• Tasauf

    Sudahkah Saya Ber “ISLAM KAFFAH”? (bag 1)

    Beberapa bulan yang lalu di depan Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh terdapat sebuah spanduk berukuran besar, bertuliskan kata  “SYARIAT ISLAM KUNCI SELAMAT DUNIA AKHIRAT”, setiap lewat depan mesjid kebanggaan masyarakat Aceh itu saya merasa terganggu dengan spanduk tersebut, bukan karena ukuran spanduknya  tapi isi sepanduk tersebut menjadi bahan renungan saya. Benarkah dengan “Syariat Islam” bisa selamat dunia akhirat? Bukankah “Syariat” itu hanyalah makna lain dari peraturan atau Hukum, apa mungkin orang-orang kelak di akhirat bisa selamat hanya dengan melaksanakan Syariat nya saja. Kepada seorang teman saya mengatakan, “andai spanduk itu isinya ISLAM KUNCI SELAMAT DUNIA AKHIRAT, itu lebih tepat”. Kenapa? Karena Islam itu bukan hanya syariatnya saja, tapi ada Tharerat,…

  • Cerita Sufi

    Akibat Tamak

    Jika seseorang mendambakan yang serba banyak atau terlalu panjang angan-angannya atas sesuatu yang lebih, niscaya hilanglah sifat qana’ah (merasa cukup dengan yang ada). Dan tidak mustahil ia menjadi kotor akibat loba dan hina akibat rakus sebab kedua sifat itu akan menyeret kepada pekerti yang jahat untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan munkar, yang merusakkan muru’ah (harga diri). Untuk itu, rasanya tidak keliru kalau kita perhatikan sebuah hadis Nabi saw. yang dijadikan sandaran oleh rekan saya dari Jalan Kertosentono, Malang, bemama Santoso H. ketika mengirimkan naskah ini. ” Apabila anak adam (manusia) itu mempunyai dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga untuk tambahan dua lembah tadi. Dan rongga anak Adam itu tidak…

  • Cerita Sufi

    Tiga Orang Quraisy yang Terbaik Akhlaknya

    Sahabat Abdullah bin Umar bin ‘Aash berkata, “Ada tiga orang Quraisy yang paling baik akhlaknya, paling cerah wajahnya, dan paling besar malunya. Apabila mereka berbicara, tidak akan pernah berdusta dan kalau Anda yang berbicara kepada mereka, baik hak maupun batil mereka tidak akan mendustakannya. Mereka adalah Abu Bakar ash-Shiddiq RA, Abu ‘Ubaidah bin Jarrah RA dan Utsman bin Affan RA.”

  • Tasauf

    CINTA RABIAH AL-ADAWIYAH

    Pada suatu hari seorang lelaki datang kepada Rabiah al-Adawiyah al-Bashriyah dan bertanya, “Saya ini telah banyak melakukan dosa. Maksiat saya bertimbun meleblhl gunung-gunung. Andaikata saya bertobat, apakah Allah akan menerima tobat saya?” “Tidak,” jawab Rabiah dengan suara sangar. Pada kali yang lain seorang lelaki datang pula kepadanya. Lelaki itu berkata, “Seandainya tiap butir pasir itu adalah dosa, maka seluas gurunlah tebaran dosa saya. Maksiat apa saja telah saya lakukan, baik yang kecil maupun yang besar. Tetapi sekarang saya sudah menjalani tobat. Apakah Tuhan menerima tobat saya?” “Pasti,” jawab Rabiah dengan tegas. Lalu ia menjelaskan, “Kalau Tuhan tldak berkenan menerlma tobat seorang hamba, apakah mungkin hamba itu tergerak menjalani tobat? Untuk…

  • Cerita Sufi

    KETULUSAN

    Selalu ada saja orang yang suka menangguk ikan di air yang keruh. Mereka mngambil keuntungan dari ke adaan yang kacau balau untuk kepehtingan diri sendiri. Bahkan acap kali mereka tidak segan-segan melakukan penipuan terhadap rakyat kecil yang tidak berdosa dan tidak tahu apa-apa. Tatkala Perang Badr sedang berkecamuk, suasana kehidupan dilanda ketegangan yang kian mencekam karena orang-orang kafir Quraisy, dengan kekuatan tentara tiga kali lipat daripada pasukan Nabi, mengancam akan mengadakanpenghancuran besar-besaran terhadap umat Islam, terutama yang tinggal di daerah-daerah terpencil. Malam itu, pada waktu seluruh manusia sedang lelap dalam tidurnya, sekelompok penyamun mendapat berita, ada sebuah kafilah yang membawa bekal makanan bagi tentara Nabi dan sejumlah harta benda yang…

  • Cerita Sufi

    KEJUJURAN UMAR BIN KHATAB RA

    Pada suatu hari Khalifah Umar bin Khattab RA naik ke mimbar dengan mengenakan pakaian rangkap dua. Ia berkata, “Wahai segenap manusia, tidakkah kalian mendengar?” Salman al-Farisi RA berkata, “Kami tidak akan mendengarkan kata-katamu.” Umar RA bertanya, “Mengapa, wahai Aba Abdillah (Salman)?” Salman RA menjawab, “Engkau membagi-bagikan kepada kami masing-masing sepotong pakaian, sedangkan engkau memakai pakaian rangkap dua.” Umar RA menjawab, “Jangan terburu-buru berkata demikian.” Kemudian ia berseru kepada para hadirin, “Wahai, Abdullah… Abdullah…” Tidak seorang pun yang menjawab. Umar menyeru lagi, “Wahai, Abdullah ibnu Umar!” Abdullah Ibnu Umar putranya, menjawab, “Labbaik, wahai Amirul Mukminin.” Umar bertanya, “Aku bertanya demi Allah, benarkah baju yang kupakai ini adalah milikmu?” Abdullah bin Umar…

  • Tasauf

    PIDATO PROF. DR. H SAIDI SYEKH KHADIRUN YAHYA MA, M.Sc

    Menganalisa sebab-sebab kekalahan – kekalahan hebat yang dialami Ummat Islam dewasa ini di Timur Tengah serta mengupayakan secara ilmiah – Agamis (METAFISIKA TASAUF ISLAM) mencari Penangkalnya agar tidak terulang kembali kekalahan serupa atas diri kaum muslimin di dunia, khususnya di Indonesia Bapak-bapak dan ibu-ibu yang kami muliakan, seluruh hadirin dan hadirat yang kami hormati sekalian. Assalamu ‘alaikum WR.WB. Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kita mengadakan disini sebuah sarasehan mengenai, sebuah judul yang maha penting dewasa ini, yaitu : menyelidiki, menganalisa dan menguraikan akan kesalahan-kesalahan pokok dan fundamentil, apa sebabnya Kaum Muslimin di Timur Tengah, khususnya di Teluk Parsi, begitu hebat mengalami penderitaan, penyiksaan, kehinaan-kehinaan dan kelaparan yang sangat berat, sedangkan mereka…