• Nasehat

    Belajar Dari Lebah

    Rasulullah SAW mengumpamakan Muslim itu seperti lebah. “Mukmin itu bagaikan lebah. Jika hinggap pada tanaman berbunga, ia memakan sarinya yang baik, tidak mematahkan maupun merusak yang dihinggapinya.” (HR Ahmad, Abu Syaibah, dan Thabrani).

  • Nasehat

    Silahkan Order, PASTI Dikirim!

    Ada ungkapan dalam bahasa Spanyol yang artinya seperti ini, “Tuhan memberikan apapun yang anda minta, anda tinggal meng-order-nya“. Artinya Tuhan yang Maha Kaya sanggup memberikan apapun yang di minta oleh hamba-Nya, apapun tanpa batas karena Dia tak berbatas atau tak terhingga. Begitu pengasih dan penyayang Tuhan kepada hamba-Nya sehingga Dia memberikan garansi 100% akan memenuhi apapun yang diminta oleh hamba-Nya sebagaimana firman-Nya: “Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60).

  • Nasehat

    Khutbah Jum’at Cobaan Untuk Ummat

    Selesai shalat jum’at saya pulang ke rumah dan kemudian duduk diteras rumah menikmati suasana yang tenang, angin bertiup dengan pelan, cuaca sedikit mendung, suara burung terdengar dengan jelas. Saya sendiri disini, hanya ditemani beberapa ekor burung liar yang hinggap di ranting pohon, kawanan burung yang datang dan pergi dan mereka begitu setia menemani kesendirian saya. Suasana tenang seperti ini mengingatkan saya kepada Guru tercinta yang setiap saat senantiasa hadir dan ketika wajah Beliau teringat maka ketenangan akan hadir di hati saya. Ketenangan akan selalu ada ketika kita mengenang orang-orang yang dekat dengan Allah, orang-orang yang setiap saat berdzikir kepada Allah dan ketenangan itu akan terus ada dari hidup sampai dengan…

  • Nasehat

    Belajar Dari Pohon

    Suatu ketika, seorang guru bertanya pada Sang Maha Guru, “Wahai Maha Guru, aku ingin menjadi guru yang sejati bagi anakku, juga bagi murid-muridku. Apakah Maha Guru memiliki pesan untukku, agar setiap kali mengajar aku akan selalu teringat pesan bijaksanamu?” Sang Maha Guru terdiam sejenak. Lalu sambil tersenyum arif ia bertanya, “Apakah kamu pernah melihat pepohonan di sekitarmu?” “Ya, tentu saja,” kata si guru. Sang Maha Guru bertanya kembali, “Apakah kamu benar-benar melihat dan memperhatikan apa yang mereka lakukan?” Si guru menggaruk-garuk kepalanya, “Setahuku mereka diam saja dan tidak melakukan apa-apa.”

  • Nasehat

    Cermin

    Muhammad Qessah adalah seorang pendekar ahli silat tak terkalahkah yang terkenal mulai dari Muara Sipongi di Sumatera Utara sampai ke Teluk Bayur di Sumatera Barat. Begitu hebatnya ilmu silat yang dimilikinya sehingga banyak orang berguru kepadanya terutama dari kalangan anak-anak muda di masa itu. Tidak kecuali pihak Belanda pun mengangkat Beliau sebagai pegawai untuk mengamankan daerah dan tentu saja tidak ada orang yang berani melawan Beliau. Beliau punya prinsip kalau kalah akan berguru tapi kalau menang orang yang kalah tersebut harus berguru kepada Beliau. Suatu hari tersiar kabar ada seorang Syekh Tarekat yang mempunyai ilmu tinggi yang tidak bisa terkalahkan juga dan murid-murid Muhammad Qessah yang semula berguru kepada Beliau…

  • Nasehat

    Tentang Mengadu Domba

    Sudah menjadi bahasa yang umum dipakai mengadu domba bermakna memindahkan perkataan seseorang kepada orang lain dengan tujuan memecah belah antara keduanya. Saya pernah menulis tentang akibat dan bahayanya fitnah dalam tulisan Surat Kepada Sahabat dan lebih parahnya adu domba menggabungkan dua tindakan tercela yaitu fitnah dan menggunjing.

  • Nasehat

    Nasehat Guru

    Setelah Perang dunia II, Jerman sebagai negara kalah perang dibagi menjadi dua, Jerman Barat tunduk kepada Kapitalis Amerika dan Jerman Timur tunduk dibawah pengaruh komunis Uni Soviet. Pada saat itu kota Berlin juga dibagi dua yaitu Berlin Barat dibawah Pemerintahan Jerman Barat sementara Berlin Timur di bawah pemerintahan Jerman Timur. Kota Berlin di pisah oleh sebuah Tembok Raksasa sepanjang 165km dengan tinggi 3,6 m yang kemudian kita dengan sebagai Tembok Berlin.