Tasauf

PIDATO PROF. DR. H SAIDI SYEKH KHADIRUN YAHYA MA, M.Sc

Menganalisa sebab-sebab kekalahan – kekalahan hebat yang dialami Ummat Islam dewasa ini di Timur Tengah serta mengupayakan secara ilmiah – Agamis (METAFISIKA TASAUF ISLAM) mencari Penangkalnya agar tidak terulang kembali kekalahan serupa atas diri kaum muslimin di dunia, khususnya di Indonesia

Bapak-bapak dan ibu-ibu yang kami muliakan, seluruh hadirin dan hadirat yang kami hormati sekalian.

Assalamu ‘alaikum WR.WB.

Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kita mengadakan disini sebuah sarasehan mengenai, sebuah judul yang maha penting dewasa ini, yaitu : menyelidiki, menganalisa dan menguraikan akan kesalahan-kesalahan pokok dan fundamentil, apa sebabnya Kaum Muslimin di Timur Tengah, khususnya di Teluk Parsi, begitu hebat mengalami penderitaan, penyiksaan, kehinaan-kehinaan dan kelaparan yang sangat berat, sedangkan mereka adalah orang-orang yang beragama Islam, agan yang di akui Allah, satu-satunya agama yang sangat ilmiah dan amaliah, sangat tinggi, agung dan mulia.!

Kita melihat bahwa dalam kejadian – kejadian dahsyat itu, seolah – olah tidak berlaku lagi ayat-ayat Tuhan atau Hadits-hadits Rasulullah SAW bagi kaum muslimin di Teluk Parsi, apalagi jika diingat, bahwa kaum muslimin adalah kaum yang di istimewakan Allah SWT, dimuliakan Allah, selalu dimenangkan Allah dalam segala macam perjuangannya, karena agama islam yang dianut kaum muslimin adalah agama yang terpilih, agama yang tak ada kamus kalahnya ( Al – Mujadilah, ayat 21) tak ada tolok bandingannya.

Al-Mujadilah, Ayat 21:

“Kataballahu la – aghliban – na anaa wa rusulii, in – nallaaha qawiyyun ‘azziz”

Artinya :  “Tidak ada kamus kalah bagiKU (dan bagi Kalimah – KU) dan Rasul-KU ( si pembawa-Nya)”

Bahwa satu-satunya agama di akhir zaman yang “Innaddiina indallaahil Islam” Bahwa agama yang diakui Allah adalah Al-Islam, Namun kita melihat penganut-penganutnya di Teluk Parsi, babak belur, porak poranda, menderita, dicoba, disiksa, menderita kelaparan, diburu kesana kemari, seperti hewan berkaki empat saja, nyawanya seolah – olah tidak ada harganya, dahsyat – dahsyat, sekali lagi dahsyat yang diderita kaum muslimin di Timur Tengah itu, inilah yang harus kita pelajari, yang kita harus selidiki, dimana kesalahan pokoknya yang terbesar, agar supaya nantinya segala macam bencara huru-hara bala siksa, semuanya segala cobaan dahsyat itu dan sebagainya, jangan sampai menimpa kaum muslimin ditempat yang lain di dunia ini, khususnya di negara tercinta Indonesia ini.

Sudah jelas Al – Qur’an dan Al – Hadits tidak mungkin berdusta, sudah jelas Tuhan bukan sia-sia dan main-main mengeluarkan “NASKAHNYA” yang  maha dahsyat, yang disampaikan oleh Junjungan Kita Rasulullah SAW, nabi paling utama, nabi paling pilihan, penghulu daripada sekalian anbiyaa Allah, sudah jelas segala kesalahan harus ditimpakan kepada Ummatnya, yang mestinya sudah jauh menyimpang dari ajaran-ajaran hakiki Allah SWT.

Dalam pengajaran-pengajaran dalam Al-Islam yang disampaikan oleh Allah dan Rasulullah SAW bahwa hanya kaum Islam yang benar-benar taqwa, hanya kaum muslimin yang benar-benar taqwa saja, kaum itulah yang dipelihara Allah SWT.

Salah satu kesalahan pokok ialah : biasanya kaum muslimin dewasa ini di Dunia selalu saja menganggap dirinya telah memenuhi syarat taqwa dalam beragama, tanpa dicarinya cara untuk menguji coba akan ketaqwaannya itu, ia selalu saja lekas puas diri, Lihat kaum muslimin di Timur Tengah itu! Bukan mereka tidak shalat, bukan tidak puasa, bukan tidak mengeluarkan zakat, bukan tidak naik haji, bukan tidak menyebut dua kalimah syahadat, sebagai pokok utama dari pada Al – Islam, mereka bukan tidak beriman, bukan tidak islam, namun mereka sebenarnya tetap saja belum taqwa, walaupun mereka mengaku bahwa mereka itu benar-benar telah taqwa, karena telah melaksanakan segala suruh dan telah menghentikan segala cegah, tetapi mereka melupakan salah satu syarat pokok yang maha penting dari semua ibadath, dari semua rukun islam, dari semua rukun iman, semua ibadath harus dilaksanakan atas dasar hati yang benar-benar suci, khalis mukhlisin, dan ini hanya dapat terwujud, kalau seluruh unsur-unsur fatal dari seluruh pengaruh angkara murka, hawa napsu, dunia, syaitan, telah hilang lenyap sama sekali dari hati sanubari mereka, Bagaimana mungkin mereka itu melaksanakan hal ini, sedangkan Dunia Islam tidak pernah menseminarkan, kami ulangi seluruh dunia Islam tidak pernah menseminarkan bagaimana caranya pelaksanaan teknis supaya sholat itu berdiri khusuk.

Dunia Islam selama ini hanya menseminarkan syariat islam, kebudayaan, sejarahnya, tarikh – tarikhnya, kemuliaan-kemuliaannya, dan lain-lainnya, tetapi tidak pernah melaksanakan suatu seminar, suatu diskusi mendalam bagaimana cara pelaksaan teknis, supaya shalat itu benar-benar khusuk.

“Hanya orang yang shalatnya khusuk, hanya inilah yang mampu mendapat kemenangan” , mereka yang mampu menegakkan shalat khusuk dalam shalatnya, inilah dia yang akan mendapat kemenangan, sesuai dengan surat Al-Mu’minuun ; ayat 1 dan 2 :

“Qad aflahal mukminuuna alladziina hum fii-shalatihim khyaasyi’uun”

Artinya : “Sesungguhnya mendapat kemenanganlah orang-orang mukmin yang berhati khusuk dalam shalatnya”.

Kita benar-benar harus kuasai, harus ketahui benar-benar akan rahasia cara ilmu pelaksanaan teknisnya, bagaimana cara mendirikan shalat khusuk! Kalau shalat khusuk telah dapat dilaksanakan, ini berarti bahwa semua unsur-unsur, semua gelombang-gelombang, semua getaran – getaran dari angkara murka, hawa napsu, dunia syaitan, telah habis dan hilang sama sekali, karena cara pelaksanaan teknisnya agar supaya shalat itu khusuk, disinilah letak kesalahan yang paling besar, paling pokok dari semua itu, karena tetap saja merajalela, selalu saja dan senantiasa dalam keadaan yang sehalus-halusnya, As-Syaitan dengan selicik-liciknya mendekam dalam hati sanubari kita, Bagaimana mungkin tiap ibadath kita akan dapat khusuk, dan suci murni, dan jelas tidak akan sampai kepada Allah, karena selalu dikotori oleh pengaruh-pengaruh, gelombang – gelombang angkara murka, hawa nafsu, dunia syaitan. Berarti semua ibadath kita akan tertolak, tidak akan sampai pada Allah SWT! “Fawailul lil mushalliin alladziina hum anshalatihim saahuun”

Neraka wail, celaka, bagi orang yang shalat(dan seluruh ibadathnya) karena hatinya lalai daripada mengingat Allah ini buka tafsir mengada – ngada, ini tafsir ilmiah “Al Islaamu ilmiyyun wa’amaliyyun” dan “Al Islaamu ya’luu walaa yu’laa ‘alaihi” Islam itu adalah ilmiah dan amaliah dan islam itu sangat tinggi ilmiahnya, Sebaliknya, kalau Kalimah Allah telah tetap duduk dalam hati sebagai “Penjaga Gawang” yang maha Akbar, yaitu nama Allah yang ditanamkan Allah sendiri, yang dipatrikan Allah, akan nama Allah sendiri, melalui saluran-Nya, maka pastilah akan berangsur-angsurlah angkara murka, hawa nafsu, dunia syaitan akan hilang, maka akan suci murnilah hati sanubari itu, Hati sanubari adalah sebagai pokok pangkal dan tumpuan dari segala ibadath kita ; bukankah Rasul bersabda : “Didalam Bani Adam itu ada segumpal darah, kalau ini suci, sucilah semua amalannya, kalau ini kotor, maka kotorlah semua amalannya” Jadi ini harus disucikan lebih dahulu, agar As-Syaitan hilang dengan segala pengaruhnya, syaitan harus keluar dari hati sanubari kita; bagaimana mungkin dia akan mampu dikeluarkan ! As – Syaitan itu sangat dahsyat, sangat tinggi dimensinya, sangat halus, umurnya telah berabad-abad lamanya, ilmunya tinggi sekali, itulah yang selalu mencengkeram dalam hati sanubari kita; mau diusir dengan “A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim”, “Produksi” kita sendiri, oleh kita yang masih bergelimang dosa, oleh kita yang serba berkekurangan, sedangkan Kalimah Allah yang kita ucapkanpun belum mampu mencapai pada sisi Allah, karena gelombangnya tidak mencapai gelombang pada sisi Allah SWT!.
Sedangkan Iblis itu bukan main tinggi akan dimensi ilmiahnya! Adam dan Hawa bukan ditipu dipasar malam, tetapi di surga! Lawan yang mampu naik kesurga untuk menipu, begitulah dahsyatnya lawan kita itu sangat hebat, sangat halus, yang umurnya telah berjuta-juta tahun, mana mungkin akan mampu kita mengusirnya dengan “A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim”,”produksi” kita sendiri, akan larikah dia? Akan hancurkah dia dengan ucapan kata yang secara biasa-biasa saja itu? Jauh Panggang dari Api!!!.

Kalau ia masih bercokol saja didalam hati, ia yang sangat tinggi dimensinya itu dengan kelicikan dan kehalusannya dan tipu dayanya, maka segala ibadath kita akan tertolak, Segala apa sajapun yang kita amalkan tidak akan sampai kepada Allah, dan kalau tidak sampai tentu saja tidak pula akan terbalas, umpamanya saja : Surat yang dikirim tidak sampai kealamatnya, jelas tidak akan berbalas, seperti kacang yang ditanamkan, tidak menyentuh bumi, tetapi hanya sampai pada lapisan pasir saja, dia tidak akan tumbuh, apalagi lapisan pasirnya tebal, lapisan sampai semeter sebagai isolasinya, tak mungkin sampai kepada bumi yang subur, atau seperti batu-batuan tebal sebagai isolasinya, walaupun ditaburi 101 biji tiap hari tidak akan sampai menyentuh bumi yang subur, Dia akan hilang lenyap, tidak sampai pada tujuannya, dia tidak akan membuahkan pekerjaannya, tidak akan berpahala sama sekali.

Disinilah kira-kira letaknya semua kesalahan itu, pokok dari semua bencana dalam hidup kita di Akhirat! Sehingga insan itu tidak mempunyai kekuatan, ia tidak mampu dalam ibadathnya menjuluk turun akan rahmat Allah, sehingga benteng dari Tuhan, Kalimah Allah murni dari Allah sendiri tidak akan berhasil diraihnya, Ibadathnya tidak berhasil, karena tidak memakai cara metodologi bagaimana ia lebih dahulu harus memusnahkan sang iblis dari hati sanubarinya.

Kalau lapisan daripada bumi ini dipertebal lagi dengan batu-batuan, jelas pasir dan batu – batuan itu tidak bisa ditepiskan begitu saja, tidak bisa dicangkul begitu saja, kita harus memakai alat-alat berat, umpamanya ; dengan traktor, dengan metodologi teknologi! Begitu juga untuk membasmi Al-Iblis, As-Syaitan, angkara murka, harus menggunakan teknologi dari Al – Qur’an itu sendiri, Setiap teknologi menghendaki suatu metodologi, ini wajib; tidak ada suatu prosede dalam ilmu teknologi tanpa metodologi! Metodologi dalam Al-Qur’an namanya : Thariqat; begitu tinggi kedudukan Thariqatullah dalam Al-Qur’an yang selama ini selalu diabaikan, di khilafiakan, bahkan disyirikan oleh sebagian Kaum Muslimin karena dipengaruhi, diperdaya oleh kaum Orientalis, musuh berbuyutan daripada kaum muslimin yang mengissukan akan thariqat palsu, “Al Islaamu Ilmiyyun “
Thariqatullah adalah sangat tinggi ilmiahnya, thariqatullah yang sangat tinggi ilmiahnya itu adalah termasuk dalam teknologi Al – Qur’an yang amat akbar.

Teknologi alam semestapun sangat tinggi ilmiahnya, sebagai contoh : air akan yang selama dunia berkembang akan tetap air, Namun begitu di olah dengan teknologi, dengan metodologi elektrolisa atas dasar teori ion Prof. Archenius, air akan menghasilkan atom hidrogen dan atom oksigen, yang jika digabung kembali, dan disulut akan meledak dengan hebatnya, Air yang jinak tadinya dan dingin, dan mampu mematikan api, akan menyemburkan api yang hebat, yang panasnya sangat tinggi, sehingga mampu melebur besi sekalipun.

Ayat Al-Qur’anul Karim yang kita lagukan dengan lagu-lagu yang indah dan merdu dan seronok, ia tetap merupakan lagu selama dunia terkembang, namun begitu diolah dengan metodologinya, dengan teknologi Al-Qur’an, dia akan menjelma sebagai senjata yang maha dahsyat, gunung berapi akan bisa ditundukkan-nya, bumi bisa dibelah-belahnya, gunung-gunung dapat dipindahkan-nya, orang mati dapat dihidupkan-nya, segala bencana akan dileburnya, ditolaknya, dikikisnya habis menjadi Nol (0), kiamat dunia dapat dihalanginya, “Laa taquumus saa’atu hattaa laa yabqaa ‘alaa wajhil ardhi mayyaquluu :Allah, Allah”.

“Tidak akan datang kiamat dunia kalau masih ada orang yang betul-betul beramal dzikrullah dengan metodologi – nya sampai kehadirat Allah SWT”.

Allah akan menurunkan benteng yang maha hebat, kiamat akan terhindar, dan tertunda, walaupun Allah telah menetapkan pada hari ini, jam ini, detik ini, akan kiamat dunia, namun jika dilihat oleh malaikat dan dilapor oleh malaikat kepada Allah, masih ada orang yang berdzikir Allah , Allah, yang gemerlapan, Tuhan akan menunda kiamat itu sampai 40 tahun lagi.

Bukan dzikir yang bergelimang dengan pengaruh iblis, yang tidak sampai pada Allah, tetapi dzikir yang timbul dari hati sanubari yang murni, dimana terpancang Kalimah Allah yang gemerlapan, bersih dari segala angkara murka, dari semua pengaruh gelombang daripada syaitan hingga sampai ke hadirat Allah, Dzikir yang beginlah yang dibalas Tuhan dengan benteng kalimah Allah sendiri, dengan nama Allah sendiri, “Dzikir akan DAKU, Aku akan berikan namaKU kepadamu “ (Al-Baqarah 152).

“Fadzkuruuni adzkurkum wasykuruulii walla tafuruuni”

Artinya : “Dzikirlah Kamu kepada KU, niscaya Aku dzikir kepadamu dan syukurlah kamu kepada –KU dan janganlah kamu mengingkari nikmat-nikmat KU dan ucapan Rasul yang diriwayatkan Abu Daud dan Tirmidzi :

“Bismillaahil ladzi laa yadhurru ma ‘asmihi syai’un fil ardhi wa laa fissama’i wahuwassami’ul aliim”.

Artinya : “Tidak memberi mudharat antara bumi dengan langit bagi orang yang berserta dengan nama Allah”

Wahai kaum muslimin diseluruh dunia, cukuplah rasanya pelajaran bagi kita, bagi kaum muslimin di dunia, tentang apa-apa yang terjadi di Timur Tengah; kita lihat pula disana, bahwa kesatuan dan persatuan sama sekali tidak terwujud lagi, karena digoda oleh syaitan juga, Ukhuwah Islamiyah sama sekali lenyap di Timur Tengah, lihat saja mereka saling bunuh membunuh, khianat mengkhianati, rampok merampok, dan lain-lain; kata Nabi : “Jika ada dua orang mukmin berkelahi, maka nerakalah tempat bagi keduanya”.

Ktia tidak memperpanjang kalam, kita tidak mencari hal-hal yang lain – lain lagi, apa sebab masyarakat di teluk parsi kalah dan menderita, karena kunci deritanya letaknya di hati sanubari orang islam itu juga, Dudukkanlah Kalimah Allah, dengan memakai metodologinya, yaitu metode Thariqatullah dalam hati sanubari kita yang disalurkan dari pada sisi Allah SWT melalui saluran haq-Nya, yaitu via Arwahul Muqaddasah Rasulullah SAW, Dimana telah terpancang Nuurun ‘Alaa Nuurin, yahdillahu linuurihii mayyaasyaa’u, sebagai channel dan frekwensi yang hebat, yang diberikan Allah kepada Rasulullah SAW, yang diteruskan pula oleh para Ulama yang mewarisinya, sambung menyambung antara arwah dengan arwah, dan akhirnya tersambung pula pada arwah kita, Al Ulama’u warasatul anbiya; inilah yang pertama kali seharusnya yang mesti diwarisi, agar kontak dengan Allah, dalam ibadath kepada Allah, dalam berdzikir kepada Allah sampai pada Allah, maka terlaksana pulalah janji Tuhan, yaitu dibalas-Nya, disambut-Nya, maka barulah mengalir kurnia-Nya dengan melalui channel dan frekwensinya, semurni-murninya mengalir kedalam hati sanubari kita, yang pasti mampu menghancurkan segala macam pengaruh angkara murka, hawa nafsu dunia, syaitan, maka barulah mampu berdiri shalatul khasyi’in, yang membawa kita kepada kemenangan hakiki dari Dunia samapi Akhirat.
Uraian ini termasuk kedalam ilmu Eksakta; maka marilah kita renungkan, kita diskusikan dalam waktu yang terluang, kemudian kita bertekad pula mengamalkannya, karena hal ini adalah maha penting dalam ibadath kita, dalam hubungan langsung kita dengan Allah SWT.

Hanya dengan latihan yang sungguh-sungguh kita akan menjadi sarjana daripada suatu cabang ilmu pengetahuan “Wajaahidu Fi Sabilihii”

Sungguh-sungguhlah diatas jalan Allah, kita akan menang Absolut.

“Yaa aayyuhal ladziina aamnuut taqullaaha wabtaqhuu ilaihil wasiilata wajaahiduu fi sabiilihii la ‘allakum tuflihuun”

Perlu sekali channel dan frekwensinya, perlu sekali akan metodologi, barulah terwujud kenyataan akan sesuatu hasil dalam Teknologi Al-Qur’an! Semoga dengan pengertian ini kita laksanakan amaliah kita “Al Islaamu Ilmiyyun wa’amaliyyun”, “Al Islaamu ya’luu walaa yu’laa ‘aalaihi”

Dimensi Kalimah Allah asli dan murni, yang tersalur daripada sisi Allah dalam dimensi yang maha tinggi dengan getaran yang maha ultra sonoor inilah yang akan membentengi kita dari segala macam bencana alam mana saja pun dan neraka sekalipun akan terhindar dari kita; dan Kalimah Allah murni seperti di ataslah, yang mampu untuk menghancurkan segalan lawan kita yang menghadang jalan kita menuju kemenangan hakiki dunia akhirat.

Akan terwujudlah “Bismillaahil ladzi laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wal laa fis sama-i wahuwas sami’ul ‘aliim” dalam kenyataan hidup kita didunia akhirat.

Akan terwujud pula lagi : “Laa taquumus saa’atu hatta laa yabqaa ‘alaawajhil ardhi mayyaquulu : Allah, Allah . “ Kiamat dunia di tunda Tuhan, karena dzikrullah seorang mukmin yang Perkasa!.

Dan akan terwujud pulalah ayat-ayat Al – Qur’anul karim, bukan hanya “Terujud” seperti selama ini dalam karya kata-kata dan cerita, tetapi benar-benar terujud dalam Alam Nyata dan Realita!

Semua Firman Allah akan menjadi kenyataan Akbar, termasuk ayat terdahsyat AR-RA’AD ayat 31:

“Wa lau an-na qur-aanan syu-yirat bihil jibaalu au quthi’at bihil ardhu au kullima bihil mautaa”

Artinya : “Dan sesungguhnya andaikata ada suatu bacaan (Kitab Suci) yang dapat membuat gunung-gunung berjalan/berguncang dahsyat atau bumi dipotong-potong/ dibelah-belah atau orang-orang mati diajak bicara / dapat bicara (hidup kembali) niscaya Kitab Suci itu ialah Al-Qur’an. Dan merekapun tidak juga beriman (dan juga masih tidak terpikir juga untuk merisetnya, walaupun Tuhan mengatakan KEDAHSYATAN AL-QUR’AN itu bertubi-tubi)”

Bahwa Al-Qur’an Majid dapat membelah – belah bumi memindah-mindahkan bukit dan menghidupkan orang mati, dan membenteng kita, dari segala macam bencana dunia akhirat! Allahu Akbar ! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Walillahil hamd.

Kami tidak memperpanjang kalam, yang kami uraikan ini adalah termasuk dalam teknologi Al-Qur’an.

Sekian Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, lebih kurang kami mohon maaf.

Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Prof Dr. H. Saidi Syekh Kadirun Yahya MA, M.Sc (20 Juni 1917-9 Mei 2001)

adalah seorang tokoh sufi Ahli Silsilah Thareqat Naqsyabandiah Al-Khalidiah yang ke 35, kalau Imam Al Ghazali orang yang berjasa mempertemukan syariat dengan ilmu tasauf maka Prof. Dr. Saidi Syekh Kadirun Yahya MA. M.Sc merupakan pelopor Teknologi Al Qur’an yang menjelaskan Tasawuf dari segi ilmu Eksakta sehingga tidak bisa dibantah dan diperdebatkan.

 

P

329 Comments

  • flo

    @al mukarom
    jangan menyalakan yayasan .blok ini milik muridnya Bang Moga.Apakah anda tidak kenal dengan beliau salah satu murid Ayahanda Guru yang sangat keramat.?

  • gotengs

    Asalamualaikum warohmatulloh hiwabarokatuh.

    alhamdulillah …….
    Maafkan “adek” yang kurang hadab ini abang, saya juga kangen kehangatan kekompakan ikhwan semua ,yang lama ataupun baru. mohon doanya…

    salam sejahtera selalu dalam lindunganNYA..amin..amin ..amin ya robbalalamin..

  • happy hell

    lah,, menyebut2 2 orang (manusia) sebagai iblis, apakah bukan pencemaran nama baik? apa tindakan militer atas sikap pa karam diatas?
    Saya juga berasal dari keluarga militer kok,, tapi saya sangat benci dengan orang2 militer yang mau dibohong2i apalagi membohong2i orang sipil dan mau diperalat untuk kepentingan pribadi.

    Mau pake siksa macam apa juga gak ngefek pak…
    Kok takut sama mati,, blom pernah ya pak? atau lupa?

    Kalau koment pak karam terakhir, justru sangat saya dukung dan saya hormati
    ————————————
    Begitu indah bila kita menepiskan ego dan bersatu kembali…
    ingat kata pepatah “Lidi sebatang tidak bisa menyapu kotoran”
    ————————————–

    Salam hormat saya buat bang karam

  • Rindu Damai

    Sudah 7 bulan saya tidak mampir disini, ternyata diskusinya luar biasa seru.
    Ketika membaca tulisan ini dan saya melihat komentar dari seseorang yang mengaku sebagai ahli silsilah, jadi lucu sekali…
    @Al Muqqaram
    Mulanya saya hanya meragukan Al_Mukaram sebagai ahli silsilah, dari cara komentar dan juga isi komentar, tapi setelah saya membaca beberapa komentar terakhir terutama di tulisan ini saya malah meragukan status Al-Mukaram sebagai Murid Maulana Ayahanda Guru.

    Kalaupun pernah masuk tarekat atau diangkat sebagai PTT statusnya tidak lebih sebagai “murid-muridan”.

    Ketika anda merasa sebagai penerus Guru disaat itulah status anda sebagai murid hilang secara otomatis dengan mudah setan masuk kedalam diri anda dan memperdaya anda.
    Sudah banyak orang yang terjatuh disini. Guru datang menyatakan dia hebat padahal yang datang belum tentu Guru.

    Kalau anda memang benar sebagai murid yang baik, kalaupun di caci oleh saudara seguru tidak berpengaruh apa-apa asal tidak disalahkan oleh Guru. Tapi anda justru mengajak orang untuk memusuhi yayasan milik Guru hanya karena anda di usir oleh salah seorang petugas Guru. Petugas itukan hanya menjalankan apa yang diperintahkan Guru.

    Saudaraku Al-Muqqaram….
    Kalau anda memang seorang ahli silsilah penerus Guru, suatu saat seluruh dunia akan tunduk kepada anda walaupun anda bersembunyi di bukit es akan dicari orang. jadi tidak perlu terlalu banyak iklan yang membuat anda direndahkan.
    Tapi kalau anda bukan penerus Guru walaupun anda iklankan tidak akan di dengar orang.

    Satu hal lagi saudaraku….
    Apakah ada ahli silsilah memaksakan murid2 Guru tuntuk kepadanya?
    Apakah pernah Syekh Hasyim Buayan mengirim surat ke Jabal Qubus Mekkah atau Ke Jabbal Hindu di india untuk memaksa murid2 Syekh Ali Ridho tuntuk kepadanya?
    jawab : TIDAK!!!
    Apakah ada Ayahanda Guru setelah resmi diangkat sebagai Ahli Silsilah ke-35 memaksa murid2 Syekh Hasyim Buayan tunduk kepadanya?
    Jawab : TIDAK!!
    Kalau ada yang ikut ayahanda Guru itu semua karena petunjuk Tuhan dan Tarekat Syekh Hasyim tetap berkembang dibawah pimpinan anak kandung dan murid2 Beliau.

    Sampai tahun 2000, murid2 syekh Abdul Wahab rokan menyatakan sesat kepada Ayahanda Guru, apakah Ayahanda Guru pernah menyatakan sesat kepada Murid2 Syekh Rokan?
    Jawab : TIDAK!!
    Tidak bulan malah Beliau menyumbang berupa uang dan beras untuk keperluan suluk dan keperluan sehari-hari orang2 yang tinggal di Bassilam.

    Apakah Ayahanda Guru pernah memaksa murid2 syekh Basilam ikut beliau?
    Jawab : TIDAK!!!

    Ayahanda Guru seorang militer berpangkat JENDERAL, tapi tidak pernah menggertak orang dengan militernya. Tapi anda?
    Entah benar punya hubungan dengan militer atau tidak, tapi gertakan anda itu menjadi lucu.

    Dan terakhir saya mohon maaf kepada Abangda Sufi Muda kalau komentar ini terlalu panjang. Kita tidak pernah kenal secara langsung. Tapi saya salut kepada anda yang tidak pernah memusuhi murid2 Ayahanda Guru. Anda tidak pernah memusuhi orang2 Tarekat manapun dan musuh anda hanya wahabi dan kawan2nya saja.
    Teruskan perjuanganmu saudaraku, Tuhan memberikati!

    Salam

  • Rindu Damai

    Saya ingin bertanya kepada Al-Muqqaram, apakah benar anda di usur oleh Bang Novendy dan Bang Laek?
    Kenapa anda sampai di usir?

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    Ya benar, saya memang di usir seperti orang gelandangan yang telah berbuat kejahatan surau tanpa mereka tanyakan lebih lanjut kenapa itu terjadi. Tanya saja pada mereka kalau tidak percaya. Saya sampai hampir dipukuli pada jam 10.00 malam di luar surau Batugingging. Mereka itu memang pelaku tindakan kriminal. Kalau ada aparat yang membaca ini, tangkap saja dua orang itu. Saya di tahan sampai jam 12.00 malam oleh Iblis-iblis itu.

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    Rindu Damai. Kalau anda mengira saya main-main coba beri alamt lengkap tempat anda tinggal biar kami (MILITER) datang. Dengan tuduhan MENYEPELEKAN APARAT HUKUM. COBA KASI ALAMAT LENGKAP KAU.
    Ini e-mail saya (anubis_khahan@yahoo.com)

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    Kalian semua dari dulu punya satu kesalahan yang tidak ada dalam diri saya.

    “TERLALU MENGANGGAP DIRI PALING BENAR, PALING HEBAT, PALING TINGGI KAJI, PALING TINGGI ILMU, NAFSU BINATANG KALIAN LEBIH BESAR DARIPADA OTAK MANUSIA KALIAN.”

    Itu yang tidak ada dalam diri saya.

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    INDONESIA IN MEMORIAL….

    Dahulu kita bisa membeli beras dengan harga Rp.800 dan sebungkus rokok dengan harga Rp.2500. Kita, negara Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya yang paling kaya. Baik Minyak bumi, Ikan, Emas dan lain-lain.
    Tetapi kenyataannya sekarang negeri Indonesia ini hanya jadi sebuah MEMORIAL dalam tugu hati masyarakat.
    BAGAIMANA MUNGKIN TERJADI KRISIS BBM?Padahal sumber daya kita tidak habis untuk 100 tahun lagi. BAGAIMANA MUNGKIN HARGA BBM MELAMBUNG TINGGI ? Padahal Malaysia, Vietnam, Philiphin, dan negara tetangga lainnya harga BBM rata-rata mereka adalah Rp.1800 (jika dalam rupiah). BAGAIMANA KETERANGAN AKAL SEHATNYA INDONEISA HARUS IMPORT SEMBAKO ?
    Padahal sembako kita dimakan sampai muntah pun tidak habis.

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    INFORMASI PENTING !
    CIRI-CIRI ANGGOTA GERAKAN SEPARATIS & TERORIS !

    Di negeri tercinta ini tempat saya dilahirkan, dibesarkan dan juga saya ingin menghembuskan nafas terakhir di negeri ini. Akan tetapi telah muncul berbagai gerakan SEPARATIS yang ingin mengacaukan Kesatuan dan Persatuan NKRI.
    Adapun ciri-ciri teroris di negeri ini sebagai berikut :

    – Tidak berani menunjukkan Identitas lengkap dan latar belakang lengkap status keluarganya serta usahanya jika ada.

    -Tidak senang dengan keputusan Pemerintah dan hukum Indonesia

    -Menganut paham di luar salah satu agama (KRISTEN, ISLAM, BUDHA, HINDU)

    -Dilindungi oleh badan hukum APARAT sebagai jubah hukum para teroris

    -Senjata yang biasa digunakan mereka berciri-ciri :

    nama senjata : AK-47
    Jenis : Kaliber 7 mm
    Asal senjata : Rusia

    Kalau ada orang berciri – ciri seperti ini dialah IBLIS yang telah merusak negara Indonesia tercinta ini.

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    Kalian tahu kenapa saya jadi malas ke surau ? karena ada orang-orang seperti laek dan novendy. Untuk apa kalian bela orang seperti itu yang selalu merasa paling benar sendiri. Saya diusir hanya masalah KAJI dan KESILAPAN perbuatan. Bayangkan hanya masalah SESEPELE itu sampai terjadi pencemaran nama baik dan pengusiran. BAGAIMANA ISLAM KALIAN HAI ORANG TAREKAT ? ALIRAN APA KALIAN HAH ? Sampai merendahkan saudara kalian. SUNGGUH status keislaman kalian akan dipertanyakan semua orang .
    Gara-gara kalian lah HANCUR NEGARA INI.

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    Happy hell. Kalau kamu orang militer saya mau tahu status lengkap kamu dan keluarga. Karena kamu sudah merusak nama besar MILITER. Coba beri tahu alamatmu.
    Kalau tidak mengerti sama sekali tentang hukum dan pemerintahan lebih baik tidak usah komentar macam-macam.
    Happy hell….kamu orang sekolah ndak. Kalau ada titel, titel apa kamu ? bicara kamu seperti gelandangan yang tidak mengerti apa tentang hukum ? apa rupanya kesalahan keluarga MILITER mu sampai tega kamu menghinanya ? hah ? padahal tiap hari kamu makan dari hasil keringat MILITER kan ? sungguh hatimu seperti IBLIS ?

  • AL-Muqarram Ahli Silsilah - 36

    Ada pepatah mengtakan : “BERANI JIKA BENAR, TAKUT JIKA SALAH”. Kenapa saya berani dengan kalian semua. Karena saya BENAR. Dan bagi yang belum mengerti benar tentang diri saya lebih baik hentikan pertengkaran dan perdebatan ini, karena tidak ada untung-ruginya bagi KALIAN / SAYA yang ada hanya RUGI, SAKIT HATI, DENDAM PANJANG, benar tidak ?

  • happy hell

    huahahahahhahaha,,,
    Pak karam kebakaran jenglot,, eh jenggot. Eh, jenggotnya tipis deng, hehehe…

    Koment saya menghina keluarga besar militer? Bukankah komentar pak karam yang justru selalu melecehkan militer? seakan2 militer pasti tunduk sama pak karam ?
    Saya tak pernah berkomentar tentang hukum dan pemerintahan, jadi ga masalah kan berkomentar macam2 huehuehueuehee….
    Saya bukan orang sekolah pak le,, saya orang akhirat. Diakhirat gak ada sekolah.. hukum juga cuma hukumNya. Aparat ya aparatNya. Titel saya adalah: DZOLIM.
    Huehuehuehuhe.,,, saya selalu berbuat dzolim. Yah, titel lengkapnya: gelandangan dzolim, yang tidak mengerti hukum seistilah pak karam. Yang saya tahu cuma hukumNya.
    Kesalahan keluarga militer saya, gak pernah saya ketahui. Bukan urusan saya. Jadi bukan hak saya juga untuk menyalahkan atau membenarkan mereka.
    Seperti yang saya katakan diatas, masa bodo dengan urusan keluarga militer saya, saya cuma sangat benci dengan orang2 militer yang mau dibohong2i apalagi membohong2i orang sipil dan mau diperalat untuk kepentingan pribadi. Meskipun itu keluarga saya sendiri.

    wait,, hasil keringat militer kan asin,, hasil keringat saya juga asin,, ga ada bedanya,, daripada makan keasinan orang lain mending makan asinan bogor. TOP MARKOTOB,, hwuhehwuwuehuwhuehwuwe…

    Hati saya seperti Iblis? hmm,, (perlu bangga gak yah?) nick saya happy hell,, saya berbahagia di neraka,, neraka untuk Iblis dan sohib2nya,, yayaya,, masuk akal… SETUJUUUUU sama pak karam!!! 😛

    ISENG
    ikuuuuuutttt,,, aku mau beli asinan bogor ,,, hahahahahaha,,,,,,,,,,

    Bang SM
    Ma’af,, saya salah hadab dengan pak karam. Tapi dari dulu saya susah menghormati orang yang tidak bisa menghormati orang lain. Kalau ada komentar saya yang tidak berkenan, silahkan di hapus…

    Tuhanku,
    Engkau sajalah …

  • paijo

    Asslm…. Abang-abang dan Kakak-kakak yang saya hormati perkenankan saya mohon petunjuk pada anda semua tentang adab 21 masuk suluk dan adab 9 keluar suluk apakah itu berlaku hanya di dalam suluk saja atau termasuk dijalankan di luar suluk. Sebab disini kok banyak sekali orang yang banyak bicara ya……..

  • paijo

    Orang bijak pernah berkata: ” ORANG YANG BANYAK BICARA AKAN LEBIH MUDAH TERBAWA KEDALAM PERMASALAHAN FITNAH, SEBAB 10 DARI BICARA YANG IA LONTARKAN 9 DIANTARANYA AKAN MENDATANGKAN FITNAH DAN YANG MENDATANGKAN MANFAAT HANYA 1 SAJA ”

    Abang-abang dan Kakak-kakak yang saya cintai marilah kita sadari bersama di forum ini gunakanlah untuk syiar agama yang baik janganlah saling berdebat ingatlah kita adalah jamaah Tarekat yang selalu berpasrah diri kehadirat Allah dan hanya satu yang kita harapkan RidloNya.
    Kasihan Ayahanda melihat kita saling mengutamakan hawa napsu,saling mencaci maki, saling menghina dsb
    Ingat diluar sana masih banyak saudara-saudara kita yang tidak sefaham dengan ajaran Ayahanda ,mereka menghujat dan merendahkan Ayahanda.Merekalah yang perlu di berikan penjelasan agar mereka mau mengerti.

    wassallam

  • SufiMuda

    Saya sangat setuju dengan Mas Paijo.

    Pengorbanan paling besar dalam ber Guru bukan korban harta dan nyawa akan tetapi Korban Perasaan.
    Syekh Bahauddin Naqsyabandi dianggap menyimpang oleh teman seperguruannya karena Beliau tidak pernah ikut Tawajuh bersama Gurunya.
    Guru Beliau (Syekh Amir Khulal) dalam Tawajuh memakai zikir zahar dan zikir sendiri memakai zikir khafi. Sementara Syekh Bahauddin diajarkan langsung oleh Syekh Abdul Khalik Fadjuani (Ahli Silslilah jauh di atas Syekh Amir Khulal) secara gaib zikir khafi.
    Dalam pandangan umum Syekh Bahauddin dianggap menyalahi Guru. Sang Guru mengetahui hati sang murid. Untuk menghindari fitnah maka Bahauddin disuruh gurunya keluar mencari guru yang lain.
    Sebagaimana yang kita tahu bahwa dikemudian hari Syekh Bahauddin berguru lagi kepada 5 Guru lain dan kemudian Beliau menjadi seorang Syekh Besar dan pendiri Tarekat Naqsyabandi. Beliaulah sebagai pewaris mutlak gurunya.

    Dari cerita di atas saya mengajak kita semua untuk bisa lebih arif menyikapi perbedaan diantara sesama kita.
    Marilah kita mengorbankan sedikit perasaan seperti Syekh bahauddin yang siap di caci dan digunjingkan oleh teman2 yang tidak mengerti kondisi rohani Beliau.

    Setiap murid Guru itu hebat, tentu kehebatan itu tidak untuk menjatuhkan saudara sendiri akan tetapi untuk menaikkan derajat murid yang lain.

    Hakikat cinta itu adalah pengorbanan….
    Pengorbanan untuk-Nya dan para hamba-Nya….
    Mudah2an Tuhan akan memberikan kesempatan kepada saya untuk menulis tentang Hakikat Pencelaan sebagai salah satu Maqam Sufi yang sangat tinggi…

    Salam Damai Selalu untuk semua saudaraku tercinta

  • murid buya

    Kepada saudaraku nickname al muqarram ahli silsilah 36 dan semua saudara yang ada disini.
    ass.wr.wb.
    Mohon perkenalkan, saya murid yang berlindung dibawah asuhan Alm. Y.M. Buya Iskandar Zulkarnain. Dan dengan tegas saya katakan bahwa Y.M. Buya bukan pembohong dan penipu.
    Tidak perlu kiranya saya ungkapkan apa yang telah diajarkan dan saya capai berkat bimbingan Alm. Y.M. Buya, dimasa masih dzahir sampai sekarang.

    Mohon jangan diteruskan untuk menjelek-jelekan guru tempat tambatan hati saya. Beliau yang mengangkat hidup saya sekarang dan nanti.
    Jikalau anda punya seorang guru, tentunya anda juga tidak akan rela jika guru anda dihina terus menerus.

    Biarlah berlaku untukmu agamamu dan untukku agamaku.

    Jika guru saya Y.M. Buya pernah melakukan kesalahan pada anda, saya sebagai murid beliau meminta maaf untuk guru saya. Jika Y.M. Abu sebagai penerus dzahir sekarang pernah berbuat salah kepada anda, saya juga memintakan maaf untuk beliau. Semoga berkenan dihati anda.

    Tapi tolong dihentikan komentar anda yang kiranya sangat menyinggung perasaan saya. Mohon maaf. Sangat tidak indah kiranya jika murid Ayahanda guru sampai berkomentar yang tidak patut terhadap anak-anak Ayahanda guru.

    Salam kenal untuk semua.

  • gotengs

    Ass.Wr.Wb.
    Mohon maaf abang2 kakak2,bolehkah adik duduk dilingkaran sini?Damai nyaman sekali rasanya dalam kebersamaan ini,apalagi bersama abang2 kakak2ku,tak terasa bulan juni dah dekat ya bang…!?Kumpul2 disana yuk bang..Makan2 sambl ngopi dikantin Ayunda habis selesai acara.Jg sambil tatap bunga2 ditaman.Wih indah rasanya…Makasih bang,adik tunggu ya..
    Ass.Wr.Wb.

  • kangBoed

    hahaha… sudah saatnya kita berpelukan… berjalan bersama dalam segala perbedaan… saling mengisi dengan bekal Kasih Sayang… lupakan perbedaan… karena kita berasal dari yang satu… jangan lah saling berebut… mari kita maju bersama… sama sama memberikan contoh yang baik bagi sesama… sebagai Rahmatan lil Allamin.. untuk menjadi anuegerah bagi semua umat manusia… dalam bentuk saling mengasihi dan saling menyayangi… lupakan semua… kita rajut esok lebih indah dalam gandeng tangan kebersamaan dalam perbedaan… yayaya… semoga sependapat…
    Salam Sayang
    Salam Hormat
    Salam Taklim
    Salam Sejati…

  • kadaldibuayain

    @ Bang Gotengs : Nangis aq baca komenmu Bang.. hiks hiks..

    Ikuuuut Bang Gotengs ajaa aah….
    Sy nggak ikut2an ‘perang’ aaaah…
    Sampe ketemu disana ya Bang Gotengs. Kalo sdh disana, kontak sy ya Bang. Sy traktir kopi susu + mie rebus.. Hehehe..

    Salam Cinta & Damai dlm Kasih Ayahanda.. selalu.. selamanya..

  • hari

    ini baru murid AYAHANDA saling hormat,kasih dan cinta.sesama murid dilarang bernusuhan .wong antar setan &pemuja setan bisa rukun kok.

  • SufiMuda

    @Gotengs
    Yang membuat persamaan antara Panca Budi, Batu Ginginging dan arco adalah MIE REBUS pake telur nya…
    Rasanya sama2 enak, Mak nyus!!! 🙂

    Setelah Tawajuh Jum’at dengan perut setengah lapar, paling enak duduk di kantin makan MIe Rebus.
    Anshor bilang makan INTEL alias INdomie TELur he he he

  • SufiMuda

    @KangBoed
    Surau Sufi Muda di dunia maya ini hadir memang untuk menyatukan hati Para Pecinta Tuhan di seluruh muka bumi…
    Kadang Para Pecinta yang hatinya tengah menggelora lupa akan bahaya CEMBURU…
    CEMBURU untuk kebaikan boleh2 aja tapi Cemburu diwujudkan dalam bentuk membunuh dan menjenggal kawan seiring itu kan tidak sehat namanya.

    Tapi kata anak2 muda yang lagi kasmaran, CEMBURU itu bagian dari Cinta…
    Tentang CINTA saya mah kurang paham, KangBoed aja yang menjelaskan he he he

  • paijo

    Asslm….
    Abang-abang yang saya hormati dan saya cintai, mohon maaf perkenankan saya memperkenalkan diri:

    Saya masuk TN belum lama baru satu tahun dan baru suluk satu di Surau Yogya.
    Adapaun saya tercatat sebagai Ikwan di Surau Semarang. Tentang keikutsertaan saya sebagai Jamaah TN melalui jalan yang panjang hingga hati saya tertambat di hadapan Ayahanda Prof.DR.H. Syaidi Syeh Kadirun Yahya Muhammad Amin walau hanya melalui buku-buku Beliau.
    Hingga mantaplah hati ini untuk mengikuti ajaran Ayahanda, Saya merasa mendapatkan kedamaian dan ketenangan hati tatkala Sholat, Zikir,Tawajuh dsbnya.
    Lebih-lebih tentang silaturahmi dengan Abang-abang dan Kakak-kakak yang begitu bersahabat baik tuntunan dan tutur katanya semua saling menghormati dan menghargai tanpa pilih kasih.
    Namun betapa pedih hati ini bila mendengar atau membaca tulisan-tulisan dari saudara kita yang tdk sepaham khususnya para tokoh LPPI ( Bp.Amin Jamaludin dan Bp. Hartono Jais ) Beliau menghujat keras terhadap ajaran Ayahanda.
    Dan saya percaya Abang-abang juga sudah pernah membaca tulisan-tulisan dari tokoh LPPI tsb
    Astagfirullah…….
    Sekali lagi saya mohon dengan amat sangat dari Abang-abang sekalian yang saya hormati, lebih-lebih pada Al Muqarrom L.Sulaiman ( ahli silsilah ke-36 ) Ingatlah kita saudara, kita satu tujuan buat apa sih saling merasa benar buat apa sih saling menyalahkan.
    Kalau toh Al.Muqarrom itu betul-betul ahli silsilah ke 36 pasti suatu saat Allah akan membuka mata hati kita semua. Kita tahu semua tentang kisah orang yang memfitnah kasihan, karena pahala maupun amal perbuatan baiknya akan berpindah kepada orang yang di fitnah.

    Maaf kalau saya dianggap sok pinter, saya hanya mengingatkan kepada Abang-abang karena ini semua contoh dari Abang-abang bagaimana nasib para Ikwan seperti kami yang selalu diombang ambingkan tentang siapa sih Guru Mursyid silsilah ke 36

    Ada cerita seorang Bapak dengan Anak mengendarai Kuda:

    Di Pagi hari habis sholat Subuh seorang Bapak menuntun kudanya kearah Timur sedangkan si Anak duduk diatas kuda penuh canda ria, setapak demi setapak rintangan dilaluimya naik gunung turun gunung, masuk hutan keluar hutan dsb hingga sampailah disuatu perkampungan. Namun apa yang didapat pada mereka, semua orang dikampung itu mencaci maki dan menyalahkan si Anak.
    Karena si Anak dianggap tidak sopan dan tidak tau diri dan dianggap kurang ajar Bapaknya yang menuntun kuda sedangkan sianak enak-enak naik kuda, Si Bapak juga kena imbasnya karena dianggap tidak bisa mendidik anak dengan baik.

    Akhirnya si Bapak dengan si Anak melanjutkan perjalanan lagi ke arah Utara dengan berpindah posisi, si Bapak yang naik kuda sedangkan si Anak yang menuntun kuda,perjalanan panjang dilalui lagi…….alangkah terkejutnya mereka ternyata mereka juga masih di caci maki lagi oleh orang-orang lain. Karena Si Bapak dianggap tidak tau diri enak-enak naik kuda sedangkan si Anak kecapaian nuntun kudanya. singkat cerita perjalanan dilanjutkan lagi ke arah Barat.

    Ke arah Barat Si Bapak dengan Si Anak bersepakat menaiki kuda bersama-sama, kembali perjalanan panjang dilalui………..
    Apa yang terjadi …ternyata mereka tetap kembali dicacimaki dan disalahkan, dianggap mereka tidak mempunyai rasa kasihan pada kuda.

    Karena merasa kebingungan Si Bapak dengan Si Anak melanjutkan perjalanan lagi kearah Selatan tanpa menaiki kudanya, Ternyata …masih juga disalah-salahkan oleh semua orang yang ditemuinya. Mereka dianggap Bodoh dan tolol karena punya Kuda kok tidak dinaiki malah hanya dituntun saja.

    Si Bapak akhirnya hanya bisa merasakan : bingung,gundah,ragu,marah,jengkel dan teraniaya.
    Kenapa kok yang dilakukan selalu dianggap salah oleh orang lain

    Cerita ini saya kutib dari Beliau Bapak Habib Umar di Semarang lewat pengajian stasiun TV Lokal

    Pelajaran yang bisa didapat :
    HENDAKLAH KITA SELALU PUNYA KEYAKINAN DAN KEMANTABAN UNTUK MENUJU SATU TUJUAN YAITU JALAN ALLAH DAN JANGAN TERPENGARUH OLEH GANGGUAN YANG BISA MERUSAK KEYAKINAN SENDIRI

    Demikian mohon maaf bila ada kesalahan

    Wassalam

  • kadaldibuayain

    Alhamdulillaaah.. keadaan sdh ‘mereda’.. Hehehe..
    Hmmm.. indahnya perbedaan dlm perdamaian. Terimakasih Ayahanda, sungguh telah Kau bukakan hati kami disini. Riak2 ‘pertikaian’ sengaja Kau gulirkan, utk mendewasakan kami.

    Sekedar ingin saling mengasihi semua saudara ikhwan disini :

    – Pada semua murid YM. Bapanda > Salam Cinta & Damai dlm Kasih Ayahanda.. selalu.. selamanya.. hormat takdzim sy utk YM. Bapanda.

    – Pada semua murid YM. Abuya & YM. Abu > Salam Cinta & Damai dlm Kasih Ayahanda.. selalu.. selamanya.. hormat takdzim sy utk YM. Abuya & YM. Abu.

    – Pada semua murid YM. Bang Yahya Senawat > Salam Cinta & Damai dlm Kasih Ayahanda.. selalu.. selamanya.. hormat takdzim sy utk YM. Bang Yahya Senawat.

    – Pada semua murid YM. Al Muqarram Muhammad Luthfy Sulaiman Bin Sulaiman Yusuf > Salam Cinta & Damai dlm Kasih Ayahanda.. selalu.. selamanya.. hormat takdzim sy utk YM. Al Muqarram Muhammad Luthfy Sulaiman Bin Sulaiman Yusuf.

    – Pada semua murid Khalifah2 Ayahanda lainnya yang Pilihan (yg dari diri mereka terpancar Nurullah) : Salam Cinta & Damai dlm Kasih Ayahanda.. selalu.. selamanya.. hormat takdzim sy utk Guru2 anda semua.

    Marilah qta jadikan blog Bang SufiMuda ini utk saling mempersatukan diri, melangkah bersama saling menguatkan, saling mencintai semata krn ALLAH TA’ALA saja.

    * Masakin INTEL (indomie telur) buat Abang2 dulu aaah… Bang SufiMuda.. jgn lupa kopi susu-nya yaaa… hehehe.. *

  • SufiMuda

    Ketika kita berbicara tentang sungai yang mengalir menemukan Laut, pastilah akan terjadi perdebatan sengit karena bentuk sungai itu beragam.
    Ada yang besar ada yang kecil,
    ada yang panjang dan ada yang pendek,
    ada yang jernih ada juga yang keruh,
    ada yang dikelilingi hutan ada juga yang dikelilingi bebatuan dan pasir…

    Kita tidak lagi berbicara tentang sungai-sungai itu saudaraku…
    Mari kita bicarakan tentang LAUTAN YANG MAHA LUAS yang bentuk dan warna nya sama….

    Tuhan telah mentakdirkan kepada kita untuk bertemu dengan Mursyid yang akan mengantarkan kita kepada Tuhan…
    Begitu MAHA nya DIA, sehingga membutuhkan banyak Thariq (jalan) yang kesemuanya menuju kepada yang SATU.

    Banyaknya penerus GURU bukan pertanda bahwa GURU tidak bisa mengatur murid2nya, akan tetapi pertanda SANG GURU memang seorang WALI AKBAR yang NUR di dada nya berlimpah ruah tidak akan habis walaupun di pasang ribuan pipa besar.
    Lalu kenapa kita harus memaksakan kepada satu pipa kalau sumbernya sama?

    Salam Damai Selalu…

  • happy hell

    Ikuuuuuut mesen INTEL donk…
    Kalau semua menggalang kearah persatuan begini kan enak,, Ini kusuka…
    I LOVE THIS BLOG… Keep update bang SM
    salam buat ikhwan2 semuanya.

  • iseng

    tenang dan damai…. suasana sejuk kembali merekah… sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan… jika neraka telah dilewati damai terasa… terima kasih KepadaMU YAA ALLAH… semoga kami para murid2 WaliMU diperkenankan TUK BERSATU dibawah komandoMU.

  • AL-Muqarram Ahli Silsiah - 36

    CARA MENGUATKAN NILAI RUPIAH TERHADAP DOLAR-A.S

    Misalkan kita atau PT.Kita punya dolar atau hutang dalam bentuk dolar sebanyak $ 10.000 untuk jangka waktu 1 tahun dengan nilai kurs $ 1 = Rp.10.400. Maka untuk menguatkan nilai tukar rupiah kita terhadap dolar A.S adalah dengan cara melakukan DEVALUASI ( Pengiriman dolar ke luar negeri ).
    Rumusnya :

    Jlh.yg hrs di byr akhir thn=nilai nominal x Kurs dolar.
    = $ 10.000 x Rp. 10.400
    = 10.400.000.000
    Jika Kurs naik ( umpama jadi Rp.13.000 ) kita akan untung.

    Nah….Abang-Kakak semua, dengan cara ini dapatlah kita berharap agar Republik Indonesia tercinta ini pulih dari ‘SAKIT’ yang berkepanjangan.

    ttd.
    MUHAMMAD LUTHFY SULAIMAN
    (anubis_khahan@yahoo.com)

  • gotengs

    Ass.wr.wb.

    helou…yang terhormat Al Mukarram 36..,apa kabar..? bulan juni nanti ada rencana kesana nggak..? adik tunggu ya..dah lama nggak bersapa,adik kangen nih…
    Sejahtera selalu…

  • gotengs

    to Bang…wah gimana nih manggilnya …masak adik panggil abangnya bang kadal…ya sudahlah.yang penting makasih deh kopi susunya,ntar tak ganti sama kaos hari GURU ya..
    Bahagia selalu harapan adik pada abang kadal….

  • gotengs

    Ass.wr.wb.
    buat abangku Sufi Muda yang adik sayangi….Nahhh…sudah bisa ketawa ya bang…abis bang Sufi Muda keliatan kenceng terus siiiihhh..mikirin bikin artikel2,belum filter komennya,belum lagi yang lainnya,nggak ada tim kerjanya lagi.,semua serba dicanter sendiri.wah hebat..Selamat berkarya abang, bikin terus sensasi akherat.
    Maaf ya bang adik sukanya bercanda terusss
    bila kesana pasti adik cari deh..biar ditenda2,perumahan..yang pasti bersama BELIAU.khan…..kesana pasti pakai T2W (kata abang quantum illahi) wahhh asyyiikkk…
    makasih abangku sayang..
    Ass.wr.wb..

Tinggalkan Balasan ke floBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Sufi Muda

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca