-
VIBRASI – ZUHUD
Sudah tertanam di dalam fikiran orang secara umum gambaran seorang sufi adalah orang yang meninggalkan kehidupan duniawi, hidup miskin, berbaju penuh tambalan dan hidup dalam keterasingan dunia. Hal ini disebabkan oleh beberapa litaratur klasik tentang kehidupan sufi yang digambarkan dengan sikap menjauhi dunia, salah satu contohnya Rabi’ah al-Adawiyah. Satu sisi gambaran kesederhanaan sufi itu ada benarnya karena kehidupan sufi di fase awal perkembangan Islam memang sebagai bentuk perlawanan terhadap gaya hidup hedonis yang dipraktekkan oleh penguasa Islam zaman itu, kehidupan yang sangat berbeda dengan cara hidup Nabi SAW.
-
Zuhud Dalam Pandangan Imam Ja’far Ash-Shadiq
Saya sudah pernah menulis tentang zuhud disini dan anda bisa membaca kembali dengan cara mengetik kata “zuhud” di kolom pencarian. Pada kesempatan ini kami ingin mengutip pendapat seorang ulama besar dalam bidang fiqih (Guru Imam Hanafi dan Imam Malik) dan tasawuf, menjadi imam para sufi di zamannya serta menjadi pangkal bertemunya silsilah beberapa tarekat yang berkembang saat ini, Beliau adalah Imam Ja’far ash-Shadiq.
-
Belajar Zuhud Dari Rabi’ah
Rabi’ah yang sejak kecil rohaninya terbina dalam keluarga muslim dan kondisi sosialnya, membuatnya memilih hidup zuhud, setelah bebas dari budak. Kezuhudannya dapat dilihat dalam berbagai sikap hidup dan kata-katanya.
-
ZUHUD YANG SEBENARNYA
Sulthanul Aulia Ahli Silsilah ke-36 yang mendapat gelar “Master Dunia Akhirat” mengatakan: “Hanya orang bodoh dan orang gila yang tidak ingin kaya”