• Rasulullah

    Kami Rindu Padamu ya Rasulullah…

    Laki-laki tua itu mengangkat tangan dekat makam Nabi dengan linangan air mata dia mengucapkan salam dengan penuh khidmat seakan-akan Nabi berada di depannya, “Assalamu’alaika ya Rasulullah, Assalamu’alaika ya Habibullah”. Polisi yang berjaga dekat makam mengusir orang tua tersebut dengan ucapan “Syirik-syirik!”, maksudnya perbuatan yang dilakukan itu mengarah kepada syirik (menyekutukan Allah). Kemudian di pintu keluar, dengan penuh khidmat, dia kembali melambaikan tangan dan dengan linangan air mata sambil mengucapkan salam kepada Rasulullah SAW. Malam itu begitu berkesan bagi saya ketika ikut berziarah ke makam Nabi SAW. Cinta ummat yang terpisah jarak dan waktu dengan Baginda tidak pernah luntur, terus hidup dan menggelora. Siapa yang menanamkan rasa cinta itu ke dalam…

  • Kisah Hikmah,  Rasulullah

    Kisah Nabi Sembuhkan Kebutaan Lewat Mimpi

    Dirinya sungguh tak menyangka bakal sembuh dengan cara istimewa. Semula orang laki-laki ini sehari-hari diliputi gelap karena kondisi matanya yang sama sekali tak dapat melihat. Dalam kebutaan tersebut, hanya satu dalam dirinya yang menyala sangat terang: semangat untuk sembahyang berjamaah. Kitab Kifayatul Atqiya’ wa Minhajul Ashfiya’ mengisahkan, laki-laki buta itu biasa berjalan menuju masjid tanpa dipandu tongkat selayaknya penyandang tunanetra pada umumnya. Jatuh cintanya yang amat pada shalat jamaah telah meruntuhkan rasa khawatir akan celaka akibat sikap pasrahnya itu. Namun musibah tak bisa ditolak. Suatu hari laki-laki tersebut terjatuh di jalan hingga kepalanya terluka. Perjalanan menuju masjid gagal. Ia harus dibawa kembali ke rumah untuk istirahat.

  • Rasulullah

    Mengambil 3 Pelajaran Penting Dari Kisah Nabi

    Ketika nama Muhammad disebut, maka tergambar dalam ingatan seluruh ummat Islam sosok yang begitu luar biasa, hidup sederhana, berkata lemah lembut dan sifat-sifat terpuji lainnya. Sosok Muhamad tidak hanya menginspirasi ummat Islam tapi juga seluruh ummat manusia di dunia ini. Ketika sejarah tentang Beliau ditulis secara jujur tanpa kebencian maka semua orang mengakui akan akhlak Beliau. Muhammad SAW telah meletakkan dasar-dasar nilai kemanusian, persamaan derajat dan cinta kasih melebihi siapapun di zamannya dan apa yang dikampanyekan oleh Beliau 1400 tahun lalu baru bisa dipahami oleh manusia di zaman modern ini.

  • Rasulullah

    Mengambil Berkah Dari Rambut Nabi

    Di kalangan umat Islam menjadi hal yang biasa mengambil berkah dari sesuatu tempat atau suatu benda yang ada hubungannya dengan orang yang dekat dengan Allah atau Wali Allah. Tradisi ziarah ke makam wali sudah berlangsung sejak lama dan bertabaruk atau mengambil berkah dari benda-benda yang berhubungan dengan Wali Allah juga sudah dilakukan oleh umat Islam sejak lama. Tradisi ini bukanlah suatu hal yang di ada-adakan (bid’ah), tapi sudah ada sejak zaman Nabi. Umat di zaman Nabi sudah terbiasa mengambil berkah dari apa-apa yang berhubungan dengan Nabi, baik benda maupun bagian dari tubuh Nabi, salah satunya rambut.

  • Rasulullah

    Kasih Sayang Nabi kepada Kedua Cucu Mungilnya

    Pernah suatu kali jamaah shalat Jum’at dikagetkan dengan tindakan Nabi Muhammad SAW di sela-sela khotbahnya. Rasulullah mendadak turun dari mimbar lantaran kedua cucunya yang masih kecil, Hasan dan Husain, menangis. Nabi segera menghampiri Hasan dan Husain yang saat itu sedang ikut di masjid dan berusaha menenangkan keduanya. Melalui bahasa isyarat dan kelembutan hatinya, tangisan mereka mereda, dan beliau pun melanjutkan khotbahnya hingga selesai. Tak pernah Nabi membaca khotbah lebih panjang dari shalatnya.

  • Rasulullah

    Apakah Hanya Nabi Yang Memakai Buraq?

    Hari ini tanggal 6 Juni bertepatan dengan 27 Ra’jab dimana seluruh ummat Islam memperangati sebuah peristiwa luar biasa yang dilakukan nabi yaitu Isra dan Mikraj nabi, perjalanan secara horizontal dari Mesjidil Haram ke Mesjidil Aqsa dan perjalanan secara vertikal dari Mesjidil Aqsa di Palestina menuju Sidratul Muntaha. Peristiwa ini diperingati setiap tahun dan para penceramah yang mengisi acara Israk Mikraj menceritakan kembali peristiwa yang sudah berlalu 14 abad yang lalu secara berulang-ulang dan terkadang membuat kita menjadi bosan.

  • Rasulullah

    Muhammad SAW

    “Wahai seluruh manusia, telah dalang kepadamu sekalian bukti kebenaran dari Tuhanmu (yakni Muhammad), dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (QS 4- 174). Betapa Muhammad saw. telah menjadi bukti kebenaran. Beliau dilahirkan yatim dan dibesarkan dalam keadaaan miskin. Dia juga tidak pandai membaca dan menulis serta hidup dalam lingkungan yang terkebelakang. Namun demikian, tidak satu pun faktor negatif itu membawa dampak terhadap dirinya.