Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Agama”

Agama adalah Cinta

allahJika agama dengan segala kelengkapannya ingin di wakili dalam sebuah kata, maka kata yang paling tepat untuk mewakilinya adalah CINTA. Cinta kepada Allah, cinta kepada Rasul, Cinta kepada saudara seiman dan cinta kepada semuanya. Cinta kepada Allah akan menimbulkan gairah kepada kita untuk melakukan pengabdian sepenuh hati kepada Allah dengan ikhlas tanpa pamrih.

Baca selengkapnya…

MENGGUGAT “ORTODOKSI” ISLAM TERHADAP DISKURSUS WAHYU DAN AKAL, IMAN DAN KUFUR

( Telaah Kritis  Untuk Reaktualisasi Tauhid Dalam Persfektif Pemikiran Keislaman)

Oleh : T. Muhammad Jafar SHI

 

Pengantar

Sedikit agak aneh memang, persoalan pertama yang muncul dalam Islam sebagai agama  adalah bidang politik, bukan bidang teologi atau keagamaan. Tetapi persoalan politik ini segera meningkat menjadi persoalan-persoalan teologi.[i] Persoalan ”yang beriman” dan ”yang kafir” pasca Arbitrase antara Ali dan Muawiyah dalam lingkup pelaku dosa besar segera merubah wajah Islam kedalam pergulatan teologi yang tidak pernah berhenti.  Kesimpulannya, munculnya persoalan-persoalan aqidah dalam Islam seperti pelaku dosa besar apakah dia mukmin hanyalah berasal dari persoalan ”rebutan kursi” , jadi sangat-sangat subjektif. Sejak saat itulah persoalan-persoalan teologi berkembang dari hanya persoalan-persoalan pelaku dosa besar, menjadi  bermacam-macam diskursus teologi yang melahirkan banyak sekali aliran-aliran yang tetap berpengaruh hingga sekarang.

Namun, di Indonesia, teologi Islam yang sebenarnya begitu majemuk, luas dan mendalam – seperti dikatakan Harun Nasution -, pada umumnya di ajarkan dalam bentuk ilmu tauhid. Ilmu tauhid biasanya kurang mendalam pembahasannya dan kurang bersifat filosofis. Selanjutnya ilmu tauhid biasanya memberi pembahasan sepihak dan tidak mengemukakan pendapat dan paham dari aliran lain yang ada dalam teologi Islam. Ilmu tauhid yang diajarkan di Indonesia pada umumnya ialah ilmu tauhid menurut aliran Asy’ariah, sehingga timbullah kesan dikalangan umat Islam Indonesia, bahwa inilah satu-satunya teologi yang ada dalam Islam.[ii] Pemahaamn ini dipeluk dan dianut oleh otoritas (mayoritas) umat Islam melalui lembaga-lembaga formal keagamaan yang dengan otoritas itu segera menjadikannya sebagai doktrin yang melembaga dan meluas sehingga menjadi pegangan aqidah satu-satunya yang benar,  tak boleh ditawar-tawar lagi, tidak boleh diinterpretasikan lagi, inilah yang disebut dengan ortodoksi agama.[iii]

Baca selengkapnya…

TESIS-TESIS TENTANG AGAMA, TUHAN DAN NEGARA

Sebuah Analisa Mendalam

Oleh : T. Arif Hidayat Malik**

 

Pengantar
Siapa tidak risau melihat kenyataan yang terjadi di Indonesia.
Ada berbagai agama besar dengan umatnya yang besar (terutama Islam), namun kasih sayang, ketentraman, kesejahteraan, kebenaran dan keadilan malah nyaris tidak ada. Atau justru sebaliknya, kekerasan, kerusuhan, pembunuhan, ketidak adilan, kriminalitas, keterbelakangan, kemiskinan, ketidak jujuran, kemunafikan, korupsi, kolusi, dan berbagai pelanggaran HAM justru marak terjadi di Indonesia; dan barangkali mencapai index prestasi nomor wahid didunia. Apalagi Insiden Monas yang terjadi hari Minggu, 1 Juni 2008 (bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila), dimana Massa Kelompok Laskar Islam (KLI) dan Front Pembela Islam melakukan serangan secara membabi buta terhadap aktifis Aliansi Kebangaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB). Semakin memperburuk citra Islam dimata dunia.

Timbul pertanyaan , apanya yang salah?. Baca selengkapnya…

Post Navigation