-
Berdamai Dengan Diri (2)
Hari Jum’at penuh berkah, matahari pagi bersinar demikian terang setelah semalam hujan deras tanpa henti. Sisa sisa hujan masih melekat di pohon papaya dan rumput-rumput di sekitar pondok. Saya menamakannya sebagai pondok indah karena memang indah dilihat dan pemandangan dari sini juga terlihat sangat indah. Saya suka menanam dan memelihara tanaman, salah satunya papaya yang bunganya saya jadikan logo sufimuda. Bunga putih logo sufimuda tersebut adalah bunga papaya yang saya photo tahun 2007. Kenapa papaya? Anda bisa membaca alasannya dalam tulisan Menemukan Rahasia Tuhan Dalam Biji Pepaya. Dalam kesendirian di pagi Jumat ini, kembali saya merenungi betapa luar biasa karunia diberikan Allah kepada manusia, terutama saya pribadi, dan dalam prinsip…
-
Memandang yang SATU Kepada Yang Banyak
Judul ini saya ambil dari ungkapan hakikat dari Maulana Saidi Syekh Muhammad Hasyim al-Khalidi untuk menjelaskan tentang hakikat Tuhan dan Tajalli-Nya di alam ini. Laksana matahari yang hanya SATU, tapi sinarnya tanpa batas bisa dinikmati diseluruh dunia, semua orang bisa memandang matahari, merasakan hangat sinarnya dan mengambil manfaat dari energi yang di kandungnya. Semua meyakini bentuk matahari adalah bulat namun cahaya matahari pada dasarnya tidak memiliki bentuk. Ketika cahaya tersebut masuk ke dalam wadah empat persegi maka wujudnya empat bersegi dan saat cahaya matahari melewati atap rumah yang bocor berbentuk segitiga maka cahaya matahari akan terlihat dalam bentuk segitiga. Benda padat tidak bisa disatukan dengan benda padat karena akan tersisa…
-
Berdamai Dengan Diri
Malam selasa penuh berkah dimana para pecinta bergegas penuh semangat mendatangi Sang Kekasih, sebagian menyebut sebagai “Pelepas Rindu”, sebagian lain menyebut “Mengambil Berkah”, tidak salah juga kalau ada yang menyebut “sebagai wujud patuh” dan pada umumnya menyakini sebagai tradisi tarekat yang sudah ada sejak zaman Nabi yaitu dzikir berjamaah setelah shalat Isya di malam Selasa dan malam Jum’at. Dzikrullah atau mengingat Allah adalah amalan yang tidak terhingga nilainya, disebut dalam al-Qur’an dan Hadist. “Berdzikirlah (Ingatlah) kamu pada-Ku, niscaya Aku akan ingat pula padamu! ” (Al–Baqarah :152). Makna ayat di atas apabila seorang hamba berdzikir (ingat) kepada Allah dengan metodologi yang tepat, maka Kalimah Allah yang asli berasal dari Allah akan diberikan…
-
KESABARAN VS KESADARAN (2)
Marah merupakan kondisi wajar dialami oleh setiap orang apabila dia berada di kondisi tidak menyenangkan atau mendapat perlakuan semena-mena. Marah adalah respon terhadap hal yang terjadi disekitarnya. Karena marah adalah “akibat” maka setiap orang tentu berbeda-beda “sebab” dari kemarahan tersebut. Pada masyarakat tertentu, memegang kepala diartikan sebagai wujud dari sayang, dengan demikian apabila kepala dipegang tanda dia sayang dengan kita. Namun di masyarakat timur, kepala adalah sesuatu yang sakral, memagang kepala dianggap sebagai penghinaan. Mungkin itu juga sebabnya ibadah di masyarakat timur dilakukan dengan menundukan kepala, tanda sebagai wujud penghambaan. Di Afrika ada suku mempunyai aturan unik, wujud kasih sayang dilakukan dengan cara meludah muka, hal yang sangat tabu di…
-
KESABARAN VS KESADARAN
Apa yang ada dibenak Pemuda Qurasy ketika melempar Nabi dengan kotoran onta, menutupi tubuh Nabi dengan kulit onta sehingga Beliau sulit bernafas. Keisengan kah? Bukan, mereka sedang melepaskan amarah membara kepada sosok yang diyakini telah merusak agama leluhur mereka. Kehadiran Muhammad merupakan ancaman nyata bagi kelangsungan budaya dan agama leluhur yang telah berlangsung ratusan disana. Respon Nabi terhadap perlakuan itu yang menarik kita bahas, apakah Nabi marah dan membalas perlakuan mereka? Menyuruh orang lain membalasnya? Mendoakan mereka agar celaka? TIDAK, Muhammad tidak melakukan hal tersebut, Beliau tidak merespon sama sekali tindakan tindakan tidak terpuji dari kaum qurasy. Kita semua menyebut tindakan Beliau sebagai KESABARAN.