Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

KEUTAMAAN BAGI ORANG YANG MEMILIKI KEUTAMAAN

KEUTAMAAN BAGI ORANG YANG MEMILIKI KEUTAMAAN

Suatu ketika, Nabi Muhammad saw duduk diantara sekelompok para sahabat beliau. Mereka duduk melingkari seperti lingkaran gelang untuk mendengarkan pembicaraan beliau yang meresap dan lembut.

Ketika mereka tengah asyik mendengarkan pembicaraan, datanglah Ali bin Abi Thalib r.a.. Ia mengucapkan salam dan berdiri menyebarkan pandangannya untuk mencari tempat duduk. Lalu Rasulullah saw. Memandangi wajah para sahabat dengan mengira-ngira siapa yang akan bergeser untuk memberikan tempat kepada Ali bin Abi Thalib ra..

Abu Bakar ra. Saat itu duduk disisi kanan Rasulullah saw. Maka beliau bergeser kemudian berkata,”Ayolah kesini Abu Hasan.”

Maka Ali ra. Duduk diantara Rasulullah saw. Dan Abu Bakar ra.. Menyaksikan perbuatan Abu Bakar ra. Itu, Rasulullah saw. Tersenyum, wajah beliau berseri-seri dan cerah, kemudian beliau palingkan wajah kepada Abu Bakar ra. dan membisikkinya,”Wahai Abu Bakar, orang yang mulia mengetahui orang yang memiliki kemuliaan”.

 

Sumber : 100 Qishshatin wa Qishashati min Hayaati Abu Bakar ash-Shiddiqiid r.a Karya Muhammad Shiddiq al-Minsyawi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Single Post Navigation

12 thoughts on “KEUTAMAAN BAGI ORANG YANG MEMILIKI KEUTAMAAN

  1. agam assumatrani on said:

    mmmmmmmmm 🙂

  2. sufimuda on said:

    Sahabat utama memperikan tempat utama kepada Ahlul Bait, hubungan yang mesra sekali, hanya bisa di dapat di ALQAH-ALQAH ZIKIR 🙂

  3. Salam
    Subhanalloh, adakah yang seperti itu saat ini 🙂

  4. sunguh sangat mulia ENGKAU Abu Bakar..

    Okh…
    tentu ada nenyok 🙂
    seperti kata SUFIMUDA ” hanya bisa di dapat di ALQAH-ALQAH ZIKIR “

  5. hamba'79 on said:

    …….”hanya bisa di dapat di ALQAH-ALQAH ZIKIR “
    gk ada di tempat lain ya….
    dimana tuh..dirumah..di mesjid..di gedung atau tempat pertemuan…
    ALQAH DZIKIR yang gmana???
    Penjelasan nya donk..tq..

  6. hamba'79 on said:

    “hanya bisa di dapat di ALQAH-ALQAH ZIKIR “….???

    ALQAH yang gmana…and dimana tuh..???

  7. sufimuda on said:

    Alqah zikir artinya kumpulan orang-orang berzikir dalam posisi melingkar, seperti dalam kisah di atas. Suatu hari Rasulullah SAW dihadapan para sahabat pernah bersabda, “Idza marortum biradhil jannah, farta’u, wamahiyaridhul jannah? Hilqul Dzikri”
    artinya; “Apabila kalian lewat halaman syurga, singgahlah,”
    kemudian para sahabat bertanya, “Apa itu halaman syurga ya Rasul?
    Nabi menjawab, “Alqah Zikir (lingkaran orang zikir).
    Berdasarkan hadist di atas kita ketahui bahwa lingkaran orang berzikir itu adalah halaman syurga, metode zikir secara melingkar ini yang dipake oleh orang sufi dalam berzikir jamaah yang dikenal dengan TAWAJJUH.
    Untuk bisa masuk kerumah tentu harus lewat halaman rumah
    Untuk bisa ke syurga tentu juga harus lewat halamannya, kan ga mungkin melompat,
    wallauhu ‘alamu bisshawab…..

  8. BANDITJAHIL on said:

    done

  9. Sungguh hubungan mesra antara sahabat2 Rasulullah SAW yang patut dan harus kita contoh.
    Islam berkembang luas karena akhlak, bukan karena kekerasan ataupun pemaksaan.
    Suatu tarekat besar karena kehalusan Hadab pengamalnya, bukan sekedar karena tingginya derajat atau maqom Guru. Banyak Guru2 yang tinggi derajatnya namun kalau murid2nya tidak menjaga hadab, lambat laun hilanglah kebesaran ilmu tsb.
    Mari kita menjaga akhlak dan hadab antar sesama seperti yang dicontohkan Sayyidina AbuBakar r.a diatas.

  10. apik…,snggug indah dn apik tnan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: