati kali pas habis bacanya
jadi susah keluar lagi
yang saya tahu
mas sufimuda sangat familiar
dan sangat sabar dalam menjelaskan
smoga sufimuda tambah ramai 🙂
sufimuda
Mas Adam dan Mas Hermes…
Makasih atas kunjungan dan sapa nya, salam kenal…
Buah manggis buah keladi
Jangan lupa mampir lagi 🙂
moonlight
mas sufimuda,
kok bisa sih nulis kayak gitu?
pernah ikut pelatihan jurnalistik ya?
menyentuh buanget,
blm abis baca aja airmataku uda ngalir..
ditunggu tulisan yg ke 100 ya… 😉
Smurf
Buah manggis buah kedondong
yang manis tentu buah manggis dong 😉
Semanis Cinta Sufimuda pada GURU-NYA
thx Sufimuda
Maju terusss pantang mundur n jaya selalu 🙂
mako
salam damai juga sufimuda smoga kita dapat saling berbagi..teruskan artikel2 menarik dari saudara…
btw kalau boleh tau saudara berasal darimana seh?
nuwun
awe
🙂
QA management
sy yg terimakasih banyak mas sufimuda….hati saya mulai melunak dng semua tulisan mas sufimuda….setiap kali membaca…hati tak kuasa menahan getaran yg hebat…ga tau saya…getaran apakah gerangan…terimakasih banyak…Salam Cinta Penuh Kasih 🙂
sufimuda
Trimakasih Mas Mako atas support nya, saya ini adalah orang akherat yang main-main ke muka bumi menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan Tuhan kepada saya 😀
sufimuda
Mas moonlight… bagus ya artikelnya? itu yang nulis adalah Tuhan 🙂
Tadi abis makan siang aku nanya ke seorang teman gmana cara belajar menulis yang baik, kalau ada bahan2 pelatihan jurnalistik tolong dikirm ke email aku.
Gak nyangka kalau menurut Mas Moonlight ternyata tulisan ini dianggap bagus,
Makasih atas pujian nya, kalau gaya penulisan ini dianggap cocok kita teruskan aja…
Sampai ketemu di tulisan ke – 100 😉
kishandono
wah, jadi semangat menulis lagi nih. tapi kok koneksi tidak ikut semangat ya? hiks..
sufimuda
inilah susahnya tinggal di Indonesia 🙁
Aria7x7
tiada kata,.. cuma kalbu yang terus bergetar saja, cuma mata yang berkaca2 saja,.. entah rindu, entah cinta,..
terimakasih SUFIMUDA, terimakasih yang tak cukup beribu, tak cukup berjuta..
fori
aku baru baca tulisanmu yang ke 99 penasaran 1 – 98nya manaya??????YAH LUMAYAN TOMBO KANGEN…!!!!!
sufimuda
Silahkan di buka di PILIH KATAGORI atau PILIH BULAN di kolom sebelah kiri, semua arsip ada disana 🙂
Makasih malam minggu udah menyempatkan singah di sufimuda 🙂
salam kenal
Almusaddaq
Assalamua alaikum wr. wb.
sufi muda.
Dari dulu saya mengakui adanya ilmu tasawuf. pemikiran awam saya ilmu tasawuf adalah ilmu rahasia untuk berjumpa dengan ALLAH SWT. Melalui 4 (empat) tingkatannya yaitu: syariat, tariqat, hakikat dan maqrifat.
(angka 4 juga sangat menarik dipelajari, sufimuda pasti bisa mengupas banyak tentang fenomena 4 itu)
anda pasti suka ceritakan ?
ada seorang yang suka menulis namun dia tidak mempelajari sistematika menulis. tapi dia tetap menulis. hasilnya bisa membingungkan yang membaca. (logika).
parahnya yang dia tulis juga masalah tasawuf. makin kalau yang bacanya orang awamkan.
tapi dia tulis “peringatan tulisan ini tidak boleh diberitahu kepada orang yang berilmu”.
karena dia sering cerita mengenai isi tulisannya sama saya, akhirnya saya minta untuk membacanya. supaya saya bisa edit dan buat buku untuk dia.
Dia bilang ilmu ini sangat rahasia, banyak orang yang tidak memikirkan seperti apa yang dia pikirkan.
baru beberapa lembar saya baca, pikiran saya langsung jadi yakin. kemudian saya cros cek di berbagai sumber di internet. setelah saya croscek baru saya ngerti apa yang dia tulis. dan juga saya menemukan kata “rahasia”.
lagi-lagi menjadi rahasia bagi saya. kenapa identitas sufi muda juga dirahasiakan.
bukankan setiap orang menyebutkan nama kita, pada hakikatnya dia berdoa untuk kita ?
Dengan izin Allah SWT Semoga pintu rahasia dapat terbuka.
Almusaddaq
RALAT
makin kalau yang bacanya orang awamkan SEHARUSNYA makin PARAH kalau yang bacanya orang awamkan.
“peringatan tulisan ini tidak boleh diberitahu kepada orang yang berilmu”. SEHARUSNYA “peringatan tulisan ini tidak boleh diberitahu kepada orang yang TIDAK berilmu”.
sufimuda
Wa’alaikum salam wr. wb…
Terima kasih saudaraku Almusaddaq atas kunjungan dan komentarnya…
Saya jadi tertarik dengan cerita anda tentang oang yang mempunyai ilmu rahasia tapi tidak boleh diceritakan kepada orang yang berilmu.
Mudah2an disini bisa menjadi tempat untuk membuka semua yang menjadi rahasia.
Sebenarnya tidak ada ilmu yang rahasia, kalau kita sudah sampai kepada ruang yang disebut rahasia itu semua tidak menjadi rahasia.
Bagi seorang anak umur dibawah 15 tahun, masalah seks adalah sesuatu yang sangat misteri, sangat rahasia, tapi rahasia itu tidak lagi berlaku setelah dia berumah tangga.
Jadi, sesuatu menjadi rahasia kalau kita belum sampai kepada ilmu tersebut.
Tasawuf bukanlah ilmu rahasia, akan tetapi ilmu yang bisa mengungkapkan banyak rahasia.
ALLAH
JIBRIL DAN PARA MALAIKAT
HAKIKAT RASUL
HARI KIAMAT
LAILATUL QADAR
dan berbagai misteri lainnya dalam kita menjalani agama bisa terjawab lewat tasawuf.
Akan tetapi, tidak semua orang sepakat bahwa lewat ilmu Tasawuf semua rahasia itu bisa terungkap, banyak yang sinis dengan tasawuf dan tidak sedikit yang memasukkan tasawuf kedalam aliran sesat.
Pengalaman telah mengajarkan kepada saya bahwa menyampaikan ilmu hakikat itu tidak semudah menyampaikan ilmu syariat
Lewat internet ini mudah2an saya bisa ikut menyampaikan kebenaran yang saya yakini, dan sebagai wadah untuk saya pribadi belajar banyak hal, termasuk belajar menulis dengan baik dan benar 🙂
Sampai waktunya tiba, sosok sufimuda tidak lagi menjadi rahasia…
Semoga Allah akan mempertemukan kita suatu saat nanti, dan do’a yang paling baik dan makbul adalah do’a dari seorang saudara seiman kepada saudaranya tanpa diketahui oleh yang di do’akan..
mari kita saling mendo’akan sesuai dengan Sunnah Nabi.
Wassalam
Rindu
99 itu asma ALLAH ya kang? saya sedang menghafalnya 🙂
nenyok
Salam
sampaikan kebenaran walaupun satu ayat, bukan begitu anak muda? 🙂
sufimuda
Yaah…
Begitulah mas Nenyok yang di Firmankan Allah
Makasih atas kunjungannya, salam kembali 🙂
nenyok
salam
OOT gpp kan?
“mas Nenyok ”
Gw mo numpang ngakak aja hahahaha..avatar gw kelihatannya ganteng ya he..he..duh makasih jadi bikin gw cengar-cengir depan PC malam ini 😀
sufimuda
walau cuma nampak pipi nya doang tapi nampak gantengnya, dalam hal menilai ganteng atau tidak.. sufimuda punya bakat dibidang itu, maklum sejak lahir ke dunia sudah ditakdirkan Tuhan jadi orang ganteng ha99
Saya juga sering singgah ke blog nya walau gak memberi komentar..
Silahkan mas sering2 mampir kemari walau cuma hanya senyum 🙂
nenyok
Salam
*ngakak tambah kenceng* sorry bro bukannya ngetawain lu..afwan yak..secara gw tuh ga mungkin ganteng he..he..*ih gw maksa banget yak penting ga seeh* sekali lagi trims bikin gw terpingkal-pingkal malam ini kekekekke
dinda
🙂
terima kasih yang tiada terhingga, tulisan mu terus memberikan semangat baru bagi kami.
setiap kata yang Engkau tulis..jangan pernah berakhir..
bimbing kami selalu..
mbatam
salam kenal bang sufi mudi
Tulisan sufi muda sungguh sangat bagus, yang mampu mengetarkan qolbu bagi yang membacanya dan dapat mengakibatkan orang kecanduan untuk terus berkunjung kesini.
dan dapat menjawab apa yang selama ini. saya cari…
terimakasih, bang sufimuda .. terus menulis jangan berhenti… saya akan terus berkunjung disini..
hamba'79
jangan cuma 99 aja dunks.. ke 999…trus ke 9999..trus ke 99999…trus ke 999999..trus ke 9999999…
^^V
PiSS….
ps..
Siapa sih Sufimuda sebenarnya.. rahasia kali kok..??
kapan bisa kopi daratnya nih..masa dunia maya teruss..?
kalo para bloger pengen bertanya jawab secara langsung gmana??
kurang puas aja rasanya…
moonlight
Mas moonlight… bagus ya artikelnya? itu yang nulis adalah Tuhan
>>>> waa..
ternyata Tuhan sempat nulis jg ya?
padahal tugas Tuhan kan buanyak tuh 😉
*ngakak tambah kenceng* sorry bro bukannya ngetawain lu..afwan yak..secara gw tuh ga mungkin ganteng he..he..*ih gw maksa banget yak penting ga seeh* sekali lagi trims bikin gw terpingkal-pingkal malam ini kekekekke
>>> nenyok emang gak ganteng..
tp cuantik 😉
walau cuma nampak pipi nya doang tapi nampak gantengnya, dalam hal menilai ganteng atau tidak.. sufimuda punya bakat dibidang itu, maklum sejak lahir ke dunia sudah ditakdirkan Tuhan jadi orang ganteng ha99
>>>>sayang ya mas, bakat anda kurang berguna klo di dunia maya..
soalnya anda sering salah nebak..
hehe..
Rindu Damai
Mau kenalan ama orang tergenteng di dunia?
kirim aja data diri ke email gua ha .. ha … ha ..